Tenggarong – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menargetkan pembentukan Koperasi Merah Putih di seluruh 1.038 desa dan kelurahan yang ada di 10 Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur sebelum Hari Koperasi Nasional pada 12 Juli 2025.
Saat ini, proses musyawarah desa tengah berjalan dan diharapkan rampung pada 31 Mei 2025.
“Jadi musdesnya sudah berjalan, targetnya akan selesai pada 28-31 Mei 2025,” ucap Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji, Sabtu (24/5/2025).
Langkah ini sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 sebagai dasar memperkuat fondasi ekonomi desa.
Koperasi Merah Putih nantinya diharapkan mampu menjadi badan usaha yang mendorong kemandirian ekonomi masyarakat ke depan.
“Dari 1.038 desa di Kaltim, proses sosialisasinya sudah berjalan sebanyak 93,4 persen, kemudian untuk musyawarah desa sebesar 33,1 persen, juga proses di notaris 19,9 persen,” jelasnya.
Ia menargetkan seluruh koperasi Merah Putih terbentuk sebelum Hari Koperasi Nasional pada 12 Juli mendatang, dengan peresmian program nasional dijadwalkan berlangsung pada 28 Oktober 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Kaltim berkomitmen memperkuat tata kelola dan penguatan sumber daya manusia koperasi.
“Nanti kami bekali pengetahuan juga SDM yang masuk dalam koperasi merah putih, serta akan berkolaborasi dengan Himpunan Bank Milik Negara yang bisa menyiapkan kreditnya untuk usaha di koperasi tersebut,” ungkapnya.
Ia berharap setiap desa dan kelurahan menyambut baik serta menjalankan arahan pembentukan koperasi merah putih tersebut.
“Koperasi ini juga mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya dalam distribusi hasil pertanian yang dilakukan secara lebih efisien, sehingga petani dapat memperoleh harga jual yang lebih baik, dan konsumen mendapat produk dengan harga terjangkau,” tutupnya. (Ak)