Bupati Edi Damansyah Dorong Kelompok Tani Milenial dan Modernisasi Sistem Pertanian di Kukar

Tenggarong – Dalam dua dekade terakhir, jumlah Rumah Tangga Petani (RTP) di Kukar mengalami penurunan drastis, dengan mayoritas petani yang tersisa berusia di atas 50 tahun.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Kukar Edi Damansyah dalam sambutannya pada acara Rapat Teknis Penyuluhan Pertanian di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong pada Minggu, (25/8/2024)

Di acara yang dihadiri oleh 183 peserta dari 20 kecamatan di Kukar ini, Bupati Edi menegaskan bahwa salah satu pekerjaan rumah yang mendesak bagi Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) adalah mendorong terbentuknya kelompok-kelompok petani muda atau milenial.

“Kita harus menarik minat anak-anak muda untuk terjun ke bidang pertanian dengan mengubah sistem pertanian konvensional menjadi pertanian modern melalui mekanisasi,” ujarnya.

Modernisasi ini mencakup penggunaan alat dan mesin pertanian dari pengolahan lahan hingga pasca-panen, sehingga meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam bertani.

Selain itu, Edi meminta adanya insentif khusus bagi petani muda untuk modal usaha, guna menarik lebih banyak generasi muda terlibat dalam pertanian. (ak)

Distanak Kukar Gelar Rapat Teknik Penyuluhan Pertanian Bagi PPL, KTNA dan KWT

Tenggarong – Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kutai Kartanegara (Kukar) mengadakan rapat teknis penyuluhan pertanian yang berlangsung selama tiga hari sejak 25-27 Agustus 2024 di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong.

Acara ini dihadiri oleh 183 peserta dari 20 kecamatan, yang terdiri dari penyuluh pertanian lapangan (PPL), anggota Kelompok Tani Nelayan Andalan (KTNA), dan Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kukar.

Rapat koordinasi teknis ini bertujuan memberikan pencerahan dan pemahaman kepada peserta tentang penyuluhan pertanian yang efektif dan efisien.

Kepala Distanak Kukar, Muhammad Taufik, mengatakan bahwa pentingnya melakukan sinergitas antara PPL, KTNA, dan KWT dalam mendukung pengembangan pertanian.

Diharapkan, para PPL dan pengurus KTNA serta KWT di 20 kecamatan dapat meningkatkan fungsi penyuluhan dalam memberikan pemahaman kepada petani di Kukar.

Ia menyebut, pertanian merupakan salah satu dari tiga sektor utama dalam Pemkab Kukar, selain bidang pariwisata dan ekonomi kreatif.

Sejak tahun 2022, sektor pertanian menunjukkan perkembangan signifikan dengan fokus pada lima kawasan utama, yaitu Marangkayu, Tenggarong-Loa Kulu, Tenggarong Sebrang Bawah, Tenggarong Seberang Atas dan Sebulu Muara Kaman.

Taufik juga menyoroti tantangan yang dihadapi di sektor pertanian, seperti penyediaan air dan penanganan banjir.

“Kami selalu berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk menangani masalah tersebut, termasuk perbaikan sarana saluran irigasi,” ungkapnya.

Distanak Kukar juga telah menyediakan pendampingan, pemberian pupuk, alat mesin pertanian, dan benih yang telah memberikan hasil positif bagi para petani di Kukar.

“Target utama kami adalah peningkatan produksi dan produktivitas padi, yang telah menunjukkan hasil. Namun, kami akui ada beberapa masalah dalam sektor jagung yang belum tercapai sesuai target,” tutupnya. (ak)

Bacalon Bupati Kukar Dendi Suryadi Gelar Zumba Nusantara, Dihadiri Ratusan Masyarakat

Tenggarong – Bakal Calon Bupati Kukar, Dendi Suryadi menggelar kegiatan ‘Zumba Nusantara’ di halaman Hotel Grand Fatma, Tenggarong pada Sabtu (24/8/2024).

Turut hadir Ketua DPC Gerindra Kukar, Alif Turiadi yang digadang-gadang akan mendampingi Dendi Suryadi untuk maju di Pilkada Kukar 2024.

Acara ini turut mengundang Angga Degea atau biasa dikenal dengan Abang Yellow dan Ita Segihan untuk memeriahkan kegiatan ini.

Kegiatan ini pun disambut antusias oleh ratusan masyarakat yang hadir untuk mengikuti senam sehat dan zumba dengan penuh semangat dan keceriaan.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan senam sehat dengan bertajuk tema Zumba Nusantara, dimana dalam kegiatan ini nanti akan ada door prize beberapa hadiah,” ungkap Dendi.

Selain itu, ia juga menyampaikan kegiatan ini digelar dalam rangka mempererat silaturahmi dengan masyarakat Kukar.

“Kami juga ingin memperkenalkan diri, saya Dendi Suryadi, dengan Pak Alif Turiadi kepada masyarakat,” katanya.

Dendi Suryadi kemudian menyampaikan komitmennya jika terpilih menjadi Bupati Kukar. Ke depan ia akan kembali mengabdi dan akan memberikan yang terbaik untuk Kukar.

“Kami siap melayani masyarakat ke depannya agar menjadi lebih makmur, aman, sejahtera, dan berkeadilan,” kata Dendi.

Ia memohon doa dan dukungan kepada masyarakat Kukar, agar proses pencalonan dirinya sebagai Bupati Kukar dapat berjalan dengan lancar.

“Mudah-mudahan rakyat mempercayai kami dan amanah Allah turun kepada kami,” harapnya. (ak)

Banner Mayjen Dendi Suryadi-Alif Turiadi Beredar di Media Sosial, Alif: Sebagai Kader Menunggu Instruksi Pusat

Tenggarong – Ketua DPC Gerindra Kukar Alif Turiadi merespon banner yang beredar di media sosial terkait dirinya yang disandingkan sebagai wakil bupati berpasangan dengan Mayjen TNI Dendi Suryadi.

Alif mengaku siap jika DPP Gerindra menyandingkan dirinya dengan jenderal bintang dua itu di Pilkada Kukar 2024. “Kita ini sebagai kader hanya menunggu instruksi dari pusat,” ucapnya saat dikonfirmasi via telepon, Kamis (22/8/2024).

Saat ditanya kesiapan dirinya dicalonkan sebagai wakil bupati, Alif menyebut belum ada persiapan secara pasti terkait pencalonan itu.

Ia menyebut, saat ini dirinya masih berfokus melakukan kerja-kerja kedewanan di DPRD Kukar. “Masih kerja seperti biasa saja,” ungkapnya.

Alif mengatakan, situasi politik yang mengisukan dirinya akan maju sebagai wakil bupati masih bersifat dinamis.

“(Keputusannya) tunggu dalam waktu 1 atau 2 hari ke depan,” jelas Alif.

Namun ke depan jika DPP Gerindra memberikan mandat itu kepada dirinya. Alif mengaku akan berjuang semaksimal mungkin untuk dapat menang di Pilkada Kukar 2024.

Selain itu kata dia, ia akan menggerakkan seluruh pimpinan anak cabang (PAC) dan ranting Gerindra di 20 kecamatan di Kukar. “Kita akan menangkan di semua kecamatan. Target kita semua menang,” pungkasnya. (ko)

DPR RI Batalkan Keputusan MK Soal RUU Pilkada, HMI Badko Kaltim-Kaltara Kecam Tindakan Itu

Tenggarong – DPR RI membuat keputusan mengejutkan dalam rapat Badan Legislatif (Baleg) pada 21 Agustus 2024 dengan mencabut keputusan Mahkamah Konstitusi terkait RUU Pilkada.

Keputusan tersebut menghapuskan aturan batas umur calon kepala daerah yang sebelumnya telah ditetapkan oleh MK.

Langkah ini langsung memicu kecaman dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badko Kaltim-Kaltara. Ketua Umum HMI Badko Kaltim-Kaltara, Ashan Putra Pradana, mengekspresikan kekecewaannya terhadap DPR RI, menilai tindakan tersebut sebagai pengabaian terhadap keputusan konstitusi.

“Kami HMI Badko Kaltim-Kaltara sangat menyayangkan sikap dan mengecam keras DPR RI yang telah mengabaikan bahkan menganulir putusan MK yang telah final dan mengikat tersebut,” ujar Putra.

Putra berpendapat bahwa DPR RI seharusnya menjadi contoh dalam hal ketaatan terhadap hukum dan konstitusi, khususnya keputusan dari MK.

Dia juga menilai tindakan DPR RI ini sebagai bentuk kepentingan kelompok elite, yang memanfaatkan kekuasaan demi kepentingan pribadi dengan cara yang tidak bersih.

“Ini jelas kepentingan kelompok elite, karena menggunakan kekuasaan untuk menggapai kekuasaan yang walaupun dengan cara yang kotor,” tegasnya.

Putra menambahkan bahwa HMI Badko Kaltim-Kaltara akan mengikuti langkah Pengurus Besar (PB) HMI dalam mengawal isu ini.

“Kami akan turun ke jalan sebagaimana PB HMI, karena ini telah merusak dan menjadi kedaruratan luar biasa bagi negara ini,” pungkasnya. (ko)

Gelar Rakerda, LPTQ Kukar Fokus Bahas Evaluasi dan Rencana Pengembangan

Tenggarong – Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kukar menggelar rapat kerja daerah (Rakerda) di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong pada Rabu (21/8/2024).

Rakerda ini dibuka langsung oleh Sekda Kukar Sunggono, yang juga sebagai ketua LPTQ Kukar.

Sunggono menyampaikan apresiasi atas pencapaian LPTQ Kukar yang berhasil meraih Juara Umum LPTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Timur selama enam tahun berturut-turut.

“Keberhasilan ini sangat membanggakan dan mengharumkan nama Kabupaten Kutai Kartanegara. Ini hasil dari pembinaan yang serius dan komitmen seluruh jajaran LPTQ,” ujarnya.

Sunggono mengimbau pengurus LPTQ Kukar untuk selalu melakukan evaluasi dan pengembangan pola pembinaan, agar prestasi yang diraih dapat dipertahankan.

“Kabupaten lain sudah mulai meniru pola pembinaan kita. Oleh karena itu, kita harus terus berinovasi untuk menemukan metode baru yang lebih efektif,” ucap Sunggono.

Ia juga mendorong LPTQ Kukar untuk menjalin kerja sama dengan lembaga pembinaan tingkat nasional agar prestasi di tingkat nasional dan internasional dapat terus ditingkatkan.

Rakerda ini juga menjadi ajang persiapan menjelang pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten ke-45 yang akan digelar di Samboja Barat pada akhir 2024 mendatang.

Sunggono berharap seluruh proses persiapan hingga pelaksanaan MTQ berjalan lancar dan sukses, serta mampu menghasilkan putra-putri terbaik untuk mewakili Kukar di tingkat yang lebih tinggi.

Selain itu, Sunggono juga mengingatkan untuk berhati-hati dalam mengelola anggaran LPTQ. Kata dia, anggaran tersebut harus dapat dipertanggungjawabkan dan transparan.

“Saya berharap besar kepada seluruh jajaran pengurus LPTQ Kukar, agar dapat menghasilkan keputusan-keputusan penting yang berguna bagi pengembangan LPTQ,” tutupnya. (ak)