Bupati Kukar Edi Damansyah Resmikan Masjid Al-Idzhar di Kecamatan Sebulu

Tenggarong – Masjid besar Al-Idzhar yang terletak di Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi difungsikan setelah proses rehabilitasi rumah ibadah rampung.

Peresmian masjid ini dilakukan langsung oleh Bupati Kukar Edi Damansyah, tepat setelah pelaksanaan salat Subuh berjemaah bersama warga setempat, Selasa (13/5/25).

Bupati Edi mengungkapkan bahwa pembangunan masjid ini didukung penuh oleh pemerintah daerah melalui program rehabilitasi rumah ibadah.

Program ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Kukar dalam memperkuat fasilitas keagamaan di daerah.

“Finalisasi pembangunan Masjid Al-Idzhar ini kami bantu melalui program rehabilitasi rumah ibadah,” ucapnya.

Bupati Edi juga menuturkan, pembangunan masjid tersebut menjadi sebuah simbol sinergi antara masyarakat dan pemerintah daerah.

Ia meninjau langsung kondisi masjid dan memastikan seluruh pekerjaan fisik telah selesai dengan baik dan layak digunakan oleh masyarakat untuk beribadah.

“Kami sudah meninjau langsung, dan pembangunan secara fisik telah rampung,” jelasnya.

Peresmian Masjid Al-Idzhar ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan memperingati HUT ke-60 Kecamatan Sebulu.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Kukar turun langsung menyapa masyarakat serta meninjau berbagai proyek pembangunan yang tengah dan telah dilaksanakan.

Dengan diresmikannya Masjid Al-Idzhar, Bupati Edi berharap masjid yang baru dibangun tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat setempat.

“Apa yang kami lakukan hari ini adalah bentuk penguatan nyata dari program pemerintah di lapangan,” tutupnya. (adv/ak/ko)

Tim Sepak Bola Sebulu Melaju ke Semi Final Piala ASKAB Kukar U-20

Tenggarong – Tim sepak bola Kecamatan Sebulu berhasil mencapai babak semi final dalam turnamen Piala ASKAB U-20 Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Pertandingan semi final dijadwalkan akan berlangsung pada Selasa, 13 Mei 2025 bertempat di Stadion Rondong Demang, Tenggarong.

Camat Sebulu, Edy Fachruddin, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian tim sepak bola Sebulu.

Tim yang terdiri dari pemain-pemain terpilih dari 14 desa di Kecamatan Sebulu ini menunjukkan performa luar biasa.

“Besok sore kami main lagi. Mudah-mudahan tim kecamatan sebulu bisa lanjut ke menuju final,” ujarnya saat diwawancara adakaltim.com, Senin (12/5/25).

Edy juga menjelaskan tim sepak bola Kecamatan Sebulu merupakan hasil dari seleksi ketat atlet dari 14 desa yang ada.

“Kami memberikan ruang bagi talenta-talenta dari 14 desa kami yang sudah kami seleksi kemarin. Kami bangga karena anak-anak dari 14 desa ini menjadi satu tim yang solid dalam bermain sepak bola,” ujarnya.

Edy menyebut hampir seluruh warga Sebulu memiliki minat besar terhadap sepak bola. “Hampir 99 persen warga kami memang hobi sepak bola,” tuturnya.

Hal ini tercermin dari tingginya antusiasme masyarakat dalam mengikuti berbagai kegiatan sepak bola di kecamatan.

Kecintaan terhadap olahraga ini juga mendorong banyak talenta muda untuk terlibat dalam kompetisi dan liga yang digelar setiap tahun.

Pemerintah kecamatan juga memberikan dukungan penuh untuk perkembangan olahraga sepak bola, dengan menyediakan wadah bagi para atlet.

“Kami memberikan ruang bagi para pemain yang ingin mengikuti seleksi. Semuanya ada wadahnya melalui Ketua ASKAB kita, yaitu Kartanegara FC,” kata Edy.

Selain ajang Piala ASKAB U-20, Liga Desa yang rutin diadakan juga berperan besar dalam menggali potensi sepak bola di Kecamatan Sebulu.

“Sejak saya hadir di Kecamatan Sebulu, ini sudah yang ketiga kalinya kami melaksanakan Liga Desa. Tahun ini rencananya akan digelar di Desa Segihan,” lanjutnya.

Melalui ajang ini, Edy berharap para pemain muda Sebulu dapat melangkah lebih jauh di dunia sepak bola.

“Ajang ini juga untuk membangun kerangka pemain menuju Porprov nanti. Mudah-mudahan ada pemain kami yang terpilih dan bisa memperjuangkan Kukar, mempertahankan emas di cabang sepak bola,” ujarnya.

Sebagai penutup, Edy memberikan pesan kepada para atlet muda Sebulu untuk terus mengembangkan skill mereka.

“Kami selalu mengimbau kepada talenta-talenta muda kami agar bermain dengan baik, baik dari segi skill maupun sikap, agar masyarakat bisa menikmati pertandingan dengan nyaman,” pungkasnya. (adv/ak/ko)

Pemerintah Kecamatan Sebulu Akan Gelar Beseprah dan Doa Bersama dalam Rangka HUT ke-60

Tenggarong – Pemerintah Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akan menggelar kegiatan Beseprah dan doa bersama dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 13 Mei 2025 di halaman Kantor Camat Sebulu.

Beseprah merupakan tradisi makan bersama yang telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Kutai, khususnya di wilayah Sebulu.

Dalam tradisi ini, warga duduk bersila berhadap-hadapan di atas tikar yang digelar memanjang, lalu menyantap hidangan secara bersama-sama.

Tradisi ini mencerminkan nilai kesederhanaan, kebersamaan, dan egalitarianisme dalam masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang kebersamaan, tetapi juga mengingatkan pentingnya menjaga keharmonisan sosial.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong dan kebersamaan antarwarga, serta mempererat hubungan kekeluargaan di semua lapisan masyarakat,” ujar Camat Sebulu, Edy Fachruddin, saat diwawancarai adakaltim.com, Senin (12/5/25).

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkenalkan kembali nilai-nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun di Sebulu.

Edy menegaskan, peringatan HUT ke-60 menjadi momentum untuk melestarikan adat dan budaya lokal di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.

Sebagai bagian dari rangkaian peringatan, akan dilakukan peresmian Masjid Besar Al-Izhar dan sebuah posyandu oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah.

Kehadiran masjid tersebut diharapkan menjadi pusat kegiatan sosial dan spiritual masyarakat Sebulu.

“Melalui perayaan ini, kita ingin menunjukkan bahwa meskipun kecamatan terus berkembang, nilai-nilai budaya tetap terjaga dan dilestarikan,” jelasnya.

Edy berharap agar HUT ke-60 ini menjadi momen untuk merenungkan kembali perjalanan Kecamatan Sebulu yang terus mengalami perkembangan.

“Mudah-mudahan sinergitas yang selama ini dijalin dapat memberikan harapan dan kekuatan dari seluruh masyarakat Kecamatan Sebulu untuk terus bersinergi membangun daerah,” tutupnya. (adv/ak/ko)

Hari Jadi ke-55 Maluhu Diwarnai Kesenian Daerah dan Semangat Gotong Royong

Tenggarong – Suasana meriah menyelimuti panggung Sasana Krida Bhakti, Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong pada Minggu (11/5/2025) malam.

Warga tumpah ruah memadati lokasi untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 Kelurahan Maluhu, yang dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara, Sunggono.

Rangkaian acara pembukaan dimeriahkan dengan penampilan seni budaya khas daerah, di antaranya tari jepen dan kesenian kuda lumping.

Kehadiran seni tradisional tersebut tak hanya menjadi hiburan, tetapi juga mencerminkan kekayaan budaya yang terus hidup di tengah masyarakat Maluhu.

“Kegiatan ini patut kita apresiasi, karena para warganya bisa mempertahankan kearifan lokal dan terus bisa menjaga kebersamaan, keutuhan, keakraban dan sinergitas dalam membangun Kelurahan Maluhu. Semoga bisa maju di masa depan,” tutur Sunggono.

Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada masyarakat Kelurahan Maluhu dan berharap momentum ini dapat memperkuat semangat kebersamaan di tengah keberagaman.

“Semoga di usia yang semakin matang ini, Maluhu terus tumbuh menjadi kelurahan yang maju, guyub, dan menjadi teladan dalam membangun kebersamaan di tengah keberagaman,” harapnya.

Tema ‘Semarak HUT Maluhu 2025’ yang diangkat dalam perayaan kali ini juga mendapat apresiasi dari Sekda. Menurutnya, tema tersebut mencerminkan semangat masyarakat yang terus bergerak maju dengan energi positif dan kecintaan terhadap budaya lokal.

“Perayaan ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi menjadi momentum penting untuk mempererat tali persaudaraan, menguatkan gotong royong, dan menampilkan kekayaan budaya lokal yang menjadi identitas kita bersama,” ungkapnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Lurah Maluhu beserta seluruh panitia dan masyarakat yang telah berperan aktif dalam menyukseskan rangkaian kegiatan selama tiga pekan terakhir.

Mulai dari pawai budaya, syukuran tumpeng, pentas seni, hingga lomba olahraga, seluruhnya mencerminkan semangat kolektif warga dalam memajukan kelurahan.

“Semua ini menjadi bukti nyata bahwa Maluhu tidak hanya berkembang dari sisi infrastruktur, tetapi juga tumbuh kuat dari semangat kebersamaan dan budaya yang hidup di tengah warganya,” pungkasnya. (adv/ak/ko)

Wagub Seno Aji Sambut Kedatangan Mensos RI dan Ketua PBNU

Samarinda – Wakil Gubernur Kaltim, Seno Aji menyambut kedatangan Menteri Sosial RI Syaifullah Yusuf dan Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf di VIP Room Bandara APT Pranoto Samarinda, Sabtu (10/5/2025).

Keduanya datang ke Kaltim bertujuan untuk menghandiri pelantikan PP Muslimat Nahdatul Ulama di Pendopo Odah Etam, Kantor Gubernur Kaltim.

Selain menyambut, Wagub Seno Aji juga mengalungkan selendang manik khas dayak sebagai tanda penghormatan, keramahan adat lokal dan ucapan selamat datang.

“Selamat datang di Samarinda, Pak Menteri. Senang rasanya bisa menyambut langsung tamu-tamu kehormatan di tanah Kaltim,” kata Seno Aji.

Seusai beristrihat dan berbincang-bincang di ruang VIP Bandara APT Pranoto. Rombongan melanjutkan kunjungan kerja ke SMAN 16 Samarinda. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan insfrastruktur fasiltas pendidikan di lokasi yang rencananya akan dijadikan sekolah rakyat.

Menteri Sosial RI Syaifullah Yusuf mengatakan, sekolah rakyat dibuat untuk memberikan kesempatan pendidikan yang setara kepada anak-anak yang kurang mampu.

Nantinya, seluruh kebutuhan siswa akan ditanggung secara penuh oleh pemerintah. “Mulai dari seragam, asrama, makan, hingga peralatan sekolah, semua harus disiapkan,” ucap Gus Ipul sapaan akrabnya.

Ia pun meminta kepada Pemprov Kaltim untuk menyiapkan sarana dan prasarana yang dibutuhkan. Di antaranya, kesiapan guru, ruang belajar, serta fasilitas penunjang pembelajaran lainnya.

“Kita berharap Kaltim bisa menjadi contoh pelaksanaan sekolah rakyat yang berhasil. Untuk itu, seluruh perangkat daerahnya harus bersinergi,” ungkapnya.

Menanggapi hal itu, Wagub Kaltim Seno Aji menyambut baik program tersebut. Kata dia, Pemprov Kaltim akan menyiapkan yang dibutuhkan dalam pelaksanaan sekolah rakyat di Kaltim.

“Kami akan tindak lanjuti intruksi Pak Menteri. Kami akan berkoordinasi dengan OPD terkait, agar program sekolah rakyat di Kaltim benar-benar terwujud dan memberikan manfaat besar,” tegasnya. (ko)

Pemerintah Kecamatan Muara Wis Fokus Perbaikan Jalan Poros untuk Peningkatan Konektivitas dan Ekonomi

Tenggarong – Pemerintah Kecamatan Muara Wis, Kukar menargetkan perbaikan jalan poros yang menghubungkan Muara Wis dengan Kecamatan Kota Bangun sebagai prioritas utama pada tahun 2025.

Program ini bertujuan untuk memperlancar konektivitas antarwilayah serta meningkatkan perekonomian warga yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan nelayan.

Camat Muara Wis, Fadhli Annur menjelaskan, jalan poros tersebut sangat vital bagi distribusi hasil pertanian dan perikanan dari desa-desa seperti Melintang dan Sebemban ke Kota Bangun dan daerah sekitarnya.

“Akses jalan ini vital untuk distribusi hasil pertanian dan perikanan, khususnya dari Desa Melintang dan Desa Sebemban yang dijual ke Kota Bangun dan sekitarnya,” ujarnya, Sabtu (10/5/25).

Perbaikan jalan tersebut menjadi sangat penting, mengingat kondisi jalan poros yang menghubungkan Desa Muara Wis dengan Desa Kota Bangun Seberang saat ini mengalami kerusakan parah sepanjang sekitar 8 kilometer yang berakibat pada sulitnya mobilisasi barang dan hasil panen warga.

Dalam forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan beberapa waktu lalu, perbaikan jalan ini menjadi usulan utama.

Meski anggaran untuk perbaikan jalan sudah dialokasikan, Fadhli mengungkapkan bahwa pekerjaan baru dapat dimulai setelah kondisi banjir surut.

“Kami berharap pembangunan jalan poros Muara Wis-Kota Bangun dapat segera dimulai setelah banjir reda dan bisa selesai pada tahun ini,” harapnya.

Fadhli juga mengungkapkan kabar baik, yaitu jalan dari Desa Sebemban menuju Muara Wis kini sudah membaik dan dapat dilalui dengan lancar.

Pemerintah Kecamatan Muara Wis kini fokus untuk melanjutkan perbaikan jalur dari Kota Bangun Seberang menuju Muara Wis, yang diharapkan akan memperlancar konektivitas antarwilayah.

“Perbaikan jalan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kelancaran distribusi hasil pertanian dan perikanan, tetapi juga mempercepat pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di daerah pedesaan,” pungkasnya. (adv/ak/ko)