Tenggarong – Tiga anak terjebak dan tewas dalam kebakaran besar yang terjadi di di kawasan Gang Muli atau Sungai Purun RT 21, Desa Sungai Meriam, Kecamatan Anggana, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (11/12/2025) siang.
Musibah yang menghanguskan 15 bangunan tersebut langsung menggemparkan warga, setelah api dengan cepat membesar dan menjebak ketiga korban yang merupakan saudara kandung di dalam rumah.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kutai Kartanegara (Kukar), Fida Hurasani menyampaikan bahwa ketiga korban ditemukan dalam kondisi berdempetan di dalam rumah yang terbakar.
Ia menjelaskan, kuat dugaan mereka tidak sempat menyelamatkan diri ketika api mulai melahap bangunan.
“Dalam musibah ini terdapat 3 korban jiwa yang merupakan anak-anak, merupakan bersaudara dan tinggal di satu rumah,” ujarnya saat dikonfirmasi.
Ketiganya diduga terjebak saat api dengan cepat menyebar ke seluruh bagian rumah yang mereka tempati.
Menurut penuturan Fida, kondisi ruangan yang dipenuhi asap pekat membuat korban sulit mencari jalan keluar.
“Korban ditemukan berdempetan diduga karena terkurung api saat musibah itu terjadi,” terangnya.
Ia menjelaskan, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 13.10 Wita berlangsung sangat cepat, sembilan unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi untuk mengendalikan api yang merembet ke bangunan lain.
Petugas bersama warga berupaya keras menahan penyebaran api hingga berhasil dipadamkan setelah lebih dari satu jam.
“Total bangunan yang terbakar itu ada 2 rumah pribadi dan 13 pintu bangsalan,” jelasnya.
Usai pemadaman, petugas mengevakuasi ketiga jenazah yang kemudian dibawa ke Puskesmas Anggana untuk proses autopsi.
Warga sekitar tampak terpukul dengan kejadian ini, terlebih melihat tiga korban yang masih sangat kecil menjadi korban dalam peristiwa tragis tersebut. (ak/ko)