Peringati HPN ke-79, AMSI Kaltim Gelar Dialog Bisnis Migas untuk Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Tenggarong – Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kalimantan Timur menggelar Dialog Bisnis Migas dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke-79.

Acara ini membahas peran pers dalam mendukung iklim investasi serta meningkatkan transparansi kebijakan daerah.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kutai Kartanegara (Kukar) yang berlangsung di Pendopo Wakil Bupati Kukar pada Kamis (13/2/25).

Plt. Kepala Diskominfo Kukar, Solihin, melalui Kepala Bidang Pengelolaan Komunikasi Publik, Sofyan Agus, mengapresiasi inisiatif AMSI Kaltim dalam menyelenggarakan diskusi ini.

Menurutnya, pers berperan penting dalam membangun daerah, baik melalui penyebaran informasi yang kredibel maupun dalam menarik investasi guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Melalui pemberitaan yang informatif, edukatif, dan konstruktif, pers mampu menciptakan ekosistem informasi yang sehat. Ini berdampak pada peningkatan kepercayaan publik dan investor terhadap potensi daerah kita,” ujarnya.

Lebih lanjut, Agus menekankan media memiliki peran luas dalam ekosistem ekonomi daerah.

Ia mencontohkan bagaimana pers kini tidak hanya sebagai penyampai berita, tetapi juga sebagai alat promosi bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Misalnya, produk-produk UMKM di daerah dapat dikenal lebih luas melalui pemberitaan positif serta peliputan media yang mendalam,” katanya.

Selain itu, ia menyoroti peran media dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas kebijakan daerah, terutama dalam pengelolaan anggaran.

“Media sebagai pengawas sosial sangat diperlukan agar kebijakan yang dijalankan pemerintah tetap berada pada jalur yang benar dan sesuai dengan kepentingan publik,” sebutnya.

Agus berharap kegiatan ini menjadi wadah bagi para pemangku kepentingan untuk berbagi wawasan dan mencari solusi atas tantangan industri migas.

“Kolaborasi yang baik antara pemerintah, pelaku usaha, dan media dapat menciptakan ekosistem bisnis yang lebih sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga optimistis bahwa sektor migas akan terus berkembang dan berkontribusi positif terhadap perekonomian nasional.

“Semoga sektor ini terus tumbuh dan memberikan manfaat bagi perekonomian nasional,” pungkasnya.

Dialog Bisnis Migas ini menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, di antaranya Direktur Utama PT Migas Mahakam Pratama, Edi Kurniawan, Direktur Utama PT Mahakam Gerbang Raja Migas, Efri Novianto, Akademisi Universitas Mulawarman, Dr. Aji Sofyan Effendi, serta anggota Komisi XI DPR RI, Syafruddin. (ak/ko)

Seno Aji Resmi Jadi Ketua DPD Gerindra Kaltim

Tenggarong – Wakil Gubernur Kaltim terpilih periode 2025-2030, Seno Aji secara resmi terpilih menjadi ketua DPD Gerindra Kaltim.

Kabar ini muncul pada Kamis, 13 Februari 2025. Seno Aji menggantikan Budi Satrio yang sebelumnya menjabat sebagai ketua DPD Gerindra Kaltim.

Kabar ini, tentunya mencuat dikalangan masyarakat. Setelah belum lama ini, Seno Aji ditetapkan sebagai wakil Gubernur Kaltim terpilih oleh KPU Kaltim.

Kabar ini diperkuat dengan postingan instagram dengan akun @dpdgerindra_kaltim. “Selamat dan sukses bapak Seno Aji sebagai ketua DPD Gerindra Kalimantan Timur,” tulis postingan itu.

Sementara itu, wakil ketua DPRD Kaltim fraksi Gerindra, Ekti Imanuel membenarkan kabar tersebut.

“(Kabar) tersebut benar (Seno Aji menjadi ketua DPD Gerindra Kaltim,” ucapnya singkat.

Hingga berita ini diturunkan, media ini belum mendapat informasi, mengenai siapa saja yang akan membantu Seno Aji menahkodai DPD Gerindra Kaltim. (*)

Semarak Hari Pers Nasional, AMSI Ajak Masyarakat Kaltim Hadiri Kegiatan Dialog Bisnis Migas dan Donor Darah

Tenggarong – Dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2025, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Kalimantan Timur akan menyelenggarakan Dialog Bisnis Migas di Pendopo Wakil Bupati Kutai Kartanegara pada Kamis (13/2/2025).

Kegiatan yang dirangkai dengan donor darah tersebut terbuka untuk semua elemen: pemerintah, swasta, dan masyarakat.

“Kami ingin melibatkan berbagai pihak dalam perayaan ini, baik dari industri media, bisnis, hingga komunitas sosial,” ucap Ketua AMSI Kaltim Ahmad Yani pada Selasa (11/2/2025).

Dia mengatakan bahwa peringatan HPN tahun ini tak hanya menjadi momentum refleksi bagi insan pers, tetapi juga sebagai ajang diskusi dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

“Dengan adanya dialog bisnis migas, kami berharap ada pemahaman yang lebih mendalam terkait sektor energi di Kalimantan Timur. Sementara itu, donor darah merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap sesama,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Daerah Kukar, AMSI Kaltim Ahmad Fauzi menambahkan bahwa Dialog Bisnis Migas tersebut akan menghadirkan pakar dari Universitas Mulawarman Samarinda Aji Sofyan Effendi serta perwakilan PT Migas Mandiri Pratama Kalimantan Timur dan PT Mahakam Gerbang Raja Migas.

“Kita juga telah mengundang PT Pertamina Patra Niaga dan Anggota Komisi XII DPR RI untuk menjadi narasumber dalam diskusi kita nanti,” bebernya.

Dia berharap kegiatan ini menjadi forum yang konstruktif bagi pelaku usaha dan masyarakat agar dapat memahami arah kebijakan serta dinamika bisnis migas di Kaltim.

“Kaltim memiliki banyak persoalan di sektor migas yang harus segera diselesaikan oleh para pemangku kebijakan,” katanya.

Kegiatan HPN tahun ini juga dirangkai dengan aksi donor darah. Kegiatan ini melibatkan Palang Merah Indonesia Kutai Kartanegara. Hal ini merupakan bentuk kepedulian pers terhadap gerakan kemanusiaan.

“Semoga banyak yang donor sehingga bisa membantu ketersediaan stok bagi saudara kita yang membutuhkan,” harapnya.

AMSI Kaltim mengundang seluruh elemen, termasuk insan pers, akademisi, pebisnis, pemerintah, mahasiswa dan masyarakat untuk berpartisipasi dalam perayaan HPN ini.

“Dengan semangat kolaborasi diharapkan acara ini dapat memberikan manfaat luas bagi berbagai sektor,” pungkasnya. (*)

Seru dan Edukatif, Anak-Anak PAUD & TK Belajar Keselamatan di Disdamkarmatan Kukar

Tenggarong – Kunjungan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmatan) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjadi pengalaman seru sekaligus edukatif bagi anak-anak PAUD dan TK.

Mereka tidak hanya bermain, tetapi juga belajar tentang keselamatan, keberanian, dan peran petugas pemadam kebakaran dalam melindungi masyarakat.

Semua kegiatan ini disediakan secara gratis, menjadikan Disdamkarmatan Kukar sebagai pilihan utama bagi sekolah-sekolah yang ingin memberikan pengalaman belajar di luar kelas.

Kepala Disdamkarmatan Kukar, Fida Hurasani, mengungkapkan bahwa program edukasi ini mendapat respons positif dari masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kepercayaan masyarakat. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” ujarnya saat ditemui adakaltim.com, Rabu (12/2/25).

Lebih dari sekadar hiburan, kunjungan ke Disdamkarmatan Kukar memiliki manfaat besar bagi anak-anak.

Anak-anak diajarkan dasar-dasar keselamatan, seperti cara menghadapi kebakaran, pentingnya tidak bermain api, serta bagaimana meminta bantuan dalam keadaan darurat.

Edukasi ini penting untuk menanamkan kesadaran sejak dini tentang keselamatan diri dan lingkungan.

Selain itu, anak-anak juga dikenalkan dengan profesi pemadam kebakaran, dengan melihat langsung bagaimana petugas bekerja, mereka tidak hanya belajar tentang keberanian, tetapi juga menumbuhkan rasa empati dan gotong royong.

Selama kunjungan, anak-anak berkesempatan mencoba berbagai aktivitas yang dirancang untuk melatih mental mereka, salah satu yang paling digemari adalah flying fox.

“Flying fox menjadi salah satu favorit anak-anak. Ini bukan sekadar permainan, tapi juga sarana melatih keberanian mereka. Kami pastikan semua kegiatan dilakukan dengan aman,” jelas Fida.

Bagi tim Disdamkarmatan Kukar sendiri, melihat antusiasme anak-anak saat belajar dan mencoba berbagai kegiatan menjadi kepuasan tersendiri.

“Melihat anak-anak tumbuh keberaniannya dan antusias belajar, itu menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami,” tambahnya.

Dengan layanan yang ramah anak serta fasilitas yang mendukung, Disdamkarmatan Kukar semakin diminati sebagai destinasi edukasi bagi PAUD dan TK.

Masyarakat yang ingin mengajak anak-anak berkunjung dapat menghubungi Disdamkarmatan Kukar untuk mengatur jadwal.

“Kami selalu siap menerima kunjungan. Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami untuk memberikan edukasi sejak dini tentang pentingnya keselamatan dan keberanian,” pungkasnya. (Ak/ko)

Riva Dilyanti Resmi Jabat Kepala LPP Kelas IIA Tenggarong, Siap Lanjutkan Pembinaan dan Dukung Program Asta Cita

Tenggarong – Riva Dilyanti, resmi menjabat sebagai Kepala Lapas Perempuan (LPP) Kelas IIA Tenggarong menggantikan Triana Agustin.

Dalam kepemimpinannya, Riva berkomitmen untuk melanjutkan program pembinaan warga binaan yang telah berjalan, memperkuat kerja sama dengan berbagai pihak, serta mendukung program nasional Asta Cita yang dicanangkan Presiden RI Prabowo Subianto.

Pergantian ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga menandai kesinambungan program pembinaan dan pemberdayaan warga binaan, acara pisah sambut tersebut digelar pada Selasa (11/02/25).

Dalam kesempatan tersebut, Triana Agustin menekankan pentingnya melanjutkan program yang telah dirintis, terutama dalam memberdayakan warga binaan melalui usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Ia mengungkapkan bahwa selama kepemimpinannya, pihaknya telah menjalin kerja sama dengan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta mitra lainnya untuk membuka peluang ekonomi bagi warga binaan.

“Kami telah berupaya membangun sinergi dengan Forkopimda serta berbagai mitra untuk membuka peluang usaha bagi warga binaan. Saya berharap kepemimpinan baru bisa terus memperkuat program ini,” ujar Triana.

Sementara itu, sebagai Kepala LPP kelas IIA Tenggarong baru, Riva Dilyanti menegaskan komitmennya untuk meneruskan program yang telah berjalan, termasuk mendukung Asta Cita, program prioritas pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dalam sektor hukum dan pemasyarakatan.

Ia menegaskan sinergi dengan aparat penegak hukum serta mitra eksternal akan terus diperkuat guna mencapai target yang telah ditetapkan.

“Kita lanjutkan dan bersinergi dengan aparatur penegak hukum dan mitra-mitra untuk melanjutkan program tersebut,” jelasnya.

Sebagai informasi, Riva bukan sosok baru di dunia pemasyarakatan, sebelum ditugaskan di Tenggarong, ia menjabat sebagai Kalapas Perempuan Mataram dengan durasi yang sama, yaitu satu tahun tiga bulan.

Riva menyampaikan dirinya siap menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab.

Ia berharap dukungan dari seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah dan keluarga besar LPP Kelas IIA Tenggarong, agar dapat bekerja lebih optimal.

“Mohon dukungan Bupati dan jajaran, kepala satuan kerja di Kaltim, serta keluarga besar Lapas Kelas IIA Tenggarong. Mohon kami diterima dengan baik,” pungkasnya. (Ak/ko)

Posyandu Bougenvil I Perdana Gabungkan Pelayanan Balita dan Lansia

Tenggarong – Posyandu Bougenvil I di Kelurahan Bukit Biru, Kecamatan Tenggarong untuk pertama kalinya menggabungkan pelayanan kesehatan bagi balita dan lansia dalam satu kegiatan, kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (11/2/25).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan efisiensi waktu serta memastikan pelayanan kesehatan dapat berjalan rutin setiap bulannya.

Sebelumnya, pelayanan Posyandu untuk lansia dan balita dilakukan secara terpisah. Namun, dengan penggabungan ini, tenaga kesehatan dapat lebih optimal dalam memberikan pelayanan.

Tim Penggerak PKK, Kelurahan Bukit Biru, Mega Tri Wulandari menyebutkan penggabungan ini diharapkan membawa manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

“Penggabungan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang lebih besar, terutama dalam efisiensi waktu dan keberlanjutan pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Dalam kegiatan ini, lansia mendapatkan pemeriksaan kesehatan seperti cek kolesterol, tekanan darah, gula darah, dan asam urat.

Sementara itu, balita menjalani pemantauan tumbuh kembang, termasuk penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, lingkar kepala, pemberian vitamin, serta vaksinasi.

“Dengan pemeriksaan yang teratur, diharapkan balita dan lansia dapat hidup lebih sehat dan terhindar dari berbagai penyakit,” tambah Mega.

Meskipun penggabungan ini dinilai efisien, Posyandu Bougenvil I masih menghadapi kendala utama, yaitu keterbatasan ruangan pemeriksaan.

Saat ini, kegiatan masih dilakukan di teras rumah warga karena belum memiliki gedung sendiri.

Dengan jumlah peserta yang cukup banyak, kondisi ini membuat pelayanan tidak bisa berjalan seoptimal yang diharapkan.

“Ruang yang terbatas menyebabkan antrean lebih panjang dan kenyamanan peserta berkurang,” jelas Mega.

Masyarakat berharap agar pemerintah dapat segera membangun gedung Posyandu yang lebih layak, sehingga pelayanan kesehatan dapat berjalan lebih baik dan nyaman bagi semua pihak.

“Harapannya sih agar Posyandu Bougenvil I memiliki gedung sendiri untuk mendukung pelayanan kesehatan yang lebih baik,” pungkasnya. (Ak/ko)