BERITA TERBARU

Bupati Edi Damansyah Kukuhkan Penambahan Masa Jabatan 192 Kades di Kukar

Tenggarong – Sebanyak 192 Kepala Desa (Kades) se-Kukar resmi dilakukan pengukuhan penambahan masa jabatan oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah.

Pengukuhan ini digelar di Ruang Serbaguna Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar, Tenggarong pada Jumat (6/9/2024).

Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Bupati Kukar, Dandim 0409 Kukar, Wakapolres Kukar, Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, para camat, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kukar beserta perwakilan kecamatan dan desa.

Edi Damansyah menegaskan bahwa penambahan masa jabatan Kades selama dua tahun ini merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2024 tentang Desa.

Dalam UU tersebut, masa jabatan kades yang sebelumnya enam tahun diperpanjang menjadi delapan tahun dengan maksimal dua periode.

“Penambahan masa jabatan ini memberi kesempatan bagi para kades untuk menuntaskan pekerjaan yang belum selesai dan memperbaiki hal-hal yang perlu disempurnakan,” ucapnya.

Lebih lanjut, Edi berharap kades bisa menggali potensi desa secara maksimal serta mengelola manajemen desa secara profesional.

“Saya berharap mereka bisa lebih fokus menggali potensi desa, mengelolanya dengan baik, dan memanfaatkan peluang dengan adanya Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur,” ujar Edi.

Ia juga menyoroti bahwa Indeks Desa Membangun (IDM) di Kukar menunjukkan tidak ada lagi desa yang masuk kategori sangat tertinggal dan tertinggal.

“Ini bukan hanya tanggung jawab kepala desa, tapi juga kami di kabupaten dalam hal pembangunan infrastruktur. Melihat survei IDM, salah satu variabelnya adalah infrastruktur yang relatif sudah baik,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, menjelaskan lebih rinci bahwa pengukuhan masa jabatan ini merupakan tindak lanjut dari surat edaran Kementerian Dalam Negeri.

Di Kukar sendiri, terdapat dua kelompok Kades yang masa jabatannya berbeda, yakni yang dilantik pada 2019 hingga 2025, dan kelompok kedua yang menjabat dari 2022 hingga 2028.

Dengan penambahan dua tahun, Kades yang mestinya selesai pada 2025 akan memperpanjang jabatannya hingga 2027, sementara yang 2028 akan berakhir pada 2030.

Ia menyampaikan dari total 193 kades, satu kades dari Desa Long Beleh Modang mengundurkan diri pada 2023, sehingga yang dikukuhkan hanya 192 orang.

“Dengan tambahan masa jabatan ini, kami berharap kinerja para kepala desa semakin meningkat, sehingga bisa menyelesaikan permasalahan di wilayah mereka masing-masing.” harapnya. (ak)

Disketapang Kukar Sebut Harga Cabai dan Bawang Merah Cenderung Fluktuatif

Tenggarong – Kepala Seksi Analis Ketahanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kukar, Sudiro, menyebutkan harga cabai dan bawang merah di Kukar masih mengalami fluktuasi harga yang sulit diprediksi.

“Fluktuasi harga bawang merah biasanya terjadi setahun sekali, sementara cabai bisa mengalami kenaikan harga tiga hingga empat kali dalam setahun,” jelasnya pada acara Gerakan Pangan Murah On The Road di MPP Kukar, Jumat (6/9/2024).

Sudiro menjelaskan, salah satu penyebab fluktuasi harga cabai adalah ketergantungan masyarakat Kukar pada cabai segar.

“Padahal cabai bisa diolah dan diawetkan dalam bentuk cabai kering atau olahan lainnya seperti cabai botol atau kalengan,” tambahnya.

Ketergantungan ini membuat cabai segar sulit disimpan dalam jangka waktu yang lama. Selain itu, produksi cabai masih mengandalkan budidaya konvensional yang sangat bergantung pada kondisi alam.

“Ketika cuaca bagus, produksi cabai melimpah dan harga turun. Sebaliknya, ketika cuaca buruk, pasokan menurun sehingga menyebabkan kenaikan harga,” ungkap Sudiro.

Permasalahan fluktuasi harga cabai dan bawang merah ini, menurut Sudiro, bukan hanya terjadi di Kukar.

“Ini masalah nasional yang hampir dialami di semua kabupaten/kota dan provinsi di Indonesia,” tutupnya. (ak)

Dinas Ketahanan Pangan Kukar Adakan Gerakan Pangan Murah On The Road

Tenggarong – Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kuka kembali melaksanakan inovasi dalam menjaga stabilitas pangan melalui program Gerakan Pangan Murah On The Road di halaman parkir Mall Pelayanan Publik (MPP) Kukar pada Jumat (6/9/2024).

Kegiatan ini juga digelar secara rutin di beberapa lokasi strategis di Kukar, sebagai upaya memastikan masyarakat mendapatkan akses pangan dengan harga terjangkau.

Sekretaris Disketapang Kukar, Ananias, menyampaikan bahwa program ini adalah ide dari gerakan pangan murah yang diinisiasi oleh Badan Pangan Nasional.

“Kami memodifikasi gerakan ini agar lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Kukar. Tidak hanya dilakukan dua kali setahun, tetapi secara rutin setiap minggu di berbagai titik,” jelasnya.

Ia menyebut, Gerakan Pangan Murah On The Road telah dilaksanakan di Pasar Loa Kulu setiap hari Selasa, di Car Free Day depan Masjid Agung, Tenggarong setiap hari Minggu, serta di halaman parkir MPP Kukar pada Jumat pertama setiap bulan.

“Kami bekerja sama dengan Bulog, UMKM, petani, dan koperasi ketahanan pangan untuk menyukseskan kegiatan ini,” tambah Ananias.

Ananias mengungkapkan, antusias masyarakat sangat tinggi terhadap kegiatan gerakan pangan murah, hal ini menandakan kegiatan pangan murah bernilai manfaat bagi masyarakat.

“Bahkan sebelum siang hari, produk-produk yang dijual sudah habis terjual.,” ujarnya.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya Dinas Ketahanan Pangan Kukar untuk menjaga inflasi tetap stabil.

“Pasar murah ini menjadi alat pengendalian inflasi. Kami juga rutin memantau harga pangan di pasar untuk memastikan tidak terjadi fluktuasi yang signifikan,” pungkasnya.

Ananias berharap kegiatan ini dapat terus berjalan guna memastikan setiap warga Kukar mendapatkan akses pangan yang layak.

“Pada dasarnya, kami berharap akses dan ketersediaan pangan betul-betul sampai ke individu. Jangan sampai ada kelaparan di Kukar,” tegasnya. (ak)

Pemkab Kukar Gelar Pelatihan Menjahit, Tata Boga, dan Tata Rias: Solusi Kreatif Kurangi Pengangguran

Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara ( Pemkab Kukar) melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) menunjukkan komitmennya dalam menekan angka pengangguran.

Salah satunya melalui pelatihan keterampilan menjahit, tata boga, dan tata rias yang diadakan di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kantor Camat Tenggarong.

Selain itu Pemkab Kukar juga menggelar pelatihan alat berat dump truck roda 10 dan roda 12 Batch pertama.

Kegiatan ini melibatkan kelompok disabilitas dan Komunitas Peduli Anak Jalanan (KOPAJA) yang dibuka resmi dibuka oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah, pada Senin (5/9/2024).

Edi menyampaikan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) untuk menurunkan angka pengangguran dan kemiskinan di Kukar.

Berdasarkan data statistik Provinsi Kalimantan Timur tahun 2023, tingkat pengangguran terbuka di Kukar turun dari 4,14 persen pada tahun 2022 menjadi 4,05 persen pada tahun 2023.

Meski demikian, Edi menjelaskan bahwa pemerintah terus berupaya mengurangi angka tersebut dengan penyediaan lapangan kerja dan peningkatan keterampilan masyarakat.

“Masalah pengangguran selalu menjadi permasalahan krusial yang dihadapi setiap negara, termasuk Indonesia. Untuk itu, kita harus terus berupaya menekan angka pengangguran, baik melalui penyediaan lapangan kerja maupun peningkatan keterampilan masyarakat agar bisa mandiri,” ujar Edi.

Ia juga menambahkan bahwa Pemkab Kukar sangat serius dalam menangani masalah pengangguran, salah satunya dengan menggulirkan program ‘Kukar Siap Kerja’.

Program ini berfokus pada pelatihan bersertifikasi agar tenaga kerja siap memasuki dunia kerja, maupun membekali masyarakat dengan keterampilan yang dapat digunakan untuk membuka usaha mandiri.

“Saya berharap para peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya untuk menyerap ilmu dari para pelatih yang sudah berpengalaman,” tutupnya. (ak)

Guna Lindungi Ekosistem Mangrove, Pemkab Kukar Gelar Sosialisasi

Tenggarong – Dalam upaya menjaga kelestarian ekosistem mangrove, Pemkab Kukar menggelar Sosialisasi Percepatan Rehabilitasi Mangrove dan Perencanaan Perlindungan serta Pengelolaan Ekosistem Mangrove.

Acara yang berlangsung di Hotel Grand Fatma Tenggarong ini dibuka oleh Asisten II Setkab Kukar, Ahyani Fadianur.

Ahyani mengatakan, Pemkab Kukar telah berkomitmen terhadap pelestarian lingkungan hidup. Hal itu sejalan dengan visi dan misi Kukar Idaman yang diusung Bupati Edi Damansyah dan Rendi Solihin.

“Misi kelima kami adalah meningkatkan pengelolaan sumber daya alam yang berwawasan lingkungan untuk pembangunan yang berkelanjutan,” ungkapnya, Kamis (5/9/24)

Ia juga menjelaskan tantangan yang dihadapi dalam rehabilitasi mangrove, termasuk maraknya konversi lahan menjadi tambak yang berpotensi merusak ekosistem mangrove yang ada.

“PBB telah mengumumkan tahun 2021-2030 sebagai Dekade Restorasi Global dengan target rehabilitasi 350 juta hektare lahan. Indonesia berkomitmen merehabilitasi 637.000 hektare lahan mangrove hingga 2024, dan Kalimantan Timur merupakan salah satu prioritas,” kata Ahyani, mengutip target nasional.

Selain itu, ia juga menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk mencapai tujuan rehabilitasi magrove ini.

“Kami perlu mengidentifikasi lahan yang dapat direhabilitasi dengan melibatkan masyarakat setempat agar mereka juga merasakan manfaatnya,” lanjutnya.

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk menggugah kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga ekosistem mangrove.

Ia menyebut, mangrove tidak hanya berfungsi sebagai pelindung garis pantai tetapi juga sebagai sumber kehidupan bagi banyak masyarakat pesisir.

“Ekosistem mangrove adalah warisan yang harus kita jaga untuk generasi mendatang. Mari kita bekerja sama demi kelestarian alam ini,” tutupnya. (ak)

Mahasiswa Unikarta Tewas Terpanggang di Musibah Kebakaran di Loa Ipuh Tenggarong

Tenggarong – Davi Nur Hidayat (18), ditemukan meninggal dunia dalam musibah kebakaran yang terjadi di Jalan Gunung Belah Gang Barokah, Loa Ipuh, Tenggarong, Kamis (5/9/2024) dini hari.

Davi, mahasiswa semester satu Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Unikarta Tenggarong ini dikenal sebagai sosok yang periang, aktif dalam organisasi, dan berprestasi.

Sebelum menempuh pendidikan di Unikarta, Davi merupakan siswa yang aktif dalam gerakan Pramuka dan Palang Merah Indonesia (PMI) di Kecamatan Muara Wis.

Ketua RT 34 Loa Ipuh, Reza mengatakan, saat kejadian para anggota pemadam kebakaran sempat mendengar teriakan minta tolong dari dalam rumah korban.

“Pada saat kejadian tadi, anggota Damkar mendengar suara jeritan orang minta tolong dari dalam rumah, tapi sekali saja suara itu terdengar,” ucapnya.

Ia menduga, korban sempat berusaha mencari jalan keluar, tetapi terjebak karena kobaran api sudah menghanguskan bagian depan gang yang buntu.

“Sementara di belakang sewaan tak ada tempat untuk melarikan diri, sehingga dia masuk ke WC dan terbakar di situ,” bebernya.

Lebih lanjut, Reza jua mengungkapkan bahwa kebakaran ini diduga karena dibakar oleh orang yang tak dikenal. Namun ia belum bisa memastikan secara pasti penyebab kebakaran itu.

Sebelumnya, warga sempat berhasil menggagalkan upaya pembakaran oleh oknum yang tidak dikenal.

“Kejadiannya dibakar juga, tapi digagalkan warga. Mereka cuma melihat apinya saja, sedangkan orangnya tidak ditemukan,” jelasnya. (ak)