BERITA TERBARU

Muhammad Idham Bantu Peningkatan Fasilitas Taman Pendidikan Alquran di Desa Teratak Muara Kaman

Tenggarong – Taman Pendidikan Alquran (TPA) memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai keagamaan bagi anak-anak sejak usia dini.

Sebagai sarana pendidikan agama, TPA tidak hanya menjadi tempat belajar membaca Alquran, tetapi juga membangun kedisiplinan dan moral generasi muda.

Menyadari hal ini, Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Muhammad Idham, memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan TPA dalam kegiatan reses di Desa Teratak Kecamatan Muara Kaman.

Dalam kunjungannya ke Desa Teratak tersebut, masyarakat menyampaikan kondisi akses menuju TPA yang masih belum baik.

Idham pun memberikan bantuan 30 sak semen untuk pengecoran jalan agar masyarakat, terutama anak-anak lebih mudah mengakses tempat belajar tersebut.

“Saat musim hujan, jalan menjadi licin dan becek, sehingga menyulitkan anak-anak yang belajar di TPA. Masyarakat mengajukan permintaan 30 sak semen untuk semenisasi jalan agar lebih mudah diakses,” ujar Idham kepada adakaltim.com, Kamis (20/2/25).

Ia mengungkapkan bahwa TPA memiliki peran penting dalam mencetak generasi muda yang berakhlak dan memiliki pemahaman agama yang baik.

Oleh karena itu, selain perbaikan infrastruktur, ia juga mendorong agar fasilitas pendukung lainnya turut diperhatikan demi kelancaran proses belajar mengajar.

“Bantuan telah diberikan, dan meskipun sudah lama berjalan, salah satu kendala utama adalah akses menuju taman yang masih belum diperbaiki sepenuhnya. Untuk itu, bantuan ini diharapkan dapat memperlancar akses dan meningkatkan kenyamanan masyarakat yang memanfaatkannya,” tegasnya.

Selain itu, ia mengapresiasi semangat masyarakat dalam memperjuangkan fasilitas pendidikan agama bagi anak-anak.

Menurutnya, peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga dan mengembangkan sarana pendidikan keagamaan agar dapat terus bermanfaat bagi generasi selanjutnya.

“Saya berkomitmen untuk terus mendukung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat,” pungkasnya. (ak/ko)

Rayakan HUT ke-8, Pantai Panrita Lopi Gelar Beragam Kegiatan untuk Para Pengunjung

Tenggarong – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-8, Pantai Panrita Lopi di Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar), akan menggelar berbagai kegiatan pada 22-23 Februari 2025.

Pengelola Pantai Panrita Lopi telah menyiapkan hiburan seperti live musik, pembagian doorprize, zumba party, hingga pertunjukan DJ.

Pemilik Pantai Panrita Lopi, Ahmad, mengatakan bahwa perayaan hari jadi ke-8 kali ini, akan berlangsung selama dua hari dengan menampilkan berbagai kegiatan menarik.

“Untuk kegiatannya akan dilaksanakan pada 22-23 Februari 2025 pekan ini,” ucapnya, Rabu (19/2/2025).

Ia menyebut, pada Sabtu 22 Februari 2025, acara akan dimulai pukul 10.00 WITA dengan live musik serta pembagian doorprize hingga sore harinya.

“Untuk tanggal 22 Februari 2025 dari jam 10 pagi hingga jam 5 sore live musik serta pembagian doorprize, jam 8 malam pemotongan tumpeng dan jam 9 malam live DJ hingga selesai,” ungkapnya.

Sementara itu, pada Minggu, 23 Februari 2025, kegiatan akan dimulai dengan zumba party pada pagi hari dan dilanjutkan dengan hiburan musik serta pembagian doorprize.

“Untuk tanggal 23 Februari 2025 dari jam 6 pagi Zumba party, dan dilanjut 9 pagi hingga sore live musik kembali dan pembagian doorprize untuk pengunjung,” kata Ahmad.

Sebagai informasi, Pantai Panrita Lopi terletak di Pulau Pangempang, Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak.

Untuk mencapai lokasi, pengunjung harus menyeberang menggunakan perahu dari dermaga penyeberangan Pantai Panrita Lopi.

Pantai ini dikenal dengan keindahan alamnya, terutama lorong cemara yang menyambut pengunjung saat tiba. Selain itu, pasir putih dan batu karang di sekitar pantai menambah daya tarik tersendiri.

Bagi wisatawan yang ingin berkemah, pengelola menyediakan layanan penyewaan tenda dengan harga mulai dari Rp100 ribu untuk kapasitas dua orang hingga Rp200 ribu untuk delapan orang.

Selain itu, tersedia penyewaan hammock dengan harga Rp20 ribu hingga Rp25 ribu, tikar Rp20 ribu, serta terpal berbagai ukuran dengan harga mulai dari Rp30 ribu. Serta, pengunjung yang ingin memasak juga bisa menyewa kompor portable beserta gas dengan tarif Rp60 ribu.

Pantai ini juga menawarkan berbagai paket wisata, seperti jelajah mangrove dengan tarif Rp150 ribu per kapal untuk minimal lima orang, snorkeling seharga Rp350 ribu per orang, serta diving dengan tarif Rp750 ribu per orang.

Sementara itu, untuk wisatawan yang ingin mengadakan acara gathering, pengelola menyediakan hiburan seperti DJ, elektone, band reggae, dan akustik dengan harga berkisar antara Rp3 juta hingga Rp3,5 juta.

Berbagai permainan kelompok juga dapat dinikmati di pantai ini, mulai dari balap karung estafet, tarik tambang, estafet kardus, balap pingpong, estafet air, pipa bocor, naga panjang, hingga gambar tim.

Biaya untuk mengikuti permainan ini adalah Rp100 ribu per orang, sudah termasuk hadiah hiburan dan air mineral.

Pantai Panrita Lopi beroperasi selama 24 jam dengan harga tiket masuk yang berbeda tergantung hari kunjungan.

Pada hari biasa, tiket masuk sudah termasuk kapal pulang-pergi dengan harga Rp50 ribu untuk dewasa dan Rp30 ribu untuk anak usia 2–10 tahun.

Sementara pada akhir pekan dan hari libur, tiket masuk menjadi Rp60 ribu untuk dewasa dan Rp40 ribu untuk anak-anak.

Bagi wisatawan yang ingin berkemah, harga tiket camping pada hari biasa adalah Rp60 ribu untuk dewasa dan Rp40 ribu untuk anak-anak. Sedangkan pada akhir pekan dan hari libur, harga tiket menjadi Rp70 ribu untuk dewasa dan Rp50 ribu untuk anak-anak.

Biaya parkir yang diberlakukan adalah Rp5 ribu untuk sepeda motor, Rp15 ribu untuk minibus, dan Rp50 ribu untuk bus besar.

Dengan berbagai kegiatan dan fasilitas yang tersedia, Pantai Panrita Lopi diharapkan dapat menjadi destinasi pilihan bagi masyarakat yang ingin berlibur dan menikmati suasana pantai.

Untuk informasi lebih lanjut, pengunjung dapat menghubungi pihak pengelola di nomor 0812 5565 202. (ak/ko)

Upaya Atasi Kelangkaan, Disperindag Kukar Gelar Operasi Pasar Murah LPG 3 Kg

Tenggarong – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Operasi Pasar murah LPG 3 Kg di Halaman Taman Kreatif Park, Kecamatan Tenggarong, Rabu (19/2/2025).

Langkah ini diambil sebagai upaya menanggulangi kelangkaan dan kenaikan harga LPG 3 Kg bersubsidi yang dikeluhkan masyarakat.

Sebanyak 560 tabung LPG 3 Kg disediakan dengan harga Rp 19.000 per tabung, lebih murah dibandingkan harga pasar yang terus meningkat.

Warga yang ingin membeli diwajibkan membawa KTP dan hanya diperbolehkan membeli satu tabung per rumah tangga.

Staf Sarana dan Pelaku Distribusi Disperindag Kukar, Catur Supraptono, menyebutkan operasi pasar ini tidak hanya dilakukan di Tenggarong, tetapi juga menyasar beberapa kecamatan lain seperti Tabang dan Muara Muntai.

Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerataan distribusi LPG 3 Kg agar masyarakat di daerah lain juga mendapatkan akses yang sama terhadap gas bersubsidi.

“Saat ini, sudah ada tiga kecamatan kita lakukan operasi pasar dan kami bekerja sama dengan distributor,” ujarnya.

Ia menyebut, pihaknya masih terus berkoordinasi dengan distributor untuk memastikan jumlah pasokan yang tersedia sesuai dengan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.

Meskipun operasi pasar ini direncanakan menjangkau 19 kecamatan, keterbatasan anggaran membuat pelaksanaannya harus dilakukan secara bertahap.

Oleh karena itu, Disperindag Kukar akan menyesuaikan distribusi berdasarkan ketersediaan anggaran yang ada.

Kami menyesuaikan dengan anggaran yang ada dan akan melanjutkan ke kecamatan lainnya seiring dengan ketersediaan dana,” ucapnya.

Selain itu, ia menegaskan bahwa pembelian LPG 3 Kg dalam operasi pasar ini harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan.

Setiap rumah tangga hanya diperbolehkan membeli satu tabung dengan menunjukkan KTP sebagai bukti kependudukan.

Hal ini dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan adil dan tidak ada penimbunan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Satu rumah tangga, satu KTP, satu tabung. Namun, bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), penggunaan tabung gas melon tidak disarankan, kecuali untuk pensiunan,” pungkasnya. (ak/ko)

Musrenbang di Kecamatan Tenggarong Tetapkan Irigasi, Jalan, dan Fasilitas Publik sebagai Prioritas Pembangunan 2026

Tenggarong – Pemerintah Kecamatan Tenggarong menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk tahun anggaran 2026.

Dalam forum tersebut, tiga sektor utama ditetapkan sebagai prioritas pembangunan, yakni perbaikan irigasi, peningkatan infrastruktur jalan, serta pengembangan fasilitas publik.

Kegiatan ini dihadiri oleh hampir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kukar untuk menyusun program kerja tahun 2026. Acara tersebut berlangsung di Gedung BPU Kecamatan Tenggarong, Rabu (18/2/2025).

Sebelumnya, kelurahan dan desa telah melaksanakan pramusrenbang yang menghasilkan lebih dari 100 usulan prioritas. Secara keseluruhan, tercatat 1.198 usulan dari 12 kelurahan dan 2 desa di Kecamatan Tenggarong.

Camat Tenggarong, Sukono, mengatakan bahwa usulan yang masuk harus diperjuangkan agar benar-benar terealisasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Usulan-usulan ini memerlukan pemikiran dan perjuangan agar aspirasi warga dapat terealisasi dengan baik,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, turut hadir anggota DPRD Kukar, di antaranya Fatlon Nisa dari fraksi PDI Perjuangan dan Desman Minang Endianto dari fraksi PKB.

“Kehadiran mereka diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dan keinginan warga terkait pembangunan di Kecamatan Tenggarong,” tuturnya.

Mayoritas usulan dalam Musrenbang kali ini berfokus pada pembangunan irigasi, mengingat beberapa tahun terakhir wilayah ini kerap mengalami banjir. Oleh karena itu, irigasi menjadi prioritas utama, baik untuk sektor pertanian maupun kawasan perkotaan.

“Irigasi menjadi perhatian utama dalam pembangunan kali ini karena dampaknya sangat besar, baik bagi pertanian maupun kawasan perkotaan. Harapannya, ini dapat mengurangi dampak banjir yang sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir,” pungkasnya. (Ak/ko)

HUT ke-43 SMPN 3 Tenggarong, Bupati Edi Damansyah Dorong Inovasi Pendidikan dan Akses Beasiswa Merata

Tenggarong – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-43 SMP Negeri 3 Tenggarong berlangsung meriah dengan berbagai penampilan siswa, salah satu yang paling menarik perhatian adalah pentas seni tari, di mana para siswa menampilkan tarian daerah yang indah dan penuh makna.

Selain itu, acara ini juga dimeriahkan oleh peragaan lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) dari anggota Paskas SMP Negeri 3 Tenggarong, yang menunjukkan kedisiplinan dan kekompakan luar biasa.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah, tidak hanya mengapresiasi kreativitas para siswa, tetapi juga menegaskan komitmennya dalam mendorong inovasi pendidikan serta memastikan akses beasiswa yang lebih merata bagi seluruh siswa.

Edi mengapresiasi capaian SMPN 3 Tenggarong yang kini menjadi bagian dari sekolah penggerak serta melaksanakan program google for education.

Menurutnya, inovasi digital dalam dunia pendidikan harus terus dikembangkan agar siswa dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

“Sekolah ini telah menunjukkan perkembangan yang luar biasa. Dengan program Google for Education, kita ingin memastikan anak-anak Kukar memiliki akses terhadap teknologi dan metode pembelajaran yang lebih modern,” ujar Edi kepada adakaltim.com, Rabu (19/2/25).

Ke depan, kata dia, sekolah-sekolah di Kukar harus lebih banyak mengadopsi teknologi dalam proses pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Selain menyoroti inovasi pendidikan, Bupati Kukar juga menegaskan pentingnya akses beasiswa yang lebih merata.

Ia mengungkapkan, selama ini program Beasiswa Kukar Idaman yang berbasis online masih menyulitkan siswa di daerah pedalaman untuk mengaksesnya. Oleh karena itu, Pemkab Kukar akan terus melakukan perubahan kearah yang lebih baik.

“Beasiswa tidak boleh hanya untuk yang berprestasi saja. Kita juga harus memastikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tetap bisa bersekolah. Jangan sampai ada siswa yang putus sekolah hanya karena masalah ekonomi,” tegasnya.

Ia juga meminta kepala sekolah dan guru untuk memastikan seluruh siswa kelas 9 memiliki ren20cana pendidikan lanjutan, sehingga tidak ada yang berhenti sekolah setelah lulus SMP.

Edi menyampaikan pendidikan adalah prioritas utama dalam pembangunan sumber daya manusia di Kukar.

“Sumber daya manusia yang unggul akan membawa kemajuan bagi daerah ini. Oleh karena itu, kita harus terus mendorong inovasi pendidikan dan memastikan akses beasiswa yang adil bagi semua,” pungkasnya. (Ak/ko)

Pengurus JMSI Kutim Bakal Dilantik, Dua Menteri Dijadwalkan Hadir

Samarinda – Jelang pelantikan Pengurus Cabang Kutai Timur, Ketua JMSI Kalimantan Timur (Kaltim) Mohammad Sukri melakukan koordinasi langsung dengan Ketua JMSI Kutai Timur (Kutim), Fantriansyah, di Hotel Swiss-Belhotel Samarinda pada Senin malam, 17 Februari 2025.

Pertemuan tersebut membahas berbagai agenda, seperti penguatan organisasi, program kerja dan persiapan pelantikan pengurus JMSI Kutim yang rencananya akan digelar usai lebaran di bulan Mei 2025.

Mantan wartawan kriminal itu, menyatakan pentingnya untuk mengetahui secara detail perkembangan dan persiapan pelantikan pengurus di daerah. Selain itu, membahas berbagai kendala yang dihadapi JMSI Kutim selama proses pembentukan kepengurusan.

Sukri menegaskan rencana pelantikan pengurus JMSI Kutim akan menghadirkan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto sebagai bentuk dukungan terhadap daerah pedesaan.

“Alhamdulillah, tadi selama diskusi yang menjadi kendala di daerah bisa terselesaikan dengan baik. Di acara pelantikan nanti setelah lebaran, kepengurusan Kutim akan dilantik dengan menghadirkan Mendes PDT, karena Kutim ini salah satu daerah yang banyak pedesaannya,” ujar Sukri, Selasa (18/2/2025).

Selain Mendes PDT, JMSI Kaltim juga berencana mendatangkan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, untuk menjalin kerja sama terkait program JMSI Goes to School. Program tersebut merupakan inisiatif JMSI Pusat yang bertujuan meningkatkan literasi di sekolah-sekolah.

“Ada dua yang bisa kita datangkan antara Mendes PDT dan Mendikdasmen. Kita nanti ingin mencoba MoU program JMSI Goes to School,” kata CEO MSI Group itu.

Koordinasi ini juga menyoroti pentingnya membangun komunikasi lintas daerah serta memperkuat hubungan JMSI dengan pemerintah daerah, terutama setelah pelantikan kepala daerah hasil Pilkada 2024 yang dijadwalkan pada 20 Februari 2025.

“Kami lihat Kutim sangat potensi, apalagi nanti pada tanggal 20 kepala daerah pemenang Pilkada 2024 di seluruh Indonesia, termasuk  Kutim, Balikpapan, Bontang, Paser, PPU, Kubar, Samarinda, serta gubernur dan wakil gubernur terpilih, akan dilantik oleh Presiden Prabowo. Sementara yang belum dilantik Kukar, Berau, dan Mahakam Ulu karena masih proses gugatan di MK,” jelas Sukri.

Ia berharap setelah kepala daerah resmi dilantik, JMSI bisa bersinergi dengan pemerintah dalam membangun daerah dan memperkuat komunikasi dengan berbagai pemangku kepentingan.

“Harapan kita JMSI Kutim bisa membangun komunikasi dengan pemerintah dan stakeholder yang ada di Kutim,” tutur Sukri.

“Kita harus bangun komunikasi, karena ini sangat penting sehingga kebuntuan cepat bisa tahu,” tutupnya. (*)