Tenggarong – Langkah awal kepengurusan baru Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) langsung menyentuh kebutuhan mendasar para jurnalis.
Hanya berselang satu hari setelah resmi dikukuhkan, jajaran pengurus PWI Kukar turun ke Desa Rempanga, Kecamatan Loa Kulu pada Senin (29/12/2025), meninjau sebidang lahan yang akan dikembangkan menjadi kawasan hunian wartawan sebagai wujud nyata komitmen organisasi terhadap kesejahteraan anggotanya.
Lahan yang disiapkan berasal dari hibah seorang donatur dengan luas sekitar satu hektare.
Kawasan tersebut akan ditata menjadi lingkungan terpadu yang mencakup hunian, sekretariat organisasi, serta sejumlah fasilitas pendukung yang diharapkan mampu memperkuat aktivitas dan solidaritas antaranggota PWI Kukar.
Ketua PWI Kukar terpilih, Andi Wibowo mengatakan dalam rancangan awal, setiap wartawan anggota PWI Kukar direncanakan memperoleh kavling tanah berukuran sekitar 7×13 meter sebagai dasar pembangunan rumah tinggal.
Skema ini, kata dia, disusun agar program hunian dapat menjangkau lebih banyak anggota dan dilaksanakan secara bertahap sesuai kemampuan organisasi.
“Saat ini kita telah memiliki aset tanah dari donatur. Langkah selanjutnya adalah mewujudkan mimpi tentang rumah layak huni bagi rekan-rekan wartawan di Kukar,” ujarnya
Ia menegaskan, program hunian ini bukan sekadar proyek pembangunan fisik, tetapi bagian dari agenda besar membangun kemandirian organisasi serta meningkatkan kualitas hidup para wartawan di Kukar.
“Rencana pembangunan ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menghidupkan organisasi melalui pemberdayaan anggota,” tuturnya.
Dalam waktu dekat, pengurus PWI Kukar akan melakukan pendataan menyeluruh terhadap anggota untuk menentukan calon penerima manfaat, sekaligus menyusun tahapan teknis pembangunan agar program berjalan terukur dan berkelanjutan.
Langkah konkret kepengurusan baru ini mendapat sambutan positif dari kalangan jurnalis di Kukar. Salah satunya Wartawan senior di Kukar, Fairuzabbady menilai inisiatif tersebut sebagai terobosan penting yang menyentuh kebutuhan paling mendasar profesi kewartawanan.
“Kami menyambut baik rencana ini. Ini adalah terobosan baru yang langsung menyentuh sisi fundamental. Harapannya, proses ini berjalan lancar hingga hunian tersebut bisa segera ditempati,” tutupnya. (ak/ko)