Tenggarong – Pemerintah Kecamatan Tenggarong menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk tahun anggaran 2026.
Dalam forum tersebut, tiga sektor utama ditetapkan sebagai prioritas pembangunan, yakni perbaikan irigasi, peningkatan infrastruktur jalan, serta pengembangan fasilitas publik.
Kegiatan ini dihadiri oleh hampir seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kukar untuk menyusun program kerja tahun 2026. Acara tersebut berlangsung di Gedung BPU Kecamatan Tenggarong, Rabu (18/2/2025).
Sebelumnya, kelurahan dan desa telah melaksanakan pramusrenbang yang menghasilkan lebih dari 100 usulan prioritas. Secara keseluruhan, tercatat 1.198 usulan dari 12 kelurahan dan 2 desa di Kecamatan Tenggarong.
Camat Tenggarong, Sukono, mengatakan bahwa usulan yang masuk harus diperjuangkan agar benar-benar terealisasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Usulan-usulan ini memerlukan pemikiran dan perjuangan agar aspirasi warga dapat terealisasi dengan baik,” ujarnya.
Dalam kegiatan ini, turut hadir anggota DPRD Kukar, di antaranya Fatlon Nisa dari fraksi PDI Perjuangan dan Desman Minang Endianto dari fraksi PKB.
“Kehadiran mereka diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dan keinginan warga terkait pembangunan di Kecamatan Tenggarong,” tuturnya.
Mayoritas usulan dalam Musrenbang kali ini berfokus pada pembangunan irigasi, mengingat beberapa tahun terakhir wilayah ini kerap mengalami banjir. Oleh karena itu, irigasi menjadi prioritas utama, baik untuk sektor pertanian maupun kawasan perkotaan.
“Irigasi menjadi perhatian utama dalam pembangunan kali ini karena dampaknya sangat besar, baik bagi pertanian maupun kawasan perkotaan. Harapannya, ini dapat mengurangi dampak banjir yang sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir,” pungkasnya. (Ak/ko)