Inisiatif Dispar Kukar: Pembentukan Pokdarwis Kabupaten untuk Pemberdayaan Pariwisata Berkelanjutan

KUTAI KARTANEGARA – Dalam langkah strategis untuk memajukan sektor pariwisata, Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) mengumumkan rencana pembentukan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) tingkat kabupaten.

Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat peran masyarakat dalam pelestarian lingkungan, budaya, dan warisan lokal.

Sugiarto, Plt Kepala Dispar Kukar, menekankan pentingnya Pokdarwis sebagai agen perubahan yang akan mendidik masyarakat lokal dan mengelola destinasi wisata dengan prinsip berkelanjutan.

“Kami berharap pembentukan Pokdarwis kabupaten dapat memfasilitasi komunikasi yang lebih efektif antara pemerintah daerah, Pokdarwis kecamatan, dan masyarakat,” ujar Sugiarto, Rabu (15/5/2024)

Menurut Sugiarto, kolaborasi antara Pokdarwis dan pemerintah daerah akan memungkinkan identifikasi potensi wisata yang lebih baik, pengembangan produk wisata yang inovatif, dan promosi destinasi yang efektif.

“Ini adalah langkah maju untuk pembangunan pariwisata yang terarah dan memberikan manfaat bagi semua pihak,” tambahnya.

Instruksi dari Bupati Kukar, Edi Damansyah, agar Dispar Kukar menampung aspirasi kelompok sadar wisata, menjadi dasar bagi rencana ini.

“Kami berupaya untuk membentuk Pokdarwis kabupaten pada tahun 2024, sesuai dengan keinginan mereka,” tutup Sugiarto. (ADV)

Inisiatif Dispar Kukar: Sertifikasi HAKI untuk Pemandu Wisata – Langkah Maju Pembangunan Pariwisata

KUTAI KARTANEGARA – Sebuah langkah inovatif diambil oleh Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dengan rencana pelaksanaan sertifikasi Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) bagi pemandu wisata.

Kepala Dinas Pariwisata, Sugiato, mengumumkan inisiatif ini pada sebuah acara pelatihan pramuwisata, menandai era baru dalam perlindungan karya intelektual di sektor pariwisata.

Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang berada di 20 kecamatan di Kukar akan menjadi bagian dari proses sertifikasi ini.

Sertifikasi HAKI sendiri adalah proses pengakuan dan perlindungan hukum atas karya atau inovasi untuk menghindari penggunaan atau penyalahgunaan tanpa izin.

Dalam konteks pelatihan pemandu wisata, materi yang dibuat khusus seperti modul pelatihan, buku panduan, atau teknik pemanduan yang unik akan mendapatkan perlindungan HAKI.

“Dengan sertifikasi HAKI, pelatih memiliki hak eksklusif atas materi pelatihan dan dapat melindungi hak cipta serta kekayaan intelektual mereka dari penggunaan tidak sah,” jelas Sugiato, Kamis (15/5/2024)

Pelatihan untuk Pokdarwis ini merupakan bagian dari arahan Bupati Kukar, Edi Damansyah, yang meminta Dispar Kukar untuk terus mendukung Pokdarwis dalam kontribusi mereka pada pembangunan pariwisata.

“Sesuai arahan Bupati, kami difasilitasi dan dibantu agar Pokdarwis dan komunitas lainnya dapat berkembang dan mendukung pembangunan wisata di Kukar,” tambah Sugiato.

Ke depan, Dispar Kukar berencana untuk memantau perkembangan Pokdarwis di setiap wilayah dan siap memberikan dukungan tambahan jika diperlukan. (ADV)

Sinergi Komunal di Kukar: Peringatan BBGRM ke-21 Tumbuhkan Semangat Gotong Royong

KUTAI KARTANEGARA – Dalam semarak peringatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-21, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berpartisipasi aktif dalam serangkaian kegiatan yang berlangsung di Stadion Rondong Demang, Tenggarong, pada Rabu, 8 Mei 2024.

Plt. Kepala Dispar Kukar, Sugiarto, menekankan pentingnya BBGRM sebagai program tahunan yang memperkuat kesadaran lingkungan dan peran serta masyarakat dalam pembangunan.

“Ini adalah momentum untuk mempererat kepedulian kita terhadap lingkungan di Kukar, bersama-sama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD),” ucap Sugiarto, Rabu (15/5/2024).

Menurutnya, peringatan BBGRM tidak hanya sekadar seremonial, melainkan juga upaya konkret untuk meningkatkan kebersamaan dan kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan.

“Kegiatan ini sangat positif dan harus dilakukan secara rutin, idealnya setiap dua bulan sekali, oleh seluruh OPD dan masyarakat,” tambahnya.

Sugiarto juga mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar juga telah mengadakan kegiatan gotong royong pada Sabtu, 10 Mei 2024, yang terpusat di Kecamatan Kembang Janggut.

“Ini adalah kelanjutan dari program gotong royong yang telah diinisiasi oleh Bupati,” jelasnya.

Dengan adanya kegiatan ini, Sugiarto berharap dapat membangkitkan semangat baru bagi masyarakat Kukar untuk aktif menjaga lingkungan.

“Harapan kami, kegiatan positif ini akan terus berlanjut dan menjadi tradisi yang berkelanjutan di tahun-tahun mendatang,” pungkasnya. (ADV)

AYL-AZ Resmi Daftar Jalur Independen, Bawa Dukungan 42 Ribu ke KPU Kukar

Tenggarong – Dalam langkah yang menegaskan tekad politik mereka, Awang Yacoub Luthman (AYL) dan Akhmad Zais (AZ) telah resmi mendaftarkan diri sebagai kandidat dalam Pemilihan Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) 2024.

Kedatangan mereka ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kukar pada Minggu (12/5/2024) malam, disertai dengan ritual adat dan pengumpulan dukungan signifikan dari masyarakat.

“Kami datang untuk menyampaikan amanah dari tuan-tuan kami masyarakat Kukar untuk maju dalam Pilkada 2024,” ujar Awang Yacoub.

Meskipun masih aktif dalam kegiatan partai, AYL dan AZ memilih untuk maju melalui jalur independen, membawa 19 kotak berkas yang berisi 42.000 dukungan, melebihi syarat minimal KPU sebanyak 40.730 dukungan.

Dengan dukungan yang tersebar di 20 kecamatan, pasangan ini optimis dapat memenuhi semua kriteria yang ditetapkan untuk maju dalam kontestasi Pilbup Kukar.

“Alhamdulillah, proses panjang semua bisa dilalui dan diberikan kelancaran. Ada waktu kami untuk melakukan perbaikan berkas. Ini adalah amanah tuan-tuan kami,” ungkapnya.

Komitmen AYL-AZ untuk berpartisipasi dalam Pilbup Kukar 2024 tidak hanya menunjukkan keberanian politik mereka, tetapi juga kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat Kukar.

Dengan langkah ini, mereka berharap dapat membawa perubahan positif dan pembangunan yang berkelanjutan bagi wilayah tersebut. (*)

Optimisasi SDM Pariwisata, Dispar Kukar Luncurkan Pelatihan Pramuwisata untuk Pokdarwis

KUTAI KARTANEGARA – Dalam upaya meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor pariwisata, Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) telah menginisiasi serangkaian pelatihan pramuwisata yang ditujukan kepada Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang tersebar di 20 kecamatan di wilayah Kukar.

Acara pelatihan ini berlangsung selama dua hari penuh di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong, Minggu, 12 Mei 2024.

Plt Kepala Dinas Dispar Kukar, Sugiarto, menyatakan bahwa pembukaan pelatihan malam ini merupakan langkah konkret sesuai dengan arahan Bupati Kukar.

“Kami bertekad untuk memajukan pariwisata di Kukar melalui peningkatan kompetensi SDM. Dengan demikian, setiap wilayah di Kukar dapat mengembangkan potensi wisatanya secara maksimal,” ungkap Sugiarto, Minggu (12/5/2024).

Pelatihan ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan mendalam tentang destinasi wisata, keterampilan komunikasi yang efektif, etika profesional, dan tanggung jawab sebagai pemandu.

Aspek keselamatan dan keamanan juga menjadi prioritas utama dalam kurikulum pelatihan.

“Pemandu wisata yang terlatih dengan baik akan menjadi kunci dalam memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi para wisatawan,” tambah Sugiarto.

Lebih lanjut, pelatihan ini juga menekankan pentingnya pengelolaan kelompok, kesiapsiagaan dalam situasi darurat, dan pemahaman yang kuat tentang keberlanjutan lingkungan.

Para pemandu wisata diharapkan dapat menjadi perwakilan yang membanggakan dari destinasi mereka, mempromosikan nilai-nilai budaya lokal, dan berkontribusi pada pelestarian lingkungan.

“Kami percaya bahwa pelatihan berkelanjutan adalah kunci untuk tetap relevan di industri pariwisata yang dinamis ini. Oleh karena itu, kami terus berupaya untuk memperbarui pengetahuan dan keterampilan pemandu wisata kami agar selaras dengan tren pasar dan ekspektasi pengunjung,” pungkas Sugiarto. (ADV)

Festival Cenil Desa Kota Bangun III: Tradisi Unik Rayakan HUT ke-41

KUTAI KARTANEGARA – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-41, Desa Kota Bangun III, Kecamatan Kota Bangun Darat, Kabupaten Kutai Kartanegara, menggelar festival cenil yang telah menjadi tradisi tahunan.

Pada Sabtu, 11 Mei 2024, festival ini kembali diselenggarakan dengan semarak yang lebih terasa berkat kehadiran Bupati Kutai Kartanegara, Edi Damansyah, beserta jajaran pejabat daerah.

Festival tahun ini tidak hanya menampilkan cenil sebagai sajian utama, tetapi juga beragam minuman tradisional yang dapat dinikmati secara gratis oleh tamu undangan dan masyarakat.

Selain itu, berbagai tarian daerah turut memeriahkan acara, menambah kemeriahan perayaan HUT Desa Kota Bangun III.

Bupati Edi Damansyah memberikan apresiasi tinggi terhadap penyelenggaraan festival ini.

“Festival ini sangat unik dan menjadi ciri khas tersendiri. Semoga kegiatan seperti ini terus dilestarikan, karena menjadi daya tarik tersendiri, bahkan menjadi kekayaan budaya yang perlu dipelihara dengan baik,” ungkap Bupati, Sabtu (11/5/2024).

Desa Kota Bangun III, yang kini berusia 41 tahun, telah menunjukkan banyak kemajuan dan pembangunan. Bupati Edi Damansyah menekankan pentingnya mengapresiasi perjalanan desa ini, termasuk festival cenil yang menjadi simbol dukungan dan apresiasi terhadap prestasi desa.

“Setiap Kebudayaan yang ada di Kutai Kartanegara harus terus dipertahankan dan dilestarikan, termasuk Festival Cenil ini yang dapat membantu meningkatkan pembangunan perekonomian masyarakat di Kota Bangun Darat” tutupnya. (ADV)