Kutai Kartanegara – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai mematangkan berbagai kebutuhan untuk menyambut pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Kalimantan Timur. Selain menyiapkan lokasi perlombaan, panitia juga memetakan kebutuhan akomodasi seiring perkiraan kedatangan hampir 1.200 orang ke Tenggarong dan sekitarnya.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Sekda Kukar sekaligus Kepala Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kukar, Sunggono, di Kantor LPTQ Kukar, Kamis (15/10/2026).
Sunggono mengatakan, rapat tersebut digelar untuk mengevaluasi laporan setiap bidang dan menyelaraskan rencana kerja menjelang pelaksanaan MTQ. Menurutnya, persiapan terus berkembang sehingga sejumlah keputusan teknis perlu disesuaikan dengan kondisi terbaru.
“Hari ini kita melakukan rapat kembali untuk mendengarkan laporan dari semua ketua bidang yang berkenaan dengan progres rencana kegiatan pelaksanaan MTQ tingkat provinsi,” katanya.
Ia menyebut persiapan secara konsepsional telah berada di atas 80 persen. Meski demikian, masih ada tahapan yang harus diselesaikan, termasuk pemaparan resmi kepada panitia provinsi dan pelaporan kepada Bupati Kukar.
“Kalau persiapan secara konsepsional, saya kira sudah di atas 80 persen. Tinggal nanti kita kembali mempresentasikan kepada panitia provinsi. Sebelumnya, kita juga akan melaporkan secara resmi kepada bupati,” ungkapnya.
Dari sisi keikutsertaan, Sunggono memastikan kontingen Kukar akan mengikuti seluruh cabang lomba yang dipertandingkan. Namun, jumlah pasti peserta belum ditetapkan karena panitia masih menghitung sejumlah alternatif komposisi kontingen.
“Kontingen Kukar itu yang jelas kita mengikuti semua jenis cabang lomba yang ada. Jumlahnya nanti masih bisa berubah-ubah karena kita masih menghitung beberapa alternatif peserta yang akan diikutsertakan atau tidak,” jelasnya.
Mengenai proses pendaftaran, Sunggono menerangkan bahwa pendaftaran peserta direncanakan dilakukan secara daring. Peserta nantinya tidak langsung mendaftar secara tatap muka, sedangkan proses daftar ulang akan dilakukan secara langsung sesuai mekanisme yang ditetapkan panitia.
“Pendaftaran pesertanya itu sebenarnya nanti secara online. Daftarnya tidak langsung, tetapi nanti mereka daftar ulangnya baru bisa langsung,” ujarnya.
Sementara itu, jumlah orang yang diperkirakan datang untuk mengikuti maupun mendukung kegiatan tersebut diprediksi hampir mencapai 1.200 orang. Angka tersebut masih berupa estimasi sementara dan dapat menyesuaikan perkembangan persiapan.
“Kalau perkiraan kami tadi, estimasi sementara mungkin sekitar hampir 1.200 orang. Sekitar itu,” katanya.
Untuk memenuhi kebutuhan tempat tinggal, panitia telah melakukan identifikasi terhadap sejumlah pilihan akomodasi di Tenggarong dan wilayah sekitarnya. Pilihan tersebut mencakup hotel, guest house, serta penginapan lain yang berpotensi digunakan selama kegiatan berlangsung.
“Kalau penginapan atau akomodasi untuk peserta, sudah kita identifikasi, baik hotel, guest house, maupun penginapan yang ada di sekitar Tenggarong dan sekitarnya,” tuturnya. (adv/ns/ko)




