ADA KALTIM

Tumbuhkan Usaha Komunitas Barista, Bupati akan Beri Modal lewat Kredit Kukar Idaman

BERITAALTERNATIF.COM  РBupati Kukar Edi Damansyah akan memberikan modal usaha untuk komunitas barista di Kukar melalui Kredit Kukar Idaman.

Kredit tanpa agunan dan bunga tersebut diyakini bisa mempermudah aktivitas para pelaku usaha di Kukar, termasuk para barista.

Komunitas barista dinilainya memiliki keterampilan dan tekad yang kuat. Karena itu, peningkatan kapasitas SDM akan terus dilakukan melalui berbagai program Pemkab Kukar.

Hal itu disampaikan Bupati Edi saat membuka acara Pelatihan Barista di Pendopo Odah Etam, Kamis (11/5/2023).

Selain memberikan pendidikan dan pelatihan dalam pembuatan kopi yang nikmat, Pemkab Kukar juga akan melatih mereka terkait manajemen keuangan.

“Saya kira kalau ini sudah disiapkan dengan baik, kemudian akses permodalannya juga melalui KKI, jadi barista akan mandiri dan inovatif,” katanya.

Bupati mempunyai alasan tersendiri saat memilih program pendidikan dan pelatihan untuk para barista. Pasalnya, ia melihat komunitas tersebut dapat menumbuhkan perekonomian Kukar.

Dia berharap SDM dengan kapasitas mumpuni yang dibentuk melalui pendidikan dan pelatihan memiliki semangat dan jiwa berwirausaha.

Dengan begitu, Kukar yang inovatif, berdaya saing dan mandiri sebagai filosofi pembangunan daerah, diharapkannya dapat terwujud.

Sebab hal tersebut merupakan cita-cita yang harus dituju oleh seluruh elemen masyarakat Kukar.

“Kegiatan ini merupakan bentuk cita-cita. Kita ingin agar Kukar ini menjadi kabupaten yang inovatif, daya saing dan mandiri, salah satunya melalui pendidikan¬†dan pelatihan,” ujarnya.

Terdapat beberapa produk kopi yang telah dihasilkan dalam pelatihan-pelatihan sebelumnya, di antaranya Kohiman atau Kopi Hitam Muara Kaman, kopi luwak Perangat Baru Marangkayu, dan kopi jahe di Jonggon.

“Jadi, sudah ada tiga titik di Kukar. Kita dorong Dinas Perkebunan untuk rencana strategisnya. Kita membangun kebun rakyat dan kebutuhan lainnya akan kita bantu,” terangnya. (adv)

Penulis: Arif Rahmansyah

Editor: Ufqil Mubin