Pokdarwis Fajar Lestari Siap Gelar Trail Run di Agrowisata Manunggal Jaya, 400 Peserta Telah Terdaftar

Kawasan alam Desa Manunggal Jaya yang dipersiapkan untuk mendukung kegiatan Trail Run. (dok. Pokdarwis Fajar Lestari)

Kutai Kartanegara – Potensi wisata alam Desa Manunggal Jaya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kutai Kartanegara (Kukar), terus didorong agar semakin dikenal masyarakat luas.

Salah satu upaya promosi yang disiapkan Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Fajar Lestari ialah melalui kegiatan Trail Run atau lari lintas alam yang dijadwalkan berlangsung pada 22 November 2026.

Ketua Pokdarwis Fajar Lestari, Riyan Pangestu, mengatakan kegiatan tersebut direncanakan melibatkan peserta dari Asosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) wilayah Kalimantan Timur.

Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini diharapkan dapat memperkenalkan suasana alam dan potensi agrowisata Desa Manunggal Jaya kepada peserta dari berbagai daerah.

“Pada 22 November 2026, rencananya ada kegiatan jungle run yang melibatkan peserta dari ALTI Kaltim. Kegiatannya berupa lari lintas alam, sehingga peserta akan menjelajahi kawasan alam sambil berlari,” ujar Riyan.

Panitia menargetkan sekitar 500 peserta untuk kegiatan tersebut. Berdasarkan informasi yang diterima Riyan saat wawancara, sekitar 400 orang telah terdaftar.

Jumlah peserta yang ditargetkan ini diharapkan menjadi peluang untuk memperkenalkan potensi wisata desa sekaligus mendorong aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

“Kami berharap kawasan agrowisata Manunggal Jaya, termasuk Puncak HR, bisa menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk berwisata sekaligus berolahraga di alam,” katanya.

Selain melalui kegiatan olahraga alam, Pokdarwis Fajar Lestari juga terus menyiapkan pengembangan kawasan Puncak HR sebagai salah satu daya tarik wisata desa.

Kawasan tersebut memiliki potensi perkebunan alpukat sekitar 30 hektare yang ke depannya diharapkan dapat dikembangkan menjadi wisata petik buah.

Perbaikan akses jalan yang mulai terlaksana pada 2026 turut menjadi modal untuk mendukung pengembangan kawasan.

Pokdarwis juga merencanakan penyediaan ruang bagi pelaku UMKM agar dapat membuka usaha, khususnya di bidang kuliner, sehingga kunjungan wisatawan bisa memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.

“Target kami ke depannya adalah agar kawasan itu bisa dikunjungi wisatawan setiap hari,” tutup Riyan. (adv/nr/ko)

Bagikan :