BERITA TERBARU

Festival Eroh Bebaya Jadi Sorotan Budaya Kutai Kartanegara di Panggung Yogyakarta

KUTAI KARTANEGARA – Dalam upaya memperluas jangkauan budaya Kutai Kartanegara, Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar, di bawah asuhan Plt Kepala Dinas, Sugiarto, dan Kepala Bidang Pemasaran dan Pariwisata, Triyatma, mengumumkan penyelenggaraan Festival Eroh Bebaya.

Acara yang akan berlangsung di Yogyakarta ini dijadwalkan dari tanggal 7 hingga 10 Juni 2024.

“Kami berencana mengadakan promosi pariwisata di Yogyakarta bekerja sama dengan Ikatan Keluarga Mahasiswa Kukar,” kata Sugiarto, Selasa (4/6/2024).

“Ini adalah kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi pariwisata Kukar kepada masyarakat Yogyakarta,” sambungnya.

Menurutnya, festival ini tidak hanya sebagai ajang promosi tetapi juga sebagai platform bagi mahasiswa Kutai Kartanegara di Yogyakarta untuk berkontribusi aktif dalam pengembangan dan promosi budaya lokal.

“Kami mengikuti arahan Bupati bahwa budaya lokal harus terus dikembangkan dan dipromosikan untuk mendapatkan pengakuan yang lebih luas,” pungkasnya. (ADV)

Dispar Kukar dan Pokdarwis Dewi Arum Bersinergi Tingkatkan Pariwisata

KUTAI KARTANEGARA – Dalam langkah strategis untuk memajukan sektor pariwisata, Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) telah mengalirkan serangkaian bantuan yang signifikan untuk peningkatan infrastruktur dan pelatihan di Kukar.

Inisiatif ini bertujuan untuk mengangkat standar dan jumlah kunjungan wisata di wilayah tersebut.

Salah satu kelompok sadar wisata (Pokdarwis) yang telah merasakan dampak nyata dari program ini adalah Pokdarwis Dewi Arum yang berlokasi di Desa Sumber Sari, Loa Kulu.

Bantuan yang diberikan diharapkan dapat memperkuat kapasitas pengelolaan destinasi wisata, menarik lebih banyak pengunjung, dan secara keseluruhan memberikan kontribusi positif terhadap ekonomi lokal dan kesejahteraan komunitas.

Pada Oktober tahun lalu, Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, secara resmi menyerahkan bantuan dari Dispar Kukar yang meliputi tenda glamping dan sepeda lipat kepada Pokdarwis Dewi Arum, sebagai bagian dari dukungan berkelanjutan untuk pengembangan pariwisata.

“Kami sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan, yang telah terbukti meningkatkan jumlah pengunjung di desa kami. Kami juga secara konsisten menerima dukungan untuk pengembangan destinasi wisata dari Dispar,” ungkap Dendi, Selasa (4/6/2024).

Dendi juga menyatakan rasa terima kasihnya atas kerja sama yang telah terjalin antara Pokdarwis dan Dispar Kukar, dan menyampaikan harapannya agar wisata di Desa Sumber Sari dapat terus berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat desa serta kabupaten secara luas.

“Harapan kami adalah untuk terus menerima dukungan dari pemerintah yang menjadi faktor utama dalam pembangunan dan perkembangan pariwisata kami, sehingga dapat terus maju. Ini menjadi motivasi kami untuk menjalankan tugas pokok dan fungsi pengembangan wisata, dengan tujuan utama meningkatkan pendapatan desa,” tutup Dendi. (ADV)

Pertahankan Keindahan Kukar, Dispar Ajak Wisatawan dan Warga Lokal Berpartisipasi Aktif

KUTAI KARTANEGARA – Dalam upaya memelihara keindahan alam Kutai Kartanegara (Kukar), Dinas Pariwisata (Dispar) setempat mengeluarkan imbauan kepada masyarakat dan wisatawan untuk menjaga kebersihan saat mengunjungi objek wisata di wilayah tersebut.

Ridha Fatrianta, Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata, menekankan bahwa kebersihan merupakan salah satu pilar utama dalam keberlanjutan pariwisata.

“Kami mengharapkan kesadaran kolektif dari semua pihak untuk menjaga kebersihan, yang tidak hanya akan memastikan keindahan kawasan ini tetap terjaga, tetapi juga akan memungkinkan generasi mendatang untuk menikmatinya,” ujar Ridha, Selasa (4/6/2024).

Dispar Kukar mengajak pengunjung untuk membuang sampah pada tempatnya dan berpartisipasi dalam upaya pelestarian lingkungan.

“Ini adalah tanggung jawab bersama antara pengelola dan pengunjung,” tambah Ridha, seraya menyoroti pentingnya peran aktif wisatawan dalam menjaga ketertiban.

Kendati telah disediakan fasilitas yang memadai, masih terdapat tantangan dalam menjaga kebersihan objek wisata. Dispar Kukar berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya menjaga lingkungan.

Ridha berharap, dengan keterlibatan lintas sektor, mulai dari pengelola, pemerintah, hingga pengunjung, kelestarian lingkungan wisata Kukar dapat terus terjaga.

“Kami optimis bahwa dengan kerja sama yang baik, kita dapat memastikan bahwa keindahan alam Kukar akan terus abadi,” tutupnya. (ADV)

Kembangkan Wisata Berkelanjutan, Dispar Kukar Giatkan Pelatihan Pokdarwis

KUTAI KARTANEGARA – Dalam rangka memajukan potensi wisata di Kutai Kartanegara (Kukar), Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar berinisiatif mengadakan serangkaian pelatihan dan sosialisasi untuk pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Kolaborasi antarpihak, khususnya desa-desa di Kukar dengan keunikan tersendiri, menjadi kunci.

Festival desa, sebagai media promosi kebudayaan lokal, diharapkan tidak hanya memperkokoh identitas budaya namun juga menarik wisatawan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kami siap membantu peningkatan SDM, dengan arahan kepada masyarakat untuk membentuk Pokdarwis. Melalui pelatihan, kita upayakan untuk meningkatkan keahlian dalam mengelola potensi wisata, baik kuliner maupun alam.” tegas Antoni Kusbiantoro, Kabid Pembinaan Industri Pariwisata Dispar Kukar, Selasa (4/6/2024).

Pelatihan ini dianggap penting mengingat banyaknya potensi wisata desa yang belum tergarap maksimal. Dengan peningkatan kualitas SDM, diharapkan wisata yang dikelola dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal.

“Untuk itu, Pokdarwis memerlukan dukungan dan peningkatan SDM, serta bantuan alat-alat yang diperlukan,” tambah Antoni.

Dengan pembentukan Pokdarwis dan pelatihan yang efektif, diharapkan masyarakat dapat mengelola wisata dengan baik, meningkatkan kunjungan, dan memajukan ekonomi lokal. (ADV)

Planetarium Jagad Raya Tenggarong: Destinasi Edukasi Astronomi Menarik Ribuan Pengunjung

KUTAI KARTANEGARA – Menjadi magnet bagi ribuan mata yang ingin menyelami keindahan kosmos, Planetarium Jagad Raya Tenggarong telah berhasil menarik perhatian belasan ribu wisatawan sejak pembukaannya kembali pada awal tahun ini.

Terletak strategis di Jalan Pangeran Diponegoro, planetarium ini tidak hanya menjadi destinasi edukasi dan rekreasi yang populer di kalangan masyarakat lokal, tetapi juga telah memberikan kontribusi signifikan dalam edukasi astronomi.

Dibuka setiap hari dari pukul 09.00 hingga 16.00 WITA, planetarium ini menawarkan berbagai pertunjukan dan kegiatan yang memperkenalkan pengunjung pada keajaiban alam semesta.

“Alhamdulillah, hingga saat ini sudah ada sekitar 17.442 wisatawan yang berkunjung dari Januari hingga April 2024,” ungkap Evi, Staf Informasi Planetarium, Selasa (4/6/2024)

“Perkiraan kami benar bahwa jumlah pengunjung meningkat mencapai 20 ribu sampai bulan Mei,” tambahnya.

Dengan berbagai wahana seperti penayangan film tentang tata surya dan teropong bintang untuk pengamatan langsung, planetarium ini tidak hanya menarik pengunjung dari Tenggarong tetapi juga dari Bontang, Penajam Paser Utara, dan daerah lainnya.

“Kami juga memiliki momen tertentu untuk menggunakan teropong bintang, seperti saat terjadi gerhana matahari atau bulan baru,” jelas Evi.

Planetarium Jagad Raya Tenggarong berharap untuk terus menarik lebih banyak pengunjung, sehingga dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya di sektor pariwisata.

Dengan kapasitas maksimal 85 kursi per sesi dan kebutuhan minimal 30 orang pengunjung untuk memulai penayangan, planetarium ini siap menyambut lebih banyak penjelajah angkasa yang ingin memperluas cakrawala mereka. (ADV)

Optimasi Kinerja Dispar Kukar, Komitmen Tingkatkan Layanan Masyarakat Melalui Rapat Internal

KUTAI KARTANEGARA – Dalam rangka meningkatkan layanan kepada masyarakat, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berkomitmen untuk memaksimalkan kinerja melalui penyelenggaraan rapat internal secara rutin.

Rapat ini diadakan dengan tujuan untuk melakukan evaluasi kinerja dan memperkuat komunikasi antara pejabat dan staf dalam menjalankan tugas-tugasnya.

Plt Kadispar Kukar, Sugiarto, yang baru saja menjabat, mengungkapkan bahwa rapat internal ini merupakan bagian dari upaya untuk mengidentifikasi dan membahas permasalahan yang ada, khususnya yang berkaitan dengan sektor pariwisata di Kukar.

“Tujuan rapat rutin yang digelar dengan pejabat Dispar Kukar kita mencoba membuka permasalahan yang ada bagaimana permasalahan di Kukar berkaitan wisata,” ujar Sugiarto Selasa (4/6/2024).

“Kita juga saling diskusi, saling menguatkan dan menentukan suatu arah kebijakan dan ini kaitannya dengan pembinaan pariwisata dan pelaku ekraf di lapangan,” sambungnya.

Dispar Kukar saat ini memiliki empat bidang utama, yaitu Bidang Pemasaran Pariwisata, Bidang Pengembangan Destinasi Wisata, Bidang Peningkatan Industri Pariwisata, dan Bidang Ekonomi Kreatif, serta Sekertariat dan delapan pejabat adiyatama.

“Bidang mereka mempunyai Tupoksi (Tugas Pokok Fungsi) masing-masing. Kita juga berupaya agar Dispar Kukar hadir ditengah masyarakat,” terang Sugiarto.

Dengan semangat perubahan pola kerja, Sugiarto menekankan pentingnya peran pejabat dalam melayani masyarakat, termasuk pembinaan pelaku Ekraf, Pokdarwis, dan komunitas lainnya.

“Ini sudah saatnya kita sebagai pejabat bukan yang dilayani, tapi bagaimana kita melayani masyarakat,” tutupnya. (ADV)