Jambore Satlinmas Kembali Digelar di 2024 untuk Dukung Kondusifitas Pilkada

Tenggarong – Setelah hampir satu dekade Jambore Satlinmas kembali diadakan pada tahun 2024, kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman kantor Bupati Kukar pada Kamis (31/10/24).

Kegiatan Jambore Satlinmas ini bertujuan untuk menciptakan suasana kondusif menjelang Pilkada Serentak yang akan berlangsung di Kukar.

Acara ini menjadi momen penting bagi seluruh anggota Satlinmas untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Pilkada berlangsung.

Kasatpol PP Kukar, Arfan Boma Pratama, yang akrab disapa Boma, menjelaskan kegiatan ini diadakan kembali dengan harapan dapat menyamakan persepsi dan membangun kebersamaan.

Menurutnya, menjaga kondusivitas saat Pilkada adalah tanggung jawab bersama. “Kami adakan kembali Jambore Satlinmas di tahun ini agar kondusivitas yang terjadi pada Pilkada 2014 dapat terulang pada Pilkada 2024,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan Jambore Satlinmas ini dimulai pada Kamis, 30 Oktober 2024 dengan registrasi peserta. Dalam kegiatan ini, terdapat berbagai acara yang dirancang untuk memperkuat solidaritas antar anggota.

Boma menambahkan bahwa setelah apel pembukaan pada hari ini, berbagai perlombaan akan digelar, yang tidak hanya bertujuan untuk bersenang-senang, tetapi juga untuk meningkatkan kerjasama di antara anggota.

Acara ini akan berlangsung hingga 1 November, di mana kegiatan akan ditutup dengan apel siaga gabungan serta penyerahan anggota Satlinmas kepada Polres Kukar untuk mendukung pengamanan Pilkada mendatang.

Selain itu, Pemkab Kujar juga akan memberikan perhatian khusus dengan memberikan penghargaan kepada anggota Satlinmas yang telah mengabdi selama 10 hingga 20 tahun.

Boma menjelaskan penghargaan ini bertujuan untuk meningkatkan moral anggota, serta mengakui dedikasi mereka yang telah mengabdi dalam waktu yang cukup lama.

“Dua puluh tahun bukanlah waktu yang singkat, sehingga perhatian dari pemerintah kepada anggota Satlinmas sangat diperlukan,” jelasnya.

Dengan diadakannya Jambore Satlinmas 2024 ini, diharapkan semua anggota dapat bersinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kukar selama pelaksanaan Pilkada.

“Melalui kegiatan ini, kita bersama-sama berkomitmen untuk menciptakan Pilkada yang aman, lancar, dan damai.” pungkasnya. (adv/ak)

Asisten I Setkab Kukar Hadiri Apel Jambore Satlinmas 2024

Tenggarong – Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar), Akhmad Taufik Hidayat, menghadiri Apel Jambore Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) 2024 yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di Lapangan Upacara Kantor Bupati Kukar, kamis (31/10/24).

Apel ini merupakan bentuk persiapan Satlinmas dalam pengamanan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 sekaligus menandai pembukaan Jambore Satlinmas 2024.

Taufik menyampaikan pentingnya kegiatan ini dalam meningkatkan kesiapan Satlinmas di setiap kecamatan.

“Jambore ini untuk memperkuat kesiapan anggota linmas dalam menghadapi Pilkada,” jelas Taufik.

Ia mengatakan, setelah apel ini keesokan harinya, Jumat (1/11/24) akan dilaksanakan penyerahan BKO (Bawah Kendali Operasi) kepada Polres Kukar, agar Satlinmas dapat bertugas di bawah komando kepolisian.

Selain itu, anggota juga akan diberikan pelatihan fisik melalui perlombaan untuk meningkatkan kesiapan dan menjalin silahturahmi antar anggota Linmas.

“Hari ini mereka akan diberi pelatihan fisik agar siap menghadapi Pilkada,” tambahnya.

Kegiatan ini disambut antusias dengan kehadiran lebih dari 1000 anggota Satlinmas yang ada di 20 kecamatan yang tersebar di kabupaten Kukar.

Taufik menjelaskan Jambore Satlinmas terakhir kali diadakan pada 2014. Kegiatan tahun ini diharapkan menjadi penyegaran serta kesempatan bagi anggota untuk bertukar pengalaman.

“Ini untuk menyegarkan dan mengumpulkan anggota linmas agar bisa berbagi pikiran,” ujarnya.

Sebagai penutup, Taufik menekankan peran penting Satlinmas dalam menjaga keamanan masyarakat.

“Satlinmas adalah garda depan pengamanan sosial, jadi mereka perlu perhatian lebih dari kita,” tegasnya. (adv/ak)

Satpol PP Kukar Gelar Jambore Satlinmas 2024 untuk Perkuat Peran Linmas Jelang Pelaksanaan Pilkada

Tenggarong – Dalam rangka memperkuat persiapan Pilkada 2024, Satpol PP Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar acara Jambore Satlinmas yang berlangsung di halaman kantor Bupati Kukar pada Kamis (31/10/24).

Acara ini mengumpulkan 1000 perwakilan Linmas dari 20 kecamatan di Kukar, sebagai bagian dari upaya untuk mempererat silaturahmi serta meningkatkan kesiapan anggota linmas dalam menghadapi Pilkada.

Kepala Satpol PP (Kasatpol PP) Kukar Arfan Boma Pratama, menjelaskan pengumpulan perwakilan ini dilakukan karena sulitnya menghadirkan seluruh anggota Linmas yang mencapai tiga ribu orang.

Menurut Boma, tugas Linmas yang semakin berat menjelang Pilkada 2024, membuat pemanggilan perwakilan menjadi opsi terbaik agar pesan dapat tersampaikan dengan efektif.

Pada kegiatan Jambore ini, Satpol PP Kukar menekankan pentingnya peran Linmas dalam menjaga kelancaran Pilkada, terutama terkait pengawalan dan pengamanan logistik.

Boma menyebut bahwa keseragaman pemahaman mengenai tanggung jawab Linmas sangat penting.

“Satlinmas memiliki peran krusial dalam mensukseskan Pilkada, mulai dari pengawalan hingga keamanan logistik,” ujar Boma.

Selain memperjelas tanggung jawab, Boma juga berharap kegiatan ini dapat mempererat ikatan emosional dan kekeluargaan di antara anggota Linmas.

Menurutnya, suasana kekeluargaan ini penting untuk menciptakan atmosfer positif di tengah masyarakat saat Pilkada berlangsung.

Boma berharap agar seluruh tahapan Pilkada berjalan kondusif, aman, lancar dan damai.

“Semoga mulai dari persiapan, pengawalan surat suara, hingga rekapitulasi di KPU nanti, semua bisa terlaksana dengan aman dan lancar,” pungkasnya. (adv/ak)

Distanak Kukar Terus Upayakan Dorong Semangat Pemuda Dibidang Pertanian

Tenggarong – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya untuk mendorong semangat petani muda dalam mengembangkan sektor pertanian.

Salah satu contoh inspiratif dalam hal ini adalah Hamzah Al Fauzi asal Muara Jawa, seorang pemuda pelopor yang telah meraih penghargaan sebagai pemuda pelopor tingkat nasional dalam bidang pangan.

Prestasi Hamzah didukung oleh Kelompok Tani Burung Enggang, yang aktif dalam meningkatkan produksi pertanian lokal.

Kepala Distanak Kukar, Muhammad Taufik, menekankan pentingnya peran pemuda seperti Hamzah dalam sektor pertanian.

“Petani muda adalah masa depan pertanian kita. Kami ingin memastikan bahwa mereka memiliki akses ke pengetahuan dan sumber daya yang diperlukan untuk sukses,” ujarnya.

Taufik menjelaskan bahwa inovasi dan penerapan teknologi pertanian merupakan kunci guna meningkatkan hasil dan kualitas produksi pertanian di Kukar.

Ia berharap agar para pemuda di Kukar dapat mencontoh perjalanan Hamzah dalam meningkatkan motivasi anak-anak muda untuk bertani.

“Kami juga meminta kepada Hamzah untuk membantu kami menyalurkan pengetahuan dan inovasi-inovasinya kepada pemuda-pemuda yang lain,” pungkasnya. (adv/ak)

Upaya Distanak Kukar dalam Tingkatkan Kualitas dan Produktivitas Petani Milenial

Tenggarong – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak ) Kutai Kartanegara (Kukar) terus berupaya untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas petani milenial melalui berbagai program.

Petani milenial, yang didefinisikan sebagai generasi muda berusia 18 hingga 39 tahun, memiliki peran penting dalam transformasi sektor pertanian di daerah, dengan memanfaatkan teknologi dan inovasi.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Muhammad Taufik, menjelaskan pemerintah telah meluncurkan serangkaian pelatihan dan program pendampingan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan petani milenial.

“Kami fokus pada pengenalan teknologi pertanian modern dan cara-cara pemasaran yang efektif, termasuk pemanfaatan media sosial dan platform e-commerce,” ujar Taufik, Selasa (29/10/24).

Salah satu langkah konkret yang diambil adalah memberikan akses pada teknologi pertanian terbaru dan penyuluhan mengenai teknik budidaya pertanian yang efisien.

Distanak juga bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk lembaga penelitian dan pendidikan, untuk menghadirkan pengetahuan terbaru yang dapat diterapkan oleh petani.

“Kami ingin petani milenial tidak hanya menjadi produsen, tetapi juga mampu bersaing di pasar yang lebih luas,” harapnya.

Selain pelatihan, pemerintah daerah juga berupaya memfasilitasi akses pasar bagi produk pertanian yang dihasilkan oleh petani milenial.

Dengan dukungan dalam pemasaran, diharapkan produk lokal dapat lebih dikenal dan diterima oleh masyarakat.

“Kami percaya bahwa dengan meningkatkan kualitas dan aksesibilitas produk pertanian, petani milenial kita akan lebih berdaya saing,” jelas Taufik.

Keberhasilan ini diharapkan dapat menciptakan petani milenial yang lebih inovatif dan mandiri, sekaligus meningkatkan ketahanan pangan di Kukar.

“Kami akan terus berupaya memberikan dukungan penuh kepada petani milenial, agar mereka dapat berkembang dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi sektor pertanian,” tutupnya. (adv/ak)

KemenPAN-RB Lakukan Penilaian SPBE Kukar, Fokus pada Evaluasi Empat Domain Utama

Tenggarong – Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) tengah melakukan penilaian Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Kegiatan penilaian ini dipimpin oleh Sekertaris Daerah (Sekda), Sunggono dan dilaksanakan melalui platform Zoom di ruang rapat kantor Bupati Kukar pada Selasa (29/10/2024).

Dalam keterangannya, Sunggono menyampaikan ada empat domain utama yang dinilai oleh tim asesor, yaitu kebijakan, tata kelola, manajemen sektor, dan pelayanan sektor publik.

Masing-masing domain ini mencakup beberapa sub-indikator yang menjadi acuan penilaian dari tim pusat.

“Alhamdulillah, kita diberikan kewenangan untuk melakukan penilaian secara mandiri. Dari hasil penilaian tersebut, terlihat adanya peningkatan nilai, meskipun beberapa sub-indikator perlu diklarifikasi lebih lanjut,” ujar Sunggono.

Ia juga menambahkan penilaian SPBE di Kukar telah melibatkan peran aktif dari OPD, yang menurutnya sudah memahami sub-indikator yang harus dievaluasi dan ditingkatkan ke depannya.

Sunggono berharap hasil evaluasi ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat penerima layanan, bukan hanya sebagai formalitas penilaian.

“Saya minta kepada inspektur dan OPD terkait untuk menindaklanjuti hasil reviu ini, agar pengelolaan SPBE dapat benar-benar memberikan dampak yang bermanfaat,” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kukar, Solihin, melalui Kepala Bidang Aplikasi Informatika, Ery Hariyono, mengatakan evaluasi kali ini merupakan lanjutan dari penilaian mandiri yang telah dilakukan sebelumnya.

“Hasil penilaian mandiri kita menunjukkan peningkatan, dari skor 2,54 menjadi 3,08. Dari status ‘cukup’ menjadi ‘baik’. Kami berharap nilai akhir dari asesor tidak jauh berbeda dengan penilaian mandiri tersebut,” jelas Ery.

Ery menyebutkan, terdapat beberapa perbedaan persepsi dalam proses penilaian, terutama terkait bukti dokumentasi.

“Banyak hal yang sudah kita lakukan, hanya saja di sisi evidence atau bukti dokumen perlu diperbaiki, seperti pencatatan pada sistem informasi yang beberapa aplikasinya perlu disesuaikan untuk masyarakat,” tutupnya. (ak)