Komisi III DPRD Samarinda Soroti Tambahan Anggaran dan Kesiapan Teknis Terowongan

Samarinda – Proyek terowongan di Jalan Sultan Alimuddin dan Jalan Kakap kembali menjadi sorotan, khususnya menyangkut efisiensi penggunaan anggaran.

Komisi III DPRD Samarinda menyampaikan keprihatinan atas rencana penambahan dana sebesar Rp39 miliar dalam APBD Perubahan untuk penanganan lanjutan proyek.

Ketua Komisi III, Deni Hakim Anwar, menegaskan bahwa DPRD mendorong penggunaan anggaran secara efisien dan tepat sasaran.

“Kami ingin anggaran benar-benar optimal. Jangan sampai setelah Rp39 miliar ini masih ada kejadian tak terduga,” ujarnya, Senin (14/7/2025).

Deni juga menyoroti aspek teknis proyek di sisi outlet Jalan Kakap. Meski progres fisik telah mencapai 98 persen, pemasangan blower belum selesai. Dari enam unit yang direncanakan, baru dua unit yang terpasang.

“Selain itu, dinding terowongan akan dibuat lebih landai karena desain awal terlalu vertikal. Ini penting untuk keamanan jangka panjang,” tambahnya.

Perubahan desain dan penambahan panjang terowongan sekitar 72 meter turut menjadi bagian dari rencana penyesuaian teknis yang dinilai penting untuk menjamin keselamatan dan keberlanjutan fungsi terowongan tersebut. (adv/hr/ko)