BERITA TERBARU

Andi Satya Ajak Pemilih Muda Berperan Aktif di Pilkada 2024 Kaltim

Samarinda – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur, Andi Satya Adi Saputra, mengajak generasi muda untuk berperan aktif dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Politisi Partai Golkar ini menyatakan, pemilih muda, terutama dari kalangan generasi Z dan milenial, akan menjadi kelompok penentu dalam menentukan masa depan Kaltim.

“Dari kaca mata DPRD Kaltim, pemilih terbanyak saat ini adalah generasi Z dan milenial. Kita sangat berharap banyak kepada para pemuda untuk turut serta dalam pesta demokrasi ini,” ujar Andi Satya, Rabu (6/11/2024).

Menurutnya, pemuda yang dimaksud mencakup mereka yang berusia antara 10 hingga 24 tahun, yang kini menjadi penggerak utama dalam berbagai sektor masyarakat, termasuk politik dan sosial.

“Kami berharap para pemuda bisa ikut berpartisipasi dalam Pilkada 2024 untuk menentukan calon pemimpin yang akan membawa Kaltim ke arah yang lebih baik,” tambahnya.

Andi Satya juga menekankan pentingnya partisipasi pemuda dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi bonus demografi pada 2045.

Dengan ledakan jumlah pemuda, ia berharap hal ini bisa menjadi kekuatan besar yang melahirkan generasi emas, bukan sebaliknya menjadi generasi yang kehilangan arah.

“Semoga dengan banyaknya pemuda yang saat ini ada, kita bisa menghasilkan generasi emas, bukan generasi cemas. Bonus demografi 2045 nanti harus dimanfaatkan sebaik mungkin agar tidak sia-sia,” jelasnya.

Dengan semangat tersebut, Andi Satya berharap Pilkada 2024 dapat menjadi momentum bagi pemuda Kaltim untuk memilih pemimpin yang bijak dan membawa perubahan positif bagi daerah. (adv)

Satpol PP Kukar Gelar Patroli untuk Tertibkan Remaja di Jalur Dua dan Area Turap Timbau

Tenggarong – Menyusul ramainya perbincangan di media sosial mengenai aktivitas remaja yang melakukan Sunday Morning Ride (sunmori) di jalur dua serta keramaian remaja yang berpasangan di area turap Timbau, Satpol PP Kutai Kartanegara (Kukar) mengambil langkah untuk meningkatkan patroli di kawasan tersebut demi menjaga ketertiban masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kukar, Janhariansyah, pria yang akrab disapa Jhon tersebut menyampaikan tindakan ini dilakukan untuk mencegah gangguan terhadap warga sekitar.

Ia menjelaskan aksi sunmori di jalur dua, yang sering disertai kebut-kebutan itu, menimbulkan kekhawatiran karena berpotensi membahayakan pengguna jalan lainnya.

“Untuk remaja yang melakukan sunmori dan kebut-kebutan di jalur dua itu sangat membahayakan,” ungkapnya, Rabu (6/11/24)

Selain itu, fenomena keramaian di area turap Timbau yang dipenuhi remaja, termasuk pasangan, semakin meningkat sejak pandemi mereda.

Menurut Jhon, sebagian besar pengunjung yang datang bukanlah remaja setempat, melainkan dari luar kota Tenggarong.

Patroli rutin pun dilakukan Satpol PP Kukar sebanyak tiga hingga empat kali dalam seminggu, terutama pada malam hari saat jam-jam rawan sebagai upaya pencegahan bila terjadi keributan dan hal yang tidak diinginkan.

Jhon berharap dengan adanya patroli yang ditingkatkan, ketertiban dan kenyamanan masyarakat di area jalur dua dan turap Timbau dapat tetap terjaga, sehingga aktivitas remaja di sana tidak mengganggu lingkungan sekitar.

Dalam patroli tersebut, pihaknya juga memberikan teguran dan edukasi secara humanis kepada remaja serta masyarakat yang berkumpul di sana, termasuk kepada para pedagang kaki lima di area turap, agar tercipta ketertiban tanpa menimbulkan kegaduhan.

“Kami selalu menyelingi dengan teguran dan edukasi dengan cara yang humanis agar tidak terjadi kegaduhan atau hal-hal yang tidak kita inginkan,” pungkasnya. (adv/ak)

Didik Agung Perjuangkan Alsintan untuk para Petani Sido Mukti di Kecamatan Muara Kaman

Samarinda – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Didik Agung Eko Wahono, menggelar kegiatan serap aspirasi (reses) di Desa Sido Mukti, Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara, pada Selasa (5/11/2024).

Kegiatan ini bertujuan untuk mendengarkan keluhan dan harapan warga, khususnya para petani setempat terkait kesulitan yang mereka hadapi dalam mengakses bantuan alat-alat pertanian (alsintan).

Warga desa mengungkapkan bahwa bertani merupakan pekerjaan utama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, namun banyak petani di Desa Sido Mukti kesulitan dalam mengakses peralatan pertanian yang dapat mempermudah proses bertani.

Salah satu permintaan utama mereka adalah bantuan mesin penggarap sawah, seperti traktor, agar mereka dapat bekerja lebih efisien dan meningkatkan hasil pertanian.

“Kami berharap pak dewan bisa memberi kami bantuan mesin penggarap sawah seperti traktor, agar kami lebih mudah untuk bertani,” ujar salah seorang warga yang hadir dalam reses.

Selain itu, warga juga meminta bantuan berupa pengeboran atau pompa air. Pasalnya, saat musim kemarau, Desa Sido Mukti sering dilanda kekeringan yang menghambat proses pertanian. Warga berharap adanya bantuan pengeboran atau pompa air agar distribusi air untuk pertanian lebih lancar.

“Jika sudah musim kemarau, desa kami sering kekeringan, jadi kami berharap ada bantuan pengeboran atau pompa air untuk mempermudah pengairan lahan pertanian,” tambah warga lainnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, H. Mohammad Nasih Aschal, salah satu anggota DPRD Kaltim yang turut hadir, berjanji untuk menampung semua keluhan dan aspirasi para petani guna dibahas lebih lanjut di Dewan Provinsi.

Ia berkomitmen untuk berkoordinasi dengan dinas terkait agar kebutuhan masyarakat dapat terakomodir dengan baik.

“Saya akan berkoordinasi dengan pihak dinas terkait untuk memfasilitasi apa yang menjadi keluhan masyarakat, agar mempermudah dan mensejahterakan para petani. Kita harus ingat bahwa negara kita adalah negara agraria, sehingga sangat penting untuk mendukung petani dalam meningkatkan kesejahteraan mereka,” jawab H. Mohammad Nasih Aschal.

H. Mohammad Nasih juga mencatat beberapa poin penting yang menjadi perhatian dalam pertemuan tersebut, seperti kesejahteraan petani, penyediaan fasilitas pertanian, serta penyaluran hasil panen petani.

Ia menekankan bahwa harga jual hasil pertanian harus lebih menguntungkan bagi petani agar pendapatan mereka dapat mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“Yang terpenting adalah hasil panen para petani, ini perlu perhatian khusus. Harga jual hasil pertanian harus lebih tinggi agar petani bisa mendapatkan penghasilan yang layak,” harapnya.

Kegiatan reses ini menjadi momentum penting bagi masyarakat Desa Sido Mukti untuk menyampaikan kebutuhan dan harapan mereka, sekaligus sebagai langkah awal dalam meningkatkan kesejahteraan petani di daerah tersebut. (Adv)

Sapto Terima Aspirasi Masyarakat Terkait Pembangunan Drainase

Samarinda – Anggota DPRD Provinsi Kaltim dari Fraksi Partai Golkar, Sapto Setyo Pramono, menggelar reses di Jalan Padat Karya, RT 53, Kelurahan Sempaja Timur, Kota Samarinda, pada Senin (5/11/2024) pukul 11.00 WITA.

Dalam kegiatan tersebut, Sapto menerima berbagai aspirasi masyarakat yang mayoritas berkaitan dengan perbaikan sarana dan prasarana, termasuk pembangunan drainase di wilayah tersebut.

“Iyaa kita harus turun dan mendengarkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat,” ujar Sapto, menanggapi pentingnya reses sebagai ajang penyerapan aspirasi dari warga.

Menurut Sapto, salah satu keluhan utama yang disampaikan oleh warga adalah masalah banjir yang sering terjadi setiap kali hujan deras.

Masyarakat mengeluhkan drainase yang tidak memadai, yang menyebabkan beberapa titik di Jalan Padat Karya tergenang air dan mengganggu aktivitas mereka.

“Alhamdulillah, saya baru saja menutup telepon dari Kepala Dinas PU (Pekerjaan Umum) Kota Samarinda. Saya minta tolong apakah sudah masuk anggaran atau belum, terkait dengan drainase di jalan Padat Karya dan menembus ke Sungai Karang Mumus. Karena hal ini penting untuk meminimalisir keluhan masyarakat terkait banjir,” ungkapnya.

Sapto menambahkan, fokus utama yang harus segera ditangani adalah pembangunan drainase, mengingat banjir menjadi masalah yang cukup serius bagi masyarakat.

Ia berjanji akan berupaya untuk mendapatkan bantuan anggaran dari provinsi pada tahun 2026, mengingat anggaran untuk tahun 2025 sudah habis.

“Akan kami usahakan untuk bisa dibantu melalui bantuan anggaran provinsi, untuk anggaran tahun 2026 karena anggaran tahun 2025 sudah habis ya. Selanjutnya, nanti bisa masuk dalam Musrembang Kelurahan, kebetulan tadi sudah didengar langsung sama Bu Lurah,” kata Sapto.

Dia juga merasa bersyukur karena permasalahan ini sudah tersampaikan dengan baik kepada pihak pemerintah kota dan provinsi, sehingga koordinasi antara keduanya bisa terjalin dengan baik.

“Alhamdulillah persoalan ini sudah terkonek antara Kota dan Provinsi,” tutup Sapto. (adv)

Jahidin Terima Aspirasi Warga soal Posyandu dan Siskamling dalam Reses DPRD Kaltim

Samarinda – Anggota DPRD Kaltim, Jahidin, menyampaikan bahwa agenda reses yang telah disusun oleh pimpinan dan Badan Musyawarah DPRD Kaltim akan segera dilaksanakan.

Dalam reses kali ini, warga dari RT 107, 106, dan 109, Jalan Elang, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, menyampaikan beberapa usulan penting, termasuk pengadaan posyandu di wilayah tersebut.

“Jadi, warga setempat meminta supaya dibantu dalam rangka pengadaan Posyandu,” ujar Jahidin saat ditemui usai kegiatan reses, Senin (4/11/2024).

Selain itu, warga juga mengusulkan penguatan sistem keamanan lingkungan (siskamling) melalui pos ronda, mengingat daerah tersebut rawan terhadap indikasi peredaran narkoba.

“Nanti, para Ketua RT akan kita kumpulkan untuk membahas bersama. Nantinya, akan kita musyawarahkan secara kekeluargaan, sehingga kita dapat membentuk kembali keamanan lingkungan seperti sebelumnya,” ungkap Jahidin.

Langkah tersebut diharapkan dapat dijalankan melalui jadwal ronda yang telah disepakati bersama warga. Sebagai alternatif, Jahidin juga mengusulkan pembentukan penjaga tetap atau wakar di setiap pos ronda yang akan mendapatkan insentif dari iuran warga per bulan. Dengan demikian, sistem keamanan lingkungan bisa lebih terjaga.

“Sistem siskamling ini bisa memberikan rasa aman kepada warga. Dengan adanya jadwal ronda dan bantuan penjaga tetap, kita bisa meminimalisir potensi gangguan keamanan, termasuk bahaya narkoba,” tuturnya.

Terakhir, Jahidin berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat dapat terus ditingkatkan untuk menciptakan lingkungan yang aman dan sehat. (adv)

PPS Kukar Ikuti Pelatihan Pertanian Bahan Olah Ramah Lingkungan untuk Tingkatkan Kualitas Pertanian

Tenggarong – Pelatihan pertanian berwawasan lingkungan untuk para Penyuluh Pertanian Swadaya (PPS) se-Kutai Kartanegara (Kukar) digelar di UPTD Balai Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) pada Senin (4/11/24).

Kegiatan ini ditujukan untuk meningkatkan keterampilan PPS dalam mengolah bahan pertanian yang ramah lingkungan, dengan peserta dari 20 kecamatan di Kukar.

Pembukaan ditandai dengan penyematan tanda peserta secara simbolis kepada dua perwakilan PPS, yaitu Rili dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Loa Janan dan Hamzah Al Fauzi dari BPP Muara Jawa oleh sekertaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono.

Sunggono, dalam sambutannya menekankan, peran strategis Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) sangat penting dalam pembangunan pertanian di Kutai Kartanegara.

Menurutnya, PPL berperan sebagai fasilitator yang membantu mempermudah petani dalam membangun kemitraan usaha, mengakses pasar dan mendapatkan permodalan yang dibutuhkan.

Ia menambahkan, PPL juga harus berperan sebagai inisiator yang mampu memperkenalkan ide-ide baru, serta sebagai motivator yang dapat meningkatkan semangat dan rasa ingin tahu petani.

Selain itu, Sunggono menilai para penyuluh ini harus mampu menjadi agen perubahan yang bisa mendorong petani untuk berkembang lebih maju.

“PPL harus bisa memberikan contoh dan menjadi inspirasi bagi petani untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Muhammad Taufik, menjelaskan pelatihan ini dibagi menjadi dua tahap, yaitu 4-8 November 2024 untuk tahap pertama dan 11-15 November 2024 untuk tahap kedua, dengan total peserta 109 orang.

“Kami berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kapasitas PPS di Kukar, mengingat peran penting mereka dalam mendukung pembangunan pertanian di daerah,” tambahnya.

Taufik juga berharap agar pelatihan ini mendorong inovasi dalam praktik pertanian yang selaras dengan lingkungan.

“Dengan adanya pelatihan ini, kita ingin para penyuluh bisa menghadirkan solusi konkret yang mendukung prinsip pertanian ramah lingkungan di Kukar, serta mengarah pada pertanian yang berkelanjutan,” pungkasnya. (adv/ak)