BERITA TERBARU

Sambangi Muara Jawa, Edi Damanyah-Rendi Solihin Tuntaskan Janji Politik

ADAKALTIM.COM – Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin kembali menyalurkan bantuan penunjang produktifitas kepada UMKM, kelompok masyarakat, dan bantuan perikanan kepada nelayan di Muara Jawa Ulu, Kecamatan Muara Jawa.

Pada momen itu, Rendi juga melakukan dialog dengan masyarakan Muara Jawa Ulu serta nelayan setempat. Ia berharap bantuan yang diberikan bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Kata Rendi, bantuan tersebut dapat membantu Pemkab Kukar untuk mengentaskan kemiskinan dengan target menaikkan perekonomian masyarakat di Kukar.

“Kita sangat berharap bantuan yang telah diserahkan ini bisa membantu dan dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para nelayan hingga taraf hidupnya bisa meningkat,“ harap Rendi.

Rendi menambahkan, Pemkab Kukar melalui Program Kukar Idaman telah berjalan dengan baik dan sampai 2022 ini, tercatat sudah ada 15.000 nelayan yang mendapatkan bantuan.

Kemudian di 2023, kata dia, Pemkab Kukar kembali menyalurkan bantuan kepada 10.000 nelayan.

Pemkab Kukar sendiri menargetkan Fasilitasi 25.000 nelayan dan pembudidaya produktif. Ini sesuai dengan janji Bupati Kukar, Edi Damansyah dan Wabup Kukar, Rendi Solihin.

“Merealisasikan bantuan kepada nelayan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kukar, kami sudah menuntaskan janji dan ini semua bisa terealisasi berkat kerja sama semua pihak,” ungkapnya.

Sementara itu, Abidin seorang nelayan di Kecamatan Muara Jawa mengaku merasa terbantu dengan adanya bantuan yang diberikan Pemkab Kukar.

Menurutnya, bantuan perikanan berupa mesin cas yang didapatkan tersebut sangat bermanfaat untuk mempermudah dirinya mencari ikan dan udang di lautan.

“Saya sangat berharap bantuan ini bisa berkelanjutan. Dengan bantuan ini pekerjaan kami menjadi lebih mudah dan lebih ringan. Warga Muara Jawa sangat berterimakasih kepada Pemkab Kukar, terutama kepada Wabup Rendi Solihin,” pungkasnya. (*)

Thauhid Afrilian Noor Beberkan Tantangan Kukar di Dunia Pendidikan

ADAKALTIM.COM – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdkbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) Thauhid Afrilian Noor menyampaikan catatan khusus terkait tantangan dalam dunia pendidikan di Kukar.

Dia mengungkapkan, tingkat literasi di Kukar masih tertinggal dibandingkan sebagian daerah di Indonesia.

Karena itu, Thauhid mengajak seluruh kepala sekolah dan guru di Kukar meningkatkan semangat belajar para siswa agar tingkat literasi di Kukar semakin meningkat dari tahun ke tahun.

“Angka literasi kita masih di bawah. Begitu pun yang lain. Ini menjadi tanggung jawab kita semua,” ucap Thauhid saat menyampaikan sambutan dalam acara syukuran malam puncak Hardiknas pada Selasa (30/5/2023).

Menurut dia, pendidikan di Kukar akan mengalami kemajuan apabila didukung tingkat literasi, numerasi, dan etika yang tinggi di kalangan pelajar.

Bila modal tersebut telah dimiliki Kukar, ia meyakini sumber daya manusia di Kukar akan memiliki kesiapan menghadapi pemindahan ibu kota negara dari Jakarta ke Nusantara.

Dia juga menekankan bahwa usaha memajukan pendidikan di Kukar tidak hanya tanggung jawab pemerintah dan para guru.

Kata Thauhid, kualitas intelektual dan kecerdasan para pelajar tak bisa dilepaskan dari peran orang tua dan lingkungannya.

“Pendidikan itu bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua, terkhusus lingkungan maupun orang tua,” pungkasnya. (*)

Kepala Disdikbud akan Luncurkan Forum Peduli Pendidikan Kukar Idaman

ADAKALTIM.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdkbud) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan meluncurkan Forum Peduli Pendidikan Kukar Idaman.

Hal itu disampaikan Kepala Disdikbud Kukar Thauhid Afrilian Noor saat menyampaikan sambutan dalam acara syukuran malam puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Gedung Putri Karang Melenu pada Selasa (30/5/2023) malam.

Thauhid menyebutkan, forum tersebut dibentuk untuk membangun ekosistem yang utuh agar pendidikan di Kukar tidak hanya dipikirkan oleh para guru dan pemerintah, tetapi juga muncul peran orang tua pelajar dan dukungan lingkungan sekitar.

Menurut dia, perpaduan seluruh unsur tersebut menjadi salah satu faktor kemajuan sektor pendidikan di Kukar.

“Kita berharap ke depan pendidikan di Kukar tidak hanya dipikirkan oleh pemerintah, tetapi masyarakat juga harus peduli,” imbuhnya.

Pihaknya juga akan terus membangun kerja sama dengan masyarakat untuk memajukan dunia pendidikan di kabupaten kaya sumber daya alam ini.

Kunci utama kemajuan pendidikan, lanjut dia, tidak hanya melalui peran para pendidik. Menurutnya, pendidikan yang maju terwujud melalui kolaborasi, terutama antara guru dan orang tua peserta didik.

“Mutu pendidikan kita bisa terlaksana apabila ada kerja sama semua pihak,” ucapnya.

Ia mengajak seluruh komponen masyarakat yang terlibat dan peduli terhadap dunia pendidikan Kukar memanfaatkan momentum Hardiknas tersebut untuk berpartisipasi aktif memajukan pendidikan Kukar.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah awal untuk bekerja keras dalam meningkatkan SDM yang berakhlak mulia, unggul, dan berbudaya,” pungkasnya. (*)

Hubungan Iran-Mesir Membaik, Ayatullah Khamenei Puji Kegigihan Presiden Raisi

ADAKALTIM.COM – Pemimpin Besar Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei memuji pemerintahan Presiden Sayid Ebrahim Raisi karena dinilainya gigih memperjuangkan prinsip kerukunan bertetangga sehingga mengarah antara lain pada mencairnya hubungan Teheran-Riyadh yang selama ini beku.

Dalam pertemuan dengan Sultan Haitham bin Tariq Al-Said dari Oman di Teheran, Senin (29/5/2023), Ayatullah Khamenei mengaku menyambut baik pemulihan hubungan Teheran dengan Kairo serta menekankan bahwa Iran dan Oman akan mendapat manfaat dari hubungan bilateral yang lebih dekat.

“Kami percaya bahwa perluasan hubungan bilateral di semua bidang akan menguntungkan kedua belah pihak…. Peningkatan kerja sama Iran-Oman sangat penting karena kedua negara berbagi jalur air Selat Hormuz yang sangat penting,” ujarnya.

Mengenai negosiasi antara Iran dan Oman, Ayatullah Khamenei menyebutkan bahwa pembicaraan tersebut harus ditindaklanjuti secara serius hingga membuahkan hasil yang nyata.

Dia juga memuji kebijakan pemerintahan Raisi yang meningkatkan hubungan dengan negara-negara kawasan.

Ayatullah Khamenei juga menanggapi pengakuan puas Sultan Oman atas lancarnya proses pemulihan hubungan Iran-Arab Saudi.

“Masalah ini adalah hasil dari kebijakan baik pemerintah Presiden Raisi untuk mengembangkan dan memperkuat hubungan dengan tetangga dan negara-negara kawasan,” ucapnya.

Lebih lanjut, ia memperingatkan bahaya kehadiran Rezim Zionis Israel di kawasan Teluk Persia dan sekitarnya, dan mengimbau semua negara di kawasan agar memperhatikan masalah ini.

Di pihak lain, Sultan Haitham menekankan bahwa Muscat berkomitmen pada kebijakan perluasan hubungan dengan negara-negara tetangganya, terutama Iran.

Dia menyebutkan bahwa kedua belah pihak bertukar pandangan tentang berbagai bidang kerja sama selama pembicaraan di Teheran.

Ia berharap bahwa dengan kelanjutan pembicaraan ini, hubungan bilateral akan semakin berkembang dan membuahkan hasil yang kongkret.

Pada pertengahan Mei lalu, Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir Abdollahian menyatakan bahwa Teheran dan Kairo berhubungan langsung satu sama lain melalui bagian kepentingan mereka.

Dia juga menyebutkan beberapa negara melakukan upaya untuk mendorong Iran dan Mesir untuk meningkatkan hubungan mereka.

“Kami selalu menyambut baik perkembangan hubungan antara Teheran dan Kairo,” katanya.

“Para kepala misi kami—bagian kepentingan—di Teheran dan Kairo mengadakan pertemuan yang baik. Ada akses yang baik ke otoritas kedua negara,” sambungnya.

Pejabat Mesir beberapa waktu lalu mengatakan kepada surat kabar Uni Emirat Arab The National bahwa Mesir dan Iran diperkirakan akan bertukar duta besar dalam beberapa bulan mendatang, sebagai bagian dari proses yang dimediasi oleh Oman untuk menormalisasi hubungan antara kedua kekuatan regional tersebut. (*)

Sumber: Liputan Islam

Disdikbud Kukar akan Bangun Sekolah Bertaraf Internasional

ADAKALTIM.COM – Dinas Pendidikan dan Budaya (Disdikbud) Kukar melakukan berbagai gebrakan dalam pengembangan kualitas sumber daya manusia menjelang pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) dari DKI Jakarta ke Nusantara.

Disdikbud Kukar tengah menyiapkan suatu terobosan di bidang pendidikan dengan membangun sekolah bertaraf internasional.

Kepala Disdikbud Kukar, Thauhid Aprilian Noor menjelaskan, akhir tahun ini pihaknya akan membangun gedung SMP bertaraf internasional di Kukar.

“Akhir tahun ini akan kita launching bersama Bupati setelah semua administrasinya selesai,” ucapnya pada Selasa (30/5/2023) malam.

Kata dia, guru-guru di Kukar harus mempersiapkan diri untuk menyambut sekolah bertaraf internasional tersebut.

Para pendidik di Kukar juga dituntut untuk menguasai teknologi informasi, sehingga setelah sistem tersebut diterapkan, mereka sudah memiliki bekal tersendiri.

“Jangan sampai nanti program tersebut diluncurkan oleh pemerintah tetapi guru tidak mengerti,” tuturnya.

Thauhid mengungkapkan, Disdikbud Kukar telah melakukan pertemuan dengan Dirjen Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi RI untuk mewujudkan konsep tersebut.

Ia juga telah bertemu dengan tim Google. Pasalnya, sekolah tersebut akan melibatkan Google.

“Sekolah rujukan Google ini bagi SMP dulu. Itu sudah kita bicarakan. Tahun ini kita sudah rancang. Mudah-mudahan Desember sudah bisa berjalan,” harapnya.

Disdikbud Kukar, sambung dia, juga akan menerapkan sekolah berbasis sistem teknologi informasi pada Desember mendatang.

Setelah sistem tersebut diterapkan, para pelajar dan guru tidak perlu lagi membawa buku.

“Nanti satu siswa satu laptop. Begitu pun gurunya akan pakai laptop,” ungkapnya. (*)

Majukan Pendidikan di Kukar, Sunggono Tekankan Spirit Kolaborasi

ADAKALTIM.COM – Sekretaris Daerah Kukar Sunggono menghadiri acara syukuran malam puncak perayaan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Gedung Putri Karang Melenu pada Selasa (30/5/2023) malam.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh ratusan pelajar dan para orang tua serta guru-guru penggerak di Kukar.

Mewakili Pemkab Kukar, Sunggono mengapresiasi kegiatan yang diprakarsai oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kukar tersebut.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam menyukseskan peringatan Hardiknas di Kukar tahun ini.

Selain itu, Sunggono mengapresiasi semua pihak yang telah memberikan kontribusi nyata dalam mengembangkan dan memajukan pendidikan di Kukar.

“Apresiasi kami kepada semua penggiat pendidikan mulai dari tingkat PAUD sampai SMA, terutama dari desa maupun perusahaan yang telah memberikan kontribusi kepada dunia pendidikan Kukar,” ucapnya.

Dia menilai bahwa semua pihak, terutama perusahaan dan pemerintah desa, sudah menunjukkan semangat kolaborasi dalam memajukan dunia pendidikan di Kukar.

Sunggono berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, penggerak pendidikan, dan swasta tersebut kian ditingkatkan untuk menyongsong SDM yang berkualitas dalam menyambut pemindahan ibu kota negara baru.

“Mudah-mudahan ini menjadi suatu gambaran bahwa kolaborasi untuk memajukan dunia pendidikan di Kukar sudah semakin baik ke depannya,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar semangat merdeka belajar betul-betul diwujudkan di Kukar.

Kata dia, spirit merdeka belajar bisa menginspirasi para pendidik untuk memajukan Kukar. “Agar tidak tertinggal dengan daerah lain di Indonesia,” pungkasnya. (*)