Kukar Kekurangan Ribuan Linmas untuk Pengamanan TPS pada Pilkada 2024

Tenggarong – Kutai Kartanegara (Kukar) masih mengalami kekurangan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) untuk pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pilkada 2024.

Diketahui, Kukar memiliki sekitar 1.400 TPS yang masing-masing membutuhkan dua anggota Linmas, sehingga total kebutuhan di TPS mencapai sekitar 2.800 personel.

Angka tersebut belum termasuk kebutuhan Linmas di tingkat desa, kelurahan, dan kecamatan.

Kepala Seksi Satlinmas Satpol-PP Kukar, Sanitiya Warman, menjelaskan saat ini jumlah personel Linmas yang ada belum cukup untuk memenuhi kebutuhan di semua TPS.

“Jumlah Linmas yang ada sekarang masih belum cukup untuk mengamankan seluruh TPS di Kukar,” ungkap Sanitiya, Senin (4/11/24).

Mengingat pentingnya peran Linmas di setiap TPS, kekurangan ini menjadi perhatian utama pihaknya dalam persiapan pelaksanaan Pilkada di Kukar.

Dalam mengatasi kekurangan personel ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kukar berencana menambah anggota Linmas dengan sistem perekrutan sementara, yang dikenal dengan istilah “Cadum” (cadangan umum).

“Cadangan umum ini bersifat sementara dan hanya berlaku selama masa pemilu, untuk memastikan pengamanan di TPS berjalan aman dan lancar,” kata Sanitiya.

Sistem Cadum ini akan membantu mencukupi kebutuhan Linmas di TPS secara efektif, tanpa mengesampingkan kebutuhan di tingkat desa dan kecamatan.

Melalui koordinasi dengan KPU dan instansi terkait, Satpol-PP Kukar berharap upaya penambahan Linmas sementara ini dapat berjalan efektif dan mencukupi kebutuhan di lapangan.

Sanitiya juga menekankan pentingnya peran Linmas dalam menjaga ketertiban di TPS.

“Linmas bertugas memastikan keamanan dan ketertiban selama pemungutan suara, mencegah adanya gangguan yang bisa menghambat proses pemilu,” jelasnya. (adv/ak)

Satlinmas Kukar Siap Amankan Pilkada Usai Terima Pembekalan

Tenggarong – Menjelang Pilkada Serentak 2024, seluruh anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) telah menerima pembekalan intensif di setiap desa, kelurahan dan kecamatan.

Kepala Seksi (Kasi) Satlinmas Satpol-PP Kukar, Sanitiya Warman, menjelaskan pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat kesiapsiagaan anggota Satlinmas di setiap desa, kelurahan, dan kecamatan.

Satlinmas sendiri merupakan satuan perlindungan yang dibentuk dari masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban umum.

Di bawah koordinasi Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), anggota Satlinmas yang jumlahnya mencapai tiga ribu orang ini, diharapkan dapat mendukung kelancaran Pilkada di setiap wilayah di Kukar.

“Pembekalan telah diberikan secara menyeluruh kepada anggota Satlinmas di seluruh wilayah Kukar. Dengan demikian, mereka siap mengemban tugas menjaga keamanan masyarakat saat Pilkada,” ujar Sanitiya, Senin (4/2/24).

Ia menyebutkan pelatihan tersebut mencakup berbagai materi, seperti teknik pengamanan dan penanganan situasi darurat.

Dalam pembekalan tersebut, anggota Satlinmas juga dibekali dengan pemahaman mendalam mengenai prosedur keamanan selama Pilkada.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan yang mungkin terjadi selama proses pemilihan berlangsung.

Menurut Sanitiya, langkah ini bertujuan memastikan bahwa seluruh anggota Satlinmas memahami tugasnya dan dapat menjalankan peran secara maksimal.

Selain itu, Satlinmas telah diarahkan untuk terus berkoordinasi dengan perangkat desa dan instansi terkait dalam menjaga kondusivitas wilayah masing-masing.

“Kita semua ingin memastikan Pilkada berjalan aman dan damai,” tutupnya. (adv/ak)

Jambore Satlinmas Perkuat Kebersamaan dan Komitmen Linmas dalam Melayani Masyarakat

Tenggarong – Kegiatan Jambore Satlinmas yang diselenggarakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kutai Kartanegara (Kukar) berlangsung dengan meriah, menarik perhatian banyak anggota Linmas dari berbagai kecamatan.

Acara ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat kebersamaan di antara anggota Linmas, tetapi juga untuk menumbuhkan komitmen Satlinmas dalam melayani masyarakat.

Jambore ini menampilkan berbagai kegiatan menarik, seperti diskusi dan perlombaan yang melatih kekompakan, sehingga anggota Linmas dapat saling mengenal dan memperkuat kerja sama.

Dalam acara tersebut, perwakilan Linmas dari Muara Badak, Afit, menyampaikan kegiatan seperti ini sangat penting untuk membangun kekompakan antar anggota Linmas.

“Kegiatan ini bukan hanya sebuah acara seremonial, tetapi juga merupakan momen yang sangat berarti bagi semua peserta,” ungkap Afit, Sabtu (2/11/23).

Ia berharap agenda serupa dapat diagendakan secara rutin setiap tahun agar Linmas dapat saling bertukar pengalaman dan memperkuat hubungan antar anggota.

Hal ini penting untuk memastikan mereka (Linmas) selalu siap menerima tugas dari pimpinan melalui instansi pemerintah masing-masing.

Lebih lanjut, Afit menyampaikan kegiatan semacam ini tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mempererat tali silaturahmi.

Banyak anggota Linmas yang merasa terhubung dan semakin kompak setelah berpartisipasi dalam Jambore ini.

Ia juga mengapresiasi upaya panitia, khususnya Satpol-PP, dalam menyelenggarakan acara yang sukses ini.

Menurutnya, keberhasilan acara ini menunjukkan komitmen semua pihak dalam mendukung kinerja Linmas.

“Semoga kegiatan ini diadakan bukan hanya di tahun ini, tetapi juga bisa diagendakan untuk tahun-tahun yang akan datang,” pungkasnya. (adv/ak)

Jambore Satlinmas 2024 Jadi Bekal Kuat Pengamanan Pilkada di Kukar

Tenggarong – Perwakilan Linmas dari Kecamatan Muara Badak, Afit, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), khususnya kepada Satpol-PP, atas terselenggaranya Jambore Satlinmas 2024.

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Kukar pada 30 Oktober hingga 1 November ini, dinilai sangat penting dalam mempersiapkan personil linmas menghadapi tantangan pengamanan Pilkada 2024.

Afit menjelaskan acara ini tidak hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga ajang silaturahmi antar Satlinmas yang ada di 20 kecamatan di Kukar.

Ia juga menyampaikan seluruh peserta mendapatkan banyak manfaat dari Jambore Satlinmas yang diadakan oleh Satpol-PP Kukar.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat, tidak hanya untuk meningkatkan kemampuan, tetapi juga mempererat hubungan antar linmas dari berbagai kecamatan,” ungkapnya, Sabtu (2/11/24).

Ia menyampaikan dengan bekal yang didapat, Satlinmas akan lebih siap dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing.

Dengan adanya kegiatan seperti ini, Afit menyebut pentingnya acara ini untuk memperkuat sinergi antara linmas dan pihak keamanan lainnya.

“Semoga dengan adanya acara ini, seluruh linmas se-Kabupaten Kukar mendapat bekal yang cukup untuk mempersiapkan diri dalam mengamankan Pilkada 2024,” pungkasnya. (adv/ak)

Nurhadi Soroti Pentingnya Peningkatan Sektor Pendidikan di Kaltim untuk Kesejahteraan Masyarakat

Samarinda – Sektor pendidikan di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) masih memerlukan peningkatan signifikan agar masyarakat dapat meraih kesejahteraan melalui pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas.

Anggota DPRD Kaltim, Nurhadi, mengungkapkan harapannya untuk dapat bergabung di Komisi IV, mengingat fokusnya pada peningkatan kualitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, upaya ini sejalan dengan tujuan partai pengusungnya, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), yang berkomitmen mendorong kesejahteraan di bidang ekonomi dan pendidikan.

Politikus yang mewakili Daerah Pemilihan (Dapil) Balikpapan ini menyatakan keinginannya untuk memberikan kontribusi lebih terhadap pembangunan daerah, khususnya dalam sektor pendidikan dan kesejahteraan masyarakat Kaltim.

“Saya berharap bisa menempati posisi di Komisi IV dan ini masih kita perjuangkan di fraksi, tapi kalau memang tidak memungkinkan, berharap di kesempatan lain bisa terwujud,” tuturnya.

Nurhadi menekankan bahwa dunia pendidikan di Kaltim masih memiliki banyak pekerjaan rumah, terutama dalam aspek SDM baik murid maupun tenaga pendidik, serta sarana dan prasarana (Sarpras) yang belum merata.

Ia juga menegaskan perlunya meningkatkan kesejahteraan guru agar dapat berdampak positif pada murid.

“Kunci pentingnya itu ya di tenaga pendidik, kalau tenaga pendidik juga diberikan kesejahteraan, pasti semangat untuk mendidik juga maksimal,” tukasnya.

Meskipun demikian, Nurhadi berkomitmen untuk memperjuangkan sektor pendidikan dan kesejahteraan masyarakat di jalur legislatif, serta mencari solusi untuk mengatasi persoalan ini.

“Apapun kondisi pendidikan yang ada, saya berjanji akan menyuarakan itu di tingkat legislatif,” tutupnya. (adv)

Emira Moeis Desak Kesetaraan Hak Perempuan Disabilitas dalam Pembangunan Daerah

Samarinda – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, menegaskan pentingnya pemberian hak dan kesempatan setara bagi perempuan disabilitas dalam upaya percepatan pembangunan daerah.

Ia menekankan, peran strategis perempuan disabilitas sangat vital dalam pembangunan, terutama melalui kolaborasi di berbagai sektor sosial, politik, dan ekonomi.

“Tantangan ini nyata, terutama dalam akses pendidikan, layanan kesehatan, dan peluang ekonomi. Kesetaraan ini penting agar mereka dapat berkontribusi,” ujarnya pada Sabtu (2/11/2024).

Meskipun pemerintah telah meluncurkan sejumlah program, Nanda menilai penerapannya masih belum merata. Ia menyoroti bahwa peran perempuan disabilitas dalam akselerasi pembangunan daerah masih minim.

Politikus dari PDI-Perjuangan ini mengkritik kebijakan pemerintah yang bersifat top-down dan mengusulkan agar dialog dengan kelompok disabilitas diutamakan.

“Kita dorong agar kebijakan itu tepat sasaran dan berkelanjutan. Kebijakan yang baik lahir dari pemahaman mendalam, bukan sekadar bantuan sepihak,” tutupnya. (adv)