Satlinmas Muara Muntai Sabet Juara Umum Jambore 2024

Tenggarong – Satlinmas Muara Muntai berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih juara umum dalam Jambore Satlinmas 2024 yang diadakan oleh Satpol PP Kutai Kartanegara (Kukar).

Acara yang berlangsung dari 30 Oktober hingga 1 November ini menggabungkan kegiatan Apel Siaga Gabungan dan Penyerahan Bantuan Kendali Operasi (BKO) kepada Kepolisian Resor (Polres) Kukar.

kegiatan ini juga dirangkai dengan sejumlah perlombaan yang dirancang untuk memperkuat ikatan silaturahmi antar Satlinmas dari berbagai kecamatan.

Keberhasilan Satlinmas Muara Muntai dalam kompetisi ini tidak lepas dari prestasi yang telah diraih dalam berbagai lomba.

Tim ini unggul dalam parade defile dan lomba lempar air, yang keduanya meraih peringkat pertama, serta lomba kolom panjang yang membawa Satlinmas Muara Muntai ke posisi kedua.

Atas capaian ini, Kasi Trantib Muara Muntai, Ahmadi, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang tinggi.

Menurut Ahmadi, penyelenggaraan kegiatan ini sangat memuaskan, terutama dalam hal fasilitas dan pelayanan yang diberikan kepada para peserta.

Dia menilai penginapan yang disediakan sangat nyaman, sehingga para anggota Satlinmas merasa terayomi dan dapat fokus dalam mengikuti seluruh rangkaian acara.

“Kami semua merasa terayomi, masalah asrama atau penginapan kami tinggal kami merasa nyaman pelayanan yang di berikan kepada kami sangat maksimal dan kami merasa puas,” ungkapnya, Sabtu (2/11/24).

Selain itu, Ahmadi mengungkapkan pengalaman selama dua hari jambore ini telah mempererat ikatan antar Satlinmas dari berbagai kecamatan.

Para peserta ditempatkan dalam satu lokasi, yang menurutnya menciptakan kesempatan untuk berbagi pengalaman, membangun persahabatan, dan mempererat hubungan.

“Kami jadi bisa berbagi cerita dan tawa dengan teman-teman dari kecamatan lain, memperkuat kebersamaan yang terjalin selama kegiatan ini,” tuturnya.

Ahmadi berharap acara serupa dapat terus digelar sebagai sarana untuk mengembangkan kapasitas dan memperkuat sinergi Satlinmas di Kukar.

“Selama kegiatan ini, kami tidak hanya bersaing, tetapi juga membangun solidaritas yang lebih kuat. Kami merasa lebih dekat dan lebih siap untuk mendukung ketertiban di wilayah masing-masing,” pungkasnya. (adv/ak)

Kepala Satpol-PP Kukar Apresiasi Pengabdian Satlinmas Selama Puluhan Tahun

Tenggarong – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Arfan Boma Pratama, memberikan pujian yang tinggi kepada para personel Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) atas dedikasi luar biasa mereka selama puluhan tahun.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi Satlinmas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat.

Penghargaan ini diberikan setelah apel siaga gabungan dan penyerahan Bawah Kendali Operasi (BKO) dari Polres Kukar di halaman kantor Bupati Kukar, Jumat (1/11/24).

Boma menjelaskan bahwa sangat penting untuk menghargai pengabdian para anggota Satlinmas, yang dianggap sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan, kedamaian, dan ketertiban di masyarakat.

“Kita perlu memberikan penghargaan kepada teman-teman atau saudara-saudara kita Linmas yang sudah memiliki masa kerja tertentu,” ujarnya.

Di antara para personel yang mendapat penghargaan bernama Idris, yang telah menjadi sorotan khusus karena telah mengabdi selama 30 tahun.

Boma menjelaskan pengabdian Idris selama tiga dekade adalah contoh nyata dari dedikasi yang luar biasa.

“Idris adalah teladan bagi kita semua. Dengan pengabdiannya yang panjang, ia menunjukkan komitmen yang tidak tergoyahkan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masyarakat,” tambahnya.

Boma juga menyebutkan banyak personil Satlinmas lainnya yang telah mengabdi selama 15 hingga 20 tahun, dan mereka semua layak menerima penghargaan setinggi-tingginya.

Ia berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi anggota Satlinmas lainnya dan meningkatkan kinerja Satlinmas yang ada di Kukar.

Dengan kata lain, pengakuan atas kerja keras mereka diharapkan dapat memicu semangat dan dedikasi lebih lanjut di masa mendatang.

Lebih jauh, Boma menekankan pengorbanan yang dilakukan oleh personel Satlinmas sangat besar, mencakup waktu, tenaga, dan komitmen untuk menjaga keamanan lingkungan.

Sebagai penutup, Boma mengingatkan penghargaan ini tidak sekadar simbolis, melainkan merupakan pengakuan atas perjalanan panjang pengabdian mereka.

“Pengabdian mereka adalah cermin dari dedikasi yang tinggi, dan kami berharap penghargaan ini dapat memotivasi mereka untuk terus menjalankan tugas dengan semangat,” pungkasnya. (adv/ak)

Kasatpol PP Kukar Ingatkan Satlinmas Tetap Netral dan Bijaksana dalam Menggunakan Hak Pilih

Tenggarong – Kasatpol PP Kutai Kartanegara (Kukar), Arfan Boma Pratama, mengingatkan kepada seluruh anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) di Kukar agar tetap netral dan bersemangat dalam menjalankan tugas selama Pilkada 2024.

Satlinmas berperan penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban pemilu, namun tetap memiliki hak pilih yang harus digunakan secara netral dan bijak.

Dalam perannya, Satlinmas memiliki tugas, pokok dan fungsi (tupoksi) untuk membantu menjaga ketertiban umum, mendukung keamanan di tempat pemungutan suara (TPS). Serta melindungi warga dari potensi gangguan keamanan selama pemilu.

“Meskipun Satlinmas mendukung pengamanan Pilkada, mereka tetap harus netral,” ujar Boma, Jumat (1/11/24).

Boma juga mengingatkan tugas utama Satlinmas adalah memastikan keamanan selama Pilkada berlangsung, tanpa terpengaruh oleh kepentingan politik tertentu.

Lebih lanjut, ia menegaskan menjaga netralitas dan profesionalitas akan mendukung suasana yang kondusif bagi masyarakat.

Imbauan ini bertujuan untuk memastikan Pilkada Kukar 2024 berjalan dengan aman, tertib dan sesuai dengan prinsip demokrasi yang adil dan bebas.

“Dengan komitmen untuk menjalankan tupoksi secara profesional, saya berharap anggota Satlinmas dapat membantu menciptakan lingkungan yang kondusif selama proses pemilihan,” tutup Boma. (adv/ak)

Kasatpol PP Kukar Pastikan Kesiapan Satlinmas Jelang Pilkada 2024

Tenggarong – Kasatpol PP Kutai Kartanegara (Kukar), Arfan Boma Pratama, memastikan kesiapan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dalam mendukung pengamanan Pilkada 2024.

Penyerahan personel Bawah Kendali Operasi (BKO) kepada Polres Kukar dilakukan pada apel siaga gabungan di halaman kantor Bupati Kukar, Jumat (1/11/24).

Selama dua hari berturut-turut, Satpol PP Kukar menyelenggarakan beberapa kegiatan untuk memastikan kesiapan Satlinmas dalam mendukung kelancaran Pilkada.

Mulai dari Jambore Satlinmas hingga apel siaga gabungan dan penyerahan pasukan BKO. Seluruh kegiatan ini diadakan untuk menilai kesiapan dari segi jumlah personel serta kondisi fisik dan logistik.

Boma menegaskan, pihaknya juga telah memeriksa kesiapan logistik guna memastikan seluruh kebutuhan operasional sudah terpenuhi dan siap diberdayakan.

Ia berharap, kegiatan ini tidak hanya memperkuat kesiapsiagaan Satlinmas, tetapi juga meningkatkan hubungan emosional antara Satlinmas Kukar dan Satpol PP.

“Dengan adanya hubungan yang lebih erat, kami optimis proses perjalanan Pilkada akan berjalan lancar dan aman,” tambahnya.

Perlu diketahui, sebanyak tiga ribu anggota Satlinmas telah diserahkan ke Polres Kukar untuk mendukung pengamanan Pilkada, mulai 1 November hingga 31 Desember 2024.

Selama periode ini, Polres Kukar akan memegang kendali penuh atas operasi Satlinmas, memastikan kesiagaan dan koordinasi yang maksimal di setiap tahapan Pilkada.

“Mudah-mudahan dengan kesiapsiagaan yang kita bangun ini, Pilkada nanti berjalan lancar dan aman bagi masyarakat Kukar,” pungkasnya. (adv/ak)

Pemkab Kukar Serahkan BKO Satlinmas kepada Polres untuk Pengamanan Pilkada 2024

Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melaksanakan Apel Siaga dan Gelar Pasukan untuk penyerahan Bawah Kendali Operasi (BKO) anggota Satlinmas kepada Kepolisian Resor (Polres) Kukar, sebagai bagian dari persiapan pengamanan Pilkada Serentak 2024.

Apel ini dipimpin langsung oleh Penjabat Sementara (Pjs) Bupati Kukar, Bambang Arwanto, di halaman kantor Bupati Kukar pada Jumat (1/11/2024).

Dalam pelaksanaannya, sebanyak tiga ribu anggota Satlinmas di Kukar yang sebelumnya berada di bawah naungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kukar, sementara waktu akan bertugas di bawah kendali Polres Kukar selama periode Pilkada.

Bambang menyampaikan penugasan BKO ini dimulai dari 1 November hingga 31 Desember 2024 atau hingga selesainya rangkaian Pilkada.

Bambang menyebut langkah ini sebagai upaya strategis Pemkab Kukar dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama masa pemilu di 20 kecamatan.

Ia berharap sinergi antara Satlinmas, yang sementara ini berada di bawah koordinasi Polres dan seluruh elemen pemerintah daerah dapat memastikan situasi Pilkada yang aman dan tertib.

“Dengan adanya BKO ini, kami berharap Pilkada dapat berjalan aman dan tertib di seluruh kecamatan di Kukar,” ujar Bambang.

Selain aspek keamanan, Bambang juga menyoroti pentingnya profesionalisme anggota Satlinmas dalam menjalankan tugasnya.

Satlinmas yang telah mendapat berbagai pelatihan dan keterampilan selama Jambore Satlinmas 2024 diharapkan mampu menjaga ketertiban dan mengaplikasikan keterampilan tersebut dalam koordinasi bersama Polres Kukar.

Tak kalah penting, Bambang juga menegaskan bahwa netralitas anggota Satlinmas harus dijaga.

Ia menambahkan meskipun Satlinmas memiliki hak suara sebagai warga, mereka tetap diharuskan untuk bersikap netral dan tidak berpihak kepada salah satu calon demi menjaga kepercayaan publik.

“Mereka memiliki hak suara sebagai masyarakat, tetapi tetap harus menjaga netralitas dalam melayani publik,” tandasnya. (adv/ak)

Sertifikasi Guru Kaltim Terlambat, Salehuddin Desak Disdikbud Segera Bertindak

Samarinda – Polemik terkait sertifikasi guru di Kalimantan Timur (Kaltim) terus berlangsung tanpa kejelasan.

Anggota DPRD Kaltim, Salehuddin, mendesak Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk segera memberikan solusi konkret terhadap masalah yang telah berlarut-larut ini.

Salehuddin menyatakan keprihatinannya, mengungkapkan bahwa permasalahan ini telah berlangsung selama lebih dari sepuluh tahun tanpa resolusi. Ia menegaskan bahwa keluhan dari para guru semakin meningkat.

“Saya prihatin sekali, karena masalah ini sudah hampir 10 tahun tapi belum kunjung selesai dan guru sudah mengeluhkan ini bertahun-tahun,” ujar Salehuddin pada Kamis (31/10/2024).

Ia menekankan bahwa sertifikasi guru adalah elemen krusial, tidak hanya dalam meningkatkan kualitas pengajaran, tetapi juga dalam memperhatikan kesejahteraan para pendidik di Kaltim. Namun, penanganan yang lambat oleh Disdikbud Kaltim menjadi sorotan.

“Ini adalah tanggung jawab kita semua, terlepas dari unsur Disdikbud Kaltim, masalah ini harus diselesaikan karena ini bicara hak dan kesejahteraan guru,” tegasnya.

Lebih jauh, politisi dari Partai Golkar ini menambahkan bahwa sertifikasi guru tidak sekadar masalah administratif, melainkan juga berkaitan dengan kualitas pengajaran yang diberikan.

“Saya mengira ini akan berpengaruh pada semangat dan kualitas pengajaran mereka, dan tentu ini harus bisa diselesaikan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut,” pungkasnya. (Adv)