BERITA TERBARU

Run Street Ramadhan Kukar Idaman Cup 2025 Kembali Digelar

Tenggarong – Run Street Ramadhan Kukar Idaman Cup 2025 kembali digelar dan menjadi daya tarik tersendiri bagi ratusan peserta yang antusias meramaikan ajang lari malam ini.

Memasuki tahun kedua penyelenggaraan, event ini semakin diminati sebagai salah satu kegiatan olahraga favorit selama bulan suci Ramadhan.

Tak hanya mempromosikan gaya hidup sehat, lomba ini juga menjadi alternatif kegiatan positif bagi masyarakat di malam hari.

Diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar bersama komunitas Kukar Run Street, perlombaan ini mempertandingkan lari 100 meter dengan lintasan di Jalan Kartanegara, eks Mayjend Sutoyo, samping Museum Mulawarman, Tenggarong.

Berbeda dari lomba lari pada umumnya, event ini berlangsung setelah salat Tarawih hingga pukul 02.00 WITA, menciptakan atmosfer semarak di tengah kota.

Sejak malam pertama, antusiasme peserta begitu terasa, dengan ratusan pelari turut serta.

Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni, menekankan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi, melainkan juga sarana untuk menjaga kebugaran dan menyalurkan energi secara positif selama Ramadhan.

“Kami ingin memberikan ruang bagi masyarakat, terutama komunitas lari dan atlet, agar tetap aktif selama Ramadhan. Selain itu, ajang ini juga menjadi sarana untuk menyalurkan energi secara positif,” ujarnya, Minggu (2/3/25).

Run Street Ramadhan Kukar Idaman Cup 2025 berlangsung mulai 2 hingga 25 Maret 2025, dengan perlombaan khusus setiap malam Minggu untuk menambah kemeriahan acara. Panitia juga telah menyiapkan hadiah menarik dan uang pembinaan bagi peserta terbaik.

Ali juga mengapresiasi komunitas Kukar Run Street yang terus berperan aktif dalam pelaksanaan ajang ini. Ia pun mengajak pihak lain untuk mendukung event ini dengan menjunjung tinggi sportivitas.

“Kalau ada yang ingin jadi sponsor, silakan. Tapi jangan sampai ajang ini disalahgunakan untuk taruhan. Kita ingin membangun semangat kompetisi yang sehat,” tegasnya.

Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengalihkan kebiasaan negatif anak-anak muda, seperti aksi balapan liar yang sering terjadi di Jalan Pesut dan Jalur 2 Tenggarong Seberang saat bulan Ramadhan.

“Kami sering melihat aksi kebut-kebutan tanpa helm, bahkan ada yang sampai tiduran di motor. Ini sangat berbahaya. Lebih baik tunjukkan kemampuan di tempat yang benar,” katanya.

Selain lomba lari, Dispora Kukar juga tengah mempersiapkan Festival Pemuda Kreatif Ramadhan 2025, yang akan digelar di halaman parkir Pendopo Bupati Kukar.

“Kami mengajak masyarakat untuk ikut serta. Silakan daftarkan anak, adik, atau keluarga dalam festival ini,” pungkasnya. (adv/ak/ko)

Kantor Camat Kota Bangun Darat Hampir Rampung, Ditargetkan Beroperasi 2025

Tenggarong – Pembangunan Kantor Camat Kota Bangun Darat, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) hampir selesai dan ditargetkan akan mulai beroperasi pada 2025.

Saat ini, proses pengerjaan telah memasuki tahap akhir, dengan sebagian besar struktur utama sudah rampung.

Instalasi listrik telah terpasang. Kini, tinggal penyelesaian akhir sebelum bangunan siap digunakan.

Camat Kota Bangun Darat, Julkifli menyebutkan, jika tidak ada kendala berarti, proyek pembangunan Kantor Camat baru ini bisa tuntas pada akhir Maret.

Namun, pemindahan ke kantor baru belum bisa dilakukan dalam waktu dekat karena masih ada sarana dan prasarana yang perlu dilengkapi.

“Saat ini, kami masih berkantor di tempat lama karena interior dan fasilitas lainnya belum sepenuhnya siap. Tapi kami optimis, tahun ini kantor baru bisa mulai difungsikan secara bertahap,” ujarnya, Senin (3/3/25).

Pembangunan kantor ini sempat menghadapi kendala, terutama dalam penyediaan listrik. Awalnya, PLN kesulitan merealisasikan proyek tersebut karena besarnya biaya yang dibutuhkan.

Akhirnya, Dinas Pekerjaan Umum Kukar mengambil alih pengerjaan jaringan listriknya. “Insya Allah, pemasangan listriknya masih dalam tahap perencanaan. Targetnya, pekerjaan fisik bisa selesai sekitar Mei atau Juni,” tambahnya.

Dengan adanya kantor baru yang lebih representatif, Julkifli berharap pelayanan kepada masyarakat bisa semakin optimal.

Mengingat luasnya wilayah Kota Bangun Darat, fasilitas yang lebih memadai sangat dibutuhkan agar administrasi dan layanan publik bisa berjalan lebih efisien.

“Kami ingin kantor ini menjadi pusat pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat. Harapannya, dengan fasilitas yang lebih lengkap, kami bisa melayani masyarakat dengan lebih maksimal,” pungkasnya. (adv/ak/ko)

Pemdes Segihan Anggarkan Rp600 Juta Dana Desa untuk Irigasi dan Program Satu Rumah Satu Bioplog

Tenggarong – Pemerintah Desa (Pemdes) Segihan menempatkan sektor pertanian sebagai prioritas utama pembangunan desa tahun 2025.

Untuk mendukung upaya tersebut, Rp600 juta dari Dana Desa telah dialokasikan guna memperbaiki sistem irigasi, embung, dan drainase, sehingga pasokan air bagi lahan pertanian lebih optimal.

Selain itu, Pemdes juga akan memperluas program Satu Rumah Satu Bioplog agar masyarakat lebih aktif memanfaatkan pekarangan rumah mereka untuk menanam tanaman produktif.

Kepala Desa Segihan, Hendra Wahyudi mengatakan, pengembangan pertanian menjadi fokus utama pemerintah desa dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.

Dengan infrastruktur pertanian yang lebih baik dan keterlibatan warga dalam program ketahanan pangan, diharapkan hasil panen dapat meningkat secara signifikan.

“Untuk di wilayah kami, khususnya di Desa Segihan, secara umum program kami memprioritaskan pembangunan di bidang pertanian. Artinya, ada budidaya padi, peternakan, dan perkebunan yang menjadi fokus utama kami. Tahun ini, kami benar-benar memprioritaskan sektor pertanian,” ujarnya kepada adakaltim.com pada (1/3/25).

Selain memperbaiki irigasi dan embung, Pemdes juga ingin memastikan petani mendapatkan akses air yang cukup untuk mengurangi risiko gagal panen.

“Dari Dana Desa kami, sekitar Rp 600 juta dialokasikan untuk sektor pertanian guna memastikan akses dan pengairan yang memadai bagi petani,” ucapnya.

Sementara itu, program Satu Rumah Satu Bioplog, yang kini memasuki tahun kedua, juga terus didorong agar masyarakat lebih mandiri dalam memanfaatkan lahan pekarangan sebagai sumber pangan alternatif.

“Kami mendorong program Satu Rumah Satu Bioplog, program ini mengajak warga untuk memanfaatkan lahan pekarangan mereka,” katanya.

Sebagai langkah awal, Pemdes telah menerapkan program ini di satu RT sebagai proyek percontohan dengan konsep Satu Rumah Satu Pohon, di mana setiap rumah menanam tanaman produktif dalam polybag.

Target ke depan, program ini akan diperluas hingga mencakup seluruh 11 RT di Desa Segihan.

“Saat ini, proyek percontohan sudah dilakukan di satu RT dengan konsep ‘Satu Rumah Satu Pohon’ menggunakan polybag. Ke depan, target kami adalah seluruh 11 RT bisa menerapkan program ini,” tutupnya. (adv/ak/ko)

Pabrik Pengolahan Rumput Laut di Muara Badak Siap Beroperasi pada 2025

Tenggarong – Pabrik pengolahan rumput laut yang terletak di Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar), akan siap beroperasi pada tahun 2025.

Setelah melalui tahapan proses pembangunan, pabrik pengolahan rumput laut tersebut kini tengah menjalani uji coba operasional untuk memastikan semua sistem produksi berjalan lancar sebelum resmi beroperasi.

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Sayid Fathullah, mengungkapkan bahwa tahap pembangunan, termasuk pemasangan mesin dan fasilitas pendukung, telah rampung.

Kini, pihaknya bersama dengan pihak ketiga sedang melakukan uji coba operasional guna memastikan pabrik berfungsi secara optimal ketika beroperasi nanti.

“Kami saat ini tengah melakukan uji coba untuk memastikan pabrik dapat beroperasi dengan baik sebelum diresmikan pada 2025,” ujarnya, Sabtu (1/3/25).

Pabrik yang dirancang untuk mengolah rumput laut kering menjadi bubuk ini memiliki kapasitas produksi hingga mencapai 20 ton/hari.

Kehadiran pabrik pengolahan rumput laut di Kecamatan Muara Badak ini diharapkan dapat meningkatkan nilai jual rumput laut dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.

“Dengan adanya pabrik ini, kami berharap pendapatan petani rumput laut akan meningkat dan membuka peluang bagi sektor ekonomi lainnya di daerah ini,” katanya.

Selain itu, pabrik ini diharapkan dapat memperkuat sektor hilirisasi produk rumput laut di Kukar dan mendukung perkembangan UMKM.

Pemkab Kukar berharap fasilitas ini dapat memberikan manfaat bagi petani serta pelaku usaha kecil menengah di Kecamatan Muara Badak.

“Pabrik ini diharapkan dapat membantu mempercepat pertumbuhan ekonomi lokal dan menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat setempat,” pungkasnya. (adv/ak/ko)

Dua Ketua RT Baru di Bukit Biru Dilantik, Sekaligus Resmikan Berbagai Fasilitas Masyarakat

Tenggarong – Dua Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong, resmi dimekarkan seiring dengan peningkatan jumlah penduduk yang ada.

Pemekaran ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat koordinasi antara pemerintah dan warga.

Pelantikan ketua RT baru dan peresmian berbagai fasilitas untuk masyarakat dilaksanakan seiring dengan pemekaran wilayah.

Acara ini digelar di Gedung Balai Pertemuan Umum (BPU) Kelurahan Bukit Biru pada Jumat (28/2/25).

Pelantikan ketua RT ini merupakan tindak lanjut dari pemilihan ketua RT yang dilaksanakan pada tahun 2024 lalu.

Selain itu, acara ini juga melantik pengurus Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Lembaga Adat, serta Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) tingkat RT.

Selain pelantikan, beberapa fasilitas baru yang mendukung kesejahteraan masyarakat turut diresmikan.

Fasilitas seperti Posyandu, bank sampah, dan Gedung BPU yang telah selesai dibangun diharapkan dapat meningkatkan layanan kesehatan, kebersihan lingkungan, serta mendukung berbagai kegiatan sosial di kelurahan tersebut.

Plt. Lurah Bukit Biru, Sri Herlinawati mengatakan, pemekaran wilayah ini merupakan langkah yang dilakukan pemerintah untuk memperbaiki pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, pemekaran ini akan membuat pelayanan lebih terfokus dan lebih cepat, serta mempermudah koordinasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Pemekaran wilayah ini sangat penting untuk memastikan bahwa pelayanan kepada warga dapat berjalan lebih efektif dan pembangunan di tingkat lingkungan semakin optimal,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pelantikan ketua RT baru menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur pemerintahan dan memastikan setiap RT memiliki ketua yang mampu mengatasi masalah sosial di tingkat lingkungan.

“Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi kami untuk memperkuat struktur sosial dan pemerintahan di tingkat RT. Kami ingin memastikan bahwa setiap RT memiliki ketua yang mampu membawa perubahan positif,” jelasnya.

Sri berharap fasilitas yang baru diresmikan, seperti Posyandu dan bank sampah, dapat memberikan dampak positif langsung bagi warga, terutama dalam bidang kesehatan dan kebersihan lingkungan.

“Dengan adanya fasilitas baru seperti Posyandu dan Bank Sampah, kami berharap dapat memberikan manfaat langsung kepada warga, khususnya di bidang kesehatan dan kebersihan lingkungan,” pungkasnya. (adv/ak/ko)

Jelang Ramadhan, Disdamkarmatan Kukar Gelar Apel Siaga dan Himbau Warga Waspada Kebakaran saat Sahur dan Berbuka

Tenggarong – Menjelang bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar Apel Kesiagaan di Makodamkar Kukar, Tenggarong, Kamis (27/2/25).

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personel dalam menghadapi potensi kebakaran yang cenderung meningkat, terutama saat sahur dan berbuka puasa.

Disdamkarmatan juga mengimbau warga agar lebih waspada terhadap bahaya kebakaran yang sering terjadi akibat kelalaian saat memasak.

Apel ini diikuti oleh personel Disdamkarmatan serta relawan pemadam kebakaran dari berbagai wilayah di Kukar.

Kepala Disdamkarmatan Kukar, Fida Hurasani mengatakan, kesiapsiagaan ini sangat penting karena aktivitas memasak meningkat selama bulan puasa.

“Saat sahur, banyak yang masih mengantuk, sehingga risiko kelalaian seperti lupa mematikan kompor atau ketiduran saat memasak cukup tinggi. Begitu juga saat berbuka, kesibukan menyiapkan makanan bisa membuat orang lengah,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, selain bertugas memadamkan api, pihaknya juga terus melakukan sosialisasi untuk mencegah kebakaran sejak dini.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama dalam penggunaan kompor dan peralatan listrik. Pencegahan jauh lebih baik daripada pemadaman,” ujarnya.

Selain memeriksa kesiapan tim pemadam, apel ini juga menjadi ajang evaluasi bagi relawan yang telah mendapatkan pembinaan dari Disdamkarmatan Kukar.

“Kami ingin memastikan keseriusan para relawan serta mengecek kesiapan alat pelindung diri (APD) dan perlengkapan pemadaman. Semua harus dalam kondisi siap kapan saja dibutuhkan,” katanya.

Fida berharap bulan Ramadhan kali ini, dapat berjalan lancar tanpa adanya musibah kebakaran. Namun, ia memastikan bahwa timnya akan selalu dalam kondisi siaga penuh.

“Kami tentu berharap tidak ada kebakaran sama sekali. Tapi kalau pun terjadi, kami harus siap dan bergerak cepat,” pungkasnya. (adv/ak/ko)