BERITA TERBARU

Isu Pengunduran Diri Kades Manunggal Jaya, DPMD Kukar Tunggu Kepastian Resmi

Tenggarong – Isu pengunduran diri Kepala Desa (Kades) Manunggal Jaya, Sukemi, terus beredar di tengah masyarakat. Meski demikian, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kutai Kartanegara (Kukar) masih menantikan konfirmasi resmi terkait hal tersebut.

Kepala DPMD Kukar, Arianto, menjelaskan hingga kini, DPMD Kukar belum menerima surat resmi dari Kecamatan Tenggarong Seberang yang membawahi Desa Manunggal Jaya.

Menanggapi isu yang muncul, Arianto langsung berkoordinasi dengan Camat Tenggarong Seberang untuk memastikan kebenarannya.

Dari hasil komunikasi itu, Arianto menyebut bahwa pengunduran diri Kades Manunggal Daya masih dalam proses, namun belum ada pemberitahuan resmi.

“Pak Camat mengatakan bahwa pengunduran diri tersebut masih dalam proses, tetapi belum ada kabar resmi dari pihak kades,” ungkapnya, Rabu (9/10/24).

Lebih lanjut, Arianto menjelaskan DPMD Kukar tidak bisa mengambil tindakan apapun hingga ada surat resmi atau ajakan rapat dari kecamatan.

Menurutnya, selagi pihak kecamatan belum menyampaikan laporan tertulis, pihaknya tidak bisa mengonfirmasi secara formal mengenai pengunduran diri tersebut.

“Kami belum bisa menyatakan secara resmi bahwa ada Kades yang mengundurkan,” jelasnya.

Arianto juga menambahkan bahwa meskipun isu pengunduran diri ini sudah tersebar, prosedur formal harus tetap diikuti.

Jika memang pengunduran diri benar terjadi, DPMD akan memproses sesuai aturan yang berlaku.

“Kalaupun memang ada, kami akan proses, dan itu tidak dilarang. Yang penting, semua prosedur yang ditetapkan harus diikuti,” tutupnya. (ak)

Isran Noor Sampaikan Pesan kepada Relawan Agar Solid

Tenggarong – Isran Noor, calon gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) yang juga merupakan petahana, mengingatkan para relawan akan pentingnya kolaborasi yang solid dalam menjalankan kampanye dalam kontestasi Pilkada Kaltim 2024.

Pesan tersebut disampaikan seusai pengukuhan tim koalisi pemenangan Isran-Hadi yang bertempat di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong, Senin (7/10/24).

Koalisi tersebut meliputi partai PDI Perjuangan, Demokrat, Hanura, Partai Ummat, dan Gelora dan beberapa relawan.

Isran menyampaikan kerja sama dan perencanaan yang matang adalah kunci untuk mencapai tujuan bersama.

Ia berharap para relawan dapat saling mendukung tanpa merasa curiga atau buruk sangka satu sama lain.

“Kita hanya boleh bicara fakta. Fakta boleh, kenapa boleh? Supaya masyarakat tahu bagaimana sebenarnya keluarga calon gubernur ini,” jelasnya.

Isran berharap kerja sama antara partai-partai dalam koalisi ini akan membawa Kaltim menuju masa depan yang lebih baik.

Ia ingin agar para relawan dapat menyiapkan diri untuk menjalankan kampanye dengan cara yang positif, tanpa menyebarkan fitnah atau menjatuhkan satu sama lain.

“Jangan fitnah orang, jangan menjelekan orang, jangan menghina orang,” ujarnya.

Selain itu, Isran menambahkan bahwa timnya berkomitmen untuk menyelesaikan persoalan yang ada dan melanjutkan program-program yang belum sepenuhnya dilaksanakan.

“Masalah pembangunan infrastruktur masih ada sekitar 10% yang perlu diselesaikan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan program beasiswa akan tetap menjadi salah satu prioritas dalam kepemimpinannya nanti.

Dalam konteks investasi, Isran menjelaskan dalam lima tahun terakhir, pihaknya sudah membuat dua pabrik pengolahan sumber daya alam, yaitu semen dan nikel.

“Selanjutnya mudah-mudahan lancar. Saya sudah tandatangani MOU-nya dengan pihak investor dari China, yaitu pembangunan namanya chip dan pembangunan mobil Bulid Yaur Dreams (BYD) yang listrik,” jelasnya. (ak)

Target 75% Suara untuk Isran-Hadi di Kukar, Tim Koalisi Resmi Dikukuhkan

Tenggarong – Tim Koalisi Pemenangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Isran Noor-Hadi Mulyadi, siap bergerak cepat untuk meraih target 75% suara di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Hal itu disampaikan oleh Ketua Tim Koalisi Pemenangan, Suriadi, setelah dikukuhkan oleh Isran Noor dan Hadi Mulayadi di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong pada Senin (7/10/2024).

Koalisi ini melibatkan partai-partai seperti PDI Perjuangan, Demokrat, Hanura, Partai Ummat, dan Gelora, bersama sejumlah relawan yang siap untuk mendukung perjuangan pasangan calon ini.

Suriadi, mengungkapkan rencana konsolidasi tim dalam waktu dekat untuk melakukan konsolidasi terkait teknis kemenangan.

Suriadi juga menjelaskan salah satu topik penting dalam konsolidasi nanti adalah mengantisipasi perilaku pemilih yang saat ini cenderung tidak terprediksi.

“Dari hasil survei internal, kami mendapati bahwa perilaku pemilih saat ini cenderung masih sangat liar. Nah, ini yang akan kita antisipasi nanti,” tuturnya.

Tim pemenangan Isran-Hadi berencana untuk memberikan edukasi langsung kepada masyarakat tentang program-program dan prestasi-prestasi yang telah diraih oleh pasangan calon tersebut.

“Insyaallah kita yakin Pak Isran-Hadi akan menang. Ini untuk masa depan lima tahun ke depan, apalagi IKN di sini,” kata Suriadi.

Suriadi juga percaya target 75 persen suara untuk Isran-Hadi di Kukar bisa tercapai pada Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024 mendatang.

“Apalagi kerja kolaborasi dengan Calon Bupati dan Wakil Bupati kita (Edi-Rendi). Di lapangan juga insyaallah kita kerja sama,” ungkapnya.

Dengan strategi yang matang dan dukungan penuh dari koalisi, Tim Koalisi Isran-Hadi siap menghadapi tantangan demi mencapai kemenangan dalam Pilkada mendatang.

“Jadi, kampanyenya bersama, kita gandeng Pak Edi-Rendi ketika kampanye. Nanti Isran-Hadi juga begitu, kita kampanyekan Edi-Rendi,” pungkas Suriadi. (ak)

Tim Kuasa Hukum Dendi-Alif Resmi Ajukan Gugatan ke PTTUN

Tenggarong – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kukar Dendi-Alif (DEAL) kembali mengajukan gugatan, setelah sebelumnya gugatan terkait dengan permohonan gugatan Pilkada ditolak Bawaslu Kukar pada 30 September lalu.

Kini gugatan tersebut diajukan ke Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) yang berlokasi di Kompleks Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Kota Banjarmasin.

Gugatan tersebut resmi telah didaftarkan pada Jumat, 4 Oktober 2024, dengan nomor pendaftaran 7/G/PILKADA/2024/PT.TUN.BJM.

Anggota tim kuasa hukum DEAL, Aji Dendy, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengajukan gugatan tersebut. “Iya, benar. Saat ini masih dalam tahap penunjukan juru sita,” jelasnya, Senin (07/10/24).

Dendy mengatakan KPU Kukar telah dipanggil untuk menghadiri sidang pemeriksaan persiapan yang dijadwalkan akan dilakukan pada Senin, 7 Oktober 2024.

“Pihak KPU sudah dipanggil untuk menghadiri sidang,” katanya.

Gugatan yang dilayangkan DEAL berkaitan dengan Surat Keputusan (SK) KPU Kukar Nomor 1131 Tahun 2024, terkait dengan penetapan Edi Damansyah dan Rendi Solihin sebagai pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kukar.

Keputusan tersebut dinilai bermasalah karena Edi Damansyah, yang telah dua kali menjabat sebagai Bupati Kukar, dianggap tidak memenuhi syarat untuk mencalonkan diri kembali.

“Kami menilai ada cacat administrasi dalam keputusan tersebut, karena Edi Damansyah sudah dua kali menjabat sebagai bupati, yang menurut aturan tidak lagi memenuhi syarat,” tegas Dendy.

Perjuangan DEAL menjadi salah satu langkah penting dalam suksesi Pilkada Kukar, di mana mereka berupaya memastikan proses pemilihan berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Untuk memperkuat gugatan ini, tim hukum DEAL menunjuk Ihza & Ihza Law Firm, yang dipimpin oleh Profesor Yusril Ihza Mahendra, Firma hukum tersebut akan diwakili oleh 19 advokat dalam menghadapi KPU Kukar di PTTUN Banjarmasin.

“Kami bekerja sama dengan Ihza & Ihza Law Firm, mereka sudah berpengalaman dalam kasus seperti ini,” tutupnya. (ak)

Ribuan Warga Tenggarong Padati Senam Zumba Bersama Paslon AYL-AZA

Tenggarong – Ribuan warga Tenggarong berbondong-bondong menghadiri senam zumba yang diadakan oleh pasangan calon bupati dan wakil bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Awang Yacoub Luthman dan Akhmad Zais (AYL-AZA).

Acara yang digelar di Odah Pemenangan AYL-AZA, Ex. Rumah Makan Banjarsari, Jalan Mulawarman, Tenggarong, pada Minggu (6/10/2024), berlangsung meriah dengan berbagai hiburan serta pembagian ratusan doorprize.

Acara ini tidak hanya sekadar olahraga, tetapi juga menjadi ajang untuk memperkenalkan visi besar AYL-AZA dalam mewujudkan Kukar yang lebih mandiri dan sejahtera.

Pasangan independen ini hadir tanpa dukungan partai politik, menekankan komitmen mereka untuk mengabdi sepenuhnya kepada masyarakat.

Calon Bupati Kukar, AYL mengatakan, kampanye menurut pihaknya bukan tentang persaingan yang memecah belah, tetapi lebih kepada bagaimana menghadapi pemilihan dengan sikap positif dan penuh kebersamaan.

Ia menjelaskan, salah satu visi utama pihaknya adalah memastikan bahwa sumber daya alam Kukar tidak hanya menjadi objek bagi hasil yang dikelola pihak luar, tetapi dikelola secara mandiri untuk kesejahteraan masyarakat.

Ia menegaskan, dengan pengelolaan yang mandiri, Kukar akan memiliki pendapatan yang lebih besar yang dapat digunakan untuk program-program yang langsung dirasakan oleh masyarakat.

“Kami ingin Kukar mengelola sumber daya alamnya sendiri, sehingga pendapatan yang kita hasilkan bisa digunakan untuk kesejahteraan rakyat, mulai dari BPJS gratis, pendidikan gratis, hingga menekan angka pengangguran,” ujar AYL.

AYL menyampaikan bahwa program-program yang pihaknya tawarkan bukan hanya janji kosong, tetapi solusi nyata untuk menciptakan Kukar yang lebih mandiri dan sejahtera.

“Kami ingin semua lapisan masyarakat bisa menikmati hasil kerja keras ini, agar Etam Nyaman Sama-sama’,” ujarnya penuh semangat

Pasangan ini juga bertekad memperbaiki layanan kesehatan dan pendidikan di Kukar.

Calon Wakil Bupati Kukar, AZA, mengungkapkan, visi misi yang pihaknya bawa, meliputi pengembalian program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang pernah berjaya di masa lalu.

Menurut Zais, program ini akan memudahkan masyarakat Kukar untuk mengakses layanan kesehatan gratis. Cukup dengan menunjukkan KTP di rumah sakit yang bermitra di Kukar, Samarinda, dan Balikpapan.

“Kami akan menggratiskan BPJS kelas tiga dan memastikan layanan kesehatan bisa diakses oleh seluruh masyarakat, seperti era Ibu Rita Widyasari dengan jamkesda-nya,” tegas Zais.

Selain kesehatan, pasangan ini juga memiliki program besar di bidang pendidikan. Satu Rumah Satu Sarjana menjadi salah satu tawaran mereka untuk memajukan sumber daya manusia di Kukar, terutama dalam menghadapi perkembangan Ibu Kota Negara (IKN).

Program ini akan memudahkan akses beasiswa dan menjamin setiap rumah di Kukar memiliki seorang sarjana, sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan persaingan di masa depan.

“Kami ingin masyarakat Kukar tidak hanya jadi penonton di rumah sendiri. SDM kita harus bisa bersaing dengan yang lain, dan ini adalah tanggung jawab kami untuk memfasilitasi pendidikan yang setara dan berkualitas,” kata Zais. (ak)

Dua Desa di Sebulu Raih IDM Tertinggi di Kaltim

Tenggarong – Dua desa di Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara (Kukar), mencuri perhatian setelah berhasil masuk dalam daftar 10 besar desa terbaik di Kalimantan Timur (Kaltim) berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM).

Dua desa tersebut adalah Desa Sumber Sari yang menempati peringkat ke tiga dan Desa Sebulu Ulu yang berada di posisi ke empat.

Prestasi ini bukan hanya membuktikan kualitas pembangunan di dua desa tersebut, tetapi juga mencerminkan kerja keras dan dedikasi perangkat desa bersama masyarakat.

Camat Sebulu, Edy Fahruddin, menyampaikan pencapaian ini adalah hasil dari sinergi yang kuat antara pemerintah desa dan warga.

Menurutnya, untuk meraih nilai IDM yang tinggi, desa harus memenuhi berbagai syarat dan indikator yang mengukur kemajuan dari sisi sosial, ekonomi, dan infrastruktur.

“Alhamdulillah, desa-desa yang mendapat nilai tertinggi ini adalah hasil kerja keras mereka yang luar biasa bersama rekan-rekan,” ujarnya, Sabtu (5/10/2024).

Pencapaian Desa Sumber Sari dan Sebulu Ulu menjadi contoh bagaimana sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat mampu membawa perubahan besar.

Keberhasilan Desa Sumber Sari dan Sebulu Ulu juga tidak lepas dari fokus pembangunan infrastruktur yang signifikan.

Jalan-jalan utama di desa tersebut, yang sebelumnya menjadi tantangan besar kini telah hampir sepenuhnya rampung.

Meski demikian, Edy mengakui bahwa pembangunan jalan lingkungan masih menjadi pekerjaan rumah bagi pihaknya.

“Untuk jalan, sudah hampir clear. Hanya tinggal jalan lingkungan yang belum merata, terutama di Sumber Sari yang wilayahnya cukup luas,” jelasnya.

Selain itu, Edy juga mengungkapkan kebanggaannya atas capaian ini, saat ini tidak ada lagi desa tertinggal di Sebulu.

Semua desa di kecamatan tersebut telah masuk kategori berkembang, maju, hingga mandiri.

“Sekarang, tidak ada lagi desa tertinggal di Sebulu,” pungkasnya. (ak)