Pengemudi Mobil Hilux Mengantuk, Penyewaan Sound System di Tenggarong Rugi Ratusan Juta

Tenggarong – Sebuah insiden terjadi di RT 07, Kelurahan Baru, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), sebuah mobil Toyota Hilux yang dikemudikan seorang pria berusia 60 tahun oleng, akibat pengemudi mengantuk dan menabrak sebuah usaha penyewaan sound system.

Pemilik penyewaan sound sistem Oritamapro, Kori menyebutkan akibat kejadian itu, kerugian yang dialami ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Menurut Kori, mobil Hilux tersebut datang dari arah Sebulu dengan tujuan Samarinda.

Mobil yang hilang kendali itu menabrak mobil pickup Suzuki yang terparkir, genset Perkins 60 kVA, dan motor Honda Beat.

Suara benturan yang sangat keras membuat penghuni rumah panik dan langsung keluar untuk memeriksa.

“Saya kira suara ledakan bom. Ternyata, mobil itu menabrak kendaraan dan peralatan kami. Kerusakannya sangat parah,” ujar Kori usai kejadian, Selasa (31/12/24).

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Anak kecil berusia 10 tahun yang menjadi penumpang mobil Hilux hanya mengalami syok dan langsung dibawa pulang setelah insiden.

Namun, kerugian material yang dialami Kori cukup besar karena beberapa aset utamanya rusak.

“Mobil pickup saya rusak parah di depan dan belakang, genset Perkins 60 kVA kami juga rusak, dan motor. Mobil saya sudah dibawa pelaku untuk diperbaiki,” jelasnya.

Meski demikian, pengemudi Hilux berjanji akan menanggung semua kerusakan yang disebabkan oleh kelalaiannya.

Kori berharap janji tersebut segera direalisasikan agar ia bisa melanjutkan usahanya tanpa kendala besar.

“Saya harap kerugian ini segera ditangani, karena genset itu penting untuk operasional kami,” pungkasnya. (Ak)

Anak-Anak TK dan PAUD Kukar Antusias Kunjungi Kantor Pemadam Kebakaran

Tenggarong – Profesi pemadam kebakaran semakin diminati oleh anak-anak Taman Kanak-Kanak (TK) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Hal ini terlihat dari antusiasme mereka saat melakukan kunjungan ke kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kukar.

Kegiatan ini menjadi salah satu cara efektif untuk mengenalkan peran penting pemadam kebakaran sekaligus menanamkan jiwa suka menolong sejak usia dini.

Kepala Disdamkarmatan Kukar, Fida Hurasani, mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik kunjungan dari anak-anak TK dan PAUD tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya memberikan hiburan tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda.

“Kami ingin anak-anak memahami bahwa pemadam kebakaran adalah profesi yang mulia, seperti polisi, tentara, atau tenaga medis. Kunjungan ini membantu mereka mengenal lebih dekat dunia kami,” ujarnya, Selasa (31/12/24).

Selama kunjungan, anak-anak diajak untuk mencoba peralatan sederhana seperti helm pelindung dan baju tahan api.

Mereka juga melihat demonstrasi penggunaan selang air dan menaiki kendaraan pemadam kebakaran.

“Anak-anak terlihat sangat senang ketika mencoba semprotan air atau naik ke mobil pemadam. Ini adalah momen berharga yang membuat mereka semakin tertarik pada profesi ini,” tambah Fida.

Selain pengalaman langsung, anak-anak juga mendapatkan pengetahuan dasar tentang pentingnya keselamatan dan langkah sederhana menghadapi kebakaran.

Fida menyebutkan, program ini sengaja dibuat menarik agar anak-anak dapat belajar sambil bermain.

Ia juga mengungkapkan pengaruh media turut memotivasi anak-anak untuk bercita-cita menjadi pemadam kebakaran. Film kartun seperti Fireman Sam kerap menampilkan keberanian petugas pemadam dalam menolong masyarakat, sehingga anak-anak merasa terinspirasi.

“Kartun-kartun seperti itu membantu anak-anak memahami bahwa pemadam kebakaran adalah pahlawan. Kunjungan ini menjadi pelengkap yang menghubungkan cerita dengan kenyataan,” jelasnya.

Fida berharap, kunjungan dari anak-anak TK dan PAUD ini terus dilakukan secara rutin. Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya memperkenalkan profesi pemadam kebakaran tetapi juga menanamkan nilai-nilai sosial yang penting sejak usia dini.

“Kami ingin profesi ini menginspirasi mereka untuk menjadi pribadi yang peduli dan bertanggung jawab,” pungkasnya. (Ak)

Satpol PP Kukar Tertibkan Pedagang di Atas Parit dan Trotoar Jalan Maduningrat Tenggarong

Tenggarong – Satpol PP Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan penertiban terhadap pedagang yang berjualan di atas parit dan trotoar di Jalan Maduningrat, Kecamatan Tenggarong.

Langkah ini diambil untuk mengatasi kemacetan dan menciptakan ketertiban di kawasan tersebut.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kukar, Arfan Boma Pratama, melalui Kepala Bidang Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kukar, Janhariansyah, menjelaskan bahwa penertiban dilakukan setelah pendataan terhadap 50 pedagang yang sebagian besar berjualan di lokasi yang tidak sesuai, seperti di atas parit dan trotoar.

“Langkah ini dilakukan untuk mengurangi kemacetan di Jalan Maduningrat. Kami telah mendata 50 pedagang yang berjualan di atas parit dan trotoar, yang tentu saja mengganggu kelancaran arus lalu lintas,” kata pria yang akrab disapa Jhon, Jumat (29/12/24).

Jhon menambahkan sebelum penertiban dilakukan, pihaknya telah memberi informasi dan sosialisasi kepada pedagang melalui woro-woro, memberikan pedagang waktu untuk mempersiapkan diri.

Namun, meskipun sudah ada pemberitahuan, beberapa pedagang masih merasa kaget dan tidak siap dengan penertiban tersebut.

“Sejak tiga hari yang lalu kami sudah memberikan informasi kepada pedagang-pedagang ini. Sebagian dari mereka sudah mulai membersihkan lapaknya sebelum penertiban dilaksanakan, namun ada juga yang belum. Meskipun demikian, kami tetap melaksanakan penertiban sesuai rencana,” tegasnya.

Dalam penertiban ini, Satpol PP Kukar berharap agar pedagang-pedagang yang terdampak bisa berjualan di Pasar Mangkurawang yang memiliki tempat lebih tertata dan lebih luas.

Jhon berharap pedagang yang sebelumnya berjualan di trotoar dan parit dapat memanfaatkan Pasar Mangkurawang, yang saat ini memiliki banyak tempat kosong.

“Jalan Maduningrat sangat sempit, dan trotoar yang digunakan untuk berjualan menyebabkan kemacetan. Kami ingin kawasan ini tertib. Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak Kelurahan dan Polsek setempat untuk mendukung langkah ini,” ujar Jhon.

Jhon menambahkan bahwa jika pedagang masih kembali berjualan di atas parit atau trotoar, pihaknya akan kembali melakukan penertiban.

“Jika ada pedagang yang kembali berjualan di tempat yang tidak sesuai, kami akan bertindak tegas. Kami telah memberikan sosialisasi dan arahan untuk berjualan di Pasar Mangkurawang,” pungkasnya. (Ak)

Disdamkarmatan Kukar Imbau Warga Bijak dan Aman Gunakan Kembang Api Saat Tahun Baru

Tenggarong – Dalam menyambut malam pergantian tahun, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamat (Disdamkarmatan) Kutai Kartanegara (Kukar) mengimbau masyarakat untuk lebih bijak dan aman dalam menggunakan kembang api.

Kepala Disdamkarmatan Kukar, Fida Hurasani, mengingatkan bahwa penggunaan kembang api di lokasi yang rawan kebakaran dapat memicu insiden serius, terutama di kawasan padat penduduk.

Fida menegaskan, masyarakat perlu memilih lokasi yang aman dan terbuka saat menyalakan kembang api, seperti lapangan atau ruang terbuka hijau, untuk mengurangi risiko kebakaran.

Ia juga mengingatkan agar tidak menggunakan kembang api di dekat fasilitas sensitif, seperti SPBU atau tempat penyimpanan bahan mudah terbakar.

“Jika kembang api gagal meledak atau jatuh di tempat yang rawan, dampaknya bisa sangat fatal, terutama di kawasan pemukiman,” jelasnya kepada media ini ketika di wawancarai pada Senin (30/12/24).

Selain lokasi, masyarakat juga diimbau untuk menggunakan kembang api berukuran kecil dan mudah dikontrol, membaca instruksi penggunaan dengan saksama, serta menyediakan alat pemadam sederhana seperti air atau pasir di lokasi perayaan.

Langkah ini diharapkan dapat mencegah insiden yang tidak diinginkan selama malam pergantian tahun.

Fida juga menyoroti pentingnya memeriksa instalasi listrik di rumah, karena korsleting listrik sering menjadi penyebab utama kebakaran.

“Kami juga mengimbau warga untuk tidak menyimpan bahan mudah terbakar di tempat yang tidak aman, karena ini dapat memperburuk risiko jika terjadi kebakaran,” tambahnya.

Ia pun mengajak masyarakat Kukar untuk merayakan tahun baru dengan penuh tanggung jawab dan tetap memperhatikan keselamatan.

“Rayakanlah dengan bijaksana, pastikan semua orang aman, dan kita dapat memulai tahun baru tanpa insiden. Kami berharap tidak ada kebakaran yang terjadi, tetapi jika ada, kami selalu siap untuk menanganinya,” pungkasnya. (Ak)

Pemkab Kukar Fokus Strategi Tanggulangi Kemiskinan Ekstrem Sepanjang 2024

Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berkomitmen untuk menanggulangi kemiskinan ekstrem sepanjang 2024, dengan mengimplementasikan dua strategi utama.

Plt. Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kukar, Yuliandris Suherdiman, menjelaskan strategi pertama adalah mengurangi beban pengeluaran warga miskin melalui bantuan sosial, seperti bantuan langsung tunai dan sembako.

Strategi kedua fokus pada pemberdayaan ekonomi produktif, khususnya bagi wanita rawan sosial dan ekonomi, agar dapat meningkatkan pendapatan dan mencukupi kebutuhan dasarnya secara mandiri.

Menurut Yuliandris, upaya ini telah menunjukkan hasil yang signifikan, meskipun grafik penurunan kemiskinan ekstrem tidak menunjukkan angka yang sangat besar.

“Meskipun penurunan angka kemiskinan ekstrem tidak terlalu drastis, tetapi upaya kita dalam membantu masyarakat sudah cukup memberikan dampak yang signifikan,” ujarnya, Sabtu (28/12/24).

Yuliandris juga menambahkan evaluasi dan perbaikan data menjadi hal penting dalam memastikan bantuan tepat sasaran.

Pemkab Kukar terus berupaya memperbaiki kualitas data penerima bantuan melalui penggunaan data terpadu seperti P3KE dan PTKS, serta melibatkan Forum RT dalam verifikasi data untuk meningkatkan validitasnya.

Salah satu tantangan yang dihadapi adalah memastikan data yang digunakan untuk pemberian bantuan sudah seakurat mungkin.

Meskipun tidak ada data yang 100 persen sempurna, Yuliandris mengungkapkan pihaknya berusaha meminimalkan kesalahan data, seperti inklusi atau eksklusi error, dengan melibatkan masyarakat lebih dalam dalam proses verifikasi.

Selain itu, Yuliandris menyatakan keberhasilan program ini akan terlihat dari semakin berkurangnya angka penerima bantuan.

“Kami berharap dengan adanya graduasi mandiri, penerima bantuan yang sudah mampu mencukupi kebutuhan dasar mereka akan berkurang, karena mereka sudah tidak lagi bergantung pada bantuan sosial,” kata Yuliandris.

Sebagai contoh, di sektor bantuan usaha ekonomi produktif, Dinas Sosial bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memberikan bantuan kepada wanita-wanita yang berisiko mengalami kemiskinan sosial dan ekonomi.

Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan mereka dapat meningkatkan pendapatan dan akhirnya keluar dari garis kemiskinan.

Yuliandris juga menekankan pentingnya pemberdayaan, terutama untuk mereka yang sudah berpotensi mandiri secara ekonomi.

“Memberikan bantuan tanpa diimbangi dengan pemberdayaan tentu tidak akan efektif. Kami berusaha menciptakan kesempatan bagi mereka untuk beralih dari penerima bantuan menjadi individu yang mandiri dan produktif,” pungkasnya. (Ak)

Penganugerahan SIPALING: Apresiasi ASN BerAKHLAK di Kutai Kartanegara

Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar acara Malam Penganugerahan SIPALING untuk menghargai ASN dan Non-ASN yang menunjukkan dedikasi luar biasa dalam menginternalisasi nilai-nilai BerAKHLAK.

Malam penganugerahan tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, dan sejumlah pejabat lainnya lingkungan Setdakab

Dalam kesempatan tersebut, Sunggono menekankan pentingnya penerapan core values ASN BerAKHLAK, seperti Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif, sebagai pedoman dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan publik.

“Momentum ini sejatinya selaras dengan kebijakan nasional yang mengedepankan reformasi birokrasi dan penguatan kapasitas SDM Aparatur,” ujarnya.

Adapun Penghargaan SIPALING diberikan dalam tujuh kategori, seperti SIPALING Pelayanan Terbaik, SIPALING Penuh Tanggung Jawab, SIPALING Profesional, dan lainnya.

Sunggono juga mengajak ASN untuk terus meningkatkan profesionalisme dan integritas dalam bekerja.

“Membangun budaya kerja yang BerAKHLAK membutuhkan komitmen, konsistensi, serta keteladanan di setiap lini pemerintahan,” ungkapnya.

Ia pun harapan agar penghargaan SIPALING dapat menjadi motivasi bagi ASN untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh ASN di lingkungan Sekretariat Daerah untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan semangat melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” pungkasnya. (Ak)