Tenggarong – Polres Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar panen raya jagung di lahan seluas 30 hektar yang berlokasi di Gunung Wang, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong pada Kamis (5/6/2025).
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari program panen dan penanaman jagung serentak di seluruh Indonesia yang menunjukkan komitmen Polres Kukar dalam mendukung ketahanan pangan nasional sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto melalui visi Asta Cita.
Kegiatan ini merupakan bagian dari panen raya nasional yang digelar serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan yang dicanangkan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melalui visi Asta Cita.
Kapolres Kukar, AKBP Dody Surya Putra, menyatakan bahwa program ini sangat menyentuh langsung kebutuhan masyarakat karena menyasar sektor paling dasar, yaitu pangan.
Menurutnya, apa yang digagas Presiden Prabowo Subianto melalui Asta Cita bukan sekadar kebijakan di atas kertas, melainkan program nyata yang dapat dirasakan manfaatnya oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk di daerah seperti Kutai Kartanegara (Kukar)
Ia menegaskan Polri memiliki tanggung jawab konkret dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui kegiatan penanaman jagung. Di sisi lain, TNI juga berperan penting dengan fokus pada penanaman padi.
Dengan pembagian peran ini, kedua institusi pertahanan negara tidak hanya menjaga keamanan tetapi juga turut menjaga ketersediaan pangan di tingkat lokal dan nasional.
“Seluruhnya itu benar-benar langsung menyentuh seluruh masyarakat Republik Indonesia,” ujarnya.
Panen di Gunung Wang dilakukan di atas lahan seluas 30 hektare, dengan total hasil mencapai 68,4 ton jagung.
AKBP Dody juga menyoroti pentingnya peran media dalam membangun kesadaran masyarakat akan potensi pertanian lokal.
Ia menyayangkan jika perhatian masyarakat hanya terpusat pada sektor-sektor dominan seperti perkebunan sawit atau pertambangan.
Menurutnya, dengan menanam dan memproduksi pangan sendiri, Indonesia bisa mengurangi ketergantungan impor bahkan membuka peluang ekspor.
“Kalau kita bisa mengirim ke luar, pendapatan negara akan bertambah,” katanya.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa sinergi antara Polres Kukar, pemerintah daerah, Kodim 0906/Kutai Kartanegara, dan elemen lainnya akan terus diperkuat demi menyukseskan program nasional ini.
Ia optimisme ketulusan dalam menanam kebaikan akan membuahkan hasil yang baik pula.
“Apa yang kita tanam, itu yang kita panen. Kebaikan yang kita tanam, kebaikan yang kita panen,” pungkasnya. (ak/ko)