Pokdarwis Benua Raya Padukan Wisata Gua dengan Pengenalan Gula Merah, Buka Peluang Promosi UMKM Desa

Wisatawan dapat melihat langsung proses aktivitas pengolahan gula merah yang menjadi salah satu produk lokal Desa Sanggulan. (Dok. Pokdarwis Benua Raya)

Kutai Kartanegara – Pengembangan wisata berbasis alam dapat menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk unggulan masyarakat.

Hal tersebut dilakukan Pokdarwis Benua Raya di Desa Sanggulan, Kecamatan Sebulu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), dengan mengajak pengunjung wisata gua melihat tempat pengolahan gula merah lokal.

Ketua Pokdarwis Benua Raya, Sopian, mengatakan upaya tersebut dilakukan agar pengalaman wisata tidak hanya berfokus pada keindahan alam, tetapi juga memberikan kesempatan kepada pengunjung untuk mengenal kegiatan ekonomi masyarakat desa.

“Kami pernah mengajak pengunjung mengikuti kegiatan wisata gua sekaligus mengunjungi tempat pengolahan gula merah di Desa Sanggulan,” ungkapnya.

Menurut Sopian, pengenalan produk lokal dapat menjadi salah satu cara untuk memperluas informasi mengenai potensi desa kepada wisatawan yang datang. Gula merah menjadi produk yang pernah diperkenalkan melalui kegiatan tersebut.

“Jadi, pengunjung tidak hanya menikmati wisata alam, tetapi juga bisa melihat produk unggulan desa, salah satunya gula merah,” jelasnya.

Meski demikian, kerja sama dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih terbatas. Kunjungan ke tempat pengolahan gula merah menjadi salah satu bentuk kolaborasi yang pernah dilakukan Pokdarwis.

“Untuk saat ini, kerja sama dengan UMKM masih terbatas,” katanya.

Ke depan, keterkaitan antara wisata alam dan produk lokal berpeluang dikembangkan lebih lanjut sesuai kesiapan pengelola dan pelaku usaha.

Kegiatan wisata dapat diarahkan untuk memberikan pengalaman yang lebih beragam, mulai dari mengenal kawasan gua hingga melihat aktivitas produksi masyarakat.

Kolaborasi tersebut juga berpotensi menjadi ruang promosi bagi produk lokal. Wisatawan yang tertarik dapat mengenal proses pengolahan gula merah sekaligus memperoleh informasi mengenai potensi ekonomi yang berkembang di Desa Sanggulan.

Pokdarwis Benua Raya berharap pengembangan wisata dapat berjalan beriringan dengan pengenalan produk masyarakat.

Meski belum menjadi program kerja sama UMKM yang luas, pengalaman tersebut dapat menjadi dasar untuk menjajaki bentuk kolaborasi berikutnya.

“Kita terus melakukan pengembangan wisata alam dan potensi produk lokal kita dan diharapkan dapat saling mendukung dalam memperkenalkan Desa Sanggulan kepada pengunjung dari berbagai daerah,” pungkasnya. (adv/nr/ko)

Bagikan :