Ribuan Masyarakat Kukar Antusias Ikuti Jalan Sehat Pilkada Serentak 2024

Tenggarong – Acara jalan sehat yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam rangka Pilkada Serentak 2024 sukses menarik ribuan peserta dari berbagai lapisan masyarakat di Kukar.

Kegiatan yang berlangsung di Simpang 4 Pendopo Bupati Kukar, Jl. Ki Hajar Dewantara pada Minggu (1/9/2024) ini, tidak hanya menjadi ajang olahraga bersama, tetapi juga sarana sosialisasi penting untuk tahapan Pilkada 2024.

Selain jalan sehat, acara juga dimeriahkan oleh senam zumba yang dibawakan oleh Abang Yellow, serta hiburan artis nasional, Trio Macan.

Pembagian doorprize oleh KPU Kukar menambah semarak suasana, membuat para peserta semakin antusias.

Asisten II Setkab Kukar, Ahyani Fadianur Diani, menyampaikan bahwa acara ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam Pemilu gubernur-wakil gubernur dan bupati-wakil Bbupati yang akan berlangsung pada 27 November 2024.

“Partisipasi masyarakat dalam Pemilu bukan hanya sekedar kewajiban politik, tetapi juga merupakan wujud kesadaran dalam menentukan arah dan kemajuan Bangsa, Negara, dan Daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua KPU Kukar, Rudi Gunawan, juga menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menggunakan hak pilih mereka.

“Pada Pilkada 2020, tingkat partisipasi pemilih di Kukar mencapai 56%. Tahun ini, kami berharap bisa mencapai 70% hingga 75%,” kata Rudi.

Ia menambahkan, dengan diadakannya Pilkada Serentak di seluruh Indonesia, harapannya tingkat partisipasi akan meningkat.

“Kami juga mengimbau masyarakat untuk memastikan bahwa mereka sudah terdaftar dalam daftar pemilih sebelum Daftar Pemilih Tetap (DPT) ditetapkan,” pungkasnya. (ak)

Bapaslon Edi Damansyah dan Rendi Solihin Jalani Tes Kesehatan di Tahapan Pilkada Kukar 2024

Tenggarong – Bakal pasangan calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Kukar Edi Damansyah dan Rendi Sholihin telah menjalani serangkaian tes kesehatan di RSUD AM Parikesit, Tenggarong Seberang pada Sabtu (31/8/2024).

Tes yang berlangsung hampir seharian ini berjalan lancar. Keduanya nampak optimis berada dalam kondisi sehat untuk melanjutkan tahapan Pilkada Kukar 2024.

Ketua KPU Kukar, Rudi Gunawan, menyampaikan bahwa pemeriksaan Bapaslon Edi Damansyah dan Rendi Solihin dimulai sejak pukul 10.30 hingga 19.00 Wita.

“Mudah-mudahan hasilnya sesuai dengan harapan kita semua,” ujar Rudi.

Ia menyebut bahwa tahapan ini sangat penting untuk penetapan calon resmi Bupati dan Wakil Bupati Kukar pada 22 September 2024 mendatang.

“Nantinya akan ada pleno untuk menindaklanjuti hasil pemeriksaan ini,” katanya.

Sementara itu, setelah menjalani rangkaian pemeriksaan kesehatan, Edi Damansyah, yang didampingi Rendi Sholihin, menyampaikan rasa syukurnya atas selesainya pemeriksaan kesehatan yang telah dilakukan.

“Kami telah menyelesaikan 19 tahapan pemeriksaan yang dilakukan oleh tim dokter RSUD AM Parikesit. Memang cukup melelahkan, apalagi dengan harus menjalani puasa sebelumnya, tapi Alhamdulillah, semua berjalan baik,” ungkap Edi.

Edi juga mengucapkan terimakasih kepada tim kesehatan RSUD AM Parikesit serta pihak KPU dan Bawaslu Kukar yang telah mendukung proses pemeriksaan tersebut sehingga berjalan dengan lancar.

“Saya pastikan, hasilnya baik, dan kondisi kesehatan kami juga dalam keadaan baik,” pungkasnya. (ak)

Agus Dwirijanto Pindah Tugas, Suparman Resmi Pimpin Lapas Kelas IIA Tenggarong

Tenggarong – Agus Dwirijanto resmi meninggalkan jabatannya sebagai Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tenggarong setelah 4 tahun 8 bulan, dalam acara pisah sambut yang diadakan di Lapas Kelas II A Tenggarong, Sabtu (31/8/2024).

Posisi Agus kini diisi oleh Suparman, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Rumah Tahanan Kelas I Bandung. Perpindahan ini menandai langkah baru dalam pengelolaan dan pembinaan di Lapas IIA Tenggarong.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalimantan Timur-Kalimantan Utara, Sekretaris Daerah Kukar, serta perwakilan Forkopimda Kukar, seluruh Kalapas di Tenggarong dan Bontang, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya.

Dalam acara tersebut Agus tidak mampu menahan haru saat mengenang masa-masa kepemimpinannya di Lapas Tenggarong. Suaranya bergetar ketika ia berbicara tentang pengalaman dan kenangan yang tidak akan pernah dilupakan.

“Waktu yang saya habiskan di sini penuh dengan kenangan yang tak akan terlupakan. Terima kasih atas dukungan dan kerjasama seluruh pegawai selama 4 tahun 8 bulan ini,” ujar Agus dengan mata berkaca-kaca.

Agus juga memberikan apresiasi kepada berbagai instansi yang telah mendukungnya dalam menjalankan tugas pembinaan bagi warga pemasyarakatan, baik dalam hal keterampilan maupun spiritual.

“Terima kasih kepada Pemkab Kukar atas dukungannya selama ini. Kami mohon maaf jika ada kesalahan,” ungkapnya.

Sementara itu, Suparman, pria yang lahir di Tangerang tersebut menyampaikan Kalimantan bukan suatu daerah yang baru baginya. Semasa SMA, ia pernah bersekolah di Kalimantan Tengah dan pernah bertugas di Kalapas Pelaihari di Kalimantan Selatan.

Suparman, yang kini menggantikan Agus sebagai Kepala Lapas Kelas IIA Tenggarong, mengungkapkan harapannya untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerjanya yang baru dan membangun kerja sama yang baik dengan seluruh pihak.

“Saya berharap bisa membangun kerja sama yang baik di sini, terutama dalam upaya pembinaan kemasyarakatan,” tutupnya. (ak)

Tingkatkan Kualitas Pengajar, TEC Kukar Laksanakan Diklat Standarisasi Guru Al-Quran Metode Tilawati

Tenggarong – Tilawati Education Centre (TEC) Kukar melaksanakan Diklat Standarisasi Guru Al-Quran Metode Tilawati Level Dua se-Kukar di Pendopo Wakil Bupati Kukar, Tenggarong, Sabtu (31/8/2024).

Acara ini digelar bertujuan untuk meningkatkan kualitas pengajaran Al-Quran dengan metode Tilawati di seluruh wilayah Kukar.

Bupati Kukar, yang diwakili oleh Asisten II Setkab Kukar, Ahyani Fadianur Diani, menyampaikan pentingnya program Gerakan Etam Mengaji (GEMA) yang telah dijalankan oleh Pemkab Kukar sejak 2016.

“Pergeseran nilai dan tradisi akibat pengaruh media massa elektronik telah mengikis kebiasaan baik, termasuk budaya mengaji. Oleh karena itu, Gerakan Etam Mengaji sangat penting untuk mengajak masyarakat kembali memakmurkan mushola, surau, dan masjid,” jelasnya.

Diklat Standarisasi Guru Al-Quran Metode Tilawati level dua ini merupakan upaya konkret untuk mengatasi pergeseran nilai tersebut dengan memastikan bahwa pengajaran Al-Quran di Kukar dilaksanakan secara seragam dengan kualitas yang baik.

Standarisasi ini diharapkan dapat menyelaraskan metode pengajaran Tilawati di seluruh wilayah, sehingga dakwah melalui Al-Quran bisa lebih efektif dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat.

“Ini adalah bagian dari dakwah riil yang dapat memberikan makna lebih dalam bagi umat, khususnya dalam menginternalisasi ajaran Islam kepada anak-anak, remaja, dan seluruh lapisan masyarakat,” kata Ahyani.

GEMA yang diusung dalam program ini, tidak hanya berfokus pada pembelajaran tilawah, tetapi juga pada pemahaman terjemah dan tafsir Al-Quran.

Dengan demikian, diharapkan umat Islam di Kukar tidak hanya mampu membaca Al-Quran dengan baik, tetapi juga memahami isinya dengan mendalam.

“Diklat ini merupakan langkah penting untuk memperkuat Gerakan Etam Mengaji dan mendekatkan masyarakat dengan Al-Quran, serta memperkuat identitas keislaman di Kukar,” tutup Ahyani. (ak)

Beasiswa Kukar Idaman Tahap Satu Tuntas, Tahap Dua Akan Dibuka September Mendatang

Tenggarong – Pemkab Kukar melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Kabupaten (Setkab) Kutai Kartanegara telah menyelesaikan pencairan Beasiswa Kukar Idaman tahap satu untuk tahun 2024 dan tahap kedua akan di buka di bulan September mendatang.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Bagian Kesra Kukar, Dendy Irwan Fahriza. Ia menyebut Beasiswa Kukar Idaman tahap satu per 17 Juli 2024 telah dilakukan pencairan oleh Pemkab Kukar.

“Tinggal penyaluran lagi oleh Bank Kaltimtara, penyalurannya ke 2.550 penerima di Bank Kaltimtara sesuai dengan data rekening yang sudah di upload oleh penerima beasiswa,” ucapnya, Jumat (30/8/2024).

Tahap kedua Beasiswa Kukar Idaman direncanakan akan dibuka pada minggu ketiga September 2024.
Pada tahap kedua ini, akan difokuskan pada beasiswa stimulan.

“Target beasiswanya sendiri untuk tahap kedua mungkin hanya berfokus kepada beasiswa stimulan saja, mungkin kurang lebih ada 2000 calon penerima,” jelas Dendy.

Kategori penerima beasiswa tahap kedua akan mencakup jenjang pendidikan dari SMA sederajat, D3, S1 hingga S3 dan untuk kuota masing-masing kategori masih menunggu pengumuman resmi.

Dendy juga mengingatkan calon penerima untuk memastikan bahwa data yang diunggah, seperti rekening bank dan nomor telepon, telah valid dan aktif.

Menurut evaluasi tahap awal, banyak ditemukan masalah nomor telepon yang tidak aktif, mengakibatkan kegagalan dalam penyaluran beasiswa.

“Kalau gagal salur seperti ini maka beasiswa tersebut akan dikembalikan kepada kas daerah,” jelasnya.

“Bagi pelajar dengan identitas Kutai Kartanegara, tolong jangan disia-siakan kesempatan dan fasilitas yang sudah diberikan oleh pemerintah daerah,” pungkasnya. (ak)

Antisipasi Dampak Ekonomi Pembangunan Jembatan, Pemerintah Sebulu Siap Beri Pelatihan ke Pengusaha Penyeberangan Feri

Tenggarong – Pembangunan jembatan baru di Kecamatan Sebulu diperkirakan akan selesai dalam dua tahun mendatang.

Dampak pembangunan jembatan itu mulai menimbulkan kekhawatiran para pengusaha penyeberangan kapal feri yang selama ini menjadi sarana utama mobilitas warga.

Camat Sebulu, Edy Fahruddin, menyampaikan pentingnya langkah antisipatif bagi para pengusaha dan pekerja feri dalam menghadapi perubahan ini.

Edy menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada para pemilik dan pekerja kapal feri mengenai kemungkinan dampak setelah jembatan selesai dibangun.

“Kami sudah informasikan kepada mereka sebelum jembatan ini selesai, bahwa mereka mungkin perlu mencari usaha baru,” ujarnya melalui sambungan telepon, Jumat (30/8/2024).

Lebih lanjut, Edy menyampaikan bahwa warga Sebulu, termasuk pekerja kapal feri, telah aktif mengikuti berbagai pelatihan yang diselenggarakan oleh Distransnaker Kukar. Di antaranya pelatihan perbengkelan dan keterampilan lainnya.

Pelatihan ini diharapkan dapat membantu masyarakat beradaptasi dengan perubahan yang akan terjadi.

Namun, Edy mengakui bahwa hingga saat ini, dirinya belum melakukan konfirmasi dengan dinas terkait mengenai penyediaan lowongan kerja baru bagi para pekerja kapal feri.

“Mudah-mudahan ada inisiatif dari pemilik usaha feri untuk menciptakan usaha baru, sehingga sumber daya manusia yang ada bisa tetap diberdayakan,” katanya.

Saat ini, terdapat banyak kapal feri yang beroperasi di Sebulu, dengan dua pengusaha utama yang mengelola operasional penyeberangan kapal feri selama 24 jam.

Edy berharap, setelah jembatan selesai, akan muncul usaha-usaha baru seperti angkringan atau usaha UMKM, dan lain-lain.

“Tak menutup kemungkinan, para pemilik usaha feri ini beralih profesi menjadi pengusaha angkringan, atau mungkin membuka usaha pom bensin,” tutupnya. (ak)