Meriahkan HUT ke-58 Kecamatan Sebulu, Dispar dan Kekraf Gelar Festival

BERITAALTERNATIF.COM – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama Komite Ekonomi Kreatif (Kekraf) Kecamatan Sebulu akan menggelar kegiatan Sebulu Festival with D’Bagindas.

Festival ini merupakan kegiatan yang digelar setiap tahun oleh Dispar Kukar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kecamatan Sebulu.

Diketahui, pada 12 Mei 2023 kecamatan tersebut akan menggelar HUT ke-58.

Camat Sebulu Edi Fachruddin menjelaskan bahwa festival tersebut menghadirkan D’Bagindas sebagai bintang tamu utama, yang merupakan salah satu band terkenal di Indonesia.

Selain itu, beberapa seni tari juga dipersembahkan oleh siswa dan siswi SMPN 1 Sebulu, SMKN 1 Sebulu, Grup GMC, KPJ Kukar, Zeneles Accoustic, Dermaga Band, dan sejumlah penampilan lainnya.

Kegiatan yang berlangsung hingga 19 Juni 2023 ini juga akan diisi dengan pameran yang melibatkan UMKM, olahraga tradisional, gowes, dan jalan santai.

“Kegiatan ini akan dilaksanakan di Lapangan Sutardi BA Sebulu pada 6 Mei nanti dengan mendatangkan D’Bagindas. Itu kami gabungkan sebagai acara pembukaan HUT Kecamatan,” jelas Edi, Jumat (5/5/2023).

Kata dia, penyiapan panggung dan tenda di lapangan hampir mencapai 90 persen. Saat ini, Ketua Kekraf Sebulu tengah mengurus izin pelaksanaan kegiatan tersebut.

Edi berharap persiapan kegiatan ini berjalan secara maksimal, sehingga warga Sebulu bisa menikmati hiburan serta dapat mendorong kebangkitan perekonomian masyarakat di kecamatan tersebut.

“Semoga dengan kegiatan atau event ini bisa kembali membangkitkan perekonomian kami masyarakat Sebulu, yang kurang lebih dua tahun selama pandemi tidak ada kegiatan,” harap Edi. (adv)

Penulis: Nadya Fazira

Editor: Ufqil Mubin

Arianto Beberkan Lokasi Kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat Tahun 2023

BERITAALTERNATIF.COM – Organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkab Kukar serta unsur kecamatan, desa dan kelurahan memulai kegiatan gotong royong pada Kamis (4/5/2023) pagi.

Kegiatan ini diawali dengan Apel Akbar Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat ke-20 di Halaman Kantor Bupati Kukar.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar Arianto menjelaskan bahwa gerakan gotong royong ini dilaksanakan secara serentak selama satu bulan ke depan.

Penetapan jadwal dan lokasi pelaksanaan gotong royong, sambung dia, diserahkan kepada OPD, camat, kepala desa, dan lurah se-Kukar.

Kata Arianto, pelaksanaan gotong royong di tingkat desa dan kelurahan akan dilaporkan kepada camat setempat.

Camat kemudian menyampaikan laporan kepada Bupati Kukar melalui DPMD Kukar, yang disertai bukti berupa foto serta laporan dan berita kegiatan.

“Ini akan diikutsertakan dalam lomba gotong royong tingkat Provinsi Kalimantan Timur,” jelasnya.

Lokasi gotong royong terbagi menjadi empat zona. Zona satu berlokasi di lingkungan Stadion Rondong Demang Tenggarong.

“Di situ ada sembilan OPD yang ikut gotong royong,” ungkapnya.

Zona kedua berlangsung di Jembatan Bongkok hingga Taman Jembatan Mahakam II. Di lokasi ini terdapat 10 OPD yang mengikuti gotong royong.

Sementara itu, zona ketiga bertempat di lingkungan Pasar Tangga Arung. Ada 10 OPD yang terlibat di dalamnya.

Arianto mengungkapkan, di zona keempat terdapat sembilan OPD, berlokasi di lingkungan Stadion Aji Imbut Tenggarong Seberang.

“Biaya pelaksanaan kegiatan gotong royong ini dari perlengkapan, peralatan, konsumsi kegiatan dibebankan pada instansi masing-masing atau kepada pihak ketiga yang sah sesuai ketentuan yang berlaku,” bebernya.

Dia berharap semua pihak menggelorakan kegiatan gotong royong selama sebulan ini demi meningkatkan peran dan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan Kukar.

Kegiatan ini, lanjut dia, dapat meningkatkan kemitraan antara masyarakat dan pemerintah daerah dalam melaksanakan pembangunan.

“Dan meningkatkan rasa tanggung jawab masyarakat terhadap hasil-hasil pembangunan di Kukar,” pungkasnya. (adv)

Penulis: Nadya Fazira

Editor: Ufqil Mubin

Bupati Kukar Pimpin Apel Akbar Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat

BERITAALTERNATIF.COM – Pemkab Kukar memulai kegiatan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-20 pada Kamis (4/5/2023) pagi.

Kegiatan yang dirangkai dengan Apel Akbar Pencanangan BBGRM tingkat Kabupaten Kukar tersebut dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Kukar.

Bupati Kukar Edi Damansyah memimpin apel yang mengangkat tema Wujudkan Kukar Idaman Melalui Semangat Betulungan Etam Bisa sebagai Implementasi Nilai Luhur Gotong Royong tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Edi menyampaikan ucapan terima kasih atas pelaksanaan BBGRM di Kukar pada tahun 2023.

Dia mengatakan bahwa kegiatan di tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten-kota ini telah menjadi agenda rutin setiap tahun.

“Yang harus kita ingat dan evaluasi dalam perjalanannya, jangan sampai kegiatan ini hanya sekedar seremoni yang setelah itu selesai,” tegas Bupati.

Ia meminta jajaran aparatur pemerintah daerah Kukar, Forkopimda, dan instansi vertikal di Kukar menggunakan momentum tersebut untuk terus berbenah.

“Hal terpenting bagaimana kegiatan ini terus menumbuhkan kesadaran personal dan kolektif,” imbuhnya.

Bupati mengharapkan BBGRM tahun 2023 dapat digunakan untuk memasyarakatkan gerakan gotong royong di Kukar.

Ia pun mendorong semua organisasi perangkat daerah serta unsur kecamatan, kelurahan, dan desa memimpin gerakan gotong royong tersebut.

“Nanti Sekda dan Kadis PMD tolong dipastikan bahwa gerakan gotong royong kurun waktu satu bulan ini berjalan dengan baik di 20 kecamatan, 44 kelurahan, dan 193 desa yang ada di Kukar,” pungkasnya. (adv)

Penulis: Nadya Fazira

Editor: Ufqil Mubin

Area Kumuh di Tenggarong akan Disulap Jadi Obyek Wisata Unggulan, Dinas Perkim Kukar Alokasikan Anggaran Rp 200 Miliar

BERITAALTERNATIF.COM – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kukar akan mengembangkan sejumlah area yang terlihat kumuh di Tenggarong menjadi obyek wisata unggulan.

Kepala Dinas Perkim Kukar Maman Setiawan mengungkapkan bahwa pihaknya akan menata dengan rapi area seluas 1,3 kilometer persegi di Jalan Kartini dan Jalan DI Panjaitan.

Kata dia, program tersebut bertujuan meningkatkan daya tarik wisatawan lokal, nasional, dan mancanegara untuk mengunjungi Kukar.

Area wisata ini mengusung konsep pengembangan ekonomi kemasyarakatan berbasis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Ia mendorong area tersebut sebagai ikon wisata unggulan di Kukar. “Kawasan kumuh ini ditata dengan rapi; tidak ada bangunan yang membelakangi anak Sungai Mahakam,” ucapnya, Rabu (3/5/2023).

Dalam perencanaan program ini, Dinas Perkim Kukar telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 200 miliar.

“Anggaran itu digunakan untuk membongkar 196 rumah warga yang berasal di pinggiran anak Sungai Mahakam dan dibangun 300 unit bangunan ukuran 6×7 meter dengan bentuk yang seragam,” jelasnya.

Pembangunan rumah-rumah tersebut akan mengusung konsep yang bernuansa adat Kutai.

Permukiman baru itu, sambung dia, akan dihuni oleh warga setempat yang memiliki usaha berbasis UMKM berdasarkan tipe usaha yang ditentukan oleh Pemkab Kukar, khususnya UMKM yang mendukung pengembangan obyek wisata di area tersebut.

“Bagi warga yang memiliki usaha bisa mengisi bangunan itu. Jadi, ekonomi lokal dapat, wisatanya dapat, lapangan pekerjaan jadi banyak, dan lingkungan pun jadi terjaga kebersihannya,” ujar Maman.

Sepanjang kawasan itu pun akan dibangun taman, wisata kapal, tempat kuliner tradisional dan modern, serta 30 persen di antaranya akan dialokasikan untuk ruang terbuka.

“Selain itu, terdapat tempat souvernir dan teater mini yang sesuai dengan desain wisata seperti yang ada di Malioboro daerah Yogyakarta,” terangnya. (adv)

Penulis: Nadya Fazira

Editor: Ufqil Mubin

Bupati Kukar Ingin Program Terang Kampungku di Desa Muara Enggelam Jadi Percontohan

BERITAALTERNATIF.COM – Bupati Kukar Edi Damansyah menyampaikan pencapaian dan target Pemkab Kukar berdasarkan RPJMD tahun 2022-2026.

Hal itu disampaikannya dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pemkab Kukar yang dilaksanakan di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Kukar pada Selasa (2/5/2023).

Pada kesempatan tersebut, ia memaparkan Program Terang Kampungku yang telah dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kukar.

Bupati mengungkapkan bahwa Program Terang Kampungku merupakan bagian dari usaha Pemkab mengalirkan listrik ke seluruh wilayah Kukar.

Menurut dia, sejumlah desa di Kukar masuk dalam kategori remote area. Desa-desa tersebut belum bisa mendapatkan aliran listrik dari PLN.

Pemkab Kukar, sambung dia, mengakalinya dengan mengembangkan listrik tenaga surya lewat Program Terang Kampungku.

Program tersebut dinilainya berhasil karena didukung berbagai elemen, salah satunya Politeknik Negeri Samarinda (Polnes).

Kata dia, Polnes telah melakukan kajian studi berkenaan dengan konsep, kapasitas, dan teknis kerja di lapangan sebelum program tersebut diwujudkan di desa-desa di Kukar.

“Ini kita kan sudah berhasil tenaga surya seperti di Desa Muara Enggelam. Kita ingin keberhasilan ini bisa kita aplikasikan juga ke desa-desa lain yang masuk kategori remote area,” ujarnya.

Bupati menegaskan, setiap program Pemkab Kukar harus dijalankan berbasis data yang akurat, yang tidak semata didasarkan data sekunder.

Ia memerintah semua kepala dinas mengajak tim mereka mengecek lapangan sebelum menjalankan program-program pembangunan di Kukar.

“Saya memerintahkan itu supaya tepat sasaran, supaya mereka tahu gambaran dari karakteristik 193 desa di Kukar, terutama zona Pesisir, Tengah, Hulu,” pungkasnya. (*)

Penulis: Nadya Fazira

Editor: Ufqil Mubin

Bupati dan Wabup Evaluasi Program Empat Dinas di Lingkungan Pemkab Kukar

BERITAALTERNATIF.COM – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah dan Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin melakukan evaluasi terhadap kinerja sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kukar.

Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pemkab Kukar tersebut dilaksanakan di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Kukar pada Selasa (2/5/2023).

Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan OPD seperti Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Pekerjaan Umum, dan Dinas Perhubungan Kukar.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Edi mengevaluasi infrastruktur jalan lingkungan, Program Terang Kampongku dan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Kukar.

Bupati melakukan evaluasi serta memaparkan capaian program daerah serta target yang ingin dicapainya berdasarkan perencanaan pembangunan daerah yang tertuang dalam RPJMD tahun 2022-2026.

Menurut Bupati, setiap OPD tak hanya menjalankan program yang telah dicanangkan, tetapi juga seyogyanya melihat manfaat semua kegiatan terhadap kesejahteraan masyarakat Kukar.

“Pekerjaan sudah selesai dilakukan, dilihat bagaimana kemanfaatannya untuk masyarakat,” ucap Bupati.

Dia mencontohkan Program Pamsimas yang telah direalisasikan oleh Disperkim Kukar. Program tersebut telah berjalan selama tiga tahun terakhir.

Pemkab Kukar, sambung dia, akan melanjutkan Program Pamsimas pada tahun 2023. Pasalnya, masih terdapat sejumlah desa di Kukar yang belum bisa sepenuhnya memenuhi kebutuhan air bersih dan sanitasi mereka.

“Kita perlu menindaklanjuti dengan meningkatkan kapasitas semua jaringan sambungan rumah yang belum tersambung ke setiap rumah warga. Itu perlu atensi lanjutan,” imbuhnya.

Ia menegaskan, ke depan Pamsimas perlu dijalankan secara maksimal. Penyediaan air bersih dan sanitasi juga mesti dirasakankan secara merata oleh masyarakat Kukar.

“Apalagi ini berbicara soal air bersih yang menjadi kebutuhan dasar manusia. Jangan sampai di 2023 pengerjaan ini tidak selesai,” tegasnya. (*)

Penulis: Nadya Fazira

Editor: Ufqil Mubin