BERITA TERBARU

Kelangkaan LPG 3 Kg di Tenggarong Masih Berlangsung, Harga Tembus Rp40 Ribu

Tenggarong – Kelangkaan gas LPG 3kg yang merupakan subsidi pemerintah untuk masyarakat kecil masih berlangsung di Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar).

Sejak seminggu setelah tahun baru, pasokan gas bersubsidi ini semakin menipis, sementara harga di pengecer sudah melambung tinggi hingga mencapai Rp40 ribu per tabung.

Seorang penjual gorengan asal Kelurahan Bukit Biru, Hawin mengungkapkan, kelangkaan ini membuatnya semakin kesulitan dalam menjalankan usaha.

“Di pangkalan kosong, sedangkan kalau beli di pengecer, harga bisa tembus Rp40.000,” ujarnya, Kamis (16/1/25).

Menurut Hawin, kondisi ini sangat merugikan, karena tanpa gas LPG ia tidak dapat menjalankan usahanya.

“Sebelumnya, saya bisa beli di pangkalan dengan harga sekitar Rp20.000, tapi sekarang harus beli di pengecer dengan harga yang sangat tinggi. Kalau begini terus, saya rugi besar,” keluhnya.

Kelangkaan ini juga dirasakan oleh banyak warga dan pelaku usaha kecil lainnya di Tenggarong.

Mereka berharap pemerintah segera turun tangan untuk memastikan pasokan gas subsidi kembali normal, sehingga harga tidak terus melonjak.

“Gas LPG 3 kg ini sangat penting untuk usaha kecil seperti saya. Kami cuma ingin gas ini tersedia dengan harga yang wajar dan terjangkau,” harapnya. (Ak)

Rekrutmen Paskibraka Kukar 2025 Dimulai Akhir Februari, Fokus pada Pemerataan dan Wawasan Kebangsaan

Tenggarong – Proses rekrutmen Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) untuk upacara Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus 2025 akan dimulai pada akhir Februari.

Tahun ini, rekrutmen difokuskan pada pemerataan kesempatan bagi pelajar di seluruh kecamatan dan peningkatan wawasan kebangsaan calon peserta, yang menjadi salah satu tantangan besar dalam seleksi sebelumnya.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kukar, Rinda Desianti, menyebutkan sebelum rekrutmen dimulai, akan ada sosialisasi daring ke seluruh SMA/SMK/MA negeri dan swasta di Kukar.

“Kami akan bekerja sama dengan Disdikbud Kaltim wilayah Kukar agar semua sekolah mempersiapkan calon terbaiknya,” ujar Rinda pada media ini, Kamis (16/1/25).

Kata dia, rekrutmen tahun ini akan dilakukan secara merata di 20 kecamatan, tanpa menerapkan sistem kuota.

Langkah ini bertujuan agar pelajar dari wilayah terpencil pun juga mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengikuti seleksi.

“Kami ingin setiap kecamatan punya peluang yang setara. Tahun lalu, Tabang berhasil mengirim dua peserta terbaiknya, dan ini menjadi bukti bahwa kualitas bisa datang dari mana saja,” tuturnya.

Dari hasil evaluasi pada 2024, Rinda mengaku tak menemui masalah yang berarti dalam tahapan perekrutan. Hanya saja, banyak yang gugur saat melewati tahapan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

“Mereka tidak lolos karena tidak sesuai passing grade yang ditentukan. Kalau TWK rendah tidak bisa masuk tahapan berikutnya. Itu syarat penting selain fisik,” tegasnya.

Rinda mengimbau para pelajar yang berminat untuk mulai mempersiapkan diri.

Selain menjaga kesehatan dan kebugaran fisik, peserta juga diharapkan memperkuat wawasan kebangsaan, termasuk sejarah Indonesia dan nilai-nilai Pancasila.

“Seleksi Paskibraka membutuhkan kesiapan mental, fisik, dan pengetahuan. Ini adalah pengalaman berharga sekaligus tanggung jawab besar,” pungkasnya. (Ak)

Musda VI PPI Kukar Resmi Dibuka, Kesbangpol Tekankan Pentingnya Regenerasi Kepemimpinan

Tenggarong – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Rinda Desianti, menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan dalam organisasi Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kukar.

Hal ini ia sampaikan saat membuka secara resmi Musyawarah Daerah (Musda) VI PPI Kukar di Pendopo Wakil Bupati pada Senin (15/1/2024).

“Musda ini bukan hanya tentang memilih pemimpin baru, tetapi juga menjadi momen untuk menentukan arah strategis organisasi. Saya berharap kepengurusan yang baru dapat membawa PPI Kukar menjadi organisasi yang lebih inovatif dan relevan,” ujar Rinda.

Sebagai informasi, PPI adalah organisasi yang dibentuk sebagai wadah bagi para alumni Paskibraka, yakni para pemuda yang telah terlatih untuk mengibarkan bendera pusaka di Hari Kemerdekaan Indonesia.

PPI juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kepemudaan, termasuk program-program yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas generasi muda melalui pelatihan kepemimpinan, pengembangan diri, serta kontribusi dalam pembangunan masyarakat dan bangsa.

Musda VI PPI Kukar kali ini bertujuan untuk memilih ketua baru PPI Kukar periode 2025–2030 serta merumuskan langkah-langkah strategis untuk membawa organisasi ini ke arah yang lebih progresif dan relevan.

Dalam Musda VI ini, lima kandidat akan memperebutkan posisi ketua dan memaparkan visi serta misi mereka di hadapan peserta Musda.

“Saya percaya, Musda ini akan menjadi awal yang baik untuk melahirkan pemimpin yang mampu membawa PPI Kukar ke tingkat yang lebih tinggi. Mari kita jadikan forum ini sebagai langkah bersama untuk membangun organisasi yang lebih kuat,” tuturnya.

Dengan kepemimpinan baru yang akan terpilih, diharapkan PPI Kukar dapat terus menguatkan peranannya dalam membina dan mengembangkan potensi generasi muda di Kutai Kartanegara.

“Saya yakin, dengan semangat dan kerja keras yang baru, PPI Kukar akan semakin memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa dan negara,” pungkasnya. (Ak)

Pemuda Kristen di Kukar Diajak Berperan Aktif dalam Pembangunan di Era Digital

Tenggarong – Pemuda Kristen Kutai Kartanegara (Kukar) diajak untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah, terutama di era digital.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar, Yudiarta, ketika membuka acara perayaan Natal Perkumpulan Pemuda Kristen Kukar yang digelar di Gedung Putri Karang Melenu, Tenggarong Seberang, Selasa (14/1/25).

Yudiarta mengingatkan pentingnya pemuda Kristen untuk memanfaatkan kemajuan teknologi dan inovasi dalam mendukung pembangunan daerah, serta berperan dalam menjaga lingkungan, kreativitas, dan ketaatan di era society 5.0.

Ia menyebut bahwa generasi muda Kristen di Kukar, memiliki potensi besar dalam membantu mewujudkan pembangunan daerah yang lebih baik.

Kata dia, kreativitas dan semangat inovasi sangat diperlukan untuk mengatasi berbagai tantangan di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

“Pemuda Kristen memiliki peran strategis dalam membangun daerah dengan semangat inovasi, kreativitas, dan ketaatan kepada Tuhan,” ujar Yudiarta.

Yudiarta juga menyoroti pentingnya menjaga lingkungan dan menjauhi perilaku negatif, seperti narkoba, serta fokus pada kegiatan positif yang dapat memberi dampak baik bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Generasi muda Kristen harus menjadi contoh dalam pelestarian lingkungan. Jauhi narkoba, fokuslah pada kegiatan positif, dan jadikan iman sebagai landasan dalam menciptakan perubahan yang bermanfaat,” tegasnya.

Perayaan Natal ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda Kristen Kukar untuk terus berkarya, menjadi pelopor inovasi, dan mendukung pembangunan daerah.

“Mari bergandengan tangan untuk mewujudkan Kukar yang kita idamkan,” pungkasnya. (Ak)

Dispora Kukar Persiapkan Pemuda Hadapi Seleksi Nasional melalui Binlat TNI, Polri, dan IPDN 2025

Tenggarong – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar acara Bimbingan Latihan (Binlat) TNI, Polri, dan IPDN Tahun 2025 untuk mempersiapkan generasi muda Kukar menghadapi seleksi nasional.

Acara ini diikuti oleh 237 peserta dari 18 kecamatan di Kukar dan berlangsung di Aula Serbaguna Dispora, Tenggarong Seberang, pada Selasa (14/1/25).

Program ini dirancang untuk memberikan bekal fisik dan mental kepada peserta agar siap menghadapi berbagai tahapan seleksi TNI, Polri, dan IPDN.

Selama sepuluh hari pelatihan, seluruh peserta akan diinapkan di Wisma Atlet yang terletak di kompleks Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menjelaskan Binlat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman yang komprehensif mengenai proses seleksi yang sebenarnya.

“Program ini tidak hanya memberikan pelatihan fisik, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan psikologi, kesehatan, dan motivasi yang diperlukan untuk sukses dalam seleksi,” tuturnya.

Selama sepuluh hari, peserta akan mengikuti serangkaian latihan yang mencakup tes fisik, tes psikologi, serta simulasi seleksi kesehatan.

Ali berharap melalui program ini, peserta dapat lebih percaya diri dan siap mental dalam menghadapi tantangan yang ada.

“Kami ingin agar mereka tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga mental, sehingga angka kelulusan seleksi bisa semakin meningkat,” tambahnya.

Program ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah serta keluarga peserta.

Ali juga berpesan kepada para peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.

“Berlatih dengan serius, tekun, dan jika ada yang belum dimengerti, jangan ragu untuk bertanya kepada pembina,” pesannya. (Ak)

Pemkab Kukar Gelar BINLAT TNI, Polri, dan IPDN 2025

Tenggarong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar acara Bimbingan Latihan (Binlat) TNI, Polri, dan IPDN Tahun 2025 di Aula Serbaguna Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar, Tenggarong Seberang, Selasa (14/1/25).

Acara ini bertujuan memberikan dukungan kepada pemuda yang berminat berkarir di institusi TNI, Polri, dan sekolah kedinasan, serta memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan potensi diri agar siap menghadapi seleksi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengapresiasi Dispora Kukar yang telah menginisiasi program ini sejak tahun pertama dan berhasil mempertahankannya hingga 2025.

Program ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi para pemuda yang bercita-cita bergabung dengan TNI, Polri, dan sekolah kedinasan.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Dispora yang telah menginisiasi kegiatan ini. Melalui Binlat, kami dapat membantu anak-anak muda yang ingin bergabung dengan TNI, Polri, dan sekolah kedinasan,” ujar Sungono.

Sungono juga menekankan, Binlat bukan hanya sekadar memberikan pelatihan fisik dan teknis, namun juga memberikan pemahaman mental dan semangat juang bagi para peserta.

Ia berharap kegiatan ini bisa memperkuat tekad pemuda Kukar untuk meniti karir di institusi TNI, Polri, dan sekolah kedinasan yang memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan pembangunan negara.

Sungono juga menyatakan harapannya agar program ini terus berjalan dan semakin banyak pemuda Kukar yang berminat mengikuti seleksi TNI, Polri, dan sekolah kedinasan.

“Kami berharap program ini terus berlanjut dan semakin banyak pemuda Kukar yang tertarik mengikuti seleksi TNI, Polri, dan sekolah kedinasan,” ucapnya.

Program Binlat ini diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih besar dari tahun ke tahun, dengan lebih banyak pemuda Kukar yang berhasil lolos dalam seleksi yang ketat tersebut.

Sebagai bagian dari pemerintah daerah, Sungono menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan memfasilitasi setiap pemuda Kukar yang ingin mengikuti seleksi TNI, Polri, dan sekolah kedinasan.

“Pemerintah daerah akan selalu siap memfasilitasi dan memberikan dukungan penuh agar para pemuda Kukar dapat bersaing dan berhasil dalam seleksi,” ujarnya.

Ia juga menyatakan pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memberikan fasilitas yang mendukung proses seleksi, serta menumbuhkan rasa percaya diri para peserta.

“Tugas kami adalah memfasilitasi dan mendukung penuh setiap putra-putri terbaik Kukar yang ingin mengabdikan diri di profesi-profesi tersebut,” pungkasnya. (Ak)