Desa Sumber Sari Raih Prestasi Nasional, DPRD Kukar Dorong Penguatan Data di Seluruh Desa

Wakil Ketua II DPRD Kukar, Junadi (Kiri) bersama dengan Kepala Desa Sumber Sari, Sutarno (Kanan) saat menerima penghargaan Desa Cantik Terbaik Nasional 2026 di Jakarta. (Doc. Pemdes Sumber Sari)

Tenggarong – Desa Sumber Sari, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), berhasil mengharumkan nama daerah setelah terpilih sebagai salah satu desa terbaik dalam Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) tingkat nasional 2026.

Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Ketua II DPRD Kukar, Junadi, yang turut mendampingi Desa Sumber Sari dalam proses penilaian hingga tingkat nasional.

Menurutnya, keberhasilan tersebut menunjukkan pentingnya pengelolaan data sebagai dasar dalam menentukan arah pembangunan desa.

“Alhamdulillah, jadi kemarin tanggal 26 September saya mendampingi Desa Sumber Sari dalam rangka menjadi terbaik tingkat nasional Desa Cinta Statistik,” ujarnya saat ditemui di Tenggarong pada Senin (28/9/2026).

Ia menilai, keberadaan data yang kuat di tingkat desa dapat membantu pemerintah dalam menyusun kebijakan yang lebih sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.

“Karena dengan data yang kuat, kebijakan-kebijakan pun akan menyesuaikan, hasilnya akan lebih baik lagi,” ucapnya.

Junadi menyebut, capaian Sumber Sari menjadi semakin berarti karena harus bersaing dengan desa-desa lain dalam program Desa Cantik tingkat nasional.

Dari sekitar 1.500 desa, terdapat 12 desa yang terpilih sebagai desa terbaik, termasuk Desa Sumber Sari yang menjadi perwakilan kawasan Kalimantan dan Sumatera serta Sulawesi.

“Jadi dari satu desa itu saja kan, dari 1.500 desa, 12 desa yang menjadi terbaik. Untuk perwakilan Kalimantan dan Sumatera, Sulawesi, Desa Sumber Sari-lah yang menjadi desa terpilih, Desa Cinta Statistik,” jelasnya.

Menurutnya, prestasi Sumber Sari tidak hanya menjadi kebanggaan bagi desa maupun Kabupaten Kukar, tetapi juga dapat menjadi contoh bagi desa lainnya dalam membangun sistem pengelolaan data yang lebih baik.

Karena itu, DPRD Kukar mendorong agar pengalaman dan praktik yang telah diterapkan Desa Sumber Sari dapat dibagikan kepada desa-desa lainnya di Kukar.

“Jadi setelah ini kemarin kita sudah juga berkomunikasi dengan BPS Provinsi, bagaimana nanti seluruh desa-desa yang ada di Kutai Kartanegara untuk bisa berkolaborasi dengan Desa Sumber Sari,” ungkapnya.

Ia berharap, kolaborasi tersebut dapat membuat penerapan program Desa Cantik tidak berhenti di Sumber Sari, tetapi dapat memberikan manfaat lebih luas bagi desa-desa lain di Kukar.

“Sehingga aktualisasi dari Desa Cantik itu bisa terserap ke seluruh desa yang ada di Kutai Kartanegara,” pungkasnya. (adv)

Bagikan :