Program Terang Kampongku Terus Digenjot, Pemkab Kukar Fokus Tangani Empat Desa Tanpa Listrik 24 Jam

Tenggarong – Program Terang Kampongku terus dilanjutkan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) sebagai langkah nyata memperluas akses listrik hingga ke pelosok desa.

Tahun ini, Pemkab Kukar memusatkan perhatian pada empat desa yang belum menikmati aliran listrik selama 24 jam penuh.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto menjelaskan, Pemkab Kukar telah berkomitmen untuk menuntaskan seluruh kebutuhan listrik paling lambat pada Desember 2026.

“Dari seluruh desa, hanya Desa Lamin Pulut, Lamin Telihan, Sepatin, dan Persiapan Tanjung Berukang yang belum teraliri listrik penuh. Desa lainnya sudah mendapatkan pasokan listrik 24 jam,” ujarnya saat dihubungi, Selasa (11/11/2025).

Ia menyebutkan, upaya pemerataan listrik menjadi bagian dari visi besar Kukar Idaman Terbaik yang digagas oleh Bupati dan Wakil Bupati Kukar.

Program ini difokuskan pada peningkatan kualitas permukiman masyarakat, salah satunya melalui pemerataan akses jaringan listrik ke daerah terpencil.

Untuk mempercepat penyelesaian, DPMD Kukar menerapkan dua pendekatan, yakni perluasan jaringan PLN bagi wilayah yang mudah dijangkau, serta pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Komunal di daerah dengan medan berat.

Arianto menyebut dua desa di Kecamatan Kenohan, yakni Desa Lamin Pulut dan Lamin Telihan, sudah dijadwalkan penyambungan listriknya oleh PLN pada triwulan akhir 2025.

“Berdasarkan koordinasi dengan Dinas ESDM Kaltim dan PLN, dua desa tersebut akan dikerjakan tahun ini. Semua sudah dalam perencanaan, hanya tinggal menunggu kesiapan anggaran dari PLN,” terangnya.

Sementara itu, dua desa lainnya, yakni Desa Sepatin dan Persiapan Tanjung Berukang, akan menjadi prioritas pembangunan PLTS Komunal pada tahun 2026.

“Kami sudah ajukan rencana tahun depan. Mudah-mudahan dukungan pendanaan tersedia agar masyarakat di sana bisa segera terang,”tuturnya.

Selain fokus pada empat desa itu, DPMD Kukar juga memantau sejumlah dusun dan RT terpencil yang belum terjangkau listrik meski secara administrasi sudah masuk wilayah desa berlistrik.

Para kepala desa dan lurah diminta aktif melaporkan wilayahnya agar bisa segera diintervensi.

“Tidak boleh lagi warga kita yang tidak menikmati listrik. Sekarang kami masih menunggu laporan dari wilayah-wilayah itu untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya. (adv/ak/ko)

Pemkab Kukar Ajak Masyarakat Jadi Pahlawan di Era Kekinian

Tenggarong – Dalam momentum peringatan Hari Pahlawan 10 November, Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi pahlawan di era kekinian dengan meneladani semangat juang para pendahulu dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, saat membacakan amanat Menteri Sosial dalam upacara peringatan hari pahlawan di Halaman Kantor Bupati Kukar, Tenggarong pada Senin (10/11/2025).

Sunggono mengatakan, peringatan hari pahlawan bukan sekedar mengenang jasa para pejuang masa lalu, tetapi juga menjadi momentum untuk meneladani semangat perjuangan mereka dalam kehidupan sehari-hari.

“Seperti amanat yang dibacakan, peringatan hari pahlawan saat ini harus dimaknai sesuai dengan keadaan saat ini dan peran kita masing-masing,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, setiap individu memiliki ruang dan kesempatan untuk berkontribusi bagi daerah sesuai dengan kapasitasnya.

“Yang terpenting, seperti yang tadi sudah saya baca, adalah bagaimana kita memaknai Hari Pahlawan dalam perspektif yang lebih luas, sesuai dengan tugas dan tanggung jawab kita,” ucapnya.

Nilai-nilai kepahlawanan, kata dia, tidak hanya terwujud di medan perang, tetapi juga dalam keseharian masyarakat yang bekerja dengan dedikasi dan kejujuran.

Menurutnya, para guru, tenaga kesehatan, petani, hingga ASN yang bekerja dengan semangat pengabdian juga merupakan pahlawan masa kini.

“Harapannya, setiap kita dapat memposisikan diri dengan baik, memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan, serta menjadi pahlawan di lingkungannya masing-masing,” ungkapnya.

Sunggono menuturkan bahwa peringatan hari pahlawan tahun ini terasa semakin bermakna, karena turut dirangkai dengan penyerahan tali asih kepada para veteran di Kukar, sebagai bentuk penghormatan dan kepedulian terhadap jasa mereka.

Ia menyebut, langkah ini menjadi wujud nyata bahwa semangat kepahlawanan terus hidup dan diwariskan dari generasi ke generasi.

“Kita perlu terus melanjutkan semangat juang para pahlawan dengan bekerja keras, saling membantu, menjaga keutuhan bangsa, dan menghargai jasa para veteran yang telah berkorban untuk negeri,” pungkasnya. (adv/ak/ko)

Musda se-Kaltim Sukses Digelar, Berikut 10 Daftar Nama Ketua DPD PAN Kabupaten/Kota Terpilih

Samarinda – Musyawarah daerah (Musda) Partai Amanat Nasional (PAN) se-Kaltim telah selesai. Artinya, tongkat estafet kepemimpinan partai berlogo matahari ini di tingkat kabupaten/kota pun telah berganti. Ada wajah baru. Ada juga yang merupakan kader asli partai ini.

Misalnya saja di Kabupaten Paser dan Berau. Di dua kabupaten tersebut, terdapat dua wajah baru yang dipilih menjadi ketua. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Berau dipimpin oleh Suriadi. Ia merupakan politisi lama yang sebelumnya berada di PDI Perjuangan.

Sementara, di DPD PAN Paser, dipimpin oleh politisi senior yang kiprahnya sudah tidak diragukan lagi di kabupaten tersebut. Dia adalah Hj Ridhawati Suryana. Ia merupakan putri dari mantan Bupati Paser dua periode: Ridwan Suwidi. Sebelumnya, ia merupakan kader terbaik Demokrat.

“Kami bersyukur di dua daerah itu ketambahan kader yang luar biasa. Bahkan, mereka memilih untuk berkiprah di PAN dan berkomitmen untuk menaikkan jumlah kursi di daerah yang mereka pimpin,” kata Ketua DPW PAN Kaltim Erwin Izharuddin, Minggu (9/11/2025).

Menurut ketua Badan Saksi Nasional DPP PAN ini, keduanya akan menambah kekuatan PAN di daerah yang mereka pimpin. “Kiprah mereka di dunia politik sudah tidak diragukan lagi. Saya yakin, mereka akan membawa perubahan untuk daerah mereka masing-masing,” terangnya.

Sementara, di beberapa daerah lain, terlihat wajah lama. Mereka kini sebelumnya menjabat sebagai sekretaris DPD PAN di daerahnya masing-masing, diberikan jabatan baru sebagai ketua. Misalnya saja di Samarinda dan Bontang.

Di Kota Taman, M Irfan dipercaya sebagai ketua DPD PAN Bontang. Sebelumnya jabatan ketua diemban oleh Ridwan. Sementara di Samarinda, jabatan ketua kini diemban oleh Suparno yang sebelumnya merupakan sekretaris DPD PAN Samarinda.

Sementara Jasno, ketua DPD PAN Samarinda sebelumnya kini menjabat sebagai sekretaris wilayah (Sekwil) DPW PAN Kaltim. “Saya harap, semua ketua terpilih ini dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Satu komando dengan Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan,” tegasnya.

Erwin mengungkapkan, ada dua daerah di Kaltim yang secara khusus diberikan ketua harian. Yakni di Bontang diemban oleh dr Yuniarti Arbain dan di Kutai Barat (Kubar) yang diemban oleh Syamsuddin.

Menurutnya, tantangan besar ada di depan mata. Ada pekerjaan rumah (PR) yang harus segera diselesaikan. Yakni membangun konsolidasi bersama rakyat. Serta ditargetkan menaikkan jumlah kursi PAN di daerah yang mereka pimpin.

“Di Kaltim ada beberapa daerah yang kita tidak mendapatkan kursi. Sehingga, ketua DPD PAN terpilih ini harus menjawab tugas tersebut. Tingkatkan jumlah kursi yang ada. Serta daerah yang belum ada kursi, harus bekerja keras agar PAN bisa mendapatkan kursi di legislatif,” tegasnya.

Untuk mewujudkan hal itu, tugas pertama ketua DPD PAN se-Kaltim yang terpilih, harus membuat tim yang solid. Mau bekerjasama untuk mewujudkan visi dan misi mereka. “Tentunya, pengurus yang ditunjuk itu harus memiliki tujuan yang sama,” terangnya.

Juga untuk mewujudkan target itu, staf khusus Menteri Lingkungan Hidup RI ini meminta, seluruh DPD PAN se-Bumi Etam harus bergerak mulai sekarang. Termasuk membentuk kepengurusan PAN hingga di tingkat kecamatan, hingga kelurahan/desa.

“Sering turun ke masyarakat. Dengarkan keresahan mereka. Jangan sudah mau pemilihan legislatif (Pileg), baru turun ke masyarakat. Para ketua DPD terpilih ini juga harus segera membentuk kepengurusan partai di tingkat ranting sampai anak ranting,” pungkas dia. (*)

Berikut nama-nama ketua terpilih DPD PAN di 10 kabupaten/kota se-Kaltim:
Bontang : H Muhammad Irfan
Samarinda : Suparno
Kutai Timur : Yosep Udau
Kutai Barat : H Sopiansyah
Berau : Suriadi Marzuki
Balikpapan : H Ardiansyah Noor
Penajam Paser Utara : Zainal Arifin
Paser : Hj Ridhawati Suryana Putri
Mahakam Ulu : Abdurrahman Agus
Kutai Kartanegara : Aini Faridah

Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani Tegaskan Pentingnya Kolaborasi Kader KAHMI untuk Kemajuan Bangsa

Tenggarong – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Kartanegara (Kukar), Ahmad Yani, menegaskan pentingnya kolaborasi antar kader Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) untuk memperkuat kontribusi dalam pembangunan bangsa dan daerah.

Pesan itu ia sampaikan saat menghadiri kegiatan Silaturahmi Regional sekaligus peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-59 KAHMI yang berlangsung di Ibu Kota Nusantara (IKN), Sabtu (8/11/2025).

Kegiatan yang diikuti kader KAHMI dari berbagai daerah, mulai Kalimantan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, hingga Bali, dijadwalkan akan berlangsung selama tiga hari, dari 8 hingga 10 November 2025.

Pertemuan besar ini menjadi wadah bagi para alumni untuk memperkuat jejaring, memperdalam nilai perjuangan, serta merumuskan arah kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Yani menilai forum silaturahmi KAHMI bukan sekadar ajang temu alumni, melainkan ruang penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor antara kader di berbagai bidang.

Ia menyebut, kader KAHMI yang tersebar di pemerintahan, legislatif, dan dunia usaha memiliki peran strategis dalam menggerakkan pembangunan.

“Pertemuan seperti ini menjadi momentum memperkuat kolaborasi antar kader di seluruh wilayah. Banyak alumni HMI yang kini berkiprah di pemerintahan, termasuk di Kukar, dan inilah kesempatan untuk menyatukan langkah demi kemajuan bersama,” ungkapnya.

Ia mengatakan, kehadirannya di kegiatan tersebut bukan semata sebagai pejabat publik, tetapi juga sebagai kader HMI yang memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga nilai-nilai perjuangan organisasi.

Menurutnya, semangat keislaman dan kebangsaan yang tertanam dalam diri setiap kader menjadi fondasi kuat dalam membangun kepemimpinan yang berintegritas.

“Saya datang ke sini bukan hanya membawa nama lembaga, tapi juga membawa semangat kader. Nilai-nilai HMI yang membentuk karakter kami harus terus dijaga dan diwujudkan dalam kerja nyata untuk bangsa,” ujarnya.

Ahmad Yani juga menilai, semboyan HMI Yakin Usaha Sampai (Yakusa) tetap relevan di tengah tantangan zaman.

Ia menegaskan, keyakinan dan kerja keras adalah kunci bagi para kader untuk menghadirkan perubahan positif.

“Semangat Yakusa adalah energi perjuangan yang tak boleh padam. Dengan keyakinan dan usaha yang sungguh-sungguh, kita bisa berkontribusi lebih besar bagi masyarakat,” kata dia.

Lebih lanjut, Ahmad Yani menekankan bahwa kegiatan tersebut memiliki arti penting bagi Kukar yang merupakan salah satu daerah penyangga utama Ibu Kota Nusantara.

Ia menilai, forum besar seperti ini dapat membuka peluang kerja sama antara daerah dan pusat dalam memperkuat pembangunan berkelanjutan.

“Silaturahmi KAHMI di IKN ini sangat strategis. Selain mempererat hubungan antar kader, juga membuka ruang dialog dan kerja sama yang bisa berdampak langsung bagi daerah, terutama Kukar sebagai wilayah penyangga utama IKN,” jelasnya.

Menutup pernyataannya, Ahmad Yani berharap agar semangat kebersamaan dalam forum KAHMI terus dijaga dan diimplementasikan dalam bentuk kolaborasi nyata.

“Kita harus menjadikan silaturahmi ini sebagai sumber energi baru untuk bekerja bersama. Nilai-nilai Islam, kebangsaan, dan persaudaraan yang diwariskan HMI harus menjadi arah perjuangan kita dalam membangun bangsa,” pungkasnya. (ak/ko)

Overland 4×4 Blukar Idaman 2025 Jadi Ajang Promosi Wisata Alam Kukar

Tenggarong – Event Overland 4×4 Blukar Idaman Tahun 2025 menjadi salah satu ajang yang memadukan hobi otomotif dengan promosi wisata alam yanga ada di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Pelepasan digelar di halaman parkir Kantor Bupati Kukar, Tenggarong, Sabtu (8/11/2025).

Kegiatan dilepas secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kukar, Sunggono, yang turut memberikan apresiasi kepada para peserta atas semangat dan partisipasi mereka dalam event tahunan ini.

Sekda Sunggono mengatakan, tingginya minat peserta menjadi bukti kuat kepercayaan masyarakat lintas kabupaten dan kota terhadap kegiatan Blukar Idaman.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para off-roader yang telah berpartisipasi. Ini menunjukkan bahwa kegiatan ini mendapat perhatian luas dan menjadi wadah silaturahmi lintas daerah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kegiatan ini diikuti oleh 115 peserta dari berbagai daerah dan seluruh peserta telah terdaftar dan ditanggung oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Kegiatan ini, kata dia, tidak hanya menjadi ajang menyalurkan hobi bagi para pencinta otomotif, tetapi juga membawa manfaat besar bagi daerah.

Melalui rute yang melintasi hutan, sungai, dan perbukitan, para peserta turut membantu mempromosikan potensi wisata alam Kukar.

“Kegiatan seperti ini memiliki nilai positif karena memperkenalkan keindahan alam kita kepada masyarakat luar. Kukar punya banyak potensi wisata yang menarik untuk dijelajahi,” jelasnya.

Sunggono berharap kegiatan Overland 4×4 Offroad Blukar Idaman dapat terus berlanjut dengan skala yang lebih besar di masa mendatang.

“Mudah-mudahan tahun depan peserta bisa lebih banyak lagi dan jalurnya lebih variatif. Dengan begitu, semakin banyak wilayah yang dikenal oleh masyarakat luar, dan keindahan Kukar bisa dinikmati lebih luas,” ungkapnya.

Ia menegaskan, dukungan terhadap kegiatan positif seperti ini akan terus ditingkatkan, karena selain mempererat kebersamaan antar off-roader, juga mengangkat citra Kukar sebagai daerah yang ramah bagi wisatawan dan pecinta alam.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin menunjukkan bahwa Kukar adalah daerah yang aman, ramah, dan menantang untuk dijelajahi,” pungkasnya. (ak/ko)

RPJMD 2025–2029 Disahkan, DPRD Kukar Pastikan APBD 2026 Terencana

Tenggarong – DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi mengesahkan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029 sebagai pedoman utama penyusunan APBD 2026.

Pengesahan ini dilakukan dalam Rapat Paripurna ke-21 Masa Sidang I Tahun 2025 yang berlangsung di ruang utama DPRD Kukar, Jumat (7/11/2025).

Pengesahan ini dilakukan untuk memastikan seluruh program dan kebijakan pembangunan lima tahun ke depan dapat tersusun secara terencana, realistis, dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah.

Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani menjelaskan pentingnya RPJMD 2025-2029 sebagai pijakan DPRD dalam menjalankan fungsi legislasi dan anggaran.

“RPJMD ini menjadi tolak ukur dalam pembahasan APBD 2026. Sebelumnya, pembahasan nota keuangan memang belum bisa dilakukan karena RPJMD belum disetujui. Setelah ditetapkan hari ini, maka proses pembahasan nota keuangan dapat segera dilanjutkan,” ujarnya.

Ahmad Yani menekankan, pengesahan RPJMD tidak berarti memperlambat APBD, melainkan sebagai langkah memastikan dokumen dari Pemkab lengkap.

Semua data pendukung, mulai dari realisasi anggaran hingga penyesuaian transfer pusat, harus diterima agar angka-angka dalam APBD valid dan realistis.

Hal ini, kata dia, bertujuan agar perencanaan anggaran mendatang tidak menimbulkan masalah administrasi maupun finansial.

“DPRD tidak ada niat memperlambat pembahasan. Kami hanya memastikan dokumen yang dibutuhkan sudah lengkap agar pembahasan berjalan sesuai aturan. Surat balasan dari Pemkab juga baru kami terima kemarin, sehingga semuanya sudah jelas dan tidak ada persoalan,” tegasnya.

Ahmad Yani menjelaskan, keakuratan dokumen menjadi kunci agar semua program pembangunan dapat terealisasi tanpa kendala.

Semua rencana harus selaras dengan kondisi riil keuangan daerah, sehingga APBD 2026 bisa dijalankan secara tepat sasaran.

“KUA-PPAS itu acuan kita dalam membahas APBD. Kalau data pendapatan dan transfernya tidak real, tentu harus diperbaiki. Tidak boleh ada kesepakatan di luar ketentuan peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Dengan dokumen pendukung yang lengkap, DPRD merencanakan pembahasan nota keuangan Raperda APBD 2026 dapat dilanjutkan segera usai salat Jumat.

Ahmad Yani menegaskan, RPJMD kini menjadi pedoman bagi seluruh program, rencana, dan kebijakan pemerintah daerah selama lima tahun ke depan.

“RPJMD ini ibarat kitab suci pembangunan Kukar lima tahun mendatang. Semua rencana, program, dan kebijakan pemerintah daerah harus sejalan dengan semangat yang tertuang dalam RPJMD tersebut,” tandasnya. (ak/ko)