Ribuan Warga Tenggarong Padati Senam Zumba Bersama Paslon AYL-AZA

Tenggarong – Ribuan warga Tenggarong berbondong-bondong menghadiri senam zumba yang diadakan oleh pasangan calon bupati dan wakil bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Awang Yacoub Luthman dan Akhmad Zais (AYL-AZA).

Acara yang digelar di Odah Pemenangan AYL-AZA, Ex. Rumah Makan Banjarsari, Jalan Mulawarman, Tenggarong, pada Minggu (6/10/2024), berlangsung meriah dengan berbagai hiburan serta pembagian ratusan doorprize.

Acara ini tidak hanya sekadar olahraga, tetapi juga menjadi ajang untuk memperkenalkan visi besar AYL-AZA dalam mewujudkan Kukar yang lebih mandiri dan sejahtera.

Pasangan independen ini hadir tanpa dukungan partai politik, menekankan komitmen mereka untuk mengabdi sepenuhnya kepada masyarakat.

Calon Bupati Kukar, AYL mengatakan, kampanye menurut pihaknya bukan tentang persaingan yang memecah belah, tetapi lebih kepada bagaimana menghadapi pemilihan dengan sikap positif dan penuh kebersamaan.

Ia menjelaskan, salah satu visi utama pihaknya adalah memastikan bahwa sumber daya alam Kukar tidak hanya menjadi objek bagi hasil yang dikelola pihak luar, tetapi dikelola secara mandiri untuk kesejahteraan masyarakat.

Ia menegaskan, dengan pengelolaan yang mandiri, Kukar akan memiliki pendapatan yang lebih besar yang dapat digunakan untuk program-program yang langsung dirasakan oleh masyarakat.

“Kami ingin Kukar mengelola sumber daya alamnya sendiri, sehingga pendapatan yang kita hasilkan bisa digunakan untuk kesejahteraan rakyat, mulai dari BPJS gratis, pendidikan gratis, hingga menekan angka pengangguran,” ujar AYL.

AYL menyampaikan bahwa program-program yang pihaknya tawarkan bukan hanya janji kosong, tetapi solusi nyata untuk menciptakan Kukar yang lebih mandiri dan sejahtera.

“Kami ingin semua lapisan masyarakat bisa menikmati hasil kerja keras ini, agar Etam Nyaman Sama-sama’,” ujarnya penuh semangat

Pasangan ini juga bertekad memperbaiki layanan kesehatan dan pendidikan di Kukar.

Calon Wakil Bupati Kukar, AZA, mengungkapkan, visi misi yang pihaknya bawa, meliputi pengembalian program Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) yang pernah berjaya di masa lalu.

Menurut Zais, program ini akan memudahkan masyarakat Kukar untuk mengakses layanan kesehatan gratis. Cukup dengan menunjukkan KTP di rumah sakit yang bermitra di Kukar, Samarinda, dan Balikpapan.

“Kami akan menggratiskan BPJS kelas tiga dan memastikan layanan kesehatan bisa diakses oleh seluruh masyarakat, seperti era Ibu Rita Widyasari dengan jamkesda-nya,” tegas Zais.

Selain kesehatan, pasangan ini juga memiliki program besar di bidang pendidikan. Satu Rumah Satu Sarjana menjadi salah satu tawaran mereka untuk memajukan sumber daya manusia di Kukar, terutama dalam menghadapi perkembangan Ibu Kota Negara (IKN).

Program ini akan memudahkan akses beasiswa dan menjamin setiap rumah di Kukar memiliki seorang sarjana, sebagai upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan persaingan di masa depan.

“Kami ingin masyarakat Kukar tidak hanya jadi penonton di rumah sendiri. SDM kita harus bisa bersaing dengan yang lain, dan ini adalah tanggung jawab kami untuk memfasilitasi pendidikan yang setara dan berkualitas,” kata Zais. (ak)

Dua Desa di Sebulu Raih IDM Tertinggi di Kaltim

Tenggarong – Dua desa di Kecamatan Sebulu, Kutai Kartanegara (Kukar), mencuri perhatian setelah berhasil masuk dalam daftar 10 besar desa terbaik di Kalimantan Timur (Kaltim) berdasarkan Indeks Desa Membangun (IDM).

Dua desa tersebut adalah Desa Sumber Sari yang menempati peringkat ke tiga dan Desa Sebulu Ulu yang berada di posisi ke empat.

Prestasi ini bukan hanya membuktikan kualitas pembangunan di dua desa tersebut, tetapi juga mencerminkan kerja keras dan dedikasi perangkat desa bersama masyarakat.

Camat Sebulu, Edy Fahruddin, menyampaikan pencapaian ini adalah hasil dari sinergi yang kuat antara pemerintah desa dan warga.

Menurutnya, untuk meraih nilai IDM yang tinggi, desa harus memenuhi berbagai syarat dan indikator yang mengukur kemajuan dari sisi sosial, ekonomi, dan infrastruktur.

“Alhamdulillah, desa-desa yang mendapat nilai tertinggi ini adalah hasil kerja keras mereka yang luar biasa bersama rekan-rekan,” ujarnya, Sabtu (5/10/2024).

Pencapaian Desa Sumber Sari dan Sebulu Ulu menjadi contoh bagaimana sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat mampu membawa perubahan besar.

Keberhasilan Desa Sumber Sari dan Sebulu Ulu juga tidak lepas dari fokus pembangunan infrastruktur yang signifikan.

Jalan-jalan utama di desa tersebut, yang sebelumnya menjadi tantangan besar kini telah hampir sepenuhnya rampung.

Meski demikian, Edy mengakui bahwa pembangunan jalan lingkungan masih menjadi pekerjaan rumah bagi pihaknya.

“Untuk jalan, sudah hampir clear. Hanya tinggal jalan lingkungan yang belum merata, terutama di Sumber Sari yang wilayahnya cukup luas,” jelasnya.

Selain itu, Edy juga mengungkapkan kebanggaannya atas capaian ini, saat ini tidak ada lagi desa tertinggal di Sebulu.

Semua desa di kecamatan tersebut telah masuk kategori berkembang, maju, hingga mandiri.

“Sekarang, tidak ada lagi desa tertinggal di Sebulu,” pungkasnya. (ak)

Kukar Open Marching Competition 2024 Jadi Ajang Pembentukan Karakter dan Mental Generasi Muda

Tenggarong – Kukar Open Marching Competition (KOMBAC) 2024 yang berlangsung di Komplek Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang pada Sabtu (5/10/2024) ini berhasil menarik perhatian ratusan peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Timur (Kaltim).

KOMBAC 2024 yang berlangsung selama satu hari ini diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang akan terus mendorong perkembangan seni marching band di Kaltim, sekaligus menjadi ajang pembentukan karakter dan mental generasi muda.

Acara tersebut dibuka langsung Oleh Sekretaris taris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono dan sekertaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kaltim, Sri Wartini.

Sekda Sunggono, menilai bahwa pelaksanaan KOMBAC 2024 merupakan inisiatif positif yang memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkembang.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya melibatkan kemampuan teknis, tetapi juga membentuk disiplin, kerjasama tim, dan rasa percaya diri.

Ia memberikan apresiasi kepada Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI), Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), serta Dispora Kukar yang telah mengambil langkah untuk menyelenggarakan acara ini.

“Dari berbagai tingkatan, mulai dari TK hingga SMA, memberikan harapan kegiatan ini akan membantu perkembangan mental anak-anak kita di masa depan,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dispora Kukar, Aji Ali Husni mengatakan, KOMBAC 2024 diinisiasi oleh PDBI dan diselenggarakan melalui kolaborasi antara pemerintah dan organisasi terkait.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya sangat mendukung kegiatan ini, terutama karena Kukar Open menjadi ajang yang diikuti oleh berbagai peserta dari seluruh Kalimantan Timur.

Selain itu, Dispora Kukar juga berperan dalam memfasilitasi pelaksanaan kompetisi, termasuk menyediakan tempat dan fasilitas pendukung lainnya.

“Kami berharap agar kompetisi ini bisa menjadi bahan evaluasi, baik dari skill maupun fasilitas yang dimiliki, karena fasilitas juga menjadi penentu hasil yang akan didapat,” jelasnya.

Ali berharap agar lebih banyak klub yang ikut berpartisipasi di event mendatang, terutama yang belum berkesempatan tampil pada KOMBAC 2024.

Baginya, pengalaman berkompetisi akan meningkatkan kepercayaan diri para peserta dan mempersiapkan mereka menghadapi event-event serupa di masa depan.

“Kami berharap klub-klub belum berpartisipasi dapat ikut di event selanjutnya, sehingga anak-anak lebih siap secara mental menghadapi kompetisi,” tutupnya. (Ak)

Ratusan Kader PKS Kukar Hadiri Maulid Nabi dan Konsolidasi Kader Jelang Pilkada

Tenggarong – DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar peringatan maulid Nabi Muhammad SAW dan konsolidasi kader dalam pemenangan Pilkada 2024 di Gedung Pondok Jajak Indah, Tenggarong, Jumat (4/10/2024).

Hadir dalam kegiatan tersebut, calon bupati Kukar Dendi Suryadi. Acara berlangsung meriah, dihadiri oleh ratusan kader PKS dari 20 kecamatan di Kukar.

Sekretaris DPD PKS Kukar, Ahmad Zainuddin mengatakan, peringatan maulid Nabi Muhammad SAW menjadi kegiatan rutin yang pihaknya gelar setiap tahunnya.

Diacara yang mulia itu, Zainuddin berharap pelaksanaan Pilkada Kukar 2024 dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Malam ini kita berdoa memohon berkah maulid, semoga pak dendi dan pak alif menjadi pilihan masyarakat Kukar,” ucapnya.

Ia optimis, pasangan Dendi-Alif sedikitnya dapat memenangkan 60 persen suara di setiap TPS di Kukar.

“Di setiap TPS kita targetkan 60 persen untuk Dendi-Alif,” katanya.

Sementara itu, calon bupati Kukar, Dendi Suryadi berpesan, diperingatan maulid Nabi Muhammad SAW ini, seluruh kader PKS Kukar dapat meneladi sifat-sifat Nabi Muhammad SAW.

“Berkumpulnya kita ini adalah sebagai bentuk kecintaan kita kepada Nabi,” ujarnya.

Dendi juga mengajak, agar seluruh kader PKS dapat menggunakan hak pilihnya pada pemungutan suara Pilkada pada 27 November 2024 mendatang.

Tujuannya, agar kader PKS Kukar dapat menentukan secara langsung pemimpin yang sesuai dengan sifat-sifat Nabi Muhammad SAW.

“Untuk mencari pemimpin yang benar, agar negeri ini hadir pemimpin yang benar-benar menaruh ajaran Nabi SAW dalam kehidupannya,” pungkasnya. (ko)

Kemenparekraf Gelar FGD Penyusunan Masterplan Daya Tarik Wisata Pulau Kumala

Tenggarong – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk membahas Laporan Akhir Penyusunan Rencana Induk (Masterplan) Daya Tarik Wisata (DTW) Pulau Kumala, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Acara yang diadakan di Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong, pada Jumat (4/10/2024), ini dilaksanakan secara langsung dan virtual, dengan partisipasi berbagai pihak terkait.

Pjs Bupati Kukar, Bambang Arwanto, menjelaskan bahwa Pulau Kumala dibangun pada era almarhum Syaukani Hasan Rais, yang akrab disapa Pak Kaning, sekitar 1999-2000 dan rampung pada 2003.

Pulau ini sempat menjadi pusat berbagai kegiatan pemerintahan, menjadikannya destinasi wisata yang sangat hidup pada masa itu.

Bambang mengingat bagaimana Pulau Kumala pernah menjadi salah satu destinasi wisata favorit, dengan pengunjung yang membludak terutama pada akhir pekan.

Namun, seiring dengan menurunnya perhatian terhadap pengelolaannya, jumlah wisatawan pun berkurang drastis sampai pada kondisi Pulau Kumala mengalami mati suri dan perlu revitalisasi.

“Kami berharap bantuan dan arahan dari Kemenparekraf untuk menghidupkan Pulau Kumala, sehingga legenda Pulau Kumala yang dulu pernah hidup bisa kembali menjadi destinasi wisata terbaik di Kaltim,” harapnya.

Sementara itu, Bambang Cahyo Murdoko, Direktur Pengembangan Destinasi Dua, menyampaikan Kemenparekraf melalui program Direktur Pengembangan Destinasi Dua, akan memfasilitasi penyusunan masterplan ini.

Lebih lanjut, Bambang menjelaskan bahwa Kemenparekraf siap mendukung melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) sektor pariwisata, meskipun proses pengajuan anggaran akan dilakukan setelah masterplan selesai dan Detail Engineering Design (DED) disusun.

“Dana DAK diharapkan bisa diajukan pada tahun 2026,” ujarnya.

Bambang menyampaikan harapan agar pengembangan Pulau Kumala dapat menjadi contoh pariwisata yang berkelanjutan, baik secara ekonomi maupun sosial.

“Tujuan utama adalah menghidupkan kembali Pulau Kumala yang pernah menjadi destinasi favorit di awal 2000-an, dan kami berharap kolaborasi ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (ak)

Tim Hukum DEAL Kritik Bawaslu Kukar Usai Tolak Gugatan Sengketa Pilkada

Tenggarong – Penolakan gugatan sengketa Pilkada 2024 yang diajukan tim kuasa hukum pasangan calon bupati dan wakil bupati Kukar Dendi-Alif (DEAL) oleh Bawaslu Kukar menuai kritik dari tim hukum DEAL.

Penolakan Bawaslu ini menjadi salah satu babak baru dalam dinamika politik Kukar menjelang Pilkada 2024, yang semakin memanas di tengah kontestasi perebutan kursi kepala daerah.

Menanggapi penolakan tersebut, Ketua Tim Kuasa Hukum DEAL, Hendrich Juk Abeth, dengan tegas mempertanyakan dasar keputusan Bawaslu terkait penolakan tersebut yang dinilai tidak masuk akal dan tidak transparan.

“Alasan penolakan Bawaslu tersebut tidak masuk akal,” ujarnya, Jumat (04/10/24).

Berdasarkan surat yang diterima tim kuasa hukum DEAL, Bawaslu menyatakan bahwa berkas gugatan yang diajukan tidak memenuhi syarat materil sesuai Peraturan Bawaslu Nomor 2 Tahun 2020 tentang Penyelesaian Sengketa Pemilu.

Namun, Hendrich menganggap alasan tersebut tidak berdasar dan justru menimbulkan kecurigaan.

Hendrich juga mengkritisi sikap Bawaslu yang dianggap tidak menjalankan tugasnya dengan baik dalam menyelesaikan sengketa pemilu.

Ia mengatakan seharusnya Bawaslu menyelesaikan sengketa dengan lebih transparan dan sesuai prosedur yang berlaku.

“Jika berkas kami sudah memenuhi syarat formil, maka substansi masalah harus dibahas dalam musyawarah terbuka, bukan diselesaikan lewat rapat pleno tertutup,” ujarnya.

Menurutnya, keputusan Bawaslu diambil tanpa adanya pembahasan terbuka yang sesuai dengan semangat transparansi dan keadilan.

“Kami dirugikan secara waktu, karena kami berusaha mencari kebenaran materil yang seharusnya diputuskan secara terbuka,” tegas Hendrich.

Ia juga menyinggung dugaan kesalahan yang dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar dalam penetapan salah satu pasangan calon.

Namun, tim hukum DEAL masih mempertimbangkan langkah hukum selanjutnya.

“Kami akan memutuskan apakah membawa kasus ini ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) atau ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN),” tambahnya.

Tim hukum DEAL berjanji akan terus memperjuangkan hak dan kebenaran dalam sengketa ini.

“Kami akan terus memperjuangkan kebenaran materil dalam kasus ini,” tutup Hendrich. (ak)