Perayaan Penuh Semangat: Kelurahan Sarijaya Rayakan HUT ke-44 dengan Lomba Tradisional dan Kekompakan Warga

KUTAI KARTANEGARA – Dalam semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-44, Kelurahan Sarijaya, Kecamatan Sangasanga, bertransformasi menjadi lautan kegembiraan.

Warga setempat, dengan antusiasme tinggi, berpartisipasi dalam berbagai lomba yang digelar untuk memeriahkan hari jadi kelurahan mereka.

Puncak perayaan pada 1 Mei 2024, diwarnai dengan serangkaian lomba yang mencerminkan kekayaan budaya dan kebersamaan komunal.

Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Rendi Solihin, turut serta melepas lomba ketinting, menandai keterlibatannya dalam memupuk rasa bangga terhadap pencapaian Kelurahan Sarijaya.

Lurah Sarijaya, Agus Dina Feriani, mengungkapkan kegembiraannya atas suksesnya acara tersebut.

“Untuk menambah kemeriahan hari jadi, kami telah menyelenggarakan berbagai lomba, termasuk ketinting, ketapel, voli, bayi sehat, dan pengolahan makanan berbahan ikan,” tutur Feriani, Rabu (1/5/2024)

Ia menambahkan, “Kami sangat berterima kasih atas rasa kebersamaan masyarakat yang selalu bergotong royong dalam kegiatan. Sebagian besar masyarakat di sini adalah nelayan yang tinggal di atas Sungai, sehingga bahan baku untuk mengolah makanan berbahan ikan sangat mudah didapatkan.”

Dengan harapan yang tinggi, Feriani berambisi agar peringatan HUT tahun depan dapat dilaksanakan dengan lebih meriah lagi.

“Kita ingin perayaan tahun depan bisa lebih banyak lagi kegiatan lomba yang digelar, sehingga acara lebih semarak dan meriah,” harapnya.

Acara puncak juga dihadiri oleh tokoh-tokoh penting daerah, termasuk Wabup Kukar Rendi Solihin, Camat Sangasanga M Dachriansyah, Plt Kadispar Kukar Sugiarto, Kepala Dishub Ahmad Junaidi, Kabag Tapem Sekkab Kukar Yani Wardana, serta perwakilan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Kami sangat berterima kasih atas rasa kebersamaan masyarakat yang selalu bergotong royong dalam melakukan kegiatan,” ujar Agus Dina Feriani, Lurah Sarijaya. (ADV)

Sinergi Pemerintah dan Kekraf Kukar: Upaya Membangun Ekonomi Kreatif Berkelanjutan

KUTAI KARTANEGARA – Dalam langkah strategis untuk memajukan ekonomi kreatif, Dinas Pariwisata Kutai Kartanegara (Dispar Kukar) telah mengadakan Forum Asosiasi Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Pertemuan ini, yang diadakan di Hotel Grand Elty Singgasana pada Kamis, 25 April 2024, mengumpulkan pengurus Komite Ekonomi Kreatif (Kekraf) dari berbagai kecamatan untuk membahas koordinasi dan pengembangan sektor ini.

Plt Kepala Dispar Kukar, Sugiarto, menekankan pentingnya kerja sama antara Kekraf dan pemerintah daerah. “Kami memandang Kekraf sebagai mitra vital dalam mewujudkan visi Bupati Edi Damansyah dan Wakil Bupati Rendi Solihin,” ujar Sugiarto.

“Mereka adalah penggerak utama dalam pembangunan ekonomi yang berfokus pada pertanian, pariwisata, dan kreativitas,” sambungnya.

Sugiarto juga menyoroti bahwa Kekraf, yang telah resmi diakui oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, harus terus diaktifkan untuk memaksimalkan potensinya.

“Kami ingin Kekraf tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi juga sebagai inisiator kegiatan yang mempromosikan pertumbuhan ekonomi kreatif,” tambahnya.

Dalam forum tersebut, Sugiarto mengajak semua pihak untuk bekerja sama dan mendukung program pemerintah.

“Mari kita bergandeng tangan untuk memastikan bahwa pelaku ekonomi kreatif mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan,” tegas Sugiarto.

“Kami di Dispar Kukar berkomitmen untuk memfasilitasi dan mendampingi Kekraf dalam setiap langkah mereka,” tambahnya.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Dispar Kukar untuk mengintegrasikan pariwisata dan ekonomi kreatif ke dalam pembangunan ekonomi daerah, sejalan dengan program pembangunan yang telah ditetapkan oleh Bupati dan Wakil Bupati. (ADV)

Kecamatan Samboja Akan Berkonsentrasi Pada Pengembangan Potensi Pariwisata

Tenggarong – Pemerintah Kecamatan Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berkomitmen untuk terus melakukan pengembangan khususnya pada sektor pariwisata. Hal ini karena Kecamatan Samboja yang terletak di wilayah pesisir Kukar memiliki ekosistem yang dinamis dan beragam. Salah satunya yaitu pantai-pantai yang jika difokuskan pada pengembangan pembangunan yang baik akan menjanjikan nilai jual tinggi, sebagai tempat kunjungan wisata.

Camat Samboja, Damsik, menyebutkan bahwa saat ini pihaknya tengah berkoordinasi secara aktif dengan sejumlah pihak pengelola objek wisata yang ada disana. Baik yang dikelola oleh masyarakat secara pribadi, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), maupun yang dikelola oleh pemerintah daerah melalui Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar.

“Kita ingin agar pantai-pantai yang sudah ada dan dikelola ini terus berkembang dengan baik. Karena dari ujung Kelurahan Samboja kita memiliki banyak pantai,” ujarnya, Kamis (25/4/2024).

Lebih lanjut, Damsik juga mengungkapkan bahwa selain pantai, pihaknya juga akan terus menggali potensi wisata lainnya. Seperti memanfaatkan lubang bekas galian tambang sebagai waduk. Namun, pengolaan tempat wisata waduk ini membutuhkan persiapan yang matang, baik dari segi pembangunannya sampai dengan pengawasan, untuk menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Selain meningkatkan pendapatan daerah, Ia juga berharap dari adanya pengembangan sektor pariwisata ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat lokal. Dan agar hal ini dapat berjalan optimal serta sesuai dengan yang diinginkan, Pemerintah Kecamatan Samboja akan terus memberikan dukungan serta berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk Dispar Kukar dan sejumlah perusahaan-perusahaan di sekitar.

“Kami berharap, dengan berkembangnya sektor pariwisata, akan meningkatkan perekonomian masyarakat setempat dan mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat di Samboja,” tutupnya. (adv)

Desa Pela di Ambang Penghargaan Kalpataru 2024 untuk Konservasi Pesut Mahakam

Tenggarong – Desa Pela, yang berada di bawah naungan Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), kembali menunjukkan prestasinya di tingkat nasional dengan potensi meraih Penghargaan Kalpataru 2024.

Penghargaan ini merupakan simbol pengakuan atas upaya konservasi lingkungan yang dilakukan oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Pela.

Pada tahun 2022, Desa Pela yang telah diresmikan sebagai desa wisata, berhasil memenangkan penghargaan serupa, menegaskan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan.

Di tahun 2024, desa ini kembali mengikuti berbagai kategori yang mencakup penyelamatan lingkungan, konservasi Pesut Mahakam, pengawasan terhadap ilegal fishing, penanaman pohon, dan pembangunan desa ramah lingkungan.

“Kami telah mendokumentasikan, mendata, dan menuliskan semua kegiatan yang kami lakukan,” ucap Ketua Pokdarwis Desa Pela, Alimin, Kamis (25/4/2024).

Ini mencerminkan transparansi dan akuntabilitas dalam setiap langkah yang diambil oleh desa.

Sejak tahun 2018, Pemerintah Desa Pela telah berinisiatif dalam mengawasi praktik ilegal fishing dan mencegah pencemaran lingkungan di sekitar Sungai Mahakam.

Upaya ini termasuk penerbitan Peraturan Desa yang bertujuan untuk melindungi habitat Pesut Mahakam dan mengorganisir kegiatan seperti lomba pemungutan sampah.

Namun, ada kekecewaan terhadap proses penyelesaian Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kawasan Konservasi Perairan Habitat Pesut Mahakam yang terhambat. Raperda yang telah dirancang sejak tahun 2022 ini masih belum selesai hingga saat ini.

“Kami telah mengkampanyekan Perda Konservasi Perairan Habitat Pesut Mahakam sejak tahun 2020, dengan harapan prosesnya dapat dipercepat,” ungkapnya.

Ini menunjukkan urgensi dan pentingnya Perda tersebut bagi konservasi Pesut Mahakam, yang jumlahnya hanya tersisa sekitar 70 ekor di alam liar.

Pesut Mahakam tidak hanya menjadi simbol konservasi tetapi juga daya tarik utama bagi wisatawan yang mengunjungi Desa Pela. Dengan ditetapkannya Perda konservasi, diharapkan tidak hanya akan menyelamatkan Pesut Mahakam dari kepunahan tetapi juga meningkatkan potensi wisata desa.

“Jika wilayah ini menjadi kawasan konservasi, kita tidak hanya menyelamatkan Pesut Mahakam dari kepunahan tetapi juga menambah daya tarik wisatawan,” pungkas Alimin dengan tegas.

Dengan semangat dan dedikasi yang ditunjukkan oleh Pemdes dan Pokdarwis Desa Pela, harapan untuk meraih Penghargaan Kalpataru 2024 tampaknya bukanlah mimpi yang jauh.

Keberhasilan ini akan menjadi bukti nyata dari komitmen dan kerja keras masyarakat Desa Pela dalam menjaga kelestarian alam dan warisan budaya mereka. (Adv)

Hadapi Pilkada 2024, DPD PAN Kukar Segera Buka Penjaringan Bacalon Bupati dan Wabup

Tenggarong – Dalam rangka persiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, DPD Partai Amanat Nasional Kutai Kartanegara (DPD PAN Kukar) mengumumkan rencana pembukaan pendaftaran untuk penjaringan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati.

Pengumuman ini menyusul pembentukan tim Pilkada 2024 yang telah dilakukan di Sekretariat DPD PAN Kukar pada Senin (22/4/2024).

Tim Pilkada PAN 2024 akan dipimpin langsung oleh Syarifuddin sebagai Ketua dan Ramadhan sebagai Sekretaris, berdasarkan keputusan rapat harian DPD PAN Kukar.

“Kami telah menyiapkan tim penjaringan Bacabup dan Bacawabup Kukar 2024. Pendaftaran akan dibuka secara resmi dalam waktu dekat, setelah semua persiapan tim rampung,” kata Ketua DPD PAN Kukar, Fachruddin.

Aconk, sapaan akrab Fachruddin, mengundang tokoh masyarakat Kalimantan Timur (Kaltim), khususnya Kukar, untuk mengambil formulir pendaftaran yang akan tersedia di Sekretariat DPD PAN Kukar, Jalan Pesut, Tenggarong.

“Bagi tokoh masyarakat atau putera puteri terbaik Kalimantan Timur yang berkeinginan untuk mendaftar sebagai Bacabup dan Bacawabup Kukar, formulir pendaftaran akan segera tersedia di Rumah PAN Kukar,” ujar Aconk.

Aconk berharap, dari proses penjaringan ini, PAN akan dapat mengusung pemimpin yang dicintai oleh masyarakat, yang dapat meningkatkan kesejahteraan, serta yang selaras dengan visi dan misi perjuangan DPD PAN Kukar.

“Kami berambisi untuk mendapatkan pemimpin yang dapat membawa Kutai Kartanegara ke arah yang lebih baik, menciptakan lapangan pekerjaan, dan mengelola wilayah, khususnya dalam konteks status baru kita sebagai Ibu Kota Negara (IKN),” ungkapnya.

Saat ini, PAN memiliki empat kursi di DPRD Kukar untuk periode 2024-2029. Untuk mengajukan calon di Pilkada 2024, diperlukan dukungan minimal 20 persen dari total 45 kursi parlemen, yang berarti sekitar sembilan kursi.

“Kami memerlukan tambahan lima kursi lagi. Untuk itu, kami akan menjalin koalisi dan komunikasi dengan partai lain guna memenuhi syarat jumlah kursi pengusung calon. Tidak menutup kemungkinan, kami akan melanjutkan Koalisi Indonesia Maju seperti pada pemilu sebelumnya, tergantung pada arahan DPP,” tutupnya. (ko)

Andi Wijaya Jadi Calon Tunggal di Musda XVII Hipmi Kaltim

Samarinda – Andi Adi Wijaya menjadi satu-satunya calon tunggal ketua umum pada Musyawarah Daerah (Musda) XVII Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD Hipmi) Kaltim.

Andi Wijaya telah mengantongi delapan rekomendasi dari Badan Pengurus Cabang (BPC) Hipmi se-Kaltim. Berdasarkan hasil verifikasi berkas oleh Sterring Committe (SC) Andi Wijaya telah dinyatakan memenuhi syarat dan lolos verifikasi calon ketua umum BPD Hipmi Kaltim.

“Verifikasi berkas sudah berjalan selama dua hari, kita cek satu persatu untuk dipastikan memenuhi persyaratan,” kata Koordinator SC Musda XVII Hipmi Kaltim, Daniel Abadi Sihotang pada Senin (8/4/2024).

Hasil verifikasi tersebut pun telah dituangkan ke dalam berita acara rapat pleno SC Musda XVII Hipmi Kaltim. Daniel menyebut, ke depan pihaknya akan melakukan asistensi kepada BPP Hipmi terkait hasil penetapan calon ketua umum Hipmi Kaltim.

“Nanti masih ada tahapan pemaparan visi misi atau kampanye kepada komite pembekalan oleh calon ketua umum BPD Hipmi yaitu saudara Andi Adi Wijaya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Musda XVII Hipmi Kaltim, Jumadil Anwar mengungkapkan, rencananya Musda XVII Hipmi Kaltim akan digelar pada 11 hingga 12 Mei 2024 mendatang di Samarinda.

“Sebagai ketua pelaksana kegiatan saya berharap, kader terbaik Hipmi yang akan maju nanti bisa membawa Hipmi Kaltim lebih baik,” pungkasnya. (ko)