Tujuh Pokdarwis di Kutai Kartanegara Terima Bantuan Infrastruktur Pariwisata dari Dispar

KUTAI KARTANEGARA – Dalam langkah maju untuk pengembangan pariwisata desa, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara telah menginisiasi pemberian bantuan sarana dan prasarana kepada tujuh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).

Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisata desa, sekaligus menunjang kenyamanan para pengunjung.

Adyatama Kepariwisataan dan Ekraf Ahli Muda Dispar Kukar, Airin Susanti, menyatakan bahwa kelompok yang akan mendapat manfaat dari program ini meliputi Pokdarwis Sangkulima, Duta Pemedas, Jahetan Layar Kutai Lama, Kumbara, Bukit Mahoni, Pesona Pangempang, dan Suka Alam.

“Bantuan infrastruktur pariwisata ini merupakan wujud dukungan konkret pemerintah daerah terhadap Pokdarwis, guna memaksimalkan potensi wisata desa,” ujar Airin pada hari Selasa (3/5/2024).

Bantuan yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan yang diusulkan oleh masing-masing Pokdarwis, mencakup berbagai fasilitas seperti banana boat, peralatan diving, sepeda, hingga glamping.

“Kami menilai usulan berdasarkan kebutuhan nyata mereka, agar bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran,” tambahnya.

Tujuan utama dari bantuan ini adalah untuk menarik lebih banyak pengunjung ke destinasi wisata, yang pada gilirannya diharapkan dapat meningkatkan perekonomian lokal.

“Bantuan ini juga merupakan aset yang penting dan harus dijaga dengan baik,” tegas Airin.

Dengan harapan yang tinggi, Airin mengungkapkan bahwa bantuan ini tidak hanya bermanfaat bagi pengelola Pokdarwis tetapi juga bagi pengunjung, dengan meningkatkan kenyamanan dan pengalaman mereka selama berwisata. (ADV)

Desa Kertabuana Tiru Penglipuran Bali, Bangun Taman Budaya untuk Daya Tarik Wisata

KUTAI KARTANEGARA – Dalam upaya menggaet kunjungan wisatawan, Desa Kertabuana di Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara, berinisiatif untuk membangun taman wisata. Inspirasi datang dari Desa Penglipuran di Bali, yang dikenal dengan pengelolaan pariwisata lokalnya yang sukses.

I Dewa Ketut Basuki, Kepala Desa Kerta Buana, mengungkapkan ambisi desanya untuk mengadopsi model serupa guna melestarikan kebudayaan lokal.

“Kami terinspirasi oleh kesuksesan Desa Penglipura di Bali dalam mengembangkan pariwisata lokal. Kami memiliki keinginan yang kuat untuk mengikuti jejak mereka,” ucap Ketut pada Kamis (3/5/2024).

Ketut menekankan bahwa pemberdayaan komunitas adalah kunci untuk mewujudkan visi ini. Desa Kerta Buana berkomitmen untuk melakukan pendekatan intensif dan menyeluruh terhadap warganya, dengan harapan mendapat dukungan penuh dari masyarakat.

“Pendekatan Ketua RT dengan masyarakat telah mendapatkan respon yang baik. Kami percaya bahwa melalui kerjasama dan partisipasi aktif dari seluruh warga, kita dapat mencapai impian bersama ini,” tambah Ketut.

Sebagai langkah awal, pemerintah desa akan memulai dengan pembangunan taman seluas 300 meter persegi yang akan dilengkapi dengan fasilitas hiburan dan menjadi pusat kegiatan seni dan budaya.

“Rencananya, wilayah ini akan dijadikan sebagai pusat kegiatan seni dan budaya, sebagaimana telah berhasil diimplementasikan di Desa Penglipura,” pungkas Ketut.(ADV)

Strategi Promosi Budaya dan Pariwisata Kukar: Kolaborasi dengan YouTuber dan Dialog Interaktif Pelajar

TENGGARONG – Dalam rangka mempromosikan kekayaan budaya dan pariwisata, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengambil langkah maju dengan serangkaian inisiatif strategis.

Triyatma, Kepala Bidang Pemasaran Dinas Pariwisata Kukar, mengungkapkan bahwa telah diterapkan strategi promosi yang inovatif, termasuk pemanfaatan media sosial, kolaborasi dengan para YouTuber terkemuka, media online, serta penyelenggaraan pameran di berbagai lokasi.

“Kami berkolaborasi dengan mahasiswa dari Yogyakarta dan mengadakan dialog wisata yang ditujukan untuk pelajar SMA/SMK,” kata Triyatma pada Jumat (3/5/2024).

Tujuan dari inisiatif ini adalah untuk meningkatkan pemahaman pelajar mengenai keberagaman budaya dan potensi pariwisata di Kukar.

“Kami berharap dapat memperluas jangkauan promosi dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya melestarikan serta memperkenalkan pariwisata dan kebudayaan lokal,” tambahnya.

Sebelumnya, dialog wisata telah sukses dilaksanakan di Kecamatan Sanga-Sanga, melibatkan siswa dari SMA 1, SMK 1, dan SMU 1. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dan akan diteruskan ke berbagai wilayah di Tenggarong. Ini adalah bagian dari inisiatif yang telah berjalan selama tiga tahun oleh Dispar Kukar.

“Kami berharap dapat membangun kesadaran di kalangan generasi muda tentang pentingnya menjaga dan mempromosikan kekayaan pariwisata dan budaya lokal,” tutup Triyatma. (ADV)

Duet Maut Rudi Mas’ud dan Seno Aji di Pilgub Kaltim 2024

Tenggarong – Menjelang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur yang akan berlangsung pada November 2024, gelombang dinamika politik mulai menghangat di Benua Etam.

Sebanyak tujuh figur telah mengumumkan kesiapan mereka untuk mengikuti kontestasi politik lima tahunan ini, termasuk Rudi Mas’ud, Ketua DPD Partai Golkar Kaltim, yang akan maju sebagai Calon Gubernur Kaltim.

Rudi Mas’ud akan berduet dengan Seno Aji, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kaltim, sebagai calon Wakil Gubernur Kaltim periode 2024-2029.

Pengumuman ini terlontar dalam suasana makan siang politik yang berlangsung hangat di kediaman Rudi Mas’ud pada Kamis (2/5/2024).

Pertemuan yang diisi dengan diskusi santai ini membuka berbagai topik seputar Pilgub Kaltim, mulai dari konsolidasi politik hingga kesepakatan antara kedua tokoh publik untuk bersama-sama memimpin Kalimantan Timur ke depan.

Dalam visi RPJPD Kaltim 2025-2045, Seno Aji menekankan pentingnya keselarasan dengan rencana jangka panjang yang telah ditetapkan.

“Kami berdua, saya dan pak Rudi Mas’ud, akan selalu sejalan dengan visi ‘Kaltim Sejahtera 2045, Penggerak Superhub Ekonomi IKN yang Maju, Adil, dan Berkelanjutan,” ucap Seno Aji.

Untuk RKPD 2025, tema yang diusung adalah “Peningkatan Diversifikasi Ekonomi Didukung Infrastruktur Wilayah dan Sumber Daya Manusia Berdaya Saing”.

“Kami juga bertekad untuk memperkuat sektor pertanian sebagai bagian dari ketahanan pangan Kaltim, serta sektor perikanan, perkebunan, dan peternakan untuk menekan angka stunting di Bumi Etam,” ungkapnya.

Seno Aji juga menegaskan komitmennya untuk merangkul pelaku UMKM dalam rangka meningkatkan diversifikasi ekonomi, yang harus didukung oleh infrastruktur dan sumber daya manusia yang kompetitif, terutama mengingat posisi Kaltim sebagai provinsi penyangga Ibu Kota Nusantara.

“Infrastruktur di semua sektor akan menjadi fokus utama kami dalam memimpin Kaltim ke depan, sejalan dengan transisi Ibu Kota Nusantara,” tutup Seno Aji.

Dengan kepemimpinan Rudi Mas’ud dan Seno Aji, diharapkan Kalimantan Timur akan mengalami transformasi signifikan, khususnya dalam pembangunan infrastruktur, seperti jalan, fasilitas pendidikan, kesehatan, UMKM, dan lainnya.

Kedua tokoh ini dikenal memiliki rekam jejak positif dalam dunia politik. Seno Aji, yang berasal dari partai Gerindra, terpilih kembali sebagai Wakil rakyat DPRD Kaltim, sementara Rudi Mas’ud juga terpilih kembali sebagai anggota DPR RI.

Dengan semangat bersama, Rudi Mas’ud dan Seno Aji siap memimpin Bumi Mulawarman menuju masa depan yang sejahtera dan maju bagi masyarakat Kalimantan Timur. (*)

Perayaan Penuh Semangat: Kelurahan Sarijaya Rayakan HUT ke-44 dengan Lomba Tradisional dan Kekompakan Warga

KUTAI KARTANEGARA – Dalam semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44, Kelurahan Sarijaya, Kecamatan Sangasanga, bertransformasi menjadi lautan kegembiraan.

Warga setempat, dengan antusiasme tinggi, berpartisipasi dalam berbagai lomba yang digelar untuk memeriahkan hari jadi kelurahan mereka.

Puncak perayaan pada 1 Mei 2024, diwarnai dengan serangkaian lomba yang mencerminkan kekayaan budaya dan kebersamaan komunal.

Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin, turut serta melepas lomba ketinting, menandai keterlibatannya dalam memupuk rasa bangga terhadap pencapaian Kelurahan Sarijaya.

Lurah Sarijaya, Agus Dina Feriani, mengungkapkan kegembiraannya atas suksesnya acara tersebut.

“Untuk menambah kemeriahan hari jadi, kami telah menyelenggarakan berbagai lomba, termasuk ketinting, ketapel, voli, bayi sehat, dan pengolahan makanan berbahan ikan,” tutur Feriani, Rabu (1/5/2024)

Ia menambahkan, “Kami sangat berterima kasih atas rasa kebersamaan masyarakat yang selalu bergotong royong dalam kegiatan. Sebagian besar masyarakat di sini adalah nelayan yang tinggal di atas Sungai, sehingga bahan baku untuk mengolah makanan berbahan ikan sangat mudah didapatkan.”

Dengan harapan yang tinggi, Feriani berambisi agar peringatan HUT tahun depan dapat dilaksanakan dengan lebih meriah lagi.

“Kita ingin perayaan tahun depan bisa lebih banyak lagi kegiatan lomba yang digelar, sehingga acara lebih semarak dan meriah,” harapnya.

Acara puncak juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting daerah, termasuk Wabup Kukar Rendi Solihin, Camat Sangasanga M Dachriansyah, Plt Kadispar Kukar Sugiarto, Kepala Dishub Ahmad Junaidi, Kabag Tapem Sekkab Kukar Yani Wardana, serta perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Kami sangat berterima kasih atas rasa kebersamaan masyarakat yang selalu bergotong royong dalam melakukan kegiatan,” ujar Agus Dina Feriani, Lurah Sarijaya. (ADV)

Sinergi Pemerintah dan Kekraf Kukar: Upaya Membangun Ekonomi Kreatif Berkelanjutan

KUTAI KARTANEGARA – Dalam langkah strategis untuk memajukan ekonomi kreatif, Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) telah mengadakan Forum Asosiasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Pertemuan ini, yang diadakan di Hotel Grand Elty Singgasana pada Kamis, 25 April 2024, mengumpulkan pengurus Komite Ekonomi Kreatif (Kekraf) dari berbagai kecamatan untuk membahas koordinasi dan pengembangan sektor ini.

Plt Kepala Dispar Kukar, Sugiarto, menekankan pentingnya kerja sama antara Kekraf dan pemerintah daerah. “Kami memandang Kekraf sebagai mitra vital dalam mewujudkan visi Bupati Edi Damansyah dan Wakil Bupati Rendi Solihin,” ujar Sugiarto.

“Mereka adalah penggerak utama dalam pembangunan ekonomi yang berfokus pada pertanian, pariwisata, dan kreativitas,” sambungnya.

Sugiarto juga menyoroti bahwa Kekraf, yang telah resmi diakui oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, harus terus diaktifkan untuk memaksimalkan potensinya.

“Kami ingin Kekraf tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi juga sebagai inisiator kegiatan yang mempromosikan pertumbuhan ekonomi kreatif,” tambahnya.

Dalam forum tersebut, Sugiarto mengajak semua pihak untuk bekerja sama dan mendukung program pemerintah.

“Mari kita bergandeng tangan untuk memastikan bahwa pelaku ekonomi kreatif mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan,” tegas Sugiarto.

“Kami di Dispar Kukar berkomitmen untuk memfasilitasi dan mendampingi Kekraf dalam setiap langkah mereka,” tambahnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Dispar Kukar untuk mengintegrasikan pariwisata dan ekonomi kreatif ke dalam pembangunan ekonomi daerah, sejalan dengan program pembangunan yang telah ditetapkan oleh Bupati dan Wakil Bupati. (ADV)