BERITA TERBARU

Festival Islami Kukar: Pesta Keberagaman dan Keagamaan untuk Masyarakat

KUTAI KARTANEGARA– Dalam rangka memperkaya wawasan keagamaan dan mempromosikan pariwisata berbasis kebudayaan, Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menyelenggarakan Festival Islami.

Acara ini berlangsung dari tanggal 15 hingga 18 Mei 2024 di Stadion Rondong Demang, Tenggarong.

Plt Kepala Dispar Kukar, Sugiarto, mengungkapkan bahwa festival ini merupakan bagian dari upaya untuk mendukung kegiatan yang berkaitan dengan keagamaan.

“Kami ingin menunjukkan bahwa wisata tidak hanya bersifat umum, tetapi juga dapat terintegrasi dengan agama dan kesenian budaya,” ujar Sugiarto, Rabu (15/5/24).

Festival ini juga diisi dengan berbagai lomba yang terbuka untuk umum, seperti Lomba Mewarnai, Lomba Habsyi, Lomba Adzan, dan Lomba Fashion Show Muslim dan Muslimah.

“Semua lomba ini gratis, tanpa biaya pendaftaran,” tambah Sugiarto.

Selain lomba, ada juga Bazaar UMKM dan Hiburan Rakyat. Festival ini juga dimeriahkan oleh Habib Alwi Assegaf (Raden Kian Santang), Haddad Alwi feat Senandung, dan Yoga PNS, Juara 1 Comedy Academy.

“Kami memulai di Kecamatan Tenggarong, dan jika berhasil, kami berencana untuk mengadakannya di kecamatan lain,” jelas Sugiarto.

Diharapkan, festival ini dapat mendorong pertumbuhan dan penguatan nilai keagamaan di kalangan masyarakat, khususnya generasi muda, sebagai bagian penting dari kemajuan pariwisata di Kukar. (ADV)

Desa Pela Raih Pengakuan Nasional: Terpilih dalam Nominasi Kalpataru, Dispar Kukar Berikan Apresiasi

KUTAI KARTANEGARA – Sebuah penghargaan prestisius telah menghampiri Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Pela, yang kini berada di antara 20 besar nominasi Kalpataru, sebuah pengakuan dari Kementerian Lingkungan Hidup atas dedikasi mereka dalam pelestarian lingkungan dan pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Penghargaan ini bukan hanya sekadar simbol, melainkan sebuah dorongan bagi masyarakat Desa Pela dan wilayah lain di Kabupaten Kutai Kartanegara untuk terus berupaya menjaga lingkungan dan mempromosikan wisata yang ramah lingkungan.

Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar sendiri telah menyatakan apresiasi mereka, menandakan dukungan pemerintah daerah terhadap inisiatif lokal yang memainkan peran penting dalam pelestarian alam dan pemberdayaan masyarakat.

“Pokdarwis Desa Pela ini sangat luar biasa sekali. Karena menjadi salah satu desa perwakilan Kaltim untuk nominasi,” ungkap Plt Kadispar Kukar, Sugiarto, Rabu (15/5/2024).

Sugiarto berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kabupaten Kutai Kartanegara untuk mengembangkan potensi pariwisata mereka dengan tetap memperhatikan aspek lingkungan.

Langkah-langkah seperti ini dianggap krusial dalam menciptakan destinasi wisata yang tidak hanya menarik dan edukatif, tapi juga berkelanjutan, yang berkontribusi pada pelestarian warisan alam untuk generasi yang akan datang.

“Kami dispar mencoba untuk memfasilitasi bagaimana perjalanan Pokdarwis Pela ini tetap eksis dan jangan hanya sebatas di depan saja tanpa perhatian kelanjutannya,” pungkas Sugiarto. (ADV)

Inisiatif Dispar Kukar: Pembentukan Pokdarwis Kabupaten untuk Pemberdayaan Pariwisata Berkelanjutan

KUTAI KARTANEGARA – Dalam langkah strategis untuk memajukan sektor pariwisata, Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) mengumumkan rencana pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) tingkat kabupaten.

Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat peran masyarakat dalam pelestarian lingkungan, budaya, dan warisan lokal.

Sugiarto, Plt Kepala Dispar Kukar, menekankan pentingnya Pokdarwis sebagai agen perubahan yang akan mendidik masyarakat lokal dan mengelola destinasi wisata dengan prinsip berkelanjutan.

“Kami berharap pembentukan Pokdarwis kabupaten dapat memfasilitasi komunikasi yang lebih efektif antara pemerintah daerah, Pokdarwis kecamatan, dan masyarakat,” ujar Sugiarto, Rabu (15/5/2024)

Menurut Sugiarto, kolaborasi antara Pokdarwis dan pemerintah daerah akan memungkinkan identifikasi potensi wisata yang lebih baik, pengembangan produk wisata yang inovatif, dan promosi destinasi yang efektif.

“Ini adalah langkah maju untuk pembangunan pariwisata yang terarah dan memberikan manfaat bagi semua pihak,” tambahnya.

Instruksi dari Bupati Kukar, Edi Damansyah, agar Dispar Kukar menampung aspirasi kelompok sadar wisata, menjadi dasar bagi rencana ini.

“Kami berupaya untuk membentuk Pokdarwis kabupaten pada tahun 2024, sesuai dengan keinginan mereka,” tutup Sugiarto. (ADV)

Inisiatif Dispar Kukar: Sertifikasi HAKI untuk Pemandu Wisata – Langkah Maju Pembangunan Pariwisata

KUTAI KARTANEGARA – Sebuah langkah inovatif diambil oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dengan rencana pelaksanaan sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) bagi pemandu wisata.

Kepala Dinas Pariwisata, Sugiato, mengumumkan inisiatif ini pada sebuah acara pelatihan pramuwisata, menandai era baru dalam perlindungan karya intelektual di sektor pariwisata.

Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang berada di 20 kecamatan di Kukar akan menjadi bagian dari proses sertifikasi ini.

Sertifikasi HAKI sendiri adalah proses pengakuan dan perlindungan hukum atas karya atau inovasi untuk menghindari penggunaan atau penyalahgunaan tanpa izin.

Dalam konteks pelatihan pemandu wisata, materi yang dibuat khusus seperti modul pelatihan, buku panduan, atau teknik pemanduan yang unik akan mendapatkan perlindungan HAKI.

“Dengan sertifikasi HAKI, pelatih memiliki hak eksklusif atas materi pelatihan dan dapat melindungi hak cipta serta kekayaan intelektual mereka dari penggunaan tidak sah,” jelas Sugiato, Kamis (15/5/2024)

Pelatihan untuk Pokdarwis ini merupakan bagian dari arahan Bupati Kukar, Edi Damansyah, yang meminta Dispar Kukar untuk terus mendukung Pokdarwis dalam kontribusi mereka pada pembangunan pariwisata.

“Sesuai arahan Bupati, kami difasilitasi dan dibantu agar Pokdarwis dan komunitas lainnya dapat berkembang dan mendukung pembangunan wisata di Kukar,” tambah Sugiato.

Ke depan, Dispar Kukar berencana untuk memantau perkembangan Pokdarwis di setiap wilayah dan siap memberikan dukungan tambahan jika diperlukan. (ADV)

Sinergi Komunal di Kukar: Peringatan BBGRM ke-21 Tumbuhkan Semangat Gotong Royong

KUTAI KARTANEGARA – Dalam semarak peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-21, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berpartisipasi aktif dalam serangkaian kegiatan yang berlangsung di Stadion Rondong Demang, Tenggarong, pada Rabu, 8 Mei 2024.

Plt. Kepala Dispar Kukar, Sugiarto, menekankan pentingnya BBGRM sebagai program tahunan yang memperkuat kesadaran lingkungan dan peran serta masyarakat dalam pembangunan.

“Ini adalah momentum untuk mempererat kepedulian kita terhadap lingkungan di Kukar, bersama-sama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” ucap Sugiarto, Rabu (15/5/2024).

Menurutnya, peringatan BBGRM tidak hanya sekadar seremonial, melainkan juga upaya konkret untuk meningkatkan kebersamaan dan kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan.

“Kegiatan ini sangat positif dan harus dilakukan secara rutin, idealnya setiap dua bulan sekali, oleh seluruh OPD dan masyarakat,” tambahnya.

Sugiarto juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar juga telah mengadakan kegiatan gotong royong pada Sabtu, 10 Mei 2024, yang terpusat di Kecamatan Kembang Janggut.

“Ini adalah kelanjutan dari program gotong royong yang telah diinisiasi oleh Bupati,” jelasnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Sugiarto berharap dapat membangkitkan semangat baru bagi masyarakat Kukar untuk aktif menjaga lingkungan.

“Harapan kami, kegiatan positif ini akan terus berlanjut dan menjadi tradisi yang berkelanjutan di tahun-tahun mendatang,” pungkasnya. (ADV)

AYL-AZ Resmi Daftar Jalur Independen, Bawa Dukungan 42 Ribu ke KPU Kukar

Tenggarong – Dalam langkah yang menegaskan tekad politik mereka, Awang Yacoub Luthman (AYL) dan Akhmad Zais (AZ) telah resmi mendaftarkan diri sebagai kandidat dalam Pemilihan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) 2024.

Kedatangan mereka ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kukar pada Minggu (12/5/2024) malam, disertai dengan ritual adat dan pengumpulan dukungan signifikan dari masyarakat.

“Kami datang untuk menyampaikan amanah dari tuan-tuan kami masyarakat Kukar untuk maju dalam Pilkada 2024,” ujar Awang Yacoub.

Meskipun masih aktif dalam kegiatan partai, AYL dan AZ memilih untuk maju melalui jalur independen, membawa 19 kotak berkas yang berisi 42.000 dukungan, melebihi syarat minimal KPU sebanyak 40.730 dukungan.

Dengan dukungan yang tersebar di 20 kecamatan, pasangan ini optimis dapat memenuhi semua kriteria yang ditetapkan untuk maju dalam kontestasi Pilbup Kukar.

“Alhamdulillah, proses panjang semua bisa dilalui dan diberikan kelancaran. Ada waktu kami untuk melakukan perbaikan berkas. Ini adalah amanah tuan-tuan kami,” ungkapnya.

Komitmen AYL-AZ untuk berpartisipasi dalam Pilbup Kukar 2024 tidak hanya menunjukkan keberanian politik mereka, tetapi juga kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat Kukar.

Dengan langkah ini, mereka berharap dapat membawa perubahan positif dan pembangunan yang berkelanjutan bagi wilayah tersebut. (*)