BERITA TERBARU

DPRD Kaltim Percepat Penyusunan AKD untuk Tingkatkan Kinerja Legislasi dan Pelayanan Publik

Samarinda – Anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) tengah bekerja keras untuk menyelesaikan penyusunan struktur Alat Kelengkapan Dewan (AKD), yang dianggap sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kinerja legislatif dalam lima tahun ke depan.

Proses ini menjadi kunci untuk mendukung visi dan misi DPRD Kaltim dalam memberikan pelayanan publik yang lebih optimal bagi masyarakat. Hal ini diungkapkan oleh Sigit Wibowo, salah satu anggota DPRD Kaltim, yang menekankan pentingnya penyelesaian AKD dalam waktu dekat.

“Kami ingin menyelesaikan lebih cepat agar DPRD dapat bekerja secara maksimal,” ujarnya dengan singkat namun tegas.

Saat ini, DPRD Kaltim tengah mempersiapkan rapat pimpinan yang akan menjadi langkah awal dalam pembentukan AKD. Tahapan penyusunan dimulai dengan pengajuan nama-nama calon anggota dari setiap fraksi di DPRD.

Pimpinan DPRD kemudian akan mengirimkan surat kepada masing-masing fraksi untuk mengusulkan nama anggota yang akan bergabung.

Sigit menambahkan, kelompok kerja yang bertugas menyusun Tata Tertib anggota DPRD Kaltim telah berhasil menyelesaikan tugasnya dengan baik.

“Kami berharap bisa segera menyelesaikan pembentukan AKD ini sebelum akhir Desember 2024,” tambahnya.

Pembentukan AKD menjadi hal yang sangat penting untuk memastikan DPRD dapat menjalankan peran dan tanggung jawabnya secara optimal, terlebih dengan tantangan pembangunan yang terus berkembang di Kaltim.

Dengan akselerasi ini, DPRD Kaltim berharap dapat memberikan kontribusi yang lebih besar dalam mendorong kemajuan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Adv)

Yenni Eviliana Ajak Masyarakat Jaga Perdamaian Pasca Pilkada 2024

Samarinda – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Yenni Eviliana, mengingatkan pentingnya menjaga kedamaian dalam masyarakat baik selama maupun setelah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Menurutnya, keharmonisan sosial antarwarga jauh lebih berharga daripada perbedaan pilihan politik yang mungkin terjadi.

“Pilkada damai itu sangat penting, jangan sampai ada keributan hanya karena perbedaan pilihan,” ujar Yenni.

Lebih lanjut, Yenni menegaskan bahwa demokrasi seharusnya menjadi sarana untuk mempererat persatuan, bukan memecah belah masyarakat. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menghargai perbedaan sebagai bagian alami dari proses demokrasi.

“Pilihan politik kita hanya berlangsung beberapa bulan, tapi hubungan dengan tetangga, saudara, dan teman jauh lebih panjang dan berarti,” tegas Yenni, yang akrab disapa.

Legislator dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga menekankan pentingnya menjaga kerukunan dan saling menghormati meskipun ada perbedaan pandangan politik di antara masyarakat.

“Masyarakat Kaltim harus tetap menjaga nilai-nilai toleransi dan kebersamaan agar kehidupan bermasyarakat kita tetap harmonis,” pesan Yenni.

Di akhir pernyataannya, Yenni mengingatkan bahwa menjaga Pilkada yang damai adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya penyelenggara, tetapi juga setiap individu di masyarakat.

“Perdamaian pasca Pilkada adalah tugas kita semua,” tandasnya. (Adv)

Afif Ajak Pemuda Samarinda Tinggalkan Gaya Hidup Hedon dan Fokus Bangun Masa Depan

Samarinda – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur, Andi Muhammad Afif Rayhan Harun, menyoroti tren gaya hidup hedonisme di kalangan pemuda Samarinda yang semakin mengkhawatirkan.

Afif melihat bahwa pengaruh media sosial, seperti TikTok dan Instagram, telah menciptakan standar hidup yang berfokus pada kemewahan, yang mendorong banyak anak muda terjebak dalam pola hidup konsumtif dan hedon.

“Pemuda di Samarinda hampir semua hedon, saya rasa karena standar hidup yang dibentuk oleh media sosial seperti TikTok dan Instagram. Hal ini harus dikurangi,” ujar Afif.

Afif menyarankan agar pemuda mulai membangun kesadaran akan pentingnya pendidikan dan perencanaan masa depan sebagai langkah pertama untuk mengatasi budaya hedonisme ini.

Menurutnya, kesadaran ini akan membuka jalan bagi pengembangan diri dan memaksimalkan potensi untuk meraih cita-cita besar, termasuk turut serta dalam memajukan Indonesia.

Politikus Partai Gerindra ini berharap agar generasi muda Samarinda dapat memanfaatkan peluang yang ada dengan bijak, bukan terjebak dalam ilusi kemewahan yang disuguhkan media sosial.

“Belajar yang banyak, dan jadikan Indonesia maju di masa mendatang bisa diwujudkan,” pungkasnya.

Afif mengingatkan pentingnya pemuda untuk kembali fokus pada pengembangan kemampuan diri dan persiapan masa depan yang lebih cerah, daripada terjerat dalam gaya hidup yang tidak produktif. (Adv)

Ketua DPRD Kaltim Dorong Partisipasi Masyarakat Lokal dalam Pembangunan IKN

Samarinda – Ketua DPRD Kalimantan Timur, Hasanuddin Mas’ud, mengusulkan agar masyarakat lokal diberdayakan dalam setiap tahap pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Menurutnya, melibatkan warga setempat dalam perencanaan dan pelaksanaan proyek IKN sangat penting agar mereka bisa merasakan manfaat langsung dan sekaligus mengurangi potensi dampak negatif yang mungkin timbul.

Hasanuddin menekankan bahwa kolaborasi yang solid antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta sangat diperlukan untuk memastikan pembangunan IKN tidak hanya berhasil secara fisik, tetapi juga memberikan dampak sosial dan lingkungan yang positif bagi masyarakat Kaltim.

“Kami berharap semua pihak, baik pemerintah, pengusaha, dan masyarakat, bisa bekerja sama untuk menciptakan IKN yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga ramah lingkungan dan berkeadilan sosial,” ujarnya.

Lebih lanjut, Hasanuddin mengungkapkan bahwa tujuan utama dari pembangunan IKN adalah menciptakan kota yang berkelanjutan, yang mampu menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian alam.

Ia mengingatkan bahwa Kalimantan Timur memiliki hutan tropis yang sangat vital bagi kelangsungan ekosistem global, serta berperan sebagai paru-paru dunia yang menyerap karbon.

“Ke depan, kita ingin memastikan bahwa pembangunan ini dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab, dengan tidak melupakan pentingnya menjaga alam dan sumber daya alam kita. Kalimantan Timur adalah rumah bagi banyak spesies yang dilindungi, serta memiliki hutan yang menjadi kunci bagi pengendalian iklim global. Jadi, kita harus bijaksana dalam mengelola sumber daya alam ini,” kata Hasanuddin.

Dengan pendekatan yang hati-hati dan terencana, proyek IKN diharapkan tidak hanya menjadi simbol kemajuan, tetapi juga menjadi model pembangunan yang ramah lingkungan dan berkeadilan sosial.

Proyek ini diharapkan menjadi contoh bagi pembangunan lainnya di Indonesia, dengan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan. (adv)

Yenni Eviliana Ajak DPP Apindo Kaltim Bersinergi dengan DPRD untuk Peningkatan UMKM

Samarinda – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Yenni Eviliana, menghadiri pelantikan Dewan Pengurus Pusat (DPP) Apindo Kaltim masa bakti 2024-2029 yang berlangsung pada Kamis malam (28/11/24) di Ballroom Hotel Platinum Balikpapan.

Dalam acara tersebut, Yenni mengucapkan selamat atas pelantikan tersebut dan menyampaikan harapannya agar Apindo dapat semakin berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan masyarakat, khususnya dalam mengembangkan UMKM di Kalimantan Timur.

“Selamat dan sukses atas pelantikan Apindo Kaltim 2024-2029. Mudah-mudahan Apindo bisa bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur untuk terus meningkatkan UMKM yang ada di daerah kita,” ujar Yenni.

Yenni juga menekankan pentingnya sinergi antara Apindo dan DPRD Kaltim, mengingat banyak anggota DPRD yang juga berperan sebagai pengusaha.

“Harapan saya, Apindo bisa berkolaborasi dengan kami di DPRD, mengingat daerah pemilihan kami mencakup 10 Kabupaten/Kota. Dengan sinergi ini, kita bisa membantu peningkatan usaha kecil dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten/kota di Kalimantan Timur,” pungkasnya.

Harapan ini disampaikan Yenni sebagai langkah untuk mendukung pengembangan ekonomi daerah, dengan fokus pada pemberdayaan usaha kecil dan menengah yang dapat membawa dampak positif bagi perekonomian Kalimantan Timur. (Adv)

Ananda Emira Moeis Hadiri Upacara HUT ke-53 Korpri, Apresiasi Loyalitas ASN di Kaltim

Samarinda – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, turut hadir dalam upacara memperingati HUT ke-53 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), yang digelar di halaman Kantor Gubernur Kaltim pada Jumat, 29 November 2024.

Upacara ini dipimpin oleh Penjabat (Pj) Gubernur Kaltim, Akmal Malik, dan dihadiri oleh sejumlah ASN dari lingkup Pemerintah Provinsi Kaltim.

Mengusung tema “Korpri untuk Indonesia,” HUT ke-53 Korpri tahun ini menekankan semangat ASN di seluruh Indonesia untuk memperkuat persatuan dan jiwa korps sebagai satu-satunya organisasi kedinasan yang menaungi pegawai negeri.

Tema ini juga menegaskan pentingnya keberadaan Korpri yang memberikan manfaat nyata baik bagi masyarakat luas maupun anggotanya.

Dalam sambutannya, Pj Gubernur Akmal Malik membacakan pesan tertulis dari Presiden RI, Prabowo Subianto, yang mengucapkan selamat dan memberikan penghargaan kepada seluruh anggota Korpri.

“Saya mengucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh anggota Korpri di manapun bertugas, terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada keluarga besar Korpri yang selama lebih dari setengah abad telah memberikan pengabdian terbaik dengan loyalitas dan dedikasi tinggi kepada bangsa dan negara,” ujar Prabowo melalui Akmal Malik.

Upacara yang dihadiri oleh Forkopimda Kaltim, Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim, pimpinan perangkat daerah, dan jajaran Dewan Pengurus Korpri Kaltim ini juga dirangkai dengan penyerahan penghargaan kepada pemenang lomba dalam rangka HUT Korpri.

Lomba tersebut melibatkan berbagai kegiatan, termasuk pembuatan video lintas ASN dan konten yang menghimbau masyarakat untuk lebih produktif.

Ananda Emira Moeis, dalam kesempatan tersebut, mengungkapkan rasa apresiasinya terhadap dedikasi ASN di Kalimantan Timur.

“Kebanggaan kita terhadap para ASN yang sudah memberikan loyalitasnya serta pengabdiannya kepada bangsa dan negara, terima kasih sebesar-besarnya atas pengabdiannya,” ujar Ananda.

Pj Gubernur Akmal Malik juga menilai lomba yang digelar sebagai upaya yang positif untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Lomba membuat video lintas ASN dan konten untuk menghimbau masyarakat lebih produktif, bagi saya, ini adalah langkah yang sangat bagus dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ungkapnya. (Adv)