Bupati Kukar Minta Serah Terima Jabatan Rampung Senin, Pejabat Baru Langsung Siapkan Anggaran 2027

Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas di lingkungan Pemkab Kukar, Jumat (6/11/2026), yang berlangsung di Pendopo Odah Etam. (nisa/adakaltim)

Kutai Kartanegara – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera melakukan serah terima jabatan dan menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja masing-masing. Langkah tersebut dinilai penting agar tidak terjadi kekosongan koordinasi di tengah persiapan penyusunan anggaran tahun 2027.

Pesan itu disampaikan Aulia dalam pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar, Jumat (6/11/2026), yang berlangsung di Pendopo Odah Etam, Tenggarong.

Aulia secara khusus meminta proses serah terima jabatan bagi pejabat eselon II dan III dapat dilaksanakan mulai Senin. Dengan demikian, seluruh pejabat diharapkan segera memahami tugas, tanggung jawab, serta program kerja yang harus dilanjutkan.

“Untuk yang eselon II, Pak Sekda, mungkin Senin sudah kita bisa lakukan proses serah terima. Teman-teman eselon III itu juga Senin kita harapkan semua sudah bisa serah terima dengan baik, sehingga kita sudah bisa sekali lagi melangkah,” ujarnya.

Menurut Aulia, percepatan transisi jabatan menjadi kebutuhan mendesak karena pemerintah daerah sedang memasuki tahapan finalisasi penyusunan anggaran 2027. Para pejabat diminta memiliki kecermatan dan kepekaan dalam menentukan program yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan organisasi maupun masyarakat.

Ia menekankan bahwa penyusunan program tidak boleh dilakukan sekadar untuk memenuhi rutinitas administratif. Setiap perangkat daerah harus memastikan program yang dirancang memiliki keterkaitan dengan tugas pokok dan fungsi serta arah pembangunan daerah.

“Karena kita dihadapkan pada persiapan penyusunan anggaran tahun 2027. Finalisasinya itu mengharapkan kecerdasan dan kepekaan Bapak Ibu sekalian dalam menyusun program-program, sekali lagi sesuai dengan tugas pokok dan fungsi kita,” tegasnya.

Aulia juga meminta agar seluruh program yang dirancang tetap mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), khususnya dalam mendukung visi besar pembangunan Kukar Idaman Terbaik. Keselarasan tersebut diperlukan agar kebijakan dan penggunaan anggaran daerah berjalan sesuai arah pembangunan yang telah ditetapkan.

Selain percepatan administrasi, ia mengingatkan para pejabat agar segera membangun komunikasi dan koordinasi dengan seluruh jajaran di lingkungan kerja masing-masing. Menurutnya, pejabat yang baru dilantik harus mampu menciptakan tim kerja yang solid sehingga pelaksanaan program tidak terhambat oleh proses penyesuaian jabatan.

“Jangan lama-lama untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru. Kita harus bisa melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan jabatan yang kita emban saat ini,” pesannya. (adv/ns/ko)

Bagikan :