Satpol-PP Kukar Bersiap Amankan Pilkada 2024 Selama 16 Hari di Tiga Lokasi

Tenggarong – Untuk memastikan kelancaran dan keamanan penyelenggaraan Pilkada 2024 di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kukar telah mengerahkan 100 personel guna melaksanakan pengamanan di tiga lokasi utama.

Pengamanan ini berlangsung selama 16 hari, dimulai pada 20 November 2024 hingga 5 Desember 2024.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Humas Satpol-PP Kukar, Murdhani, ia menjelaskan pengamanan ini melibatkan tiga lokasi strategis, yaitu Kantor Bawaslu Kukar, Kantor KPU Kukar, dan Kantor Satpol-PP Kukar sebagai pusat patroli mobile.

“Tugas kami adalah menjaga situasi tetap aman dan tertib selama tahapan krusial Pilkada, baik di area statis maupun melalui patroli keliling,” kata Murdhani, Rabu (20/11/24).

Personel yang bertugas terdiri dari anggota Banpol PP dan perwira Satpol-PP yang terlatih.

Personel tersebut diorganisasi oleh bidang Perlindungan Masyarakat (Linmas), yang merupakan unit utama dalam pengamanan ini.

Menurut Murdhani, fokus pengamanan adalah mencegah gangguan yang dapat menghambat proses pengawasan dan pelaksanaan Pilkada.

Murdhani juga menekankan pentingnya sinergi dengan instansi terkait seperti Bawaslu, KPU, dan aparat keamanan lainnya.

“Pengamanan Pilkada ini bukan hanya tugas Satpol-PP, tetapi tanggung jawab bersama untuk menciptakan stabilitas daerah,” tambahnya.

Ia menutup dengan harapan bahwa tahapan Pilkada di Kukar dapat berjalan lancar dan damai.

“Kami berkomitmen memberikan yang terbaik untuk mendukung suksesnya Pilkada 2024,” pungkasnya. (adv/ak)

Ketua DPRD Kaltim Apresiasi Kesiapan Pilkada 2024 di Bontang, Semua Proses Berjalan Lancar

Samarinda – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur Hasanuddin Mas’ud bersama Anggota DPRD Kaltim Sulasih dan Agus Aras mengikuti kegiatan pengecekan kesiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 di Kota Bontang, Selasa (19/11).

Rombongan yang dipimpin Kapolda Kaltim Irjen Pol Nanang Avianto, Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik, dan Pj Walikota Bontang Munawwar, serta Forkopimda Kaltim, tiba di Bandara PT Badak LNG Bontang pada pukul 09.13 Wita menggunakan helikopter.

Mereka kemudian menuju Kantor Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Bontang untuk menerima laporan pengawasan pemilu.

Ketua Bawaslu Bontang, Aldy Artrian, melaporkan bahwa Bawaslu telah mengawasi 707 kampanye dan menangani lima laporan terkait pemilu, dengan penyelesaian sengketa melalui mediasi. DPT di Bontang tercatat sebanyak 134.567 pemilih yang tersebar di 277 TPS.

“Sosialisasi pengawasan partisipatif juga sudah dilaksanakan seratus persen,” jelas Aldy.

Setelah itu, rombongan melanjutkan pengecekan ke Kantor dan Gudang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bontang, yang sedang melaksanakan sortir dan pelipatan surat suara.

Ketua KPU Bontang, Muzarroby Renfly, menjelaskan bahwa proses ini berlangsung dari pukul 08.00 hingga 16.00 Wita, dengan pengawasan ketat dari petugas KPU, keamanan, dan Bawaslu.

Sementara itu, Hasanuddin Mas’ud mengapresiasi kinerja penyelenggara Pilkada yang telah bekerja maksimal dan berharap agar pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 dapat berlangsung lancar dan kondusif.

“KPU dan Bawaslu harus terus memberikan pemahaman kepada masyarakat, terutama pemilih pemula, untuk menggunakan hak pilih mereka,” tuturnya.

Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik mengapresiasi kinerja KPU, Bawaslu, Polri, TNI, dan instansi terkait lainnya, meskipun ada kekurangan 123 surat suara yang segera ditangani.

Ia juga menyoroti pemilih pemula di Bontang, yang lebih dari seribu orang, dan meminta agar KTP mereka segera diproses agar bisa menggunakan hak pilih pada Pilkada.

Kapolda Kaltim, Irjen Pol Nanang Novian, menambahkan bahwa keamanan di Kota Bontang menjelang pelaksanaan Pilkada terpantau kondusif, dengan kesiapan anggota polisi yang sudah dilatih untuk mengantisipasi berbagai potensi kerawanan.

Setelah kunjungan, rombongan bertolak dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan pada pukul 15.00 Wita. Kunjungan ini dihadiri juga oleh Kasrem Kol Inf Priyanto Eko Widodo, Jaksa Utama Pratama Kejati Kaltim Ristopo Sumedi, serta Ketua KPU dan Bawaslu Kaltim. (adv)

Pengecekan Kesiapan Pilkada 2024 di Kukar, Hasanuddin Mas’ud: Tidak Ada Kendala yang Berarti

Samarinda – Setelah melakukan pengecekan kesiapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 di Kota Bontang pada Selasa (19/11/2024).

Rombongan yang terdiri dari Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, Kapolda Kaltim Irjen Pol Nanang Avian, Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik, Ketua KPU Kaltim Fahmi Idris, dan Ketua Bawaslu Kaltim Hari Dermanto melanjutkan pengecekan di Gudang KPU Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

Ketua DPRD Kaltim, Hasanuddin Mas’ud, menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan dari KPU dan Bawaslu Kutai Kartanegara, persiapan pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 berjalan dengan baik dan sesuai jadwal tahapan yang telah ditentukan.

“Persiapannya cukup baik, berjalan sesuai jadwal,” ujar Hasanuddin Mas’ud.

Namun, ia menyoroti validasi Data Pemilih Tetap (DPT) pemilih pemula yang mencapai hampir seribu orang.

“Jumlah ini tidak sedikit, harus benar-benar dipastikan. Terutama bagi pemilih yang baru berusia 17 tahun, mereka harus segera dibuatkan KTP agar bisa menggunakan hak pilihnya,” tambahnya.

Selain itu, perhatian khusus juga diberikan pada distribusi logistik pemilu, terutama di wilayah-wilayah yang sulit dijangkau melalui jalur darat.

“Kutai Kartanegara memiliki banyak wilayah yang sulit dijangkau, bahkan ada yang hanya dapat diakses melalui transportasi kapal atau perahu,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, ia menambahkan bahwa untuk alat angkut perairan, penyelenggara pemilu dibantu oleh Forkopimda dan Polair Polda Kaltim. “Informasinya, tidak ada kendala yang berarti,” jelasnya.

Terkait dengan surat suara yang rusak atau kurang cetak, Hamas sapaan akrabnya mengungkapkan bahwa KPU Kukar telah berkoordinasi dengan pihak percetakan dan memastikan bahwa masalah tersebut akan segera diselesaikan.

“Semua surat suara akan siap didistribusikan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan,” tutupnya. (adv)

15 Anggota Satpol PP Fokus Amankan Panggung dan PKL dilomba Gerak Jalan Dispora Kukar

Tenggarong – Sebanyak 15 anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kutai Kartanegara (Kukar) dikerahkan untuk mendukung pengamanan lomba gerak jalan yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kukar.

Pengamanan ini difokuskan pada area sekitar panggung utama dan pedagang kaki lima (PKL) yang berjualan di lokasi acara.

Kepala Seksi Operasi dan Pengendalian Ketertiban Umum Satpol PP Kukar, Endang Purwanto, menjelaskan bahwa area di belakang panggung utama sebenarnya merupakan zona steril.

Meski demikian, pihaknya memberikan toleransi kepada PKL untuk berjualan di sisi sungai agar tidak mengganggu mobilitas peserta dan penonton.

“Kami memang fokus pada pengamanan panggung tribun dan PKL, tetapi terkadang juga diminta membantu Dinas Perhubungan (Dishub) di area parkir. Untuk jalur gerak jalan, pengamanan dilakukan oleh Satlantas dan Dishub,” ujar Endang, Rabu (20/11/24).

Ia juga menambahkan bahwa pengamanan ini dilakukan atas permintaan Dispora Kukar yang membutuhkan dukungan untuk kelancaran lomba gerak jalan.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, mulai dari 20 hingga 21 November 2024 ini diikuti oleh peserta dari berbagai kecamatan, tidak hanya dari Kecamatan Tenggarong.

Hari pertama diperuntukkan bagi pelajar tingkat SD dan SMP, sementara hari kedua akan diikuti oleh peserta SMA dan kategori umum.

Dengan antusiasme peserta yang tinggi, Endang berharap semua pihak dapat mematuhi aturan yang telah ditetapkan demi suksesnya acara ini.

“Kami bekerja semaksimal mungkin agar kegiatan ini berjalan aman dan tertib,” pungkasnya. (adv/ak)

Satpol-PP Kukar Siapkan PPNS di Kecamatan untuk Perkuat Penegakan Perda

Tenggarong – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus memperkuat penegakan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Kepala Daerah (Perkada) melalui pengembangan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).

Saat ini, Satpol-PP telah memiliki belasan PPNS yang bertugas di beberapa wilayah di Kukar.

“Kami di Satpol-PP ini sudah ada 11 PPNS, salah satunya di Kecamatan Tenggarong,” ungkap Kepala Bidang Penegakan Produk Hukum Daerah Satpol-PP Kukar, Rasidi, saat diwawancarai pada Selasa (19/11/2024).

Rasidi menjelaskan, pihaknya menjadikan para Kasi Trantib di kecamatan sebagai role model dengan mendiklatkan Kasi Tranrip agar memiliki kompetensi sebagai PPNS.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penegakan hukum di setiap kecamatan.

“Ketika sudah menjadi PPNS, mereka punya wewenang untuk melakukan tindakan di wilayah kecamatannya masing-masing jika ada pelanggaran Perda atau Perkada,” katanya.

Menurutnya, masalah di kecamatan sering kali terjadi sehingga PPNS harus mampu memilih dan menggunakan Perda yang tepat untuk penindakannya.

“Di kecamatan itu kan kompleks masalahnya. Nah tinggal mereka melakukan tindakan ini pakai Perda mana. Itu yang akan segera kita lakukan ke depan,” tambahnya.

Ia juga menyebutkan pada 2025, dua Kasi Trantib dari Kecamatan Tenggarong Seberang dan Tabang akan didaftarkan untuk mengikuti Diklat PPNS.

“Insyaallah tahun depan berjalan. Harapannya, mereka bisa langsung bekerja sesuai aturan. Kalau ada pelanggaran, tinggal bikin berita acara, lakukan tindakan, dan lanjutkan ke sidang Tipiring. Prosesnya jadi lebih sederhana dan tidak ribet,” pungkasnya. (adv/ak)

Kasatpol PP Kukar Dampingi Kunjungan PJ Gubernur Kaltim Tinjau Kesiapan Pilkada

Tenggarong – Kasatpol PP Kukar Arfan Boma Pratama mendampingi PJ Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Akmal Malik, bersama PJs Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Bambang Arwanto, dan Kapolda Kaltim Irjen Pol Nanang Avianto, untuk melakukan peninjauan kesiapan Pilkada serentak 2024 di Kukar.

Peninjauan ini dilakukan ke kantor Bawaslu Kukar dan Gudang Logistik KPU Kukar untuk memastikan kelancaran tahapan Pilkada.

PJ Gubernur Kaltim, Akmal Malik menegaskan pentingnya persiapan logistik yang dilakukan secara matang dan tepat waktu.

Ia menyoroti daerah-daerah terpencil yang memerlukan perhatian lebih dalam proses distribusi.

“Persiapan logistik Pilkada bukan hanya soal waktu, tetapi juga harus memperhatikan kualitasnya. Kita tidak ingin ada barang yang rusak atau hilang, terutama untuk wilayah dengan akses sulit yang membutuhkan waktu lebih lama,” ujarnya kepada awak media pada Selasa (19/11/24).

Akmal juga mengapresiasi langkah KPU dan Bawaslu Kukar yang telah bekerja secara profesional dalam menyelenggarakan Pilkada di wilayah yang luas dan beragam kondisi medan yang ada.

“Pendekatan digital yang dilakukan adalah langkah maju yang sangat membantu efektivitas di lapangan. Semoga ini menjadi standar baru dalam pelaksanaan Pilkada,” tambahnya.

Kasatpol PP Kukar, Arfan Boma Pratama, yang turut mendampingi kunjungan tersebut, menegaskan kesiapan pihaknya dalam menjalankan tugas pengamanan sesuai tupoksi.

Ia memastikan kawasan strategis seperti kantor Bawaslu dan KPU aman dari gangguan yang dapat menghambat tahapan Pilkada.

“Satpol PP Kukar bertugas menjaga ketertiban dan keamanan di lokasi-lokasi vital. Kami akan melakukan patroli rutin serta berkoordinasi dengan TNI dan Polri untuk memastikan suasana tetap kondusif,” jelas Boma.

Arfan menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung suksesnya Pilkada di Kukar.

“Kami siap bersinergi dengan seluruh pihak untuk menciptakan kondisi yang aman dan nyaman. Satpol PP Kukar akan selalu hadir di garis depan demi kelancaran Pilkada,” pungkasnya. (adv/ak)