Setengah Anggaran Perjalanan Dinas Kecamatan Tenggarong 2025 Dipangkas

Tenggarong – Pemerintah Kecamatan Tenggarong memangkas setengah anggaran perjalanan dinas untuk tahun 2025.

Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1/2025 yang mengamanatkan efisiensi penggunaan anggaran diberbagai instansi pemerintahan.

Kebijakan ini diambil untuk menekan pengeluaran negara, khususnya pada sektor perjalanan dinas, rapat, serta pengadaan barang yang dinilai tidak mendesak.

Dengan pemangkasan ini, anggaran negara diharapkan dapat dialihkan kepada sektor-sektor prioritas yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Camat Tenggarong, Sukono, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini masih dalam tahap awal penyesuaian internal.

Fokus pada tahap pertama ialah penyusunan ulang mekanisme Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD), yang menjadi dasar pengaturan perjalanan dinas pegawai.

“Saat ini kami masih dalam tahap pertama, yaitu menyesuaikan SPPD. Selanjutnya akan ada pembahasan lebih lanjut mengenai implementasi kebijakan ini,” ucapnya saat ditemui pada Jumat (21/2/25).

Berdasarkan surat yang diterima oleh Pemerintah Kecamatan Tenggarong, pemangkasan anggaran ini hanya berlaku untuk perjalanan dinas, sementara anggaran untuk kegiatan yang bersentuhan dengan masyarakat tetap utuh tanpa pemotongan.

“Untuk kegiatan yang bersifat langsung ke masyarakat di Kecamatan Tenggarong, sejauh ini tidak ada perubahan atau pemotongan anggaran,” katanya.

Sukono juga menjelaskan bahwa anggaran perjalanan dinas di Kecamatan Tenggarong dalam satu tahun berkisar Rp200 juta.

“Kegiatan perjalanan dinas hanya akan dilakukan jika memang sangat mendesak dan tidak bisa diwakilkan,” tegasnya. (adv/ak/ko)

Bupati Edi Damansyah Lakukan Panen Perdana Melon Hidroponik di Greenhouse Desa Rapak Lambur

Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menghadiri panen perdana melon hidroponik di greenhouse Desa Rapak Lambur, Kecamatan Tenggarong, pada Kamis (20/2/25).

Panen ini merupakan hasil kolaborasi antara Kelompok Tani (Poktan) Kejawi Permai A dan Pondok Pesantren Alfarisah Hasyimi dalam mengembangkan pertanian berbasis teknologi.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Edi Damansyah menekankan pentingnya inovasi di sektor pertanian, khususnya penerapan teknologi modern seperti sistem hidroponik dalam greenhouse.

Menurutnya, metode ini tidak hanya meningkatkan efisiensi dan produktivitas, tetapi juga memberikan solusi bagi pertanian yang berkelanjutan di Kukar.

“Salah satu upaya yang kami dukung adalah pembangunan greenhouse ini. Dan hari ini kita bisa melihat hasilnya dengan panen perdana melon,” ujarnya.

Ia juga menyoroti keunggulan sistem pemantauan berbasis Android yang diterapkan di greenhouse tersebut.

Dengan teknologi ini, para petani dapat mengontrol pertumbuhan tanaman secara lebih akurat dan efisien, menjadikan pertanian lebih adaptif terhadap tantangan iklim dan lingkungan.

Selain manfaat bagi kelompok tani, program ini juga memberikan peluang bagi santri Pondok Pesantren Alfarisah Hasyimi untuk belajar dan berpartisipasi langsung dalam budidaya melon hidroponik.

Hal ini sejalan dengan upaya menciptakan kemandirian pangan serta membekali para santri dengan keterampilan di bidang pertanian modern.

“Harapan saya, Setelah panen hasilnya bisa dijual, dirundingkan dengan anggota kelompok, lalu dilakukan penanaman kembali agar kegiatan ini tetap berjalan secara berkelanjutan,” lanjutnya

Bupati berharap model pertanian berbasis teknologi ini dapat direplikasi di berbagai desa lain di Kukar guna memperkuat ketahanan pangan daerah.

Ia juga menegaskan pembangunan sektor pertanian telah menjadi prioritas pemerintah daerah selama empat tahun terakhir, dengan berbagai inisiatif untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

“Semoga greenhouse ini tidak hanya membawa manfaat bagi Kelompok Tani Kejawi Permai, tetapi juga bagi pondok pesantren dan masyarakat sekitar,” pungkasnya. (ak/ko)

Muhammad Idham Serap Aspirasi Masyarakat Dapil II Terkait Infrastruktur dan Pengembangan Ekonomi

Tenggarong – Infrastruktur dan pengembangan ekonomi menjadi perhatian utama dalam reses tahap I masa sidang II tahun 2025 yang digelar oleh anggota DPRD Kutai Kartanegara dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muhammad Idham.

Kegiatan ini berlangsung di tiga desa dalam daerah pemilihan (Dapil) II, yaitu Desa Teratak, Desa Tanjung Harapan, dan Desa Beloro, dengan tujuan menampung aspirasi masyarakat guna memperjuangkan kebutuhan mereka dalam pembangunan daerah.

Reses ini mengangkat tema “Penataan Kelembagaan Pemerintah Daerah dan Pemerataan Infrastruktur Pembangunan yang Berkelanjutan.”

Sejumlah isu utama yang disampaikan warga meliputi perbaikan infrastruktur jalan, pembangunan jembatan, serta akses yang lebih baik bagi pelaku usaha lokal.

Selain itu, masyarakat juga mengusulkan bantuan di sektor pertanian dan peternakan guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat di pedesaan.

Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan, Muhammad Idham menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi yang telah disampaikan masyarakat.

“Kami (anggota DPRD) akan memasukkan aspirasi masyarakat dalam pokok pikiran DPRD agar bisa diusulkan dalam anggaran daerah,” ujarnya ketika dihubungi adakaltim.com pada Kamis (20/2/25).

Ia juga menambahkan bahwa kebutuhan yang bersifat mendesak dan dalam skala kecil akan prioritas realisasi dalam waktu dekat.

Dalam kesempatan tersebut, Idham juga mengajak masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan solidaritas antar masyarakat.

“Mari kita jaga kekompakan dan lingkungan desa agar tetap nyaman dan sehat bagi kita semua,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya komunikasi yang berkelanjutan antara masyarakat dan pemerintah daerah.

Kegiatan reses ini menjadi momentum penting bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhannya secara langsung kepada wakil rakyat.

Diharapkan, program pembangunan yang dijalankan ke depan dapat lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat luas.

“Kami (Anggota DPRD) berharap masyarakat terus aktif menyampaikan aspirasi dan kebutuhan mereka. Dengan begitu, kebijakan yang kami perjuangkan benar-benar sesuai dengan harapan warga,” pungkasnya. (ak/ko)

Muhammad Idham Bantu Peningkatan Fasilitas Taman Pendidikan Alquran di Desa Teratak Muara Kaman

Tenggarong – Taman Pendidikan Alquran (TPA) memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan menanamkan nilai-nilai keagamaan bagi anak-anak sejak usia dini.

Sebagai sarana pendidikan agama, TPA tidak hanya menjadi tempat belajar membaca Alquran, tetapi juga membangun kedisiplinan dan moral generasi muda.

Menyadari hal ini, Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Muhammad Idham, memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan TPA dalam kegiatan reses di Desa Teratak Kecamatan Muara Kaman.

Dalam kunjungannya ke Desa Teratak tersebut, masyarakat menyampaikan kondisi akses menuju TPA yang masih belum baik.

Idham pun memberikan bantuan 30 sak semen untuk pengecoran jalan agar masyarakat, terutama anak-anak lebih mudah mengakses tempat belajar tersebut.

“Saat musim hujan, jalan menjadi licin dan becek, sehingga menyulitkan anak-anak yang belajar di TPA. Masyarakat mengajukan permintaan 30 sak semen untuk semenisasi jalan agar lebih mudah diakses,” ujar Idham kepada adakaltim.com, Kamis (20/2/25).

Ia mengungkapkan bahwa TPA memiliki peran penting dalam mencetak generasi muda yang berakhlak dan memiliki pemahaman agama yang baik.

Oleh karena itu, selain perbaikan infrastruktur, ia juga mendorong agar fasilitas pendukung lainnya turut diperhatikan demi kelancaran proses belajar mengajar.

“Bantuan telah diberikan, dan meskipun sudah lama berjalan, salah satu kendala utama adalah akses menuju taman yang masih belum diperbaiki sepenuhnya. Untuk itu, bantuan ini diharapkan dapat memperlancar akses dan meningkatkan kenyamanan masyarakat yang memanfaatkannya,” tegasnya.

Selain itu, ia mengapresiasi semangat masyarakat dalam memperjuangkan fasilitas pendidikan agama bagi anak-anak.

Menurutnya, peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga dan mengembangkan sarana pendidikan keagamaan agar dapat terus bermanfaat bagi generasi selanjutnya.

“Saya berkomitmen untuk terus mendukung dan memperjuangkan aspirasi masyarakat,” pungkasnya. (ak/ko)

Rayakan HUT ke-8, Pantai Panrita Lopi Gelar Beragam Kegiatan untuk Para Pengunjung

Tenggarong – Dalam rangka memperingati hari jadinya yang ke-8, Pantai Panrita Lopi di Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar), akan menggelar berbagai kegiatan pada 22-23 Februari 2025.

Pengelola Pantai Panrita Lopi telah menyiapkan hiburan seperti live musik, pembagian doorprize, zumba party, hingga pertunjukan DJ.

Pemilik Pantai Panrita Lopi, Ahmad, mengatakan bahwa perayaan hari jadi ke-8 kali ini, akan berlangsung selama dua hari dengan menampilkan berbagai kegiatan menarik.

“Untuk kegiatannya akan dilaksanakan pada 22-23 Februari 2025 pekan ini,” ucapnya, Rabu (19/2/2025).

Ia menyebut, pada Sabtu 22 Februari 2025, acara akan dimulai pukul 10.00 WITA dengan live musik serta pembagian doorprize hingga sore harinya.

“Untuk tanggal 22 Februari 2025 dari jam 10 pagi hingga jam 5 sore live musik serta pembagian doorprize, jam 8 malam pemotongan tumpeng dan jam 9 malam live DJ hingga selesai,” ungkapnya.

Sementara itu, pada Minggu, 23 Februari 2025, kegiatan akan dimulai dengan zumba party pada pagi hari dan dilanjutkan dengan hiburan musik serta pembagian doorprize.

“Untuk tanggal 23 Februari 2025 dari jam 6 pagi Zumba party, dan dilanjut 9 pagi hingga sore live musik kembali dan pembagian doorprize untuk pengunjung,” kata Ahmad.

Sebagai informasi, Pantai Panrita Lopi terletak di Pulau Pangempang, Desa Tanjung Limau, Kecamatan Muara Badak.

Untuk mencapai lokasi, pengunjung harus menyeberang menggunakan perahu dari dermaga penyeberangan Pantai Panrita Lopi.

Pantai ini dikenal dengan keindahan alamnya, terutama lorong cemara yang menyambut pengunjung saat tiba. Selain itu, pasir putih dan batu karang di sekitar pantai menambah daya tarik tersendiri.

Bagi wisatawan yang ingin berkemah, pengelola menyediakan layanan penyewaan tenda dengan harga mulai dari Rp100 ribu untuk kapasitas dua orang hingga Rp200 ribu untuk delapan orang.

Selain itu, tersedia penyewaan hammock dengan harga Rp20 ribu hingga Rp25 ribu, tikar Rp20 ribu, serta terpal berbagai ukuran dengan harga mulai dari Rp30 ribu. Serta, pengunjung yang ingin memasak juga bisa menyewa kompor portable beserta gas dengan tarif Rp60 ribu.

Pantai ini juga menawarkan berbagai paket wisata, seperti jelajah mangrove dengan tarif Rp150 ribu per kapal untuk minimal lima orang, snorkeling seharga Rp350 ribu per orang, serta diving dengan tarif Rp750 ribu per orang.

Sementara itu, untuk wisatawan yang ingin mengadakan acara gathering, pengelola menyediakan hiburan seperti DJ, elektone, band reggae, dan akustik dengan harga berkisar antara Rp3 juta hingga Rp3,5 juta.

Berbagai permainan kelompok juga dapat dinikmati di pantai ini, mulai dari balap karung estafet, tarik tambang, estafet kardus, balap pingpong, estafet air, pipa bocor, naga panjang, hingga gambar tim.

Biaya untuk mengikuti permainan ini adalah Rp100 ribu per orang, sudah termasuk hadiah hiburan dan air mineral.

Pantai Panrita Lopi beroperasi selama 24 jam dengan harga tiket masuk yang berbeda tergantung hari kunjungan.

Pada hari biasa, tiket masuk sudah termasuk kapal pulang-pergi dengan harga Rp50 ribu untuk dewasa dan Rp30 ribu untuk anak usia 2–10 tahun.

Sementara pada akhir pekan dan hari libur, tiket masuk menjadi Rp60 ribu untuk dewasa dan Rp40 ribu untuk anak-anak.

Bagi wisatawan yang ingin berkemah, harga tiket camping pada hari biasa adalah Rp60 ribu untuk dewasa dan Rp40 ribu untuk anak-anak. Sedangkan pada akhir pekan dan hari libur, harga tiket menjadi Rp70 ribu untuk dewasa dan Rp50 ribu untuk anak-anak.

Biaya parkir yang diberlakukan adalah Rp5 ribu untuk sepeda motor, Rp15 ribu untuk minibus, dan Rp50 ribu untuk bus besar.

Dengan berbagai kegiatan dan fasilitas yang tersedia, Pantai Panrita Lopi diharapkan dapat menjadi destinasi pilihan bagi masyarakat yang ingin berlibur dan menikmati suasana pantai.

Untuk informasi lebih lanjut, pengunjung dapat menghubungi pihak pengelola di nomor 0812 5565 202. (ak/ko)

Upaya Atasi Kelangkaan, Disperindag Kukar Gelar Operasi Pasar Murah LPG 3 Kg

Tenggarong – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Operasi Pasar murah LPG 3 Kg di Halaman Taman Kreatif Park, Kecamatan Tenggarong, Rabu (19/2/2025).

Langkah ini diambil sebagai upaya menanggulangi kelangkaan dan kenaikan harga LPG 3 Kg bersubsidi yang dikeluhkan masyarakat.

Sebanyak 560 tabung LPG 3 Kg disediakan dengan harga Rp 19.000 per tabung, lebih murah dibandingkan harga pasar yang terus meningkat.

Warga yang ingin membeli diwajibkan membawa KTP dan hanya diperbolehkan membeli satu tabung per rumah tangga.

Staf Sarana dan Pelaku Distribusi Disperindag Kukar, Catur Supraptono, menyebutkan operasi pasar ini tidak hanya dilakukan di Tenggarong, tetapi juga menyasar beberapa kecamatan lain seperti Tabang dan Muara Muntai.

Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerataan distribusi LPG 3 Kg agar masyarakat di daerah lain juga mendapatkan akses yang sama terhadap gas bersubsidi.

“Saat ini, sudah ada tiga kecamatan kita lakukan operasi pasar dan kami bekerja sama dengan distributor,” ujarnya.

Ia menyebut, pihaknya masih terus berkoordinasi dengan distributor untuk memastikan jumlah pasokan yang tersedia sesuai dengan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah.

Meskipun operasi pasar ini direncanakan menjangkau 19 kecamatan, keterbatasan anggaran membuat pelaksanaannya harus dilakukan secara bertahap.

Oleh karena itu, Disperindag Kukar akan menyesuaikan distribusi berdasarkan ketersediaan anggaran yang ada.

Kami menyesuaikan dengan anggaran yang ada dan akan melanjutkan ke kecamatan lainnya seiring dengan ketersediaan dana,” ucapnya.

Selain itu, ia menegaskan bahwa pembelian LPG 3 Kg dalam operasi pasar ini harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan.

Setiap rumah tangga hanya diperbolehkan membeli satu tabung dengan menunjukkan KTP sebagai bukti kependudukan.

Hal ini dilakukan untuk memastikan distribusi berjalan adil dan tidak ada penimbunan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Satu rumah tangga, satu KTP, satu tabung. Namun, bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), penggunaan tabung gas melon tidak disarankan, kecuali untuk pensiunan,” pungkasnya. (ak/ko)