DPRD Kaltim Usulkan Penyesuaian Jurusan SMK untuk Sesuaikan dengan Kebutuhan Sektor Unggulan Daerah

Samarinda – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltim, Salehuddin, mendorong agar jurusan di sekolah menengah kejuruan (SMK) disesuaikan dengan kebutuhan daerah.

Hal ini bertujuan agar lulusan vokasi dapat langsung berkontribusi dalam sektor-sektor unggulan Kalimantan Timur (Kaltim) yang membutuhkan tenaga kerja terampil.

Menurut Salehuddin, penyesuaian kurikulum di SMK sangat penting agar pendidikan vokasi lebih relevan dengan tantangan lokal.

“Penyesuaian jurusan di SMK khususnya bisa membantu lulusan siap masuk dunia kerja di sektor-sektor potensial yang memang dibutuhkan Kaltim, seperti pertanian dan perkebunan,” ujar Salehuddin, Kamis (7/11/2024).

Ia menjelaskan bahwa fokus pada sektor-sektor ini akan membantu mengurangi ketergantungan Kaltim terhadap pasokan pangan dari luar daerah, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

Dengan demikian, lulusan SMK diharapkan dapat memenuhi kebutuhan tenaga kerja terampil di sektor-sektor yang vital bagi perkembangan ekonomi lokal.

Selain itu, Salehuddin juga mengapresiasi wacana penambahan jurusan kewirausahaan di SMA. Menurutnya, langkah ini sangat penting untuk membekali siswa dengan keterampilan praktis yang akan membantu mereka beradaptasi dengan dunia usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi, terutama di kalangan generasi muda.

Lebih lanjut, Salehuddin menekankan bahwa peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal menjadi tantangan yang harus dihadapi di masa depan.

Ia berharap, dengan adanya jurusan yang disesuaikan dengan kebutuhan daerah, daya saing lulusan SMK akan semakin meningkat, sehingga dapat memperkecil kesenjangan kualitas SDM antara lulusan SMK dan SMA.

“Jurusan yang relevan dengan kebutuhan daerah akan membuka lebih banyak peluang kerja bagi lulusan, serta memperkuat potensi ekonomi lokal,” pungkasnya. (adv)

Hasanuddin Mas’ud: Pembangunan Berbasis Lingkungan Kunci Keberlanjutan dan Kesejahteraan Generasi Mendatang

Samarinda – Pembangunan yang berwawasan lingkungan merupakan langkah penting untuk mengelola sumber daya alam secara bijaksana dan memastikan keberlanjutannya.

Seiring dengan pertumbuhan penduduk dan pesatnya pembangunan infrastruktur, perencanaan tata ruang dan wilayah harus berjalan seiring untuk menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, mendorong agar pembangunan dan pengembangan wilayah berbasis lingkungan yang bersih dan hijau dapat ditingkatkan. Ia menekankan pentingnya upaya tersebut untuk kemajuan Kalimantan Timur (Kaltim).

“Lingkungan hidup merupakan sumber daya yang dapat menjadi sarana untuk mencapai keberlanjutan pembangunan. Lingkungan juga dapat menjadi jaminan bagi kesejahteraan dan mutu hidup generasi masa kini dan masa depan,” ujar Hasanuddin.

Hasanuddin menjelaskan bahwa dalam setiap proses pembangunan, pemerintah daerah dan pengelola izin harus menjalankan prinsip pembangunan hijau.

Ia berharap kebijakan yang mendukung pengelolaan kawasan berkelanjutan dapat melindungi dan melestarikan keanekaragaman hayati yang ada.

“Di sinilah pentingnya kolaborasi dan pendekatan berbasis ilmu pengetahuan,” terangnya.

Pembangunan berwawasan lingkungan, menurut Hasanuddin, berarti memanfaatkan dan mengelola sumber daya alam dengan kesadaran, perencanaan matang, dan bijaksana.

Selain untuk mencapai target pembangunan, tujuan utama dari pendekatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan hidup adalah upaya sadar dan terencana yang mengintegrasikan lingkungan hidup, termasuk sumber daya alam, dalam proses pembangunan. Hal ini bertujuan untuk menjamin kemampuan, kesejahteraan, dan mutu hidup masyarakat,” jelasnya.

Hasanuddin juga mengingatkan bahwa sektor industri, pertambangan, transportasi, dan pertanian yang berkembang pesat dapat memberikan dampak positif, seperti peningkatan produksi, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan pendapatan negara.

Namun, jika pembangunan tersebut tidak memperhatikan faktor lingkungan, dampak negatif seperti pencemaran air, udara, dan tanah bisa terjadi.

“Oleh karena itu, penting bagi kita untuk mengedepankan faktor lingkungan,” tambah Hasanuddin.

Untuk memastikan pembangunan tetap berjalan tanpa merusak lingkungan, Hasanuddin menegaskan perlunya penerapan konsep pembangunan berwawasan lingkungan.

Konsep ini dilakukan dengan mengoptimalkan dan mengoordinasikan berbagai sumber daya, baik alam maupun manusia, secara terintegrasi dan bertanggung jawab. (adv)

DPRD Kukar Dorong Generasi Muda Kukar Bangga Bertani, Distanak Siapkan Program Pertanian Modern untuk Milenial

Tenggarong – Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Junaidi, menegaskan pentingnya regenerasi petani di kalangan generasi milenial.

Hal tersebut disampaikan Junaidi Dalam kunjungan daerah pemilihan (Kundapil) di Desa Rapak Lambur, Kecamatan Tenggarong, Selasa (5/11/2024).

Junaidi mengungkapkan bahwa anak muda Kukar seharusnya tidak merasa malu menjadi petani.

Justru, ia mengajak mereka untuk bangga karena sektor pertanian memiliki peran besar dalam ketahanan pangan daerah.

“Generasi muda tidak boleh merasa rendah hati menjadi petani. Sebagai profesi yang mulia, petani adalah pahlawan yang menjaga ketahanan pangan kita,” ungkap Junaidi.

Ia juga menyarankan agar selain pembangunan infrastruktur pertanian, perhatian lebih juga diberikan kepada pemberian penghargaan bagi para petani yang terus bertahan mengelola lahan di tengah tantangan zaman.

Junaidi menambahkan banyak anak muda kini melihat pertanian sebagai pekerjaan yang tidak bergengsi.

“Padahal, petani adalah profesi yang paling terhormat. Saya mendorong pemerintah daerah untuk lebih menghargai para petani agar mereka merasa bangga dengan pekerjaan ini,” tegas Junaidi.

Menyikapi hal ini, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Muhammad Taufik, menjelaskan pemerintah daerah melalui Distanak telah menyiapkan berbagai program untuk menarik minat petani muda.

Taufik menuturkan melalui program Kukar Idaman, pemerintah daerah berfokus pada pengenalan teknologi pertanian modern yang akan meningkatkan efisiensi dan daya tarik bagi generasi milenial.

“Kami ingin menggugah minat petani muda dengan memberikan alat mesin pertanian modern. Teknologi ini dapat memudahkan pekerjaan mereka, membuat pertanian lebih efisien, dan tentu saja lebih bersih,” kata Taufik.

Selain itu, Distanak juga menghadirkan program mekanisasi pertanian dan greenhouse sebagai solusi bagi petani muda yang enggan terjun ke lahan pertanian yang kotor dan becek.

Taufik juga menyampaikan selama tiga tahun terakhir, Distanak Kukar telah membina sekitar 300 petani muda di Kukar.

Mereka diberikan pelatihan dan pendampingan, termasuk dalam pengoperasian teknologi pertanian yang lebih ramah lingkungan dan produktif.

“Kami sudah mulai menumbuhkan petani muda yang siap mengelola pertanian secara modern dan berkelanjutan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Taufik menyebutkan untuk mendukung ketahanan pangan, pihaknya juga melakukan intervensi dalam hal peningkatan produktivitas pertanian.

“Kami terus berupaya meningkatkan produktivitas padi sawah dan jagung dengan cara memperbaiki infrastruktur pertanian seperti irigasi dan penyediaan sarana produksi,” ucap Taufik.

Taufik juga menambahkan program seperti peningkatan kapasitas petani melalui pelatihan dan pengembangan keterampilan akan terus dilakukan oleh pihaknya.

“Keterampilan petani sangat penting, dan kami akan terus meningkatkan kemampuan mereka dalam menggunakan teknologi yang mendukung produktivitas pertanian,” tutupnya. (adv/ak)

Jahidin Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Optimistis Dapat Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Kaltim

Samarinda – Anggota DPRD Kaltim, H. J. Jahidin, menyatakan dukungannya terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijadwalkan dimulai pada Januari 2025.

Meskipun program ini belum diuji coba di Samarinda, Jahidin yakin bahwa program yang digagas oleh pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka ini dapat dilaksanakan dengan baik di Kalimantan Timur.

“Kami di DPRD mendukung penuh. Program MBG memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk di Kaltim,” ujar Jahidin saat dihubungi melalui telepon seluler, Rabu (6/11/2024).

MBG merupakan salah satu program kerja prioritas dari pemerintahan Jokowi-Ma’ruf, dan Jahidin menilai bahwa jika daerah lain sudah dapat mengimplementasikan program serupa, Kalimantan Timur tentu dapat melakukannya.

“Kalimantan Timur sangat bisa melaksanakan MBG. Kami di DPRD mendukung kebijakan pemerintah yang dianggap baik dan layak,” tambahnya.

Jahidin menekankan bahwa pemberian makan bergizi gratis di sekolah-sekolah harus disesuaikan dengan jadwal belajar mengajar di setiap jenjang pendidikan. Dengan demikian, semua anak sekolah dapat memperoleh asupan nutrisi yang cukup selama proses belajar.

“Menurut berbagai pakar, program pemberian makanan bergizi di sekolah memiliki dampak positif jangka panjang, seperti peningkatan konsentrasi belajar, menurunkan angka stunting, serta membentuk generasi yang lebih sehat,” sambungnya.

Program MBG diyakini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia secara keseluruhan. Namun, Jahidin juga mengingatkan pentingnya pengawasan yang ketat untuk memastikan bahwa pelaksanaan program ini berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Tidak hanya soal pelaksanaannya, tetapi juga kualitas makanan yang diberikan harus dijaga. Makanan bergizi ini harus memenuhi standar kesehatan yang dibutuhkan anak-anak dalam masa pertumbuhan,” jelasnya.

Menurut Jahidin, Kalimantan Timur memiliki peluang besar untuk sukses dalam mengimplementasikan program ini, asalkan ada kerja sama yang baik antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

“Kunci utama agar program MBG dapat berjalan lancar di seluruh wilayah Kaltim, baik di perkotaan maupun pedesaan, adalah kerja sama,” ungkapnya.

Untuk memastikan kualitas program MBG di Kaltim menjadi yang terbaik di Indonesia, Jahidin mengusulkan agar pemerintah daerah menggandeng berbagai pihak terkait, termasuk sektor swasta dan organisasi sosial.

“Pemberian makan gratis tidak hanya dapat membantu anak-anak sekolah, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial dan mendorong partisipasi masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan bersama,” jelas Jahidin, yang kini menjabat untuk periode ketiga di DPRD Kaltim. (adv)

Sapto Setyo Pramono Dorong Pembangunan Gedung Baru SMK Medika Samarinda untuk Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur, Sapto Setyo Pramono, menyatakan komitmennya untuk mendorong pembangunan gedung baru di SMK Medika Samarinda.

Komitmen ini disampaikan setelah ia menerima usulan langsung dari Kepala Sekolah SMK Medika terkait kebutuhan fasilitas tambahan guna mendukung proses belajar mengajar di sekolah tersebut.

Sapto menegaskan, bahwa pengelolaan SMA dan SMK merupakan tanggung jawab Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Oleh karena itu, penting untuk memberikan perhatian khusus terhadap pengembangan fasilitas pendidikan, khususnya di tingkat SMK, yang berperan penting dalam mencetak tenaga kerja terampil.

“Pendidikan merupakan investasi masa depan terbaik bangsa. Maka dari itu, saya bismillah akan coba dorong agar ini menjadi atensi Pemerintah Provinsi untuk membangun gedung tambahan,” ujar Sapto, Selasa (5/11/2024).

Politisi dari Partai Golkar ini juga menyoroti pentingnya pendidikan vokasional, terutama di SMK, yang bertujuan untuk menyiapkan peserta didik dengan keterampilan yang siap diterapkan di dunia kerja.

Menurutnya, SMK memiliki peran strategis dalam menyongsong generasi emas 2045 dan mengantisipasi tantangan kebutuhan tenaga kerja yang terampil.

“Makanya tadi saya sampaikan kepada kepala sekolah agar peserta didik kita dibekali keterampilan. Ini bertujuan untuk menyongsong generasi emas 2045 dan menghadapi tantangan kebutuhan tenaga kerja yang siap bekerja,” jelas Sapto.

Sapto berharap, dengan pembangunan gedung tambahan di SMK Medika Samarinda, fasilitas pendidikan dapat ditingkatkan, sehingga lulusan dari sekolah tersebut lebih siap menghadapi dunia kerja dan dapat bersaing di pasar tenaga kerja.

“Peningkatan sarana dan prasarana di sekolah-sekolah SMK akan berdampak positif dalam mencetak lulusan yang kompeten dan berdaya saing,” tutupnya. (adv)

Satpol-PP Luncurkan Aplikasi Siaga 24 Permudah Masyarakat Kukar Sampaikan Aduan

Tenggarong – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kutai Kartanegara (Kukar) kini memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam menyampaikan aduan ketertiban dan ketentraman melalui aplikasi baru bernama “Siaga 24”.

Aplikasi ini memungkinkan warga untuk melaporkan berbagai permasalahan kapan saja dan dari mana saja, langsung dari perangkat aplikasi tersebut.

Dengan adanya aplikasi Siaga 24, masyarakat Kukar kini memiliki akses yang lebih mudah dan responsif untuk melaporkan isu-isu ketertiban, sementara Satpol PP dapat merespons dan menangani aduan dengan lebih cepat.

Menurut Kepala Bidang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kukar, Janhariansyah atau yang akrab disapa Jhon, aplikasi ini dirancang agar masyarakat dapat dengan mudah melaporkan keluhan yang dialami.

“Setiap aduan yang masuk di aplikasi akan diperiksa terlebih dahulu untuk melihat pokok permasalahan yang dilaporkan,” ungkap Jhon, Rabu (6/11/24).

Namun, ia menjelaskan, tak semua laporan masuk dalam tugas dan fungsi (tupoksi) Satpol PP.

Jika ada laporan yang berada di luar kewenangan mereka, Satpol PP akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan masalah ditangani dengan tepat, dan Satpol PP tetap mendukung dalam proses tersebut jika diperlukan.

Cara kerja aplikasi Siaga 24, Laporan yang masuk akan diproses oleh admin dan disampaikan kepada anggota Satpol PP yang bertugas.

Setelah itu, petugas Satpol PP akan langsung terjun ke lapangan untuk menangani masalah sesuai tupoksi mereka dalam menjaga ketertiban dan ketentraman masyarakat, yang dijalankan selama 24 jam.

“Setelah disampaikan kepada anggota, mereka akan langsung meluncur ke lokasi,” pungkasnya. (adv/ak)