Nasib Honorer R2 dan R3 Disorot, Ketua DPRD Kukar Minta Pengangkatan Segera Dituntaskan

Tenggarong – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar) meminta pemerintah daerah segera menuntaskan proses pengangkatan tenaga honorer berstatus R2 dan R3 yang hingga kini belum mendapatkan kejelasan penempatan.

Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani menilai status ribuan honorer tersebut harus segera diselesaikan agar mereka tidak lagi terkatung-katung tanpa kepastian.

Sebagai informasi, R2 dan R3 merupakan klasifikasi tenaga honorer yang telah dinyatakan memenuhi syarat administrasi seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tetapi belum memperoleh formasi resmi.

Akibatnya, para honorer harus tetap bekerja meski statusnya belum jelas, padahal banyak di antara mereka sudah lama mengabdi di lingkungan Pemkab Kukar.

Ahmad Yani menekankan pentingnya perhatian penuh dari pemerintah daerah agar pengabdian para honorer ini tidak menjadi sia-sia.

Ia menyebutkan, penyelesaian status tersebut harus menjadi prioritas karena menyangkut hidup tenaga kerja yang sudah lama menggantungkan harapan pada jalur PPPK.

“Ya, memang harus diangkat. Namanya juga masyarakat, mereka sudah bekerja dari awal. Apalagi sekarang tidak boleh ada pengangkatan baru, mestinya yang dulu-dulu diselesaikan dulu, apa pun konsekuensinya,” jelasnya ketika dikonfirmasi oleh adakaltim.com pada Sabtu (12/7/2025).

Ia juga menilai, bila kuota pegawai yang disiapkan masih belum sesuai dengan kebutuhan tenaga kerja di lapangan, mestinya harus ada langkah perbaikan perencanaan.

Menurutnya, selisih antara kebutuhan dan formasi yang tersedia tidak boleh terus-menerus menjadi masalah setiap tahun.

“Semisal ternyata kebutuhan seharusnya 5.000 orang, tapi karena pembatasan malah jadi masalah, ya kita evaluasi dan perbaiki perencanaan itu,” lanjutnya.

Ia optimistis kemampuan anggaran daerah masih mencukupi untuk membiayai pengangkatan honorer R2 dan R3 menjadi PPPK.

Ia menyebut, kepastian status kerja para honorer ini juga akan berdampak positif pada kualitas pelayanan publik di Kukar.

“Selama itu bermanfaat untuk masyarakat dan negara, serta daerah mampu membiayai, kita harus angkat. Tidak boleh ada satu pun yang sudah bekerja di Kukar tidak dilanjutkan jadi PPPK,” pungkasnya. (ak/ko)

Bapenda Kukar Targetkan PAD Tembus Rp1 Triliun

Tenggarong – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kutai Kartanegara (Kukar) menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada 2025 bisa menembus angka Rp1 triliun.

Target ini akan didorong melalui penguatan sektor pajak daerah dan retribusi yang masih memiliki ruang besar untuk ditingkatkan.

Kepala Bapenda Kukar, Bahari Joko Susilo, menjelaskan sumber pendapatan dari transfer pusat maupun provinsi sifatnya sudah tetap, sehingga peluang PAD harus dimaksimalkan agar dapat menopang program pembangunan daerah.

“Yang bisa kita pacu memang PAD, terutama dari pajak dan retribusi. Kalau transfer pusat atau provinsi kan aturannya sudah jelas,” kata Bahari di Kantor Bapenda Kukar, Jumat (11/7/2025).

Ia menerangkan, beberapa pos retribusi di Kukar masih bisa ditingkatkan, seperti parkir, pasar, hingga pemanfaatan aset milik daerah yang belum sepenuhnya dimaksimalkan.

“Retribusi kita ini masih punya potensi besar. Parkir, pasar, sewa aset, itu semua masih bisa digali lebih dalam,” jelasnya.

Selain itu, Bapenda juga memperkuat sektor pajak yang bersumber dari aktivitas usaha masyarakat.

Pajak restoran, makanan-minuman, hiburan, hingga hotel diharapkan mampu mendongkrak kontribusi PAD tahun ini.

“Untuk PBB saja, kami yakin dan optimis bisa mencapai target sekitar Rp 10 miliar tahun ini,” ujarnya.

Bahari juga menyampaikan bahwa hingga pertengahan tahun realisasi PAD masih di kisaran 40 persen.

Meski begitu, ia optimistis penerimaan akan bergerak naik pada semester kedua seiring meningkatnya aktivitas ekonomi warga.

“Semester pertama memang belum maksimal, tapi biasanya di semester dua konsumsi masyarakat naik dan berdampak ke penerimaan pajak. Polanya selalu begitu tiap tahun,” terangnya.

Ia memastikan pendataan lapangan akan diperkuat, pelayanan pajak dipermudah, dan kerja sama lintas sektor digiatkan agar target PAD bisa tercapai sesuai rencana.

“Semoga semua berjalan lancar dan PAD kita bisa melebihi target yang sudah ditetapkan,” tutupnya. (adv/ak/ko)

Muhammad Idham Ingatkan PT MIL untuk Jalankan Etika Sosial Terkait Ganti Rugi Tanam Tumbuh

Tenggarong – Anggota Komisi IV DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Muhammad Idham, menyoroti PT Mitra Indah Lestari (MIL) yang dinilai perlu menunjukkan etika sosial dalam menangani persoalan ganti rugi tanam tumbuh milik warga di Kelurahan Handil Baru, Kecamatan Samboja.

Isu ini kembali menguat setelah beberapa waktu lalu Komisi IV DPRD Kukar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) membahas keluhan masyarakat yang terdampak.

Idham menegaskan persoalan tanam tumbuh tidak bisa hanya dilihat dari sisi legalitas lahan.

Ia menilai perusahaan wajib menghargai hasil kerja warga yang telah lebih dulu mengusahakan lahan tersebut.

“Kalau perusahaan menikmati hasil dari lahan, mestinya juga siap memberi ganti terhadap apa yang sudah ditanam warga,” terang Idham saat dihubungi pada Jumat (11/7/2025).

Ia juga menyebut tanam tumbuh adalah hasil jerih payah warga yang layak dihargai, meski status lahan masih belum final.

Sengketa kepemilikan tidak boleh dijadikan alasan untuk mengabaikan nilai tanaman yang ada.

Idham juga mengingatkan warga untuk tetap solid dalam memperjuangkan haknya agar proses penyelesaian tidak berlarut-larut.

“Kalau sikap masyarakat terpecah, penyelesaiannya akan terus tarik-ulur. Harus ada satu suara supaya solusi cepat dicapai,” ujarnya.

Menurut Idham, ganti rugi bukan hanya soal besaran rupiah, melainkan bukti kepedulian perusahaan terhadap dampak sosial di wilayah kerjanya.

“Kalau pun belum bisa mengganti secara penuh, minimal akui dulu ada yang perlu dihargai. Jangan seolah-olah masyarakat tak pernah ada di sana,” jelasnya.

Ia berharap PT MIL ke depan lebih mengedepankan komitmen sosial, bukan hanya berfokus pada keuntungan, tetapi juga berani bertanggung jawab atas dampaknya.

“Perusahaan jangan hanya untung dari tanah orang, tapi juga belajar bertanggung jawab atas dampaknya. Itu baru namanya beretika,” tutupnya. (ak/ko)

Kukar Gelar GSI, Jaring Bakat Sepak Bola SMP

Tenggarong – Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menunjukkan dukungan terhadap pengembangan potensi siswa melalui penyelenggaraan Gala Siswa Indonesia (GSI) jenjang SMP.

Kegiatan seleksi ini diikuti pelajar dari 10 kecamatan dan dipusatkan di Lapangan Aji Imbut, Tenggarong, pada Kamis (10/7/2025).

Pembukaan GSI dilakukan langsung oleh Plt Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, Joko Sampurno.

Dalam arahannya, Joko menekankan ajang ini bukan hanya soal perebutan piala, tetapi menjadi kesempatan emas untuk membina mental dan bakat generasi muda agar siap bersaing di level yang lebih tinggi.

“Gala Siswa Indonesia bukan sekadar kompetisi tahunan, tetapi momentum untuk menjaring bakat dan membangun karakter generasi muda kita,” ucapnya.

Joko juga menyampaikan terima kasih kepada sekolah dan guru pendamping yang sudah mendukung siswa hingga dapat ikut berpartisipasi.

Ia berharap, jumlah peserta bisa terus bertambah dari tahun ke tahun sehingga semakin banyak potensi atlet sepak bola pelajar yang dapat ditemukan.

“Kami ingin lebih banyak siswa berbakat yang terfasilitasi dan bisa berkontribusi di dunia olahraga,” tambahnya.

Selain sebagai ajang bakat, Joko berpesan agar para pemain mampu menjaga sikap selama bertanding.

Ia mengingatkan, olahraga sepak bola membutuhkan kerja sama yang kuat dan rasa tanggung jawab antarpemain di lapangan.

Peserta diingatkan untuk saling mendukung dan tidak bermain egois. Menurutnya, kemenangan hanya dapat diraih jika seluruh anggota tim saling percaya dan bekerja sama sepanjang pertandingan.

“Bermainlah sebagai satu kesatuan. Jangan biarkan rekan satu tim berjuang sendiri,” pesannya.

Joko menaruh harapan agar kegiatan ini mampu menghasilkan pemain muda yang tangguh dan membawa nama Kukar lebih dikenal di pentas provinsi hingga nasional.

“Semoga kegiatan ini berjalan lancar dan menghasilkan pemain-pemain terbaik yang membawa nama baik Kukar di tingkat provinsi dan nasional,” tutupnya. (ak/ko)

Kukar Jadi Rujukan Konawe Selatan Bahas Strategi TJSLP dan Pengembangan Masyarakat

Tenggarong – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) serta Program Pengembangan Masyarakat (PPM) yang efektif.

Hal ini terlihat dari kunjungan studi tiru Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara, yang berlangsung di Pendopo Bupati Kukar, Kamis (10/07/2025).

Rombongan yang dipimpin langsung oleh Bupati Konawe Selatan, H. Irham Kalenggo, didampingi sejumlah pejabat perangkat daerah dan forum koordinasi daerah, disambut hangat oleh Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, mewakili Bupati Kukar Aulia Rahman Basri.

Dalam kesempatan tersebut, Sunggono menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Kabupaten Konawe Selatan yang memilih Kukar sebagai tujuan pembelajaran praktik TJSLP.

“Jadi hari ini kita menerima kunjungan mereka untuk belajar bagaimana pengelolaan TJSLP dan PPM yang di Kukar menurut mereka ini sudah baik di Kukar,” ungkap Sunggono saat diwawancarai awak media usai pertemuan.

Dari hasil diskusi, Pemkab Konawe Selatan tertarik mendalami bagaimana pembentukan tim TJSLP, proses asistensi hingga pendampingan agar kerja sama antara pemerintah daerah dengan pihak perusahaan dapat berjalan optimal.

“Termasuk membentuk tim TJSLP, Asistensi dan pendampingan ini akan menjadi modal awal mereka bagaimana perusahaan disana mendukung pembangunan,” katanya.

Sunggono juga menyoroti perbedaan kondisi usaha antara Kukar dan Konawe Selatan.

Jika di Kukar sektor usaha sudah cukup bervariasi, maka Konawe Selatan masih bergantung pada sektor tertentu, terutama pertanian.

“Meski demikian mereka berupaya agar TJSLP bisa membantu mereka untuk proses pembangunan melalui CSR,”lanjutnya.

Lebih jauh, Sunggono menekankan pentingnya sinergi berkelanjutan antara pemerintah daerah dan pelaku usaha.

Ia berharap semangat membangun kepercayaan dan komitmen dapat diterapkan agar tujuan bersama dapat tercapai secara optimal.

“Yang pasti kita harus membangun trust, kepercayaan dan pastinya saling memegang komitment ketika suatu tujuan itu akan dilaksanakan,” terang Sunggono.

Sementara itu, Bupati Konawe Selatan H. Irham Kalenggo mengungkapkan alasannya datang ke Kukar.

Dimana pihaknya ingin menyerap pengalaman Pemkab Kukar dalam membangun sinergi dengan perusahaan untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami melihat Kukar sebagai daerah yang telah berhasil membangun sinergi dengan perusahaan dalam hal tanggung jawab sosial, meski wilayah kami masih tinggi pada sektor pertanian. Tetapi kami tetap mau belajar dari Kukar bagaimana membangun sinegritas yang baik,” terangnya.

Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal kerja sama lebih erat antar dua kabupaten untuk memperkuat kolaborasi pemerintah dan perusahaan dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan. (adv/ak/ko)

Bupati Kukar Serahkan Bantuan Peralatan Seni, Olahraga, Perikanan dan Videotron di Maluhu

Tenggarong – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Aulia Rahman Basri, menyerahkan bantuan untuk mendukung sektor kebudayaan, olahraga, perikanan dan sarana informasi di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kelurahan Maluhu, Kecamatan Tenggarong, pada Rabu (9/7/2025).

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Kukar didampingi Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, bersama Camat Tenggarong dan Lurah Maluhu.

Penyerahan bantuan ini disambut antusias warga dan penggiat seni setempat.

Bantuan yang diberikan meliputi peralatan gamelan Jaranan Turonggo Seto untuk mendukung kegiatan kesenian Karyo Turonggo Seto.

Penampilan seni tradisional pun langsung disaksikan oleh Bupati bersama dengan jajarannya dan masyarakat.

“Tadi di BPU kita memberikan bantuan untuk perikanan, olahraga, dan kebudayaan. Khusus kebudayaan, tadi kita saksikan sendiri penampilan teman-teman dari bidang kebudayaan, Karyo Turonggo Seto,” kata Aulia.

Ia menegaskan, Pemkab Kukar ingin memastikan peralatan yang diberikan dapat berfungsi dengan baik dan dimanfaatkan maksimal untuk pengembangan seni.

“Ternyata di sini kita punya kesenian seperti ini dan kita mau pastikan peralatan-peralatan yang digunakan bisa berfungsi dengan baik,” ujarnya.

Selain kebudayaan, Bupati juga menyerahkan bantuan peralatan olahraga kepada pengurus Karang Taruna Krida Mulya.

Hal ini diharapkan dapat memfasilitasi kegiatan kepemudaan di Kelurahan Maluhu.

“Membangun karakter masa depan kita penting karena pemain-pemainnya anak muda semua, yang berarti mereka semakin menghargai adat istiadat di daerah kita,” pungkasnya. (adv/ak/ko)