BERITA TERBARU

Pemkab Kukar Gencar Tumbuhkan Ekonomi Kreatif

BERITAALTERNATIF.COM  – Pemkab Kukar terus menumbuhkan ekonomi kreatif di kabupaten kaya sumber daya mineral ini.

Pelaksanaan festival merupakah salah satu upaya yang diambil Pemkab Kukar dalam menumbuhkan ekonomi kreatif.

Hal ini pula yang menjadi tujuan pelaksaan Festival Pelajar Kota Raja yang diselenggarakan di SMPN 1 Tenggarong pada 12-14 Mei 2023.

Festival tersebut dibuka oleh Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kukar, Mulyadi.

Dalam kesempatan tersebut, ia membacakan sambutan Bupati Kukar, Edi Damansyah.

Bupati menjelaskan, ekonomi kreatif merupakan sektor unggulan dalam menumbuhkan perekonomian 20 kecamatan di Kukar.

Usaha menumbuhkan ekonomi kreatif, sambung dia, dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan yang bersifat edukatif seperti pertunjukan, seminar, dan workshop.

“Hal ini yang bisa langsung bersentuhan dengan anak muda itu sendiri dan dapat diaplikasikan dalam jangka waktu tertentu,” jelasnya.

Anggota DPRD Kukar Ahmad Zulfiansyah, yang merupakan alumnus SMPN 1 Tenggarong, turut menghadiri pembukaan kegiatan ini.

Kepala SMPN 1 Tenggarong Imam Huzaeni menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu wujud keberhasilan guru-guru di sekolah tersebut dalam mendidik siswa-siswi mereka untuk terus berprestasi.

Ia juga menilai peran alumni SMPN 1 Tenggarong di berbagai bidang telah membesarkan nama sekolah tersebut.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, alumni juga memberikan kontribusi besar. “Alumni masih ada kepedulian terhadap almamaternya,” ujar dia. (*)

Penulis: Nadya Fazira

Editor: Ufqil Mubin

Festival Pelajar Kota Raja Jadi Ajang untuk Menumbuhkan Ekonomi Kreatif

BERITAALTERNATIF.COM – Bupati Kukar Edi Damansyah melalui Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kukar Mulyadi membuka Festival Pelajar Kota Raja di SMPN 1 Tenggarong pada Sabtu (12/5/2023).

Anggota DPRD Kukar Ahmad Zulfiansyah, yang merupakan alumnus SMPN 1 Tenggarong, turut menghadiri kegiatan ini.

Dalam kesempatan tersebut, Mulyadi menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada jajaran SMPN 1 Tenggarong yang telah menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Festival Pelajar Kota Raja.

Dia menjelaskan, festival ini bertujuan menumbuhkan ekonomi kreatif di Kukar. Hal ini berdasarkan misi ketiga yang tertuang dalam RPJMD Kukar: memperkuat pembangunan ekonomi berbasis pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Festival Pelajar Kota Raja ini diisi dengan bazar pelajar, stan cek kesehatan gratis, donor darah, lomba tari tradisional, pidato bahasa Kutai, pagelaran pentas seni dan pertunjukan dari siswa-siswi di Kukar.

Festival ini juga merupakan ajang reuni akbar 10 angkatan di SMPN 1 Tenggarong: angkatan 1984 hingga 1994.

Kepala SMPN 1 Tenggarong Imam Huzaeni menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu wujud keberhasilan guru-guru di sekolah tersebut dalam mendidik siswa-siswi mereka untuk terus berprestasi.

Ia juga menilai peran alumni SMPN 1 Tenggarong di berbagai bidang telah membesarkan nama sekolah tersebut.

Dalam pelaksanaan kegiatan ini, alumni juga memberikan kontribusi besar. “Alumni masih ada kepedulian terhadap almamaternya,” ujar dia.

Huzaeni berharap festival ini bisa dilaksanakan sepanjang masa dengan membangun kolaborasi antara jajaran sekolah dan alumni.

“Harapannya ke depan ini sebagai pemacu untuk memperjuangkan keberlangsungan SMPN 1 Tenggarong,” pungkasnya. (adv)

Penulis: Nadya Fazira

Editor: Ufqil Mubin

Bupati Edi Damansyah Dorong Pemuda Bangun Pertanian Kukar

BERITAALTERNATIF.COM – Bupati Kukar Edi Damansyah mendorong sejumlah dinas di lingkungan Pemkab Kukar membentuk kelompok tani milenial.

Bupati mengungkapkan, saat ini banyak kelompok tani milenial di Kukar, salah satunya di Kecamatan Muara Jawa.

“Mereka binaan SKK Migas. Di Samboja, Anggana, dan Muara Kaman juga ada,” tuturnya, Kamis (11/5/2023).

Ia juga mendorong Kontak Tani Nelayan Andalan di kecamatan-kecamatan untuk terus membentuk kelompok tani milenial.

Bupati berharap masyarakat Kukar mengubah pola pikir mereka terkait pertanian.

Menurut dia, profesi petani tidak harus identik dengan kotor dan lumpur. Sebab, manajemen dan teknologi dapat diandalkan untuk membangun pertanian yang bersih dan maju.

Dengan begitu, ia berharap sektor pertanian membuka lapangan pekerjaan bagi generasi muda Kukar.

“Sektor pertanian menjadi sektor andalan selain pariwisata dan ekonomi kreatif,” jelasnya.

Kata Bupati, Kukar memiliki potensi pertanian yang cukup besar, sehingga Kukar dapat menyumbang 42 persen pangan bagi masyarakat Kaltim.

Pemkab Kukar, sambung Bupati, akan menjadikan kabupaten ini sebagai lumbung pangan Kaltim.

Karena itu, kata dia, sektor pertanian harus dikelola oleh generasi muda Kukar.

“Itu yang terus saya sampaikan bahwa sektor pertanian hari ini sudah bergeser menjadi teknologi dan manajemen. Artinya, yang mengelola itu adalah anak muda,” jelas Bupati Edi pada Kamis (11/5/2023).

Meski dilanda berbagai tantangan, salah satunya pandemi Covid-19, sektor pertanian tetap memiliki kontribusi dalam menumbuhkan perekonomian Kukar.

Ia mengakui bahwa saat pandemi Covid-19 kontribusi sektor pertanian memang mengalami penurunan, tetapi tak separah sektor-sektor lainnya.

“Waktu pandemi kemarin beberapa sektor mengalami bangkrut, namun sektor pertanian terus tumbuh,” ungkapnya.

Di tengah kondisi demikian, sambung dia, pangan menjadi sektor andalan selama pandemi Covid-19.

Sektor hortikultura di Kukar juga menjadi sektor yang paling maju dibandingkan sembilan kabupaten-kota di Kaltim.

Selama tiga tahun terakhir, Kukar mendapatkan panji keberhasilan pembangunan dari Pemprov Kaltim di bidang hortikultura.

“Ini merupakan bagian yang menjadi keunggulan Kukar,” ucapnya. (adv)

Penulis: Arif Rahmansyah

Editor: Ufqil Mubin

Tumbuhkan Usaha Komunitas Barista, Bupati akan Beri Modal lewat Kredit Kukar Idaman

BERITAALTERNATIF.COM  – Bupati Kukar Edi Damansyah akan memberikan modal usaha untuk komunitas barista di Kukar melalui Kredit Kukar Idaman.

Kredit tanpa agunan dan bunga tersebut diyakini bisa mempermudah aktivitas para pelaku usaha di Kukar, termasuk para barista.

Komunitas barista dinilainya memiliki keterampilan dan tekad yang kuat. Karena itu, peningkatan kapasitas SDM akan terus dilakukan melalui berbagai program Pemkab Kukar.

Hal itu disampaikan Bupati Edi saat membuka acara Pelatihan Barista di Pendopo Odah Etam, Kamis (11/5/2023).

Selain memberikan pendidikan dan pelatihan dalam pembuatan kopi yang nikmat, Pemkab Kukar juga akan melatih mereka terkait manajemen keuangan.

“Saya kira kalau ini sudah disiapkan dengan baik, kemudian akses permodalannya juga melalui KKI, jadi barista akan mandiri dan inovatif,” katanya.

Bupati mempunyai alasan tersendiri saat memilih program pendidikan dan pelatihan untuk para barista. Pasalnya, ia melihat komunitas tersebut dapat menumbuhkan perekonomian Kukar.

Dia berharap SDM dengan kapasitas mumpuni yang dibentuk melalui pendidikan dan pelatihan memiliki semangat dan jiwa berwirausaha.

Dengan begitu, Kukar yang inovatif, berdaya saing dan mandiri sebagai filosofi pembangunan daerah, diharapkannya dapat terwujud.

Sebab hal tersebut merupakan cita-cita yang harus dituju oleh seluruh elemen masyarakat Kukar.

“Kegiatan ini merupakan bentuk cita-cita. Kita ingin agar Kukar ini menjadi kabupaten yang inovatif, daya saing dan mandiri, salah satunya melalui pendidikan dan pelatihan,” ujarnya.

Terdapat beberapa produk kopi yang telah dihasilkan dalam pelatihan-pelatihan sebelumnya, di antaranya Kohiman atau Kopi Hitam Muara Kaman, kopi luwak Perangat Baru Marangkayu, dan kopi jahe di Jonggon.

“Jadi, sudah ada tiga titik di Kukar. Kita dorong Dinas Perkebunan untuk rencana strategisnya. Kita membangun kebun rakyat dan kebutuhan lainnya akan kita bantu,” terangnya. (adv)

Penulis: Arif Rahmansyah

Editor: Ufqil Mubin

Pemkab Fasilitasi Pendidikan dan Pelatihan untuk Komunitas Barista Kukar

BERITAALTERNATIF.COM  – Bupati Kukar Edi Damansyah membuka kegiatan Pelatihan Barista di Pendopo Odah Etam pada Kamis (11/5/2023).

Kegiatan ini merupakan bentuk tindak lanjut dari kerja sama Pemkab Kukar dengan SKK Migas dan Eni Muara Bakau.

Pelatihan tersebut menyasar anak muda dan komunitas barista di Kukar yang bergerak di sektor usaha mikro.

Bupati menyebutkan, pelatihan ini bertujuan mendorong penguatan keterampilan, ilmu, dan langkah awal bagi para barista untuk mendapatkan sertifikat dari Badan Sertifikasi Indonesia.

“MoU ini salah satunya berkaitan dengan peningkatan kapasitas SDM melalui program pendidikan dan pelatihan,” katanya.

Setelah pelatihan tersebut, Bupati mengatakan, Pemkab Kukar akan mengadakan pelatihan khusus Komunitas Janda Tenggarong.

Ia menjelaskan, pelaksanaan sejumlah kegiatan pelatihan yang dilaksanakan Pemkab Kukar tidak terlepas dari saran dan masukan komunitas yang ia serap saat mengadakan diskusi dan silaturahmi dengan masyarakat.

Untuk menjalankan program Kukar Siap Kerja, Bupati menyebutkan, Pemkab Kukar mendorong kolaborasi dengan perusahaan dan masyarakat.

Ia pun menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada manajemen perusahaan-perusahaan yang telah bekerja sama dengan Pemkab Kukar dalam menyukseskan program pendidik dan pelatihan.

“Saya ucapkan terima kasih bahwa program kolaborasi kita berjalan dengan baik. Program Kukar Siap Kerja akan terus memberikan pelatihan. Kegiatan ini tidak bisa berjalan tanpa ada semangat kolaborasi,” pungkasnya. (adv)

Penulis: Arif Rahmansyah

Editor: Ufqil Mubin

Asisten III dan Kadis PU Kukar Hadiri Pembukaan Pelatihan Sertifikasi Tenaga Ahli Kontruksi

BERITAALTERNATIF.COM – Pelatihan sertifikasi tenaga ahli konstruksi yang diikuti perwakilan Penajam, Tenggarong, dan Samarinda dibuka secara resmi pada Senin (8/5/2023).

Kegiatan yang diikuti oleh peserta yang berjumlah tujuh kelas tersebut diselenggarakan di Ruang Serbaguna Kantor Bupati Kukar.

Pembukaan pelatihan ini dihadiri oleh Asisten III Setkab Kukar Totok Heru Subroto, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kukar Wisnu Wardhana, dan Kepala Bidang Bina Konstruksi PUPR Provinsi Kaltim Sri Rejeki.

Dalam kesempatan tersebut, Sri menjelaskan, pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan tenaga ahli konstruksi.

Selain itu, pelatihan tersebut memperkenalkan kepada peserta perbedaan jabatan ahli dan petugas konstruksi.

Kata dia, pelatihan ini sangat mendukung pengawasan peningkatan kompetensi dalam pengurusan dokumen tender dan non-tender.

Ia pun berharap masyarakat Kukar berpartisipasi aktif dalam peningkatan keahlian tenaga konstruksi, sehingga dapat berperan dalam pembangunan daerah.

“Masyarakat Kukar harus terlibat langsung di kegiatan pembangunan kabupaten; terlibat juga di kegiatan Kaltim,” sarannya.

Dengan adanya pelatihan ini, Sri berharap pengerjaan jasa konstruksi di Kukar berjalan dengan sukses dan lancar.

Dia juga berharap Kukar menduduki peringkat 10 besar dalam bidang konstruksi.

Sejauh ini, sambung Sri, Kukar menghadapi kendala kesiapan kelembagaan di bidang kontruksi.

“Harapannya untuk Bapak Bupati Kukar, Wakil Bupati Kukar, Sekda Kukar, Asisten segera menetapkan kelembagaan sub urusan jasa konstruksi,” harap Sri. (adv)

Penulis: Nadya Fazira

Editor: Ufqil Mubin