BERITA TERBARU

Pelatihan Dasar Wajib bagi Satpol-PP Telah Sesuai Permendagri 71 Tahun 2020

Tenggarong – Pelatihan dasar bagi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi keharusan yang diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No. 71 Tahun 2020.

Berdasarkan peraturan tersebut, setiap anggota Satpol-PP wajib mengikuti pelatihan dasar sebelum menduduki jabatan fungsional tertentu, jabatan administrasi, pengawas, maupun pelaksanaan.

Kepala Seksi Pelatihan Dasar Satpol-PP Kukar, Erli Abdi Mujiburahman menjelaskan, pelatihan dasar ini penting untuk memastikan bahwa, setiap anggota Satpol-PP memiliki kompetensi yang memadai dalam melaksanakan tugas.

“Pelatihan dasar ini wajib diikuti sebelum seorang anggota Satpol-PP dapat menduduki jabatan fungsional tertentu, baik itu jabatan administrasi, pengawas, atau pelaksanaan,” ujar Erli ketika ditemui media ini, Rabu (13/11/24).

Pelatihan dasar ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan yang diperlukan dalam penegakan peraturan daerah, pengawasan, serta tugas-tugas lainnya yang diemban oleh Satpol-PP.

Setiap anggota yang telah mengikuti pelatihan dasar dan memperoleh sertifikatnya, dapat mengajukan permohonan untuk jabatan opsional tertentu dalam struktur organisasi Satpol-PP.

Selain pelatihan dasar, terdapat pelatihan teknis lainnya, seperti Diklat Intelijen dan Diklat Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Namun, menurut Erli, pelatihan dasar tetap menjadi hal yang paling penting dan mendasar.

“Pelatihan dasar adalah langkah pertama yang sangat krusial untuk membentuk kemampuan anggota Satpol-PP dalam menjalankan tugas mereka dengan baik,” kata Erli menegaskan.

Sesuai dengan Permendagri No. 71 Tahun 2020, pelatihan dasar ini diwajibkan bagi setiap anggota Satpol-PP, untuk memastikan anngota Satpol-PP siap dalam melaksanakan tugas, menjaga ketertiban dan menegakkan hukum di daerah.

Dengan pelatihan dasar yang memadai, diharapkan Satpol-PP dapat menjalankan tugasnya secara lebih profesional dan efektif.

“Tanpa pelatihan dasar yang baik, tugas Satpol-PP dalam menegakkan peraturan daerah dan menjaga ketertiban masyarakat akan terhambat,” pungkasnya. (Adv/ak)

Anggota DPRD Kaltim Tekankan Pentingnya Kesejahteraan dan Pengembangan Kapasitas Guru untuk Sukseskan Kurikulum Merdeka

Samarinda – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Damayanti, menyoroti pentingnya perhatian terhadap guru dalam keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka di Kalimantan Timur.

Menurutnya, keberhasilan kurikulum ini tidak hanya bergantung pada semangat belajar siswa, tetapi juga pada kualitas guru sebagai ujung tombak pendidikan.

“Kurikulum Merdeka, saya pribadi rasa tanggung jawab anak-anak kita dalam belajar masih kurang. Tapi yang lebih penting adalah perhatian pada guru,” ujar Damayanti, Rabu (13/11/2024).

Ia menekankan bahwa guru memiliki peran vital dalam mencetak generasi mendatang. “Kita mengetahui, dalam 10 tahun ke depan, jika kita bicara soal sumber daya manusia (SDM), pendidikan lah yang menjadi kuncinya. Maka yang harus jadi perhatian kita adalah gurunya, karena mereka adalah pencetak generasi masa depan,” tegasnya.

Damayanti mengajak semua pihak untuk lebih konsen terhadap peningkatan kualitas guru. Menurutnya, investasi pada guru akan berdampak langsung pada kualitas pendidikan dan pengembangan SDM Kaltim secara jangka panjang.

Sebagai wakil rakyat, ia berharap pemerintah daerah memberikan perhatian khusus terhadap kesejahteraan, pelatihan, dan pengembangan kapasitas guru dalam rangka mendukung keberhasilan implementasi Kurikulum Merdeka.

Kurikulum Merdeka sendiri merupakan langkah pemerintah dalam memberikan fleksibilitas kepada siswa untuk belajar sesuai dengan kebutuhan dan minatnya. Namun, kesuksesan program ini tidak dapat terwujud tanpa dukungan penuh dari para tenaga pendidik. (adv)

Jelang Pemilu, Satpol-PP Sebut Akan Rekrut Linmas Tambahan

Tenggarong – Dalam rangka menghadapi pemilu 2024, Divisi Perlindungan Masyarakat atau Linmas di Kutai Kartanegara kembali mengadakan rekrutmen untuk memperkuat keamanan pemilu.

Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Satpol-PP Kukar, Sanitiya Warman, menyatakan bahwa perekrutan anggota Linmas dilakukan sesuai denga kebutuhan. Terutama menjelang pelaksanaan Pemilu.

Kata dia, nantinya perekrutan Linmas, akan langsung dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar.

Hal ini dilakukan untuk memastikan adanya kesiapan yang optimal, baik dari sisi jumlah personel maupun kualitas kompetensi anggota yang diturunkan di lapangan.

“KPU nantinya akan melakukan rekrutmen secara selektif dan memastikan anggota baru maupun yang berpengalaman mendapatkan pelatihan sesuai standar,” kata Sanitiya.

Setelah terpilih, anggota Linmas akan menjalani pelatihan selama 3-4 hari yang berfokus pada tugas di lapangan, bekerja sama dengan KPU dan TNI untuk mempersiapkan dalam menghadapi situasi penting di TPS.

Pengalaman anggota Linmas dalam pemilu sebelumnya juga diperhitungkan dalam proses perekrutan.

“Pengalaman mereka dalam menghadapi situasi pemilu sangat penting bagi keberhasilan tugas pengamanan TPS,” lanjut Sanitiya.

Selain pelatihan teknis, anggota Linmas juga dibekali kesiapan untuk menangani insiden yang mungkin terjadi.

“Anggota Linmas kami adalah ujung tombak di lapangan,” tegasnya. (adv/ak)

Seragam Baru Linmas untuk Tingkatkan Profesionalisme dan Semangat dalam Mengawal Pemilu

Tenggarong – Tahun 2023 menandai adanya pembaruan tampilan untuk anggota Linmas di Kutai Kartanegara (Kukar), di mana seragam baru telah diterapkan sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) nomor 11 tahun 2023.

Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Satpol-PP Kukar, Sanitiya Warman, menyatakan bahwa perubahan seragam ini diharapkan dapat meningkatkan semangat, profesionalisme, serta rasa percaya diri anggota Linmas saat menjalankan tugasnya.

Seragam baru ini dibuat lebih modern dan selaras dengan kebijakan pusat, sehingga membawa kesan yang lebih profesional dan representatif.

“Perubahan ini diharapkan membuat anggota Linmas lebih percaya diri dalam menjalankan tugasnya,” ujar Sanitiya, Rabu (13/11/24).

Seragam baru ini telah didistribusikan kepada seluruh anggota, memberikan kesan tampilan yang lebih menarik.

Diharapkan masyarakat akan lebih mengenali dan menghargai keberadaan Linmas di lapangan.

“Seragam ini bukan sekadar penampilan, tetapi simbol tanggung jawab yang mereka emban,” tambah Sanitiya.

Sanitiya berharap seragam baru ini dapat meningkatkan semangat dan kedisiplinan anggota Linmas.

“Kami berharap dengan tampilan baru ini, Linmas bisa semakin profesional dan dihargai oleh masyarakat dalam menjaga keamanan pemilu,” tutupnya. (Adv/ak)

Anggota DPRD Kaltim Serukan Pemuda Bersatu Sukseskan Pembangunan IKN Nusantara

Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Muhammad Husni Fahruddin, menyerukan kepada pemuda Kaltim untuk berperan aktif dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya dengan kehadiran Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Ia berharap generasi muda provinsi ini menjadi pelopor dalam mewujudkan kesejahteraan dan kejayaan Kaltim.

“Dengan adanya IKN, saya berharap pemuda-pemuda Kalimantan Timur dapat menjadi pelopor gerakan mensejahterakan, menjayakan, dan memakmurkan daerah ini,” ujar Muhammad Husni Fahruddin, yang akrab disapa Ayub.

Ayub, yang juga menjabat sebagai Ketua Fraksi Golkar DPRD Kaltim, menekankan pentingnya keterlibatan pemuda dalam mengawal dan mensukseskan pembangunan IKN sehingga dapat menjadi pusat kejayaan yang mampu bersaing dengan kota-kota besar dunia seperti Singapura dan Kuala Lumpur.

“IKN memiliki potensi besar untuk menjadi ibukota negara yang sejajar dengan kota-kota besar di dunia. Pemuda harus berperan aktif dalam memastikan hal itu terwujud,” tegasnya.

Selain itu, Ayub mengingatkan generasi muda Kaltim untuk menjaga persatuan dan bekerja sama dalam membangun provinsi ini menjadi yang terbaik di Indonesia.

“Pemuda Kaltim wajib bekerja sama dan mengesampingkan perbedaan. Bersama, kita bisa menjadikan Kaltim sebagai provinsi unggulan, tidak hanya di Nusantara tetapi juga di dunia,” tutupnya.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ini juga dimanfaatkan Ayub sebagai momentum untuk menginspirasi generasi muda agar terus berkontribusi dalam pembangunan Kaltim dan menyongsong masa depan yang lebih cerah. (Adv)

Hasanuddin Mas’ud Utamakan Tiga Program Strategis untuk Meningkatkan Pembangunan Kaltim

Samarinda – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud, mengungkapkan fokus utama pada tiga program strategis untuk meningkatkan daya saing Kaltim, terutama dalam mendukung peran provinsi ini sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.

Program-program prioritas tersebut mencakup peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yang meliputi sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi. Dalam hal ini, Hasanuddin, yang akrab disapa Hamas, menekankan masalah kesehatan sebagai hal yang mendesak.

“Kami masih menemukan kasus stunting di puskesmas dan rumah sakit, terutama di daerah kabupaten dan kota. Hal ini tidak seharusnya terjadi di provinsi dengan kekayaan sumber daya alam yang melimpah,” ujar Hamas, Rabu (13/11/2024).

Di bidang pendidikan, Hamas juga menyoroti perlunya perhatian lebih dari pemerintah untuk memastikan fasilitas pendidikan yang memadai.

“Setiap tahun kita menghadapi persoalan seperti kurangnya sekolah, peserta didik yang tidak terakomodir dalam PPDB, serta bangunan sekolah yang memerlukan peremajaan, terutama di daerah perbatasan dan pedalaman,” jelasnya.

Selain itu, peningkatan pendapatan masyarakat menjadi perhatian utama Hamas. Meski Kaltim memiliki APBD yang besar, IPM provinsi ini masih tergolong rendah dibandingkan daerah lain.

“Ini menjadi tantangan bagi DPRD dan pemerintah untuk memastikan pembangunan berjalan merata dan menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Melalui tiga program prioritas ini, Hasanuddin berharap pembangunan di Kaltim dapat lebih optimal, seiring dengan peran strategis provinsi tersebut sebagai penyangga utama IKN Nusantara. (Adv)