BERITA TERBARU

Optimasi Akses Wisata Kukar: Sinergi Dispar dan Stakeholder Demi Kemudahan Kunjungan

KUTAI KARTANEGARA – Dalam rangka memajukan sektor pariwisata, Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) mengambil langkah strategis dengan meningkatkan aksesibilitas menuju destinasi wisata.

Koordinasi yang intensif dilakukan bersama Bappeda Kukar dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) untuk membangun dan memperbaiki infrastruktur jalan, sehingga memudahkan masyarakat dan wisatawan mengunjungi berbagai obyek wisata.

“Sehingga kendala yang dialami tersebut dapat dicarikan solusi, atau dikerjakan oleh pihak-pihak terkait,” kata Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata Dispar Kukar, M Ridha Fatrianta, Minggu (5/5/2024)

Salah satu proyek yang menjadi fokus adalah pembangunan infrastruktur akses menuju Air Terjun Kota Bangun, yang terus berlangsung hingga selesai.

“Pembangunan jalan tersebut dapat memudahkan masyarakat atau pengunjung, untuk menuju destinasi wisata,” ungkap Fatrianta.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa jalan poros Kota Bangun menuju destinasi wisata Desa Pela telah menjadi perhatian pemerintah daerah, yang telah berkoordinasi dengan Pemprov Kaltim untuk perbaikan.

“Jalan poros Kota Bangun tersebut ialah wewenang Pemprov Kaltim, maka dari itu kita telah koordinasi dengan Pemprov Kaltim,” terangnya.

Koordinasi yang berkelanjutan dengan stakeholder terkait diharapkan dapat membawa kemajuan bagi sektor pariwisata di Kukar.

“Kami berharap, sinergi yang dibangun selama ini bisa berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif kepada masyarakat,” tutupnya. (ADV)

Etam Begenjoh di Malang, Sinergi Dispar Kukar dan Mahasiswa Pelajar dalam Promosi Budaya dan Pariwisata

KUTAI KARTANEGARA – Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan menggelar kegiatan “Etam Begenjoh” di Kota Malang, Jawa Timur, sebagai bagian dari upaya promosi pariwisata dan ekonomi kreatif daerah.

Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Dispar Kukar dan komunitas mahasiswa serta pelajar Kukar yang tengah menuntut ilmu di Malang.

“Kami memilih Malang sebagai lokasi ‘Etam Begenjoh’ tahun ini, menyusul sukses kerjasama serupa di Yogyakarta dengan nama ‘Eroh Bebaya’,” ujar Triyatma, Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Kukar, pada Minggu (5/5/2024).

“Kami berambisi memperkenalkan kekayaan seni dan budaya Kukar, termasuk seni keraton, seni pesisir, dan seni pedalaman, serta permainan tradisional yang akan kami bawa langsung dari Kukar,” tambah Triyatma.

Inisiatif ini juga didukung oleh mahasiswa Kukar di Malang, yang berkeinginan kuat untuk memperkenalkan dan mempromosikan potensi wisata Kukar.

“Kami berharap ‘Etam Begenjoh’ dapat menjadi jembatan budaya yang menghubungkan Kukar dengan masyarakat luas di Malang,” tegas Triyatma.

Acara ini dijadwalkan berlangsung di alun-alun kota Malang, memanfaatkan keramaian malam minggu sebagai kesempatan untuk menarik perhatian dan minat pengunjung.

“Ini adalah langkah strategis untuk memperluas jangkauan promosi pariwisata Kukar,” pungkas Triyatma. (ADV)

Kota Raja Running Festival 2024: Ajang Olahraga dan Rekreasi Wisata Kukar

KUTAI KARTANEGARA – Dalam upaya meningkatkan kesehatan fisik dan mental masyarakat, serta mempromosikan potensi wisata lokal, Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) akan menyelenggarakan Kota Raja Running Festival pada tahun 2024.

Festival lari yang dijadwalkan berlangsung di Taman Kota Raja ini, menargetkan partisipasi lintas generasi, dari anak-anak hingga dewasa.

Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Kukar, Triyatma, mengumumkan bahwa festival ini akan diadakan pada bulan Mei dan berlangsung selama dua hari.

“Kami membagi kategori peserta menjadi dua, yaitu dewasa dan anak-anak, untuk memberikan kesempatan kepada semua kalangan untuk berpartisipasi,” ujar Triyatma, Minggu (5/5/2024).

Untuk kategori dewasa, jarak yang ditentukan adalah 5 km dan 10 km, sementara jarak untuk kategori anak-anak masih dalam tahap penentuan.

“Kami ingin memastikan bahwa kegiatan ini tidak hanya tentang berlari, tetapi juga tentang berekreasi. Oleh karena itu, rute yang akan dilalui peserta akan melewati berbagai objek wisata menarik di Kukar, seperti Pulau Kumala dan museum,” tambah Triyatma.

Selain sebagai sarana olahraga, Kota Raja Running Festival juga bertujuan untuk memperkenalkan dan mempromosikan potensi wisata Kutai Kartanegara.

“Acara ini terbuka untuk umum, sehingga kami mengundang masyarakat dari luar daerah untuk bergabung dalam festival ini,” sambung Triyatma.

Dengan inovasi ini, Dispar Kukar berharap dapat menggabungkan aspek rekreasi dan olahraga dalam satu paket kegiatan yang menarik, sekaligus memperkuat identitas Kukar sebagai destinasi wisata yang dinamis dan sehat. (ADV)

Kutai Kartanegara Siap Gelar 40 Event Pariwisata di 2024: Upaya Penguatan Ekonomi Lokal

KUTAI KARTANEGARA – Dalam upaya menggalang kolaborasi dan mendorong ekonomi lokal, Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) telah mengumumkan rencana ambisius untuk menyelenggarakan 40 event pariwisata sepanjang tahun 2024.

Kegiatan-kegiatan ini telah tercatat dalam Kalender Event 2024 Kutai Kartanegara dan akan berlangsung di berbagai lokasi di wilayah Kukar.

Triyatma, Kabid Pemasaran Pariwisata Dispar Kukar, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menjamin kesuksesan acara-acara tersebut.

“Kami akan melibatkan Kekraf Kukar, pelaku usaha, UMKM, pelaku seni dan budaya, serta pihak terkait lainnya,” ucapnya, Jumat (3/5/2024).

Menurut Triyatma, event dan festival ini adalah bagian dari Program Kukar Kaya Festival, yang selaras dengan visi ke-3 masa kepemimpinan Bupati Kukar Edi Damansyah dan Wabup Kukar Rendi Solihin.

“Program ini telah diintegrasikan ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar tahun 2021-2026,” katanya.

Dalam periode 2021-2026, direncanakan akan ada total 100 festival dan event.

“Kami siap menambahkan anggaran di APBD Perubahan jika diperlukan, terutama untuk memperkuat acara-acara di K3F,” kata Triyatma.

Program ini diharapkan dapat menjadi wadah pengentasan kemiskinan dan penguatan ekonomi lokal yang langsung dirasakan oleh masyarakat.

Dengan penyelenggaraan event ini, diharapkan akan ada peningkatan jumlah wisatawan, kapasitas penginapan, dan dampak positif bagi pelaku UMKM dan seniman.

“Kami berharap ini akan memberikan kontribusi signifikan bagi perekonomian lokal,” lanjut Triyatma.

Beberapa acara besar yang telah diselenggarakan termasuk Peringatan Peristiwa Merah Putih, Festival Ogoh-ogoh, dan lainnya.

Selain itu, Dispar Kukar juga telah mempersiapkan acara untuk waktu dekat, seperti KFBN, Erau Sabintulung, dan Tenggarong Kutai Carnival.

“Beberapa acara telah dilaksanakan, sementara yang lain masih dalam tahap pengembangan dan persiapan,” pungkas Triyatma. (ADV)

Festival Budaya Kutai Adat Lawas: Warisan Kebudayaan yang terus hidup di Kukar

KUTAI KARTANEGARA– Komitmen kuat terpancar dari Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam mendukung Festival Budaya Kutai Adat Lawas.

Acara yang telah terselenggara di Desa Kedang Ipil, Kecamatan Kota Bangun, pada 19 April 2024, ini merupakan langkah strategis untuk memperluas pengenalan kekayaan budaya lokal.

Antoni Kusbiantoro, Kepala Bidang Pengembangan Industri Pariwisata Dispar Kukar, menegaskan dukungannya.

“Festival ini telah menjadi bagian integral dari kalender acara kami. Kami berambisi agar melalui kegiatan ini, masyarakat luas dapat lebih mendalami dan menghargai warisan budaya yang kita miliki,” tutur Antoni pada hari Jumat, (3/5/2024).

Festival ini tidak hanya menjadi perhatian utama dalam agenda Dispar Kukar, tetapi juga menjadi bagian dari rangkaian festival yang meriah di seluruh wilayah Kukar, mencakup zona hulu, tengah, dan pesisir.

“Tahun ini, festival diadakan dengan melibatkan partisipasi dari semua kecamatan yang ada di Kukar,” imbuh Antoni.

Lebih dari sekadar perayaan budaya, festival ini juga berkontribusi positif terhadap ekonomi lokal. Antoni menekankan pentingnya menciptakan peluang bagi para pelaku usaha, seniman, dan komunitas lokal.

“Festival ini menjadi platform promosi yang efektif untuk potensi wisata daerah dan membuka kesempatan bagi para pelaku seni serta usaha untuk menunjukkan karya dan produk mereka,” jelasnya.

Program Kukar Idaman, yang termasuk dalam Festival Kukar Kaya, adalah upaya nyata pemerintah daerah dalam mewujudkan visi pembangunan.

Dengan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui serangkaian festival, diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kukar. (ADV)

Dispar Kukar Tingkatkan Standar Pemandu Wisata dengan Sertifikasi Nasional

KUTAI KARTANEGARA – Dalam langkah strategis untuk meningkatkan standar layanan pariwisata, Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) menggagas program sertifikasi bagi pemandu wisata.

Program ini dirancang untuk memastikan bahwa pemandu wisata di wilayah tersebut memiliki keahlian yang terstandarisasi dan mampu memberikan pengalaman terbaik bagi para pengunjung.

Kepala Bidang Pengembangan Destinasi Wisata Dispar Kukar, Ridha Fatrianta, menekankan pentingnya program ini, “Proses pendataan sedang dilakukan untuk mengetahui pemandu wisata dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) mana yang memenuhi syarat untuk mengikuti sertifikasi dari Badan Sertifikasi Nasional,” ujar Ridha pada hari Jumat (3/5/2024).

Ridha menjelaskan bahwa inisiatif ini bukanlah yang pertama, mengingat tahun sebelumnya telah diadakan pelatihan serupa.

“Tahun ini, kami akan melangkah lebih jauh dengan memberikan sertifikasi kepada mereka yang telah kami latih,” tambahnya, menandaskan bahwa proses sertifikasi akan melibatkan ujian komprehensif.

Dengan 56 Pokdarwis yang terdaftar, Dispar Kukar berkomitmen untuk memberikan pendampingan intensif, meskipun tidak semua kelompok aktif berpartisipasi.

“Kami akan memberikan pendampingan bagi Pokdarwis yang terlibat dalam program sertifikasi,” lanjut Ridha.

Komitmen ini mencerminkan visi Dispar Kukar untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengembangan pariwisata. Dengan harapan, peningkatan kualitas layanan ini akan memperkaya pengalaman wisatawan dan mendukung pertumbuhan pariwisata di Kutai Kartanegara. (ADV)