Pemkab Kukar Gelar Pelatihan Menjahit, Tata Boga, dan Tata Rias: Solusi Kreatif Kurangi Pengangguran

Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara ( Pemkab Kukar) melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) menunjukkan komitmennya dalam menekan angka pengangguran.

Salah satunya melalui pelatihan keterampilan menjahit, tata boga, dan tata rias yang diadakan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Camat Tenggarong.

Selain itu Pemkab Kukar juga menggelar pelatihan alat berat dump truck roda 10 dan roda 12 Batch pertama.

Kegiatan ini melibatkan kelompok disabilitas dan Komunitas Peduli Anak Jalanan (KOPAJA) yang dibuka resmi dibuka oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah, pada Senin (5/9/2024).

Edi menyampaikan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) untuk menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan di Kukar.

Berdasarkan data statistik Provinsi Kalimantan Timur tahun 2023, tingkat pengangguran terbuka di Kukar turun dari 4,14 persen pada tahun 2022 menjadi 4,05 persen pada tahun 2023.

Meski demikian, Edi menjelaskan bahwa pemerintah terus berupaya mengurangi angka tersebut dengan penyediaan lapangan kerja dan peningkatan keterampilan masyarakat.

“Masalah pengangguran selalu menjadi permasalahan krusial yang dihadapi setiap negara, termasuk Indonesia. Untuk itu, kita harus terus berupaya menekan angka pengangguran, baik melalui penyediaan lapangan kerja maupun peningkatan keterampilan masyarakat agar bisa mandiri,” ujar Edi.

Ia juga menambahkan bahwa Pemkab Kukar sangat serius dalam menangani masalah pengangguran, salah satunya dengan menggulirkan program ‘Kukar Siap Kerja’.

Program ini berfokus pada pelatihan bersertifikasi agar tenaga kerja siap memasuki dunia kerja, maupun membekali masyarakat dengan keterampilan yang dapat digunakan untuk membuka usaha mandiri.

“Saya berharap para peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya untuk menyerap ilmu dari para pelatih yang sudah berpengalaman,” tutupnya. (ak)

Guna Lindungi Ekosistem Mangrove, Pemkab Kukar Gelar Sosialisasi

Tenggarong – Dalam upaya menjaga kelestarian ekosistem mangrove, Pemkab Kukar menggelar Sosialisasi Percepatan Rehabilitasi Mangrove dan Perencanaan Perlindungan serta Pengelolaan Ekosistem Mangrove.

Acara yang berlangsung di Hotel Grand Fatma Tenggarong ini dibuka oleh Asisten II Setkab Kukar, Ahyani Fadianur.

Ahyani mengatakan, Pemkab Kukar telah berkomitmen terhadap pelestarian lingkungan hidup. Hal itu sejalan dengan visi dan misi Kukar Idaman yang diusung Bupati Edi Damansyah dan Rendi Solihin.

“Misi kelima kami adalah meningkatkan pengelolaan sumber daya alam yang berwawasan lingkungan untuk pembangunan yang berkelanjutan,” ungkapnya, Kamis (5/9/24)

Ia juga menjelaskan tantangan yang dihadapi dalam rehabilitasi mangrove, termasuk maraknya konversi lahan menjadi tambak yang berpotensi merusak ekosistem mangrove yang ada.

“PBB telah mengumumkan tahun 2021-2030 sebagai Dekade Restorasi Global dengan target rehabilitasi 350 juta hektare lahan. Indonesia berkomitmen merehabilitasi 637.000 hektare lahan mangrove hingga 2024, dan Kalimantan Timur merupakan salah satu prioritas,” kata Ahyani, mengutip target nasional.

Selain itu, ia juga menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk mencapai tujuan rehabilitasi magrove ini.

“Kami perlu mengidentifikasi lahan yang dapat direhabilitasi dengan melibatkan masyarakat setempat agar mereka juga merasakan manfaatnya,” lanjutnya.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk menggugah kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga ekosistem mangrove.

Ia menyebut, mangrove tidak hanya berfungsi sebagai pelindung garis pantai tetapi juga sebagai sumber kehidupan bagi banyak masyarakat pesisir.

“Ekosistem mangrove adalah warisan yang harus kita jaga untuk generasi mendatang. Mari kita bekerja sama demi kelestarian alam ini,” tutupnya. (ak)

Mahasiswa Unikarta Tewas Terpanggang di Musibah Kebakaran di Loa Ipuh Tenggarong

Tenggarong – Davi Nur Hidayat (18), ditemukan meninggal dunia dalam musibah kebakaran yang terjadi di Jalan Gunung Belah Gang Barokah, Loa Ipuh, Tenggarong, Kamis (5/9/2024) dini hari.

Davi, mahasiswa semester satu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Unikarta Tenggarong ini dikenal sebagai sosok yang periang, aktif dalam organisasi, dan berprestasi.

Sebelum menempuh pendidikan di Unikarta, Davi merupakan siswa yang aktif dalam gerakan Pramuka dan Palang Merah Indonesia (PMI) di Kecamatan Muara Wis.

Ketua RT 34 Loa Ipuh, Reza mengatakan, saat kejadian para anggota pemadam kebakaran sempat mendengar teriakan minta tolong dari dalam rumah korban.

“Pada saat kejadian tadi, anggota Damkar mendengar suara jeritan orang minta tolong dari dalam rumah, tapi sekali saja suara itu terdengar,” ucapnya.

Ia menduga, korban sempat berusaha mencari jalan keluar, tetapi terjebak karena kobaran api sudah menghanguskan bagian depan gang yang buntu.

“Sementara di belakang sewaan tak ada tempat untuk melarikan diri, sehingga dia masuk ke WC dan terbakar di situ,” bebernya.

Lebih lanjut, Reza jua mengungkapkan bahwa kebakaran ini diduga karena dibakar oleh orang yang tak dikenal. Namun ia belum bisa memastikan secara pasti penyebab kebakaran itu.

Sebelumnya, warga sempat berhasil menggagalkan upaya pembakaran oleh oknum yang tidak dikenal.

“Kejadiannya dibakar juga, tapi digagalkan warga. Mereka cuma melihat apinya saja, sedangkan orangnya tidak ditemukan,” jelasnya. (ak)

Bupati Edi Tinjau Lokasi Kebakaran di Kelurahan Loa Ipuh Tenggarong

Tenggarong –  Si jago merah mengamuk membakar puluhan rumah di  RT 34 dan 73 Jalan Kita Jua, Kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong pada Kamis (5/9/2024) pukul 03:17 Wita dini hari.

Akibat insiden tersebut, 18 rumah dari 10 Kartu Keluarga (KK) menjadi korban. 87 jiwa kehilangan tempat tinggal, serta satu korban meninggal dunia, dan kerugian diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Bupati Kukar, Edi Damansyah langsung meninjau lokasi kebakaran tersebut. Dalam kunjungannya, Bupati Edi turut bersilaturahmi dengan warga yang menjadi korban dan memberikan bantuan berupa sembako serta peralatan tidur.

Bantuan tersebut sangat dibutuhkan oleh warga yang tidak sempat menyelamatkan harta benda mereka.

“Saya, atas nama Pemerintah Daerah, turut berbela sungkawa atas musibah yang terjadi. Ini bukan cobaan ringan, karena yang terbakar ini adalah rumah tempat tinggal, sebagian besar berupa kos-kosan,” ujar Edi.

Salah satu korban kebakaran meninggal dunia, Davi Nur Hidayat, diketahui juga merupakan seorang mahasiswa Unikarta Tenggarong, Semester 1. Davi juga diketahui aktif sebagai anggota Pramuka Kukar.

Bupati Edi mengungkapkan bahwa kebakaran diduga disebabkan oleh korsleting listrik, yang sering menjadi penyebab utama kebakaran di pemukiman padat.

“Saya ingin mengingatkan masyarakat agar selalu waspada, terutama bagi penghuni kos. Jika hendak meninggalkan rumah atau kos, pastikan semuanya dalam kondisi aman,” imbuhnya.

Selain itu, Bupati Edi mendukung usulan Lurah Loa Ipuh untuk mengadakan istighosah bersama, mengingat ini merupakan kebakaran ketiga dalam dua bulan terakhir di daerah tersebut.

“Waspada dan pencegahan harus ditingkatkan agar kejadian serupa tidak terulang lagi,” tutup Edi.(ak)

Maju di Pilkada Kukar 2024, DPRD Kukar Segera Urus Pengunduran Diri Alif Turiadi

Tenggarong – Sekretariat DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) kini sedang memproses pengunduran diri Alif Turiadi, anggota DPRD terpilih pada periode 2024-2029.

Alif Turiadi yang dipastikan maju dalam kontestasi Pilkada Kukar 2024. Surat pengunduran diri tersebut sudah diterima langsung oleh Ketua DPRD Kukar sementara, Farida.

Sementara itu Sekretaris DPRD Kukar, Ridha Darmawan, menjelaskan bahwa sebelum menyerahkan surat pengunduran diri ke Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), pihaknya tengah melengkapi sejumlah administrasi persyaratan.

Ia menyebut, setelah semua persyaratan tersebut diterima oleh pihaknya, maka akan segera diajukan proses pergantian antar waktu (PAW) ke Gubernur kaltim melalui Bupati Kukar.

“Kami sudah berkomunikasi dengan bagian pemerintahan di Pemprov Kaltim mengenai hal ini,” katanya, Rabu (4/9/2024).

Terkait surat pengunduran diri, Ridha mengungkapkan bahwa surat tersebut nantinya akan dikeluarkan tepat saat penetapan pasangan calon (paslon) Pilkada Kukar 2024.

Jika merujuk pada jadwal tahapan Pilkada Kukar 2024, surat itu direncanakan akan terbit pada tanggal 22 September 2024.

Selanjutnya, untuk proses Pergantian Antar Waktu (PAW), Ridha menjelaskan bahwa pihaknya menunggu pengusulan nama dari partai politik yang bersangkutan, dalam hal ini Partai Gerindra, ke DPRD Kukar.

“Setelah melengkapi sejumlah administrasi, kami akan menyerahkannya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar untuk dilakukan verifikasi,” kata Ridha.

Ia mengatakan bahwa proses pengisian atau pergantian anggota DPRD ini akan tergantung pada usulan dari partai yang akan diproses oleh KPU Kukar.

“Setelah semua syarat terpenuhi, kami akan sampaikan kepada KPU untuk dilakukan verifikasi agar segera ada yang menggantikan. Semua dokumen akan kami kirim ke provinsi melalui bupati,” tutupnya. (ak)

Antisipasi Ijazah Palsu di Pilkada, KPU Kukar Lakukan Verifikasi ke Sekolah atau Perguruan Tinggi Bapaslon

Tenggarong – Isu mengenai ijazah palsu sering mencuat dalam proses pencalonan calon pemimpin. Banyak pihak khawatir bahwa masalah ini bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap integritas pemilu.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutai Kartanegara, Rudi Gunawan, menyampaikan langkah-langkah konkret yang diambil oleh KPU untuk memastikan keabsahan ijazah bakal pasangan calon (Bapaslon).

“Untuk ijazah ini, syarat minimal yang ditetapkan adalah SLTA sederajat. Jadi, kami melakukan pemeriksaan secara tekstual maupun faktual,” kata Rudi, Selasa (3/9/2024).

KPU Kukar tidak hanya melakukan verifikasi dokumen administrasi saja, tetapi juga mendatangi langsung institusi pendidikan tempat Bapaslon menempuh pendidikan.

Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa ijazah yang diajukan benar-benar sah dan sesuai dengan yang tercatat di sekolah.

“Kami sudah berada di Tenggarong, Balikpapan, Samarinda, Surabaya, Malang, dan Kediri. Proses verifikasi ini masih berlangsung hingga besok,” ungkapnya.

Rudi menambahkan bahwa hasil verifikasi administrasi akan diumumkan oleh pihaknya pada 5 hingga 6 September 2024 mendatang.

“Jika ada perbaikan yang diperlukan, kami akan meminta Bapaslon untuk memperbaiki dokumen mulai tanggal 6 hingga 8 September sesuai dengan tahapan,” pungkasnya. (ak)