Kutai Kartanegara – Potensi Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar), tidak hanya terletak pada sektor agrowisata.
Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Fajar Lestari juga mendorong pengenalan produk unggulan masyarakat, mulai dari madu kelulut, bubuk jahe merah, hingga minyak atsiri yang terbuat dari minyak serai wangi, agar memiliki jangkauan pasar yang lebih luas.
Ketua Pokdarwis Fajar Lestari, Riyan Pangestu, menjelaskan produk-produk tersebut menjadi salah satu potensi ekonomi yang terus didorong kelompoknya.
Pemasaran produk juga menjadi alternatif ketika kegiatan wisata petik buah belum dapat dilaksanakan secara optimal akibat kondisi alam dan hasil panen yang tidak menentu.
“Kami memiliki beberapa produk, di antaranya madu kelulut, bubuk jahe merah, dan minyak atsiri atau minyak kayu putih,” ujar Riyan.
Pengembangan produk lokal turut didukung upaya peningkatan kemampuan produksi. Riyan menyebut pihaknya pernah bekerja sama dengan Universitas Mulawarman dalam pengolahan minyak atsiri dan memperoleh bantuan fasilitas penyulingan.
“Untuk pengolahan minyak atsiri, kami pernah bekerja sama dengan Universitas Mulawarman dan mendapatkan bantuan berupa fasilitas penyulingan,” katanya.
Pokdarwis Fajar Lestari juga memanfaatkan pemasaran secara online, media sosial untuk memperkenalkan produk masyarakat. Langkah ini diharapkan membantu menjaga perputaran usaha warga, termasuk ketika musim buah belum mendukung penyelenggaraan wisata petik buah.
“Untuk sementara kami lebih berfokus pada produk UMKM. Kami membantu memasarkan produk seperti madu kelulut, minyak kayu putih, minyak atsiri, dan bubuk jahe merah secara daring,” tutup Riyan. (adv/nr/ko)




