BERITA TERBARU

Puluhan Masyarakat Gelar Aksi di Depan Kantor KPU Kukar, Tuntut Transparansi Penetapan Bakal Calon Bupati

Tenggarong – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam berbagai organisasi menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar pada Minggu (22/9/2024).

Aksi ini dipimpin oleh Ketua Remaong Kutai Berjaya, Hebby Nurlan Arafat, yang menuntut transparansi terkait proses penetapan bakal calon bupati, terutama mengenai lolosnya administrasi bakal pasangan calon (bapaslon) Edi Damansyah.

Hebby menyampaikan bahwa aksi ini bertujuan mengawal keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan menuntut kejelasan mengenai sanggahan yang telah diajukan oleh masyarakat sejak 15-18 September.

Namun hingga kini, pihak nya belum menerima jawaban dari sanggahan-sanggahan yang pihaknya sampaikan.

Pihaknya merasa belum puas dengan jawaban yang diberikan oleh KPU Kukar. “Apa yang diberikan tadi terasa sudah basi,” ungkap Hebby.

Hebby juga menuntut agar lima komisioner KPU Kukar disumpah di bawah Al-Quran tepat sebelum penetapan calon bupati dan wakil bupati, sebagai bentuk komitmen untuk transparansi.

“Keputusan MK Nomor 2 Tahun 2023 muncul karena gugatan dari Edi Damansyah, namun setelah putusan keluar, justru Edi yang melawan hasil gugatan tersebut,” ungkapnya.

Menanggapi aksi tersebut, Komisioner KPU Kukar, Muhammad Rahman, memberikan penjelasan bahwa KPU Kukar telah mendengarkan aspirasi baik melalui media maupun aksi langsung masyarakat. Pihaknya mengaku telah bekerja sesuai dengan prosedur teknis yang berlaku

“Dalam kasus Edi Damansyah, ia lolos karena dukungan dari partai politik yang memenuhi syarat pencalonan. Menolak pencalonannya justru akan melanggar aturan undang-undang,” jelas Rahman.

Rahman juga menjelaskan bahwa KPU Kukar telah melakukan penelitian secara menyeluruh terhadap semua Bapaslon.

Dalam hasil penelitian tersebut diperoleh hasil semua Bapaslon tidak memenuhi persyaratan administrasi. Lalu kata dia, para Bapaslon pun diberikan waktu untuk memperbaiki dan membuktikan syarat administrasi yang salah tersebut.

“Termasuk oleh Edi Damansyah, mereka berhasil melengkapi data yang dibutuhkan,” jelasnya.

Terkait pertanyaan mengenai potensi konflik antara putusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan Peraturan KPU (PKPU), Rahman menegaskan bahwa tidak ada pertentangan antara keduanya.

Rahman mengatakan bahwa Putusan MK dan PKPU itu saling terkait dan tidak terpisah. KPU Kukar menggunakan Putusan MK Nomor 2 sebagai dasar hukum untuk menjalankan PKPU.

“Jadi, tidak ada perbedaan antara kedua aturan ini, mungkin hanya perbedaan persepsi,” pungkasnya. (ak)

Disebut Meninggal di Medsos Ternyata Tidak, Alif Turiadi Langsung Datang ke Rumah Sakit dan Minta Maaf

Tenggarong – Warga yang diisukan meninggal dunia dan sempat viral di media sosial (medsos) karena terjebak macet saat Deklarasi pasangan Dendi – Alif (DEAL) berlangsung, ternyata tidak benar alias hoaks.

Bahkan diketahui, warga tersebut masih menjalani perawatan di Ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RSUD AM Parikesit dalam kondisi hidup, didampingi sang suami.

Mengetahui hal itu. Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kukar Alif Turiadi langsung gerak cepat. Dengan penuh rasa lega dan berjiwa besar. Alif langsung menyambangi rumah sakit. Untuk melihat langsung kondisi dan meminta maaf kepada warga tersebut pada, Sabtu (21/9/2024) malam. Sebelum melakukan pertemuan dengan masyarakat di L2 Tenggarong Seberang.

Ternyata, warga tersebut merupakan wanita paruh baya bernama Aida (61). Ia pun mengaku tak mengetahui kalau dirinya viral di medsos dan dikabarkan meninggal dunia. “Iyakah pak? Saya tidak tahu kalau saya disebut meninggal dunia,” ungkapnya pada Alif.

Aida pun sempat bingung mengapa Alif Turiadi tiba-tiba ke rumah sakit dan mendatanginya. “Bapak siapa?,” tanyanya. Kemudian Alif menyebutkan nama lengkapnya. “Saya Alif Turiadi,” jawabnya.

Sontak Aida mendadak ingat nama tersebut. Bahkan ia sangat mengenal sosok Alif Turiadi. “Oh pak Turiadi. Saya warga bapak di Segihan Sebulu. Saya kenal bapak,” ungkapnya.

Setelah berbincang-bincang. Alif pun tak segan-segan meminta maaf kepada pasangan suami istri (pasutri) tersebut, atas kemacetan yang terjadi ketika Deklarasi berlangsung di Puteri Karang Melenu (PKM) sejak pagi hingga siang hari. Bukan hanya kepada mereka. Alif juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat Kukar.

“Alhamdulillah setelah bertemu langsung dengan ibu tersebut, ternyata beliau sudah ditangani dengan baik di rumah sakit dan kondisinya mulai membaik,” ungkapnya.

Kepadanya, Aida mengaku menjalani perawatan karena mengalami bisul di salah satu anggota tubuhnya, dan telah dua kali operasi.

“Kebetulan ibu Aida adalah warga Dapil saya, jadi saya merasa punya tanggung jawab lebih untuk memastikan beliau mendapatkan perawatan terbaik,” tambahnya.

Sebelum meninggalkan rumah sakit. Alif Turiadi sempat memberikan sedikit bantuan kepada pasutri tersebut.

“Kami berikan sedikit bantuan sebagai tanda permohonan maaf karena kejadian macet tadi siang mengganggu aktivitas masyarakat. Kami harap ini menjadi evaluasi bersama ke depan. Tentunya dengan pemerintah setempat,” jelas Alif.

Alif juga meminta kepada pihak rumah sakit agar pasien diberikan pelayanan terbaik.

“Saya sudah minta agar Ibu Aida segera diberikan ruangan, namun tim medis masih melakukan observasi terlebih dahulu. Jika memungkinkan pulang, mereka akan diizinkan pulang, tetapi jika perlu rawat inap, kamar akan disiapkan,” tambahnya.

Selain itu, Alif menghimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang tidak benar atau hoaks.

“Sesuai titah Sultan, kita harus hindari berita-berita hoaks dan kebencian. Pilkada ini adalah kontestasi, bukan ajang perpecahan. Jangan sampai hal sepele mengadu domba kita. Cek dulu informasi sebelum menyebarkannya,” tutup Alif. (*)

Klarifikasi dan Permohonan Maaf Panitia Deklarasi DEAL atas Kemacetan Panjang di Jembatan Kukar

Oleh: Ketua Panitia Deklarasi Dendi-Alif (DEAL) Bacabup dan Bacawabup Kukar 2024 dan Jalan Sehat Nusantara

Sehubungan dengan adanya kemacetan panjang yang terjadi di sekitar Jembatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) pada Sabtu, 21 September 2024, yang diduga disebabkan oleh pelaksanaan Deklarasi Pemenangan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kukar Dendi Suryadi dan Alif Turiadi.

Kami, selaku panitia penyelenggara, dengan ini menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh masyarakat yang terdampak.

Kami menyadari bahwa acara tersebut telah menyebabkan gangguan arus lalu lintas yang berujung pada ketidaknyamanan bagi banyak pihak, termasuk masyarakat pengguna jalan dan para pelaku usaha di sekitar wilayah tersebut.

Kemacetan yang terjadi tidak terlepas dari besarnya antusiasme masyarakat yang hadir untuk mendukung kegiatan deklarasi ini, serta keterbatasan ruang di sekitar lokasi acara yang mengakibatkan penumpukan kendaraan.

Kami berkomitmen untuk lebih baik dalam mengantisipasi dan memitigasi dampak dari kegiatan publik di masa mendatang. Langkah-langkah yang akan kami ambil antara lain:

1. Koordinasi dengan Aparat Berwenang

Kami akan meningkatkan koordinasi dengan pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan Kukar, untuk memastikan pengaturan lalu lintas yang lebih baik pada acara-acara besar mendatang.

2. Penentuan lokasi yang lebih tepat

Kami akan lebih selektif dalam memilih lokasi acara, khususnya yang memiliki akses yang lebih luas dan tidak berdampak pada lalu lintas utama.

3. Pengaturan waktu yang tepat

Kami akan memperhatikan waktu pelaksanaan acara agar tidak bertepatan dengan jam-jam sibuk, demi meminimalisir dampak terhadap aktivitas masyarakat.

Kami memohon maaf dengan tulus atas ketidaknyamanan yang telah terjadi, dan kami berjanji untuk belajar dari pengalaman ini demi menyelenggarakan acara-acara berikutnya dengan lebih baik dan tertib.

Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung kegiatan-kegiatan positif di Kukar dengan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap kepentingan bersama.

Berkaitan dengan Erau 2024, kami secara tegas mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Secara tidak sengaja, sesuai dengan himbauan di awal, bahwa pelaksanaan Erau 2024 akan dilaksanakan pada Minggu, 22 September 2024. Namun, belum lama ini jadwal pembukaan Erau 2024 dimajukan pada Sabtu, 21 September 2024.

Sementara itu, kami pihak panitia telah jauh-jauh hari mempersiapkan administrasi dan teknis pelaksanaan untuk dilaksanakan pada 21, September 2024. Kami pun, telah mendapat surat izin peminjaman PKM dan keramaian untuk tanggal 21, September 2024. (*)

800 Penari Ramaikan Pembukaan Erau 2024 di Tenggarong

Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Edi Damansyah secara resmi membuka pesta Erau Adat Kutai 2024 di Stadion Rondong Demang, Tenggarong pada Sabtu (21/9/2024).

Acara tersebut dimeriahkan dengan tarian masal oleh 800 penari yang berasal dari para pelajar di Kukar. Ribuan masyarakat pun begitu antusias menyaksikan pertunjukan tersebut.

Bupati Edi mengungkapkan rasa syukur dan terimakasih atas terlaksananya acara erau yang berlangsung sangat meriah tersebut.

“Alhamdulillah pagi ini sudah dibuka Pesta Erau Adat Kutai Tahun 2024, yang dilakukan oleh yang mulia Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura,” ungkapnya.

Edi menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan Erau kali ini juga bertepatan dengan perayaan hari jadi Kota Tenggarong.

Nantinya, selama perayaan Erau 2024 berlangsung akan ada penampilan kesenian dari berbagai paguyuban di Kukar, serta expo dan lomba olahraga tradisional.

Acara pesta adat Erau ini diharapkan dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan melestarikan budaya Kutai. Selain itu, juga dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal melalui partisipasi aktif masyarakat dan UMKM.

Disisi lain, Koreografer Terminal Olah Seni (TOS), Deprianur mengatakan, tahun ini pihaknya berusaha memberikan warna baru dalam pembukaan Erau. Dengan mengkolaborasikan berbagai seni, seperti drama, musik, gerak tari, dan seni rupa menjadi satu pertunjukan teater yang menawan.

“Kami berharap tahun depan dapat berkesempatan lagi untuk mengenalkan seni dan budaya Kukar ke dunia,” katanya.

Ia juga menambahkan harapannya untuk menjadikan pembukaan Erau pada 2025 mendatang, berlangsung pada malam hari, agar suasana lebih meriah dan menarik.

“Kami siap untuk memikat tamu-tamu dari luar untuk datang menyaksikan pertunjukan seni di Kukar, apalagi jika diadakan malam hari dengan tata lampu yang lebih menarik,” tutupnya. (ak)

Sah!!! APBD-P Disepakati DPRD dan Pemkab Kukar Jadi Rp14,3 Triliun

Tenggarong – DPRD Kukar menggelar rapat paripurna dengan agenda laporan pimpinan DPRD sementara dan persetujuan bersama DPRD dengan pemerintah daerah terhadap rancangan peraturan daerah tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2024.

Rapat tersebut berlangsung di ruang sidang utama DPRD Kukar pada Jumat (20/9/24), dipimpin oleh Ketua Sementara DPRD Kukar, Farida, didampingi Wakil Ketua Sementara, Herry Asdar, dan dihadiri oleh anggota DPRD, Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin, Forkopimda, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam kesempatan tersebut, Farida menyampaikan, DPRD Kukar dalam pengesahan anggaran telah melakukan tugas dan fungsi DPRD dalam hal menganggarkan APBD perubahan tahun 2024.

Farida kemudian menjelaskan rincian mengenai pendapatan daerah yang mengalami peningkatan menjadi Rp14,3 Triliun.

Rincian pendapatan daerah terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang tetap sebesar Rp732,9 Miliar, serta pendapatan transfer yang mengalami peningkatan dari sebelumnya menjadi Rp13,3 triliun. Sementara itu, lain-lain pendapatan daerah yang sah masih berada di angka Rp250 Miliar.

Kesepakatan yang dicapai dalam rapat ini merupakan hasil kolaborasi antara legislatif dan eksekutif, untuk memastikan bahwa setiap komponen pendapatan dan belanja daerah dapat digunakan secara efektif dan efisien untuk kepentingan masyarakat Kukar.

Fokus utama Pemkab Kukar saat ini, masih kepada pembangunan infrastruktur, kesehatan, pendidikan, dan pertanian.

Farida juga menyampaikan setelah pengesahan APBD-P, pihaknya akan segera membentuk pimpinan DPRD Kukar definitif agar dapat segera membahas APBD murni untuk tahun 2025 mendatang.

“Sebab, apabila belum ada pimpinan definitif, maka fungsi-fungsi yang ada di DPRD ini belum bisa kami laksanakan sebagaimana mestinya,” jelasnya.

Melalui rapat paripurna ini, DPRD Kukar menunjukkan komitmennya untuk menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran dengan sebaik-baiknya.

“Semoga pembangunan yang ada di Kukar berjalan lancar sesuai dengan harapan kita agar dapat berjalan dengan lancar sebagaimana mestinya,” pungkasnya. (ak)

Meriah!!! Puluhan Ribuan Warga Kukar Banjiri Deklarasi DEAL

Tenggarong – Puluhan ribu masyarakat Kutai Kartanegara (Kukar) memadati halaman Gedung Putri Karang Melenu, Tenggarong Seberang pada Sabtu (21/9/24), dalam rangka deklarasi pasangan bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Kukar, Dendi Suryadi dan Alif Turiadi (DEAL).

Rencana awal kegiatan yang berupa jalan santai pun, terpaksa diubah menjadi senam zumba sehat, karena padatnya warga yang antusias memenuhi area acara.

Deklarasi ini berlangsung meriah dengan berbagai hadiah yang dibagikan kepada masyarakat, termasuk doorprize utama berupa paket umroh dan satu unit mobil. Kehadiran masyarakat dalam jumlah besar membuat suasana semakin semarak.

Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Seno Aji, bakal calon Wakil Gubernur Kalimantan Timur, yang turut menyampaikan dukungan terhadap pasangan DEAL.

Dendi Suryadi, bakal calon Bupati Kukar, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada ribuan warga yang hadir mendukung deklarasi pencalonan dirinya.

“Semoga ini menjadi tanda bahwa masyarakat menaruh harapan besar kepada kami berdua (Dendi-Alif),” ujar Dendi.

Dendi berharap dukungan dan antusiasme ini agar terus terjaga hingga sampai pemilu mendatang. Sehingga perubahan bagi Kukar dapat terwujud, menuju Kukar yang lebih baik, sejahtera, makmur, dan adil.

“Kami yakin, dukungan masyarakat ini akan membawa kami pada kemenangan dalam pemilu yang demokratis,” ucapnya penuh keyakinan.

Sementara itu, Alif Turiadi, bakal calon Wakil Bupati Kukar, turut memberikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat yang datang dengan penuh semangat yang datang atas keinginan sendiri.

“Ini murni keinginan untuk perubahan di Kukar,” ujar Alif.

Alif menilai, kehadiran masyarakat, khususnya kalangan anak muda dan milenial, menunjukkan bahwa mereka percaya akan visi dan misi yang dibawa DEAL.

“Ini adalah penghargaan besar bagi kami, kepercayaan dari anak-anak milenial dan pemilih pemula yang mempercayakan suara mereka kepada kami untuk membawa perubahan di Kukar,” tambahnya.

Dalam acara tersebut, Alif juga memperkenalkan lima program unggulan DEAL, yakni sekolah gratis, kesehatan gratis, bantuan Rp150 juta untuk setiap RT, bantuan BUMDes Rp500 juta, serta tambahan dana Rp1 miliar dari provinsi untuk setiap desa.

Dengan semangat yang ditunjukkan oleh masyarakat, pasangan DEAL optimis bahwa harapan besar untuk perubahan di Kukar semakin nyata dan siap diwujudkan.

“Kami berharap agar warga Kukar memahami program visi dan misi kami untuk membawa perubahan bagi Kukar,” tutup Alif. (ak)