Pemuda Kristen di Kukar Diajak Berperan Aktif dalam Pembangunan di Era Digital

Tenggarong – Pemuda Kristen Kutai Kartanegara (Kukar) diajak untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah, terutama di era digital.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Tata Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kukar, Yudiarta, ketika membuka acara perayaan Natal Perkumpulan Pemuda Kristen Kukar yang digelar di Gedung Putri Karang Melenu, Tenggarong Seberang, Selasa (14/1/25).

Yudiarta mengingatkan pentingnya pemuda Kristen untuk memanfaatkan kemajuan teknologi dan inovasi dalam mendukung pembangunan daerah, serta berperan dalam menjaga lingkungan, kreativitas, dan ketaatan di era society 5.0.

Ia menyebut bahwa generasi muda Kristen di Kukar, memiliki potensi besar dalam membantu mewujudkan pembangunan daerah yang lebih baik.

Kata dia, kreativitas dan semangat inovasi sangat diperlukan untuk mengatasi berbagai tantangan di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

“Pemuda Kristen memiliki peran strategis dalam membangun daerah dengan semangat inovasi, kreativitas, dan ketaatan kepada Tuhan,” ujar Yudiarta.

Yudiarta juga menyoroti pentingnya menjaga lingkungan dan menjauhi perilaku negatif, seperti narkoba, serta fokus pada kegiatan positif yang dapat memberi dampak baik bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

“Generasi muda Kristen harus menjadi contoh dalam pelestarian lingkungan. Jauhi narkoba, fokuslah pada kegiatan positif, dan jadikan iman sebagai landasan dalam menciptakan perubahan yang bermanfaat,” tegasnya.

Perayaan Natal ini diharapkan dapat memotivasi generasi muda Kristen Kukar untuk terus berkarya, menjadi pelopor inovasi, dan mendukung pembangunan daerah.

“Mari bergandengan tangan untuk mewujudkan Kukar yang kita idamkan,” pungkasnya. (Ak)

Dispora Kukar Persiapkan Pemuda Hadapi Seleksi Nasional melalui Binlat TNI, Polri, dan IPDN 2025

Tenggarong – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar acara Bimbingan Latihan (Binlat) TNI, Polri, dan IPDN Tahun 2025 untuk mempersiapkan generasi muda Kukar menghadapi seleksi nasional.

Acara ini diikuti oleh 237 peserta dari 18 kecamatan di Kukar dan berlangsung di Aula Serbaguna Dispora, Tenggarong Seberang, pada Selasa (14/1/25).

Program ini dirancang untuk memberikan bekal fisik dan mental kepada peserta agar siap menghadapi berbagai tahapan seleksi TNI, Polri, dan IPDN.

Selama sepuluh hari pelatihan, seluruh peserta akan diinapkan di Wisma Atlet yang terletak di kompleks Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menjelaskan Binlat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pengalaman yang komprehensif mengenai proses seleksi yang sebenarnya.

“Program ini tidak hanya memberikan pelatihan fisik, tetapi juga membekali peserta dengan keterampilan psikologi, kesehatan, dan motivasi yang diperlukan untuk sukses dalam seleksi,” tuturnya.

Selama sepuluh hari, peserta akan mengikuti serangkaian latihan yang mencakup tes fisik, tes psikologi, serta simulasi seleksi kesehatan.

Ali berharap melalui program ini, peserta dapat lebih percaya diri dan siap mental dalam menghadapi tantangan yang ada.

“Kami ingin agar mereka tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga mental, sehingga angka kelulusan seleksi bisa semakin meningkat,” tambahnya.

Program ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah serta keluarga peserta.

Ali juga berpesan kepada para peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya.

“Berlatih dengan serius, tekun, dan jika ada yang belum dimengerti, jangan ragu untuk bertanya kepada pembina,” pesannya. (Ak)

Pemkab Kukar Gelar BINLAT TNI, Polri, dan IPDN 2025

Tenggarong – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar acara Bimbingan Latihan (Binlat) TNI, Polri, dan IPDN Tahun 2025 di Aula Serbaguna Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar, Tenggarong Seberang, Selasa (14/1/25).

Acara ini bertujuan memberikan dukungan kepada pemuda yang berminat berkarir di institusi TNI, Polri, dan sekolah kedinasan, serta memberikan kesempatan bagi mereka untuk mengembangkan potensi diri agar siap menghadapi seleksi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, mengapresiasi Dispora Kukar yang telah menginisiasi program ini sejak tahun pertama dan berhasil mempertahankannya hingga 2025.

Program ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi para pemuda yang bercita-cita bergabung dengan TNI, Polri, dan sekolah kedinasan.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Dispora yang telah menginisiasi kegiatan ini. Melalui Binlat, kami dapat membantu anak-anak muda yang ingin bergabung dengan TNI, Polri, dan sekolah kedinasan,” ujar Sungono.

Sungono juga menekankan, Binlat bukan hanya sekadar memberikan pelatihan fisik dan teknis, namun juga memberikan pemahaman mental dan semangat juang bagi para peserta.

Ia berharap kegiatan ini bisa memperkuat tekad pemuda Kukar untuk meniti karir di institusi TNI, Polri, dan sekolah kedinasan yang memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan pembangunan negara.

Sungono juga menyatakan harapannya agar program ini terus berjalan dan semakin banyak pemuda Kukar yang berminat mengikuti seleksi TNI, Polri, dan sekolah kedinasan.

“Kami berharap program ini terus berlanjut dan semakin banyak pemuda Kukar yang tertarik mengikuti seleksi TNI, Polri, dan sekolah kedinasan,” ucapnya.

Program Binlat ini diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih besar dari tahun ke tahun, dengan lebih banyak pemuda Kukar yang berhasil lolos dalam seleksi yang ketat tersebut.

Sebagai bagian dari pemerintah daerah, Sungono menegaskan komitmennya untuk terus mendukung dan memfasilitasi setiap pemuda Kukar yang ingin mengikuti seleksi TNI, Polri, dan sekolah kedinasan.

“Pemerintah daerah akan selalu siap memfasilitasi dan memberikan dukungan penuh agar para pemuda Kukar dapat bersaing dan berhasil dalam seleksi,” ujarnya.

Ia juga menyatakan pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memberikan fasilitas yang mendukung proses seleksi, serta menumbuhkan rasa percaya diri para peserta.

“Tugas kami adalah memfasilitasi dan mendukung penuh setiap putra-putri terbaik Kukar yang ingin mengabdikan diri di profesi-profesi tersebut,” pungkasnya. (Ak)

SLBN Tenggarong Usulkan Penambahan Guru dan Fasilitas untuk Optimalkan Pendidikan Siswa Berkebutuhan Khusus

Tenggarong – Kepala Sekolah Luar Biasa Negeri (SLBN) Tenggarong, Erni Sulistyaningsih, mengusulkan penambahan jumlah guru serta revitalisasi fasilitas sekolah demi mengoptimalkan pendidikan siswa berkebutuhan khusus.

Usulan tersebut ia sampaikan langsung kepada Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), Akmal Malik, saat kunjungan kerja ke SLBN Tenggarong untuk meninjau pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin (13/1/25).

Dalam penyampaiannya, Erni menjelaskan, saat ini jumlah siswa di SLBN Tenggarong telah mencapai 219 orang, yang terdiri dari jenjang TK hingga SMA.

Namun, jumlah tenaga pendidik yang tersedia hanya 36 orang, kondisi yang dianggap kurang memadai untuk menangani kebutuhan pendidikan siswa dengan beragam kondisi.

“Kendala kami yaitu siswa begitu banyak, bahkan di Kukar bisa dibayangkan luasnya seperti ini, SLB-nya cuma satu dan guru kami hanya 36 orang,” ungkap Erni.

Selain jumlah guru yang terbatas, Erni juga menyoroti fasilitas sekolah yang masih terbatas, yang turut mempengaruhi proses belajar mengajar.

Ia menjelaskan 36 guru yang ada harus menangani berbagai kebutuhan siswa, mulai dari yang memiliki autisme hingga tunalaras.

“Jumlah guru sangat kekurangan betul, jadi kami mohon tadi untuk ditindaklanjuti,” terangnya.

Erni berharap, usulan tersebut dapat segera diterima dan dibahas lebih lanjut agar bisa segera direalisasikan.

Dengan adanya penambahan jumlah guru dan fasilitas yang memadai, diharapkan kebutuhan pendidikan siswa berkebutuhan khusus di SLBN Tenggarong dapat tercapai dengan optimal.

“Kami berharap usulan ini dapat segera ditindaklanjuti dan dibahas lebih lanjut, agar solusi yang dibutuhkan bisa segera terealisasi,” pungkasnya. (Ak)

Madrasah di Kukar Masih Belum Mendapat Kepastian soal Program Makanan Bergizi Gratis

Tenggarong – Madrasah di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) hingga saat ini masih belum mendapatkan kepastian terkait pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Meskipun program ini sudah dimulai di beberapa sekolah dasar dan menengah pada 6 Januari 2025 lalu, pelaksanaannya di madrasah masih belum jelas.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kukar, Nasrun, menyampaikan program MBG kemungkinan masih bertahap dan belum merata ke seluruh wilayah, termasuk madrasah.

“Saat ini, belum ada laporan madrasah mendapatkan makanan bergizi gratis. Program tersebut kemungkinan masih bertahap, dan belum merata ke semua wilayah,” ujar Nasrun ketika di konfirmasi media ini, Sabtu (11/1/25).

Program MBG yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka sebagai bagian dari janji kampanyenya ini, bertujuan untuk meningkatkan kualitas gizi siswa di sekolah dasar dan menengah.

Di Kukar sendiri, pelaksanaan program ini direncanakan pada 13 Januari mendatang di beberapa sekolah seperti SDN 001, SDN 002, SDN 003, dan SMPN 1 Tenggarong, namun belum ada kejelasan untuk madrasah.

Sementara itu, Wakil Kepala Kurikulum Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Kukar, Muhammad Idris, juga menyampaikan kalau pihaknya belum menerima informasi terkait implementasi makan siang gratis di madrasah mereka.

“Pada intinya, sampai saat ini belum ada informasi terkait implementasi makan siang gratis di madrasah kami. Harapannya, pelaksanaan tersebut bisa beriringan secara massal di seluruh sekolah dan madrasah se-Kukar,” ungkap Idris. (Ak)

Viral di Media Sosial, Kerusakan Jalan Penghubung Dusun Kuyung Kian Parah

Tenggarong – Sebuah video yang memperlihatkan kerusakan parah jalan penghubung Dusun Kuyung, Desa Sebemban, dengan Desa Lebak Mantan dan Lebak Cilong di Kecamatan Muara Wis, Kukar menjadi viral di media sosial.

Video tersebut menyita perhatian publik, karena memperlihatkan kondisi jalan yang berlumpur membuatnya sulit dilalui warga.

Salah seorang warga setempat, Rendi, ketika dikonfirmasi melalui sambungan telepon, menjelaskan bahwa jalan tersebut terakhir kali diperbaiki pada 2018 lalu, dengan menggunakan sistem soil stabilizer.

Namun, meski sempat dilakukan perbaikan, kondisi jalan kembali rusak akibat cuaca dan intensitas hujan yang tinggi.

“Rusak jalan sudah sejak 2022 lalu, makin parah akibat hujan,” ungkap Rendi, Jumat (10/1/25).

Sementara itu, Camat Muara Wis, Fadhli Annur, ketika dikonfirmasi, menyebut panjang jalan yang rusak mencapai tujuh kilometer.

“Kalau untuk jalur alternatif, warga setempat hanya bisa lewat jalur air menggunakan kapal feri,” jelas Fadhli, Sabtu (11/1/24).

Fadhli juga mengungkapkan upaya perbaikan darurat sering dilakukan bersama pemerintah desa.

Namun, kerusakan parah akibat curah hujan yang tinggi terus menyulitkan kondisi jalan.

“Memang kami sering memperbaiki jalan itu bersama pemerintah desa, tapi karena curah hujan yang tinggi, makanya kondisinya semakin becek sekali itu, seperti di Facebook itu,” ujarnya.

Kata dia, Untuk mengatasi persoalan ini, pihaknya saat ini sedang fokus memperbaiki tiga titik jembatan di wilayah Dusun Kuyung.

Perbaikan jembatan ini, menurut Fadhli, bertujuan untuk mempermudah masyarakat mengangkut hasil bumi dan barang dagangan agar aktivitas ekonomi tetap berjalan.

“Kami juga sudah berkoordinasi dengan pemborong CV KHOLIFATUL ULUM JAYA untuk perbaikan jalan selanjutnya,” kata Fadhli.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) dapat memprioritaskan pembangunan jalan ini dalam anggaran 2025.

“Semoga di 2025 ini, masyarakat bisa menikmati jalan itu karena memang jalan itu perannya untuk masyarakat penting sekali. Jalan itu menyambungkan empat desa, yakni Desa Sebemban, Lebak Mantan, Lebak Cilong, dan Muara Muntai,” pungkasnya. (Ak)