Tenggarong – Setelah dua tahun tinggal di sebuah rumah kosong milik pemerintah, Wiji Wahono, warga Kelurahan Jahab, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) akhirnya memiliki rumah layak huni berkat bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kukar.
Rumah tersebut menjadi harapan baru bagi Wahono dan keluarganya setelah sebelumnya kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran yang menghanguskan rumah mereka.
Peristiwa kebakaran itu terjadi sekitar dua tahun lalu ketika Wahono dan istrinya sedang berada di ladang.
Kabar mengenai rumah yang terbakar membuat keduanya bergegas pulang. Namun setibanya di lokasi, rumah yang mereka tempati sudah habis dilalap api.
“Saat itu saya dan ibu sedang di ladang. Kami mendapat kabar rumah terbakar lalu langsung pulang, tapi ketika sampai rumah sudah habis terbakar,” ujarnya saat diwawancarai adakaltim.com pada Sabtu (7/3/2026).
Wahono menceritakan, Suasana saat itu begitu kacau, di sekitar lokasi masih dipenuhi mobil pemadam kebakaran yang sedang menangani sisa-sisa kebakaran.
“Waktu istri melihat rumah sudah hangus, beliau sampai pingsan. Di sekitar lokasi juga masih banyak mobil pemadam sehingga kami tidak bisa langsung masuk ke rumah,” kata dia.
Di balik musibah tersebut, Wahono tetap berusaha menjalani hidup dengan penuh keteguhan. Ia dikenal sebagai sosok pekerja keras yang sehari-hari bekerja sebagai petani kecil.
Meski memiliki keterbatasan fisik karena tidak memiliki kedua tangan, ia tetap berupaya memenuhi kebutuhan hidupnya.
Setelah kebakaran, Wahono bersama keluarganya sempat diamankan oleh pihak kelurahan dan ditempatkan sementara di sebuah rumah kosong yang berada di depan rumah mereka.
Selama kurang lebih dua tahun, rumah milik pemerintah yang sebenarnya sudah tidak lagi digunakan itu menjadi tempat mereka berteduh.
Proses bantuan rumah kemudian berawal dari pembicaraan di tingkat RT yang dilanjutkan ke pihak kelurahan hingga akhirnya sampai kepada Baznas Kukar.
Melalui bantuan tersebut, Wahono akhirnya memiliki rumah layak huni dengan ukuran sekitar tipe 45 yang kini bisa ditempati bersama keluarganya.
“Bantuan ini benar-benar sangat membantu kami. Harapan saya Baznas semakin maju dan semakin banyak membantu masyarakat yang mengalami kesulitan seperti kami,” tutupnya. (ak/ko)





