Dispora Kukar Perbaiki Sarana Olahraga, Aji Ali: Bentuk Dukungan Pemda untuk Pengembangan Atlet

BERITAALTERNATIF.COM – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sedang melakukan perbaikan beberapa sarana dan prasarana olahraga, khususnya di Kota Tenggarong.

Perbaikan fasilitas tersebut diharapkan dapat memfasilitasi para calon atlet di Kukar menyiapkan diri untuk mengikuti ajang di tingkat lokal, regional, nasional, hingga internasional.

Saat ini, Dispora Kukar telah menggelontorkan dana yang cukup fantastis untuk memperbaiki sarana olahraga, salah satunya Stadion Rondong Demang Tenggarong.

Sebagai pusat lapangan olahraga untuk pelatihan Sekolah Sepak Bola (SSB) di Tenggarong, Rondong Demang dan Lapangan Pemuda akan segera ditata dengan baik.

Perbaikan sarana olahraga tersebut merupakan bentuk komitmen dan kepedulian pemerintah daerah terhadap dunia olahraga di Kukar.

Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni berharap fasilitas yang disiapkan oleh pemerintah daerah dapat menambah semangat para pelatih cabang olahraga, khususnya sepak bola, untuk terus mencetak atlet-atlet baru dan andal.

“Harapan kami kawan-kawan yang aktif menjadi pelatih di masing-masing SSB untuk tetap semangat menjadikan ini motivasi untuk mencetak atlet Kukar,” ungkap Ali, Rabu (17/5/2023).

Selain lapangan sepak bola, Dispora Kukar sudah memfasilitasi lapangan mini soccer. Penyediaan fasilitas tersebut untuk membuka peluang bagi pengembangan atlet di Kukar.

“Nanti kalau ada adik-adik SSB yang mau mencoba melatih di sana, kita akan fasilitasi karena kita totalitas,” ujarnya.

Ia berharap anak-anak muda Kukar yang ingin fokus menjadi atlet profesional memiliki komitmen dan konsistensi untuk menjaga kedisplinan serta kesehatan tubuh dengan terus mengikuti pelatihan.

“Kalau kita mau menjadi atlet profesional, artinya pelatihannya juga harus profesional,” tutur Ali. (adv)

Penulis: Arif Rahmansyah

Editor: Ufqil Mubin

Kepala Dispora Nilai Taufany Muslihuddin Harumkan Nama Kukar

BERITAALTERNATIF.COM – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Aji Ali Husni menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas perjuangan pemain sepak bola Timnas Indonesia Taufany Muslihuddin yang berlaga di final SEA Games 2023 di Kamboja.

Pencapaian tersebut merupakan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat, khususnya Dispora Kukar.

“Kita bangga ada anak asli Tenggarong Kukar bisa membawa Timnas Indonesia menjadi juara,” kata Ali, Rabu (17/5/2023).

Hasil tersebut dinilai Ali sebagai bukti kerja keras semua tim serta pemain Timnas Indonesia, termasuk Taufany.

Ia pun menyarankan agar atlet-atlet di Kukar terus berlatih. Sebab, tidak ada perjuangan yang mengkhianati hasil.

Ali mengungkapkan, banyak pemain sepak bola berbakat di Kukar yang berkeinginan membela Timnas Indonesia.

Pencapaian Taufany diharapkannya bisa membawa motivasi tersendiri bagi pemain-pemain Kukar.

“Karena semua atlet itu pasti bermimpi dan berkeinginan untuk menjadi skuad di masing-masing cabang olahraga, salah satunya sepak bola. Keinginan akhir dari pemain adalah menjadi bagian dari Timnas. Ini sudah diwujudkan Taufany,” tuturnya.

Dia mengatakan, Dispora Kukar melalui Askab PSSI, KONI, dan cabang olahraga lainnya akan terus mengembangkan potensi dan bakat para atlet muda di Kukar.

Pihaknya juga mempertimbangkan untuk memberikan penghargaan khusus kepada para atlet yang berprestasi dan mendapatkan medali di SEA Games Kamboja. “Kami akan segera membicarakannya dengan Bupati,” katanya. (adv)

Penulis: Arif Rahmansyah

Editor: Ufqil Mubin

DPMD Kukar Kembali Buka Pendaftaran untuk Calon Pendekar Idaman

BERITAALTERNATIF.COM – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali membuka pendaftaran Tenaga Pendamping Desa dan Kelurahan (Pendekar) Kukar Idaman.

Hal itu disampaikan Kepala DPMD Kukar Arianto kepada awak media beritaalternatif.com pada Senin (15/5/2023).

Sekitar 63 desa dan kelurahan di Kukar masih mengalami kekosongan pendamping. Pasalnya, banyak pendekar yang mengundurkan diri.

Beberapa masalah yang menjadi penyebab pengunduran diri tersebut, kata Arianto, karena sebagian pendekar mengeluhkan jarak tempuh yang cukup jauh.

Sebab, sebagian pendekar mendaftarkan diri di desa yang bukan tempat asal mereka.

Dia mengungkapkan, pembukaan pendaftaran untuk Pendekar Kukar Idaman kali ini tak sama dengan rekrutmen sebelumnya.

Arianto menyebutkan, para pendaftar merupakan delegasi atau seseorang yang ditunjuk oleh kepala desa setempat serta berdomisili di desa tersebut.

“Kita tidak buka secara umum. Calon yang mendaftar harus melalui pengajuan kepala desa,” ujarnya.

Sebanyak tiga orang yang diusulkan oleh kepala desa akan mengikuti seleksi. Kemudian, calon pendekar yang dinilai layak oleh panitia seleksi akan ditugaskan di desa tersebut.

Ia berharap para calon Pendekar Kukar Idaman memiliki kesediaan dalam membantu tugas pemerintah desa.

Selain itu, dia juga menegaskan kepada para calon pendekar agar memahami isi kesepakatan dalam kontrak kerja selama menjadi pendekar.

“Penting juga para pendekar ketahui bahwa mereka harus mampu menguasai proses pelaksanaan serta tata kelola yang ada di desanya,” pungkas Arianto. (adv)

Penulis: Arif Rahmansyah

Editor: Ufqil Mubin

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Pegawai, Diskop Kukar Adakan Bimbingan dan Pelatihan

BERITAALTERNATIF.COM – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop-UKM) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengadakan bimbingan dan pelatihan untuk para pegawai Diskop-UKM Kukar.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Diskop-UKM tersebut dilaksanakan guna meningkatkan kualitas serta kapasitas para pegawai dalam menjalankan tugas mereka.

Kepala Diskop-UKM Kukar, Tajuddin menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan pada 14-17 Mei 2023.

“Kegiatannya tiga hari dengan materi yang berbeda,” jelas Tajuddin, Rabu (17/5/2023).

Dia mengurai, pemateri yang diundang dalam pelatihan tersebut memberikan pemahaman tentang pengelolaan keuangan daerah dan pertanggungjawaban penataan perusahaan dan rapat anggota tahunan koperasi.

Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada SDM dan para karyawan di Diskop-UKM Kukar.

“Narasumber untuk masalah keuangan kemarin dari BPKAD karena memang bidangnya. Untuk hari ini narasumbernya dari Samarinda,” terangnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menambah wawasan aparatur pegawai, sehingga mereka bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kukar.

“Harapannya dengan kegiatan ini bisa menambah wawasan dari karyawan karena perkembangan sekarang menuntut kita agar lebih cepat merespons, termasuk meningkatkan potensi diri,” pungkasnya. (adv)

Penulis: Arif Rahmansyah

Editor: Ufqil Mubin

Oknum Camat di Kukar Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Kohati Desak Bupati Ambil Tindakan Konkret

ADAKALTIM.COM – Kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh salah satu oknum camat di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kepada pegawainya menuai sorotan luas dari masyarakat.

Semua lapisan masyarakat tengah menerka dan mencari tahu siapa camat yang diduga melakukan pelecehan seksual tersebut.

Ketua Umum Korps HMI Wati (Kohati) Kukar, Elisa Wulan Octavia menyebutkan, pelecehan tersebut telah melanggar hukum dan agama.

Elisa menegaskan, fenomena yang terjadi pada camat dan pegawai tersebut merupakan bukti adanya relasi hierarki kekuasaan.

Kondisi itu disebutkannya sebagai abuse of power, karena camat diduga menggunakan kekuasaannya untuk mendominasi orang di bawahnya yang dianggap lemah.

“Maka kasus yang saat ini beredar merupakan adanya penyalahgunaan kekuasaan. Biasanya terjadi jika pelaku memiliki status hierarkis yang lebih tinggi dibanding korbannya,” jelas Elisa, Selasa (16/5/2023).

Ia mengingatkan Pemkab Kukar melalui Bupati Edi Damansyah selaku pejabat tertinggi segera menindaklanjuti kasus tersebut.

Dia khawatir bila pemangku kebijakan melakukan pembiaran terhadap kasus ini, maka akan menjadi isu liar di tengah masyarakat.

“Jika respons Bupati berdasarkan berita yang kami baca hanya sekedar menunggu proses yang berjalan, kami rasa ini kurang konkret. Harusnya Bupati mengambil langkah konkret. Bahkan sampai saat ini oknum yang diduga melakukan pelecehan masih aktif seperti tidak terjadi apa-apa,” tegasnya.

Elisa mengaku Kohati kukar akan mengawal kasus tersebut bersama P2PT2A Kukar sehingga korban mendapatkan keadilan.

“Dan sampai pelaku mendapatkan sanksi berdasarkan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Apabila kasus ini diperlambat penyelidikannya oleh pihak berwajib, ia khawatir para korban lain akan enggan menyampaikan laporan.

“Kalau begitu korban akan berpikir panjang untuk melapor sebab proses hukumnya ribet dan tidak ada kepastian hukum,” pungkasnya. (*)

Penulis: Arif Rahmansyah

Editor: Ufqil Mubin

Dinas Koperasi dan UKM Gencar Lakukan Pendampingan Pengurusan Legalitas Produk UMKM di Kukar

BERITAALTERNATIF.COM – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus melakukan pendampingan terhadap para pelaku UMKM di Kukar.

Pendampingan tersebut berupa fasilitasi penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), serta sertifikat halal bagi produk UMKM.

Kepala Bidang Pemberdayaan UKM Diskop-UKM Kukar, Dianto Raharjo menjelaskan, pihaknya tengah memfasilitasi dan mendampingi penerbitan 80 NIB  untuk pelaku UMKM di Kelurahan Maluhu. Pendampingan tersebut bersamaan dengan Hari Ulang Tahun Maluhu.

Kemudian, pada Selasa (16/5/2023) kemarin, Diskop-UKM Kukar melakukan fasilitasi dan pendampingan penerbitan NIB di Kelurahan Sukarame.

Selain bagian dari program dan kegiatan Diskop-UKM Kukar, langkah ini merupakan tindak lanjut dari permintaan beberapa kelurahan yang menginginkan pelaku usaha di wilayah mereka mendapatkan pendampingan dalam penerbitan NIB.

Dianto menilai sebagian para pelaku usaha di Kukar sudah mengetahui pentingnya NIB bagi UMKM.

“Ada beberapa kelurahan yang sudah menghubungi Dinas Koperasi. Mereka minta kami dari Dinas memfasilitasi penerbitan NIB di wilayahnya, khusus pelaku UMKM,” ucap Dianto, Senin (15/5/2023).

Dalam memfasilitasi pengurusan NIB untuk para pelaku usaha, pihaknya tidak memprioritaskan pada kecamatan tertentu, namun pada nilai jual produk yang dihasilkan pelaku usaha.

“Fasilitas dari Dinas tidak memprioritaskan kecamatan mana pun. Yang penting adalah produknya. Kita utamakan adalah UKM yang sudah punya nilai jual dan daya saing tapi belum punya legalitas,” jelasnya.

Ia berharap pelaku UMKM yang mempunyai produk-produk berkualitas segera memiliki NIB. Hal itu untuk mempermudah produk UMKM mendapatkan fasilitas pemberdayaan dan pengembangan seperti pemasaran melalui toko modern serta pemasaran digital.

Selain itu, sambung Dianto, produk UMKM yang sudah memiliki NIB, PIRT, dan sertifikat halal akan terjamin dan dipastikan kelayakannya sehingga aman untuk dikonsumsi masyarakat.

Dia juga menjelaskan, salah satu manfaat NIB bagi produk usaha adalah pelaku UMKM mendapatkan kepastian hukum serta bisa mengikuti kegiatan-kegiatan dan mendapatkan fasilitas pemberdayaan dan pengembangan dari pemerintah.

“Kita harap kepada pelaku usaha untuk punya NIB. Seperti warga negara itu harus punya KTP dan pelaku usaha memiliki NIB. Jadi, ibarat jati diri dan identitas sebagai pelaku usaha,” terangnya. (adv)

Penulis: Arif Rahmansyah

Editor: Ufqil Mubin