BERITA TERBARU

Camat Tenggarong Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Korban Tuntut Terduga Pelaku Diproses Hukum

ADAKALTIM.COM – Kasus pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh Camat Tenggarong Sukono kini sudah sampai pada tahap penyelidikan di Polres Kukar.

Reka adegan kasus yang melibatkan korban berinisial LH (26) tersebut sudah dilaksanakan pada Rabu kemarin.

LH yang ditemui media ini pada Kamis (18/5/2023) siang berharap kasus tersebut diproses sesuai aturan yang berlaku.

Ia menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berdamai dengan terduga pelaku pelecehan tersebut.

Selain karena ingin memberikan efek jera, terlapor juga tak mempunyai itikad baik untuk meminta maaf kepada LH dan keluarganya.

“Intinya kita ikuti proses hukum yang berlaku,” katanya.

Jika kasus yang dilaporkannya tak diproses dan dinaikkan status terlapor oleh penyidik, ia bersama keluarganya akan bertemu dengan Kapolres Kukar untuk meminta keadilan.

Sejak pelecehan seksual menimpanya pada 2 Mei lalu, LH belum berani kembali bekerja di Kantor Camat Tenggarong.

Sejak 2020 lalu, LH memang bekerja di Kantor Camat Tenggarong sebagai pegawai honorer.

Dia mengaku trauma bila kembali bertemu dengan Sukono di Kantor Camat Tenggarong.

Untuk menghilangkan trauma dalam dirinya, kini ia tengah ditangani dan didampingi oleh psikolog.

LH mengaku pelecehan seksual yang diduga dilakukan oleh Camat tersebut terjadi pada 2 Mei lalu sekitar pukul 15.30 Wita.

Kronologisnya, Sukono memanggil LH dengan alasan ingin bersalaman dan halalbihalal dalam momentum Idulfitri 1444 Hijriah.

Setelah ia masuk ke dalam ruangan, Sukono tidak hanya mencium pipi dan jidatnya, namun juga memegang dagu dan meremas dada LH.

Sebelum itu, menurut pengakuan LH, Sukono sering merayunya dengan gombalan-gombalan.

Ia juga mengaku sering dilecehkan secara verbal di depan banyak orang oleh Sukono.

“Sebagai orang yang tersakiti, kata-kata dia susah saya lupakan,” ungkapnya.

LH dan keluarganya berharap kasus tersebut segera diproses secara hukum oleh kepolisian.

Dia menginginkan Sukono mendapatan balasan setimpal atas perbuatannya.

Selain itu, ia berharap agar Sukono segera ditetapkan sebagai tersangka, ditahan, dan dipecat secara tidak terhormat dari jabatannya.

“Kalau bisa dia harus dipenjara. Karena ini pelecehan sudah mengganggu mental saya secara verbal maupun fisik,” tegasnya.

LH juga berharap kepada Bupati Kukar Edi Damansyah untuk mengambil tindakan tegas atas pelecehan seksual yang menimpanya.

Dia khawatir kasus yang sama terus terjadi bila Sukono tidak dipecat dan diproses secara hukum.

“Dengan banyak kelebihan materinya, takutnya dia masih melakukan (pelecehan seksual). Jadi, dia harus dipecat dan dipenjara,” harapnya.

Media ini telah berusaha meminta tanggapan Sukono atas pernyataan korban pelecehan tersebut.

Namun, baik pesan maupun panggilan telepon awak media ini, belum dijawab hingga berita ini diterbitkan. (*)

Penulis: Arif Rahmansyah
Editor: Ufqil Mubin

Galian C Diduga Tak Berizin, Kepala Desa Jembayan dan Loa Kulu Kota Layangkan Protes

ADAKALTIM.COM – Kepala Desa Loa Kulu Kota Mohamad Rizali  menanggapi aktivitas galian C di area antara Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Ia mengungkapkan, selama aktivitas galian tersebut berjalan, pihaknya tak pernah memberikan izin kepada pelaku galian.

Meski lokasi penggaliannya berada di wilayah Desa Jembayan, warga Desa Loa Kulu juga menerima dampak buruk dari aktivitas tersebut.

Rizali mengaku pernah mendatangi dan menegur para pekerja supaya membersihkan tanah yang tercecer di jalan umum. Namun, teguran itu tidak pernah dihiraukan.

“Seakan tidak ada itikad dengan Pemdes,” ucapnya.

Sejauh ini, sambung dia, belum ada koordinasi lanjutan dari pelaku galian tersebut. Pemilik galian juga belum memberikan laporan kepada Pemdes Loa Kulu Kota.

“Karena kalau ada koordinasi kita tahu aktivitasnya apa saja. Kita bisa kasih saran. Kalau ada masalah kita akan tanggapi,” jelasnya.

“Setidaknya ada laporlah sama desa, sehingga kami bisa berkoordinasi dengan Babinsa setempat,” tutupnya.

Rizali berharap para pekerja galian membersihkan jalan umum sehingga para pengendara tak terganggu dengan aktivitas pengangkutan tanah tersebut.

Kepala Desa Jembayan Erwin juga menanggapi aktivitas galian tersebut. Ia pun mengakui bahwa pelaku galian C ini tak pernah memberikan laporan kepada Pemdes Jembayan.

Ia juga tidak mengetahui status perizinan aktivitas galian C itu. Erwin pun mengaku keberatan dengan pengangkutan tanah yang telah meresahkan warga tersebut.

“Harusnya saya yang komplain ke mereka. Kerja di wilayah saya tapi tidak pernah melapor,” tegasnya.

Dia mengungkapkan, para pekerja yang beraktivitas dalam galian tersebut merupakan warga RT 19 Desa Loa Kulu Kota.

“Bahkan sampai pembersih jalannya yang kerja lain orang Jembayan,” bebernya.

Erwin menekankan agar para pekerja galian tersebut mengurus perizinan sebelum beraktivitas di wilayah Jembayan.

“Harusnya sebelum memulai aktivitas izin dulu karena kita kerja di wilayah orang,” pungkasnya.

Kepala Desa Jembayan, Erwin. (Istimewa)

Diketahui, aktivitas galian C di Desa Jembayan tersebut meresahkan warga setempat karena memunculkan debu yang mengganggu aktivitas warga.

Tanah yang tercecer dari truk pengangkut tanah juga membuat jalan umum di sekitar aktivitas penggalian tersebut mengakibat jalan umum berdebu dan licin.

Kondisi jalan yang licin disebabkan hujan pun membuat 11 orang pengendara motor mengalami kecelakaan di jalan umum tersebut. (*)

Penulis: Arif Rahmansyah

Editor: Ufqil Mubin

Dispora Kukar Perbaiki Sarana Olahraga, Aji Ali: Bentuk Dukungan Pemda untuk Pengembangan Atlet

BERITAALTERNATIF.COM – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sedang melakukan perbaikan beberapa sarana dan prasarana olahraga, khususnya di Kota Tenggarong.

Perbaikan fasilitas tersebut diharapkan dapat memfasilitasi para calon atlet di Kukar menyiapkan diri untuk mengikuti ajang di tingkat lokal, regional, nasional, hingga internasional.

Saat ini, Dispora Kukar telah menggelontorkan dana yang cukup fantastis untuk memperbaiki sarana olahraga, salah satunya Stadion Rondong Demang Tenggarong.

Sebagai pusat lapangan olahraga untuk pelatihan Sekolah Sepak Bola (SSB) di Tenggarong, Rondong Demang dan Lapangan Pemuda akan segera ditata dengan baik.

Perbaikan sarana olahraga tersebut merupakan bentuk komitmen dan kepedulian pemerintah daerah terhadap dunia olahraga di Kukar.

Kepala Dispora Kukar Aji Ali Husni berharap fasilitas yang disiapkan oleh pemerintah daerah dapat menambah semangat para pelatih cabang olahraga, khususnya sepak bola, untuk terus mencetak atlet-atlet baru dan andal.

“Harapan kami kawan-kawan yang aktif menjadi pelatih di masing-masing SSB untuk tetap semangat menjadikan ini motivasi untuk mencetak atlet Kukar,” ungkap Ali, Rabu (17/5/2023).

Selain lapangan sepak bola, Dispora Kukar sudah memfasilitasi lapangan mini soccer. Penyediaan fasilitas tersebut untuk membuka peluang bagi pengembangan atlet di Kukar.

“Nanti kalau ada adik-adik SSB yang mau mencoba melatih di sana, kita akan fasilitasi karena kita totalitas,” ujarnya.

Ia berharap anak-anak muda Kukar yang ingin fokus menjadi atlet profesional memiliki komitmen dan konsistensi untuk menjaga kedisplinan serta kesehatan tubuh dengan terus mengikuti pelatihan.

“Kalau kita mau menjadi atlet profesional, artinya pelatihannya juga harus profesional,” tutur Ali. (adv)

Penulis: Arif Rahmansyah

Editor: Ufqil Mubin

Kepala Dispora Nilai Taufany Muslihuddin Harumkan Nama Kukar

BERITAALTERNATIF.COM – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Aji Ali Husni menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas perjuangan pemain sepak bola Timnas Indonesia Taufany Muslihuddin yang berlaga di final SEA Games 2023 di Kamboja.

Pencapaian tersebut merupakan kebanggaan tersendiri bagi masyarakat, khususnya Dispora Kukar.

“Kita bangga ada anak asli Tenggarong Kukar bisa membawa Timnas Indonesia menjadi juara,” kata Ali, Rabu (17/5/2023).

Hasil tersebut dinilai Ali sebagai bukti kerja keras semua tim serta pemain Timnas Indonesia, termasuk Taufany.

Ia pun menyarankan agar atlet-atlet di Kukar terus berlatih. Sebab, tidak ada perjuangan yang mengkhianati hasil.

Ali mengungkapkan, banyak pemain sepak bola berbakat di Kukar yang berkeinginan membela Timnas Indonesia.

Pencapaian Taufany diharapkannya bisa membawa motivasi tersendiri bagi pemain-pemain Kukar.

“Karena semua atlet itu pasti bermimpi dan berkeinginan untuk menjadi skuad di masing-masing cabang olahraga, salah satunya sepak bola. Keinginan akhir dari pemain adalah menjadi bagian dari Timnas. Ini sudah diwujudkan Taufany,” tuturnya.

Dia mengatakan, Dispora Kukar melalui Askab PSSI, KONI, dan cabang olahraga lainnya akan terus mengembangkan potensi dan bakat para atlet muda di Kukar.

Pihaknya juga mempertimbangkan untuk memberikan penghargaan khusus kepada para atlet yang berprestasi dan mendapatkan medali di SEA Games Kamboja. “Kami akan segera membicarakannya dengan Bupati,” katanya. (adv)

Penulis: Arif Rahmansyah

Editor: Ufqil Mubin

DPMD Kukar Kembali Buka Pendaftaran untuk Calon Pendekar Idaman

BERITAALTERNATIF.COM – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali membuka pendaftaran Tenaga Pendamping Desa dan Kelurahan (Pendekar) Kukar Idaman.

Hal itu disampaikan Kepala DPMD Kukar Arianto kepada awak media beritaalternatif.com pada Senin (15/5/2023).

Sekitar 63 desa dan kelurahan di Kukar masih mengalami kekosongan pendamping. Pasalnya, banyak pendekar yang mengundurkan diri.

Beberapa masalah yang menjadi penyebab pengunduran diri tersebut, kata Arianto, karena sebagian pendekar mengeluhkan jarak tempuh yang cukup jauh.

Sebab, sebagian pendekar mendaftarkan diri di desa yang bukan tempat asal mereka.

Dia mengungkapkan, pembukaan pendaftaran untuk Pendekar Kukar Idaman kali ini tak sama dengan rekrutmen sebelumnya.

Arianto menyebutkan, para pendaftar merupakan delegasi atau seseorang yang ditunjuk oleh kepala desa setempat serta berdomisili di desa tersebut.

“Kita tidak buka secara umum. Calon yang mendaftar harus melalui pengajuan kepala desa,” ujarnya.

Sebanyak tiga orang yang diusulkan oleh kepala desa akan mengikuti seleksi. Kemudian, calon pendekar yang dinilai layak oleh panitia seleksi akan ditugaskan di desa tersebut.

Ia berharap para calon Pendekar Kukar Idaman memiliki kesediaan dalam membantu tugas pemerintah desa.

Selain itu, dia juga menegaskan kepada para calon pendekar agar memahami isi kesepakatan dalam kontrak kerja selama menjadi pendekar.

“Penting juga para pendekar ketahui bahwa mereka harus mampu menguasai proses pelaksanaan serta tata kelola yang ada di desanya,” pungkas Arianto. (adv)

Penulis: Arif Rahmansyah

Editor: Ufqil Mubin

Tingkatkan Kualitas Pelayanan Pegawai, Diskop Kukar Adakan Bimbingan dan Pelatihan

BERITAALTERNATIF.COM – Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop-UKM) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengadakan bimbingan dan pelatihan untuk para pegawai Diskop-UKM Kukar.

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Diskop-UKM tersebut dilaksanakan guna meningkatkan kualitas serta kapasitas para pegawai dalam menjalankan tugas mereka.

Kepala Diskop-UKM Kukar, Tajuddin menjelaskan, kegiatan tersebut dilaksanakan pada 14-17 Mei 2023.

“Kegiatannya tiga hari dengan materi yang berbeda,” jelas Tajuddin, Rabu (17/5/2023).

Dia mengurai, pemateri yang diundang dalam pelatihan tersebut memberikan pemahaman tentang pengelolaan keuangan daerah dan pertanggungjawaban penataan perusahaan dan rapat anggota tahunan koperasi.

Kegiatan tersebut bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada SDM dan para karyawan di Diskop-UKM Kukar.

“Narasumber untuk masalah keuangan kemarin dari BPKAD karena memang bidangnya. Untuk hari ini narasumbernya dari Samarinda,” terangnya.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menambah wawasan aparatur pegawai, sehingga mereka bisa meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Kukar.

“Harapannya dengan kegiatan ini bisa menambah wawasan dari karyawan karena perkembangan sekarang menuntut kita agar lebih cepat merespons, termasuk meningkatkan potensi diri,” pungkasnya. (adv)

Penulis: Arif Rahmansyah

Editor: Ufqil Mubin